Percayakah dizaman modern seperti ini masih ada hantu, mitos atau fakta adanya hantu ? biasanya hantu-hantu itu berwajah menyeramkan dan rupanya itu menakutkan .
Namun berbeda dengan hantu yang satu ini ,ia memiliki wajah tampan dan begitu menawan , Hantu ini bernama Farel ia menjadi hantu karena sebuah kecelakaan mobil yang dilakukan saudaranya sendiri dan ia berniat untuk membalaskan dendam atas kematiannya .
Akankah ia berhasil membalaskan dendamnya itu ?
Yuk ikuti ceritanya . . .
Silahkan follow, klik favorit dan baca novel author ya readers .
❤❤❤
happy reading . . . 😊💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Nurjanah21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
" Lihatlah ". Ucap Farel seraya ia membalikan tubuhnya kearah Bima .
" Hah..". Bima melotot kearah Farel karena kaget apa yang ia lihat .
" Rel.. lo kenapa Rel ". Tanya Bima panik .
" Entahlah ". sahut Farel yang kelihatan sedih sendu .
" Loh kenapa bisa jadi kaya gini Rel , kenapa tangan lo jadi transparan gitu kaya perlahan-lahan akan hilang ". Tanya Bima yang khawatir dengan kondisi Farel sekarang .
" Gak tahu Bim, semenjak lo nikah dengan Alya tangan gua jadi kaya gini ". Ucap Farel .
" Lah masa iya cuma gara-gara itu lo jadi kaya gini ". Ucap Bima yang tak percaya apa yang dibilang Farel .
" Gua serius Bim, karena ada suara yang membisikan ke gua ,katanya secara perlahan gua akan hilang kalau urusan gua didunia ini sudah selesai Bim ". Ucap Farel .
" Ya maksudnya masa iya jadi gitu, itu bisikan siapa lagi, kan lo hantu masa iya hantu dapat bisikan ". Ucap Bima .
" Ck.. kenapa harus gininya sih jadinya, kenapa disaat kita mulai berhasil menghancur si Noval , lo jadi kaya gini , gua gak mau lo hilang Rel , lo sahabat gua satu-satunya , gua gk akan kuat kehilangan sahabat gua yang baik kaya lo ". Ucap Bima .
" Gua juga sama Bim, gua gak mau hilang dari muka bumi ini, tapi apa daya , gua memang cuma hantu sekarang, gua cuma arwah penasaran , penasaran karena urusan gua didunia ini belum selesai ". Ucap Farel yang sama-sama pusing memikirkan hal ini .
" Kita harus cara jalannya Rel, supaya lo tetap masih bisa ada disini, meski urusan lo didunia ini sudah selesai , lo gak mau kan ninggalin Alya untuk kedua kalinya ". Ucap Bima meyakinkan kepada Farel .
" Gimana caranya , gua sendiri saja kagak tahu gimana caranya , sudahlah Bim mungkin memang ini takdir gua, gua sih cuma berharap kalau setelah gua pergi tolong jagain Alya ya, jangan pernah sesekali lo sakitin dia Bim ". Ucap Farel .
" Kalau enggak gua hajar lo ". sambung Farel dengan serius .
" Gimana ceritanya lo hajar gua , lo aja gak bisa nembus pegang gua , sosoan mau hajar gua ". Ucap Bima meremehkan Farel .
" Ck..kalau gua manusia sudah gua hajar lo dari tadi ". Ucap Farel yang tengah kesal .
" Andai saja Bim gua dilahirkan kembali kedunia ini, gua ingin sekali dilahirkan keanggota keluarga gua lagi Bim ". Ucap Farel sendu .
" Semoga saja Rel ". Ucap Bima tersenyum .
" Yahh..semoga saja ". sahut Farel tersenyum .
Keesokan harinya dipagi hari anggota keluarga , Bima sedang melakukan sarapan pagi .
" Loh , Bim kamu mau berangkat kerja saja gak cuti dulu kamu ". Tanya Reinata kepada menantunya itu .
" Iya Bim , kenapa gak cuti saja dulu kamu kan baru saja menikah ". sambung Reno .
" Aku gak bisa cuti mah,pah ,lagian pekerjaan aku dikantor banyak, kalau gak diselesaikan nanti malah numpuk lebih banyak ". Ucap Bima sambil memakan nasi goreng buatan Alya dan ibu mertuanya itu .
" Kalian gak berencana melakukan bulanmadu apa ". Ucap Reinata tiba-tiba membuat Bima yang sedang makan pun tersedak .
Uhukk..uhuk..uhuk...
Alya yang melihat cemas lalu menyodorkan segelas air putih ditangannya kepada Bima .
" Ini...ini minum dulu ". Ucap Alya yang panik .
Karena Alya tahu pasti Bima kaget saat mendengar ucapan mama nya itu .
Reinata dan Reno melihat Bima tersedak seperti malah heran saja melihat Bima seperti itu .
" Kamu kenapa Bim kok Bisa tersedak kaya gitu, mama mengucapkan hal yang salah ya ". Tanya Reinata .
Bima meminum air dari Alya ,dan sekarang merasa enakan .
" Mmm..gak mah aku cuma kaget saja mama bisa bilang seperti itu, tenang mah aku sudah mempersiapkan bulanmadu kok dengan Alya , ya kan sayang ". Ucap Bima sambil melihat kearah Alya sambil mengedipkan sebelah matanya supaya Alya mengiyakan pertanyaannya itu .
" Hah..iya mah , suamiku ini sudah mempersiapkan semuanya kok, jadi mama gak perlu khawatir ". Ucap Alya tersenyum .
" Mmm..ya baguslah , mama senang sekali mendengarnya ". Ucap Reinata .
Reno yang daritadi melihat tingkah laku Bima merasa curiga pada mereka berdua .
" Kenapa aku ya , aku merasa curiga dengan Bima dan Alya, mereka seperti sedang menyembunyikan sesuatu gitu ". Batin Reno .
" Aku seperti harus cari tahu soal semalam ". Batin Reno .
Bima yang sudah selesai dengan acara makannya pun pamit pergi kekantor .
Kini Bima memasuki kantornya semua karyawannya itu sekarang memberi sapaan pada Bima , karena semenjak tahu kalau Bima itu pemilik perusahaan tempat mereka bekerja menjadi lebih hormat kepada Bima .
" Pagi pak ". sapaan dari karyawannya .
" Pagi ". sahut Bima tersenyum .
" Duh ganteng banget ya , pak Bima ini ,tapi sayang dia sudah nikah ". Ucap salah satu karyawan wanita disana .
" Iya ya sayang sekali ". balas temannya .
" Pagi pak ". Ucap Aldri sekertaris Bima .
" Pagi, gimana Al apa saja jadwal saya hari ini ". Tanya Bima lalu duduk dikursi kebanggannya itu .
" Pagi ini kita ada rapat dengan dewan direksi ,dan siang kita ada pertemuan dengan perusahaan dari jepang ". Ucap Aldri .
" Oke, kamu atur saja semuanya ". Ucap Bima .
" Baiklah pak, kalau gitu saya permisi ". Ucap Aldri .
" Ya, silahkan ". Ucap Bima yang fokus dengan map di meja .
Namun ponselnya berdering tiba-tiba ,
" Siapa ya , nomor asing ". Ucap Bima mengerutkan keningnya .
Lalu Bima mengangkat panggilan itu .
" Hallo , siapa ya ?". Tanya Bima .
" Ini aku Bima, Vina ". Ucap Vina diseberang sana .
" Oh, kamu ngapain menghubungiku Vin ,ada apa ?". Tanya Bima yang langsung berdiri dari duduknya .
" Aku mau bicara sama kamu Bim, ada yang ingin aku bicarakan sama kamu, kita ketemu dicafe Harmoni ya , aku share lok nanti tempatnya ". Ucap Vina .
" Tapi aku sibuk sekarang Vin, gimana kalau malam saja ya kita ketemunya ". Ucap Bima .
" Baiklah aku tunggu ya , Bye Bim". Ucap Vina lalu mematikan panggillan itu .
" Bye ". Ucap Bima .
Bima pun melanjutkan pekerjaannya sampai selesai .
. . . . . .
Rekomend deh untuk dibaca semangat thor