NovelToon NovelToon
Demi Kakak Tiriku

Demi Kakak Tiriku

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: slwarulla

CERITA MASIH ACAK-ACAKAN AKAN AUTHOR REVISI SATU PER SATU.
-DALAM PROSES REVISI -


Sejak kecil Rania hidup bersama keluarga yang telah mengadopsinya dari sebuah panti asuhan. Segala hal akan Rania lakukan agar keluarganya bangga terhadap Rania, termasuk mengorbankan perasaannya sendiri.

Sampai kakak tirinya divonis tidak bisa memiliki anak. Sejak itu Rania ditunjuk untuk menikahi suami dari kakak tirinya agar bisa memiliki keturunan. Tetapi dengan perjanjian setelah memberinya anak Rania akan diceraikan.

Apakan Rania menyanggupi permintaan kakak tirinya? atau Rania memilih untuk pergi menghilang dari keluarga yang telah mengadopsinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon slwarulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 26 (revisi)

Dini menyambut menantunya dengan bahagia setelah mendengar kabar bahwa Rania telah hamil. Setelah menunggu sekian lama dari menantunya yang satu lagi (Salsa) kini kesabarannya berbuah hasil yang begitu manis.

Dini tidak pernah memaksa Salsa untuk memiliki anak. Ia tahu memiliki anak bukan kehendak manusia, Allah akan memberikannya jika sudah waktunya.

Maka dari itu Dini tidak pernah menyudutkan Salsa untuk memiliki anak, meski dirinya tidak terlalu suka dengan Salsa tapi Dini masih memiliki hati untuk tidak menyakitinya.

Ya memang tidak dipungkiri dihati kecilnya ia ingin merasakan seorang cucu. Dan ketika mendengar Rania hamil hal itu benar-benar membuat Dini merasa senang. Apalagi ditambah cucunya akan hamil di rahim menantunya yang ia sukai, Rania.

"bunda gak mau tahu, pokoknya istri kamu selama hamil akan tinggal dirumah bunda!" tegas Dini membuat Salsa merasa sakit hati

Tidak pernah Dini membela Salsa seperti itu. Bahkan disuruh menginap dirumah tersebut ia tidak pernah merasakannya.

Tapi, tidak mungkin dirinya meninggalkan Dimas. Bagaimanapun Salsa sangat mencintai Dimas, walaupun tidak bisa dipungkiri Salsa lebih cinta uangnya daripada Dimas.

"gak usah bun, biar Rania tinggal sama aku saja. Takut ngerepotin bunda juga" balas Salsa berusaha sopan agar tidak menyinggung mertuanya

"no! bunda tidak akan setuju" Dini menghela nafas, "nanti Rania malah tertekan kalau tinggal sama kalian" Ucap Dini tidak sengaja menyinggung Salsa

"dia juga anak saya, tidak mungkin saya membuat Rania tertekan" sahut Ica, mamah Salsa merasa tidak terima

"iya bun, mamah Ica benar. Tidak mungkin mamah Ica membuat Rania tertekan, Dimas juga akan selalu menjaga Rania. Bagaimana juga, Dimas sangat ingin memiliki seorang anak. Pastinya Dimas akan menjaga Rania dengan sepenuh hati"

Adam hanya diam melihat perdebatan istri, anak dan menantunya. Ia diposisi netral, yang penting Rania merasa nyaman mau tinggal dimanapun.

Dini berdiri dan berkacak pinggang, "kamu sudah membela mertua kamu ya. Bunda hanya ingin Rania tinggal disini! bunda ingin merasakan memiliki menantu yang sesungguhnya"

Salsa tersentak, "bun, aku juga menantu bunda. Tapi kenapa perlakuan bunda kepadaku dan Rania berbeda. Apa salah aku bun" Salsa terisak dan berlari meninggalkan ruang tamu

"kamu sudah keterlaluan!" bentak Ica lalu mengikuti Salsa

"bunda keterlaluan sama Salsa. Ingat bun, Salsa juga menantu bunda. Salah apa Salsa sampai membuat bunda benci seperti itu" bentak Dimas dan berlalu mencari Salsa

Dini yang dibentak hanya menjatuhkan diri keatas sofa. Adam menatap Rania agar dapat menenangkan Dini.

Rania yang tahu sinyal dari mertuanya itu, langsung memeluk Dini, "maafin aku ya bun. Gara-gara aku, bunda sama mas Dimas jadi berantem. Aku bebas kok mau tinggal dimana saja, di apartemen mas Dimas juga tidak apa-apa ko bun"

Dini memeluk erat Rania, menumpahkan air matanya, "bukan salah kamu ko nak, bunda hanya kaget. Hanya karena Salsa, Dimas sampai membentak bunda" Rania mengelus-elus punggung Dini mencoba menenangkan

Adam yang tadi pergi kini datang membawakan minuman untuk Dini. "Diminum dulu bun, biar agak tenangan" ucap Adam

Dini meminumnya lalu beralih kepada Rania yang sedang menatapnya sendu. Dini tersenyum, "kamu kenapa sedih gitu? bukan salah kamu kok" ucap Dini

"tapi...

Dini menggeleng, " udah, kamu istirahat saja sana. Kamu masih tahu kan kamar Dimas"

"masih bun, ya sudah aku permisi dulu mau istirahat ya bun. Bunda, Ayah Rania permisi terlebih dahulu"

Rania melangkah pergi, tetapi ia tidak kekamar Dimas. Ia ingin mencari ka Salsa untuk meminta maaf, karena gara-gara dirinya Salsa jadi dimarahi oleh Dini.

.

.

.

.

Setelah berkeliling dirumah yang begitu besar, sampai -sampai membuat Rania merasa lelah. Akhirnya Rania melihat Salsa bersama Dimas dan Ica dihalaman belakang rumah.

Rania menghampiri mereka, tapi sebelum sampai. Salsa datang dengan sedikit cepat menghampiri Rania, dan langsung

PLAK....

Rania tidak bisa apa-apa, karena dirinya sedang tidak siap. Ia kaget dan hanya bisa memegang pipinya yang baru terasa perih.

"SALSA!!!!" Dimas langsung menarik Rania dan menyembunyikan di belakang tubuhnya seakan-akan sedang melindunginya.

"Awas mas!! karena dia aku jadi dimarahin sama bunda. Aku gak Terima!! kamu cerai saja sama dia" Salsa memberontak ingin menggapai Rania.

Rania hanya meringkuk ketakutan dibelakang tubuh Dimas. Ica yang melihat hanya menampilkan senyum smirk nya. Ica tidak mungkin membela Rania, karena gara-gara Rania anaknya sampai nangis.

"jangn gila kamu! kamu yang menyarankan untuk menikah dengan Rania. Dan sekarang dengan entengnya kamu nyuruh aku cerai sama dia. Kamu lupa, disini" Dimas mengelus perut Rania yang masih rata, "disini sudah tumbuh anak aku. Aku gak mungkin melepaskannya"

"tapi karena dia aku dimarahin mas sama bunda. Pokoknya aku mau kamu cerai sama dia" Salsa meraung, "aku benci Rania! semua orang yang kukenal selalu memujinya"

Dimas melepaskan cekatan tangan pada Rania, "Jangan gila kamu!!!!" bentak Dimas lalu menarik Rania masuk kedalam rumah.

"gara-gara kamu aku dibentak oleh bunda dan mas Dimas!!!!" teriak Salsa yang masih terdengar sampai dalam rumah membuat Rania semakin menunduk

"sudah jangan didengarkan, saya tidak akan menceraikan kamu sampai anak ini lahir" ucap Dimas yang tentu saja membuat Rania semakin terluka

.

.

.

.

Ica membawa Salsa ke pelukkan nya, "kamu jangan gegabah untuk menyuruh suami kamu cerai sama Rania"

"tapi aku gak mau gara-gara dia perhatian Dimas akan berkurang sama aku"

"sabar, kita harus tunggu sampai anak itu lahir. Habis itu baru kamu bertindak agar suami kamu dan Rania bercerai. Kita hanya butuh anak tersebut agar harta keluarga mereka akan diserahkan sepenuhnya kepada anak tersebut"

Salsa menghapus air matanya dengan kasar dan menampilkan smirk nya, "iya mamah benar, aku harus tunggu sampai anak itu lahir. Awas saja kamu, Rania! kita tinggal tunggu tanggal mainnya"

1
Elly Putri
capek h baca nya masa tertindas melulu.bikin keguguran aja lh terus dia bisa nikah sm Vina biar salsa sm Dimas GX punya anak aja sxan.
Nur Zia Aini
rania jd orang santai bngt di jahatin di mushin di hina cuek ajh ky gk ada apa2 pdhal 3 thn gk ketemu kurang mnegang kan alur cerita nya ky gk ada karma sm dimas dan salsa yg suka mnghina rania
Elisabethsembiring
zebeel. tapi terserah kamu ajalah, thor. di cerita author pegang kendali, kita - kita cukup ngedumel sambil baca teruuuus
Elisabethsembiring
kau buat emosi saja salsa. pergi ke neraka aja lu.
😡😡😡😈😈😈
Elisabethsembiring
memang tipe dimas, suami yang nggak punya perasaan ya, nggak bisa jaga mulutnya. zebeeel deh.
😡😡😡
Elisabethsembiring
thor, suami gelo tuh dimas ngaranna.
😡😡😡
Jue
Dari awal aku baca novel ini aku terfikir satu sahaja ada lagikah perempuan bodoh kaya Rania ni yang kerjanya menurut 24 jam , Sudah di sakiti hati berkali-kali tetap saja ngotot sayangkan Dimas , Bodoh atau polos itu beza tipis Rania
Jue
Bodoh dengan Lurus tu beda tipis
Redmi Lima
minta pak arif aj 500 aj,ahahahai
timin
berbelit, tokoh utama perempuan.y lemah dan pasrah aja sama keadaan pokok.y bikin emosi naik turun. toko antagonis.y juga gak kelar"
tokoh laki-laki.y juga gampang dibohongin pokok.y nambah beban pikiran dah
timin
idihh😒
timin
bisa-bisanya masih rindu?
plis deh jangan goblok 😩 gak usah cari penyakit fokus aja ke karir Ama si kembar😑
Aliya Winata
mampir dlu. deh😅
Din Don
gk hbs pikir,,, mbuleeet
Adhe Adam Janitra
malas baca nya kalo sampai balik
RimMy BudaNa
bikin emosi sifat rania
Atri
ikutan nyesekkkkk
Atri
bawa rania pergi jauh...biar nyahok tu dimas
Dwi Hallina
pas banget klu jd pasangannya salsa sama-sama lemes
Sunnyta Mukherji
Dimas b..., meluluskan semua permintaan salsa,dan pada akhirnya salsa ngejelekin dia sama Rania salut lah sama salsa dapet uang rumah ga kena karma bisa menghasut semua orang👏👏👏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!