NovelToon NovelToon
I'M RENA

I'M RENA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Reinkarnasi
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: kymocyy01

Ini gila!

Tak pernah terlintas sedikit pun di benak Gea bahwa setelah kematiannya, ia tidak pergi ke alam baka. Sebaliknya, ia justru terbangun kembali di tubuh orang lain. lebih parahnya lagi tubuh itu adalah milik Rena siswi terkenal di sekolah sebagai pembuat onar dan tokoh antagonis yang dibenci banyak orang.
Rena dikenal sebagai gadis yang gemar membully siswi lain yang berani mendekati pria yang ia sukai. Dengan sombong, ia juga sering mengeluarkan siswa dari sekolah hanya karena mereka menentangnya, berlindung di balik statusnya sebagai anak dari pemilik yayasan sekolah.
Sekarang Gea harus hidup di dalam tubuh gadis yang memiliki reputasi buruk itu.di mata semua orang, ia tetaplah Rena si pembully kejam.tak ada yang tahu bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah berubah.

Akankah Gea mampu memperbaiki kesalahan Rena di masa lalu?

Satu hal yang pasti…
Mulai hari ini, hidup Gea tidak akan pernah sama lagi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kymocyy01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Sore perlahan memudar, digantikan langit malam yang tenang.Udara mulai terasa sejuk, menyapu sisa panas hari dengan lembut.Di atas sana, bintang-bintang bermunculan, menghiasi gelap dengan cahaya kecil yang menenangkan.

Angin malam berhembus pelan, membawa rasa damai yang sulit dijelaskan. Suasana menjadi lebih hening, seolah dunia ikut beristirahat setelah hari yang panjang.

Di dalam rumah....

BRAAK!

Pintu kamar terbuka kasar.

Rena yang sedang duduk di tepi tempat tidur sedikit menoleh kearah suara keras itu.

Tidak ada raut terkejut Seolah sudah menebak.

Galaksi berdiri di ambang pintu,Napasnya berat,Rahangnya mengeras.Matanya langsung mengunci ke arah gadis itu yang masih menatapnya dengan tatapan santai, Rena.

“Lo mau jelasin sekarang… atau gue yang maksa?”Nada suaranya rendah Tapi penuh tekanan menatap tajam rena yang masih sama posisinya.

Rena menghela napas pelan,Menutup buku novel yang dari tadi ia baca,

Lalu menatap kakaknya itu dengan tenang.

“Masuk aja dulu. Pintu nya kasian.”

Jawaban santai terlalu santai membuat hal Itu yang justru bikin emosi Galaksi naik satu tingkat.

“Jangan muter-muter, Ren.”

Langkahnya masuk ,Pintu ditutup agak keras di belakangnya.

“Gue tanya..”Ia menunjuk ke arah luar, seolah kejadian siang tadi masih ada di sana.“—gimana ceritanya lo bisa kenal Brenden?” tanyanya dengan nada suara yang cukup tinggi, menatap tajam rena tak lupa dengan raut wajah yang emosi.

Hening sejenak.

Rena bersandar sedikit ke belakang.

Tangannya menopang tubuhnya,tatapannya tetap tenang.

“Kenal aja.”Jawaban itu ringan.

Singkat.

Dan Sangat tidak membantu, jawaban yang tidak berguna bahkan galaksi tidqk berfikir rena akan menjawab seperti itu.

Galaksi tertawa pendek.

Sinis.

“Kenal aja?” ujarnya Ia melangkah mendekat.

Beberapa langkah masih aja jarak di antara mereka.

“Dia itu bukan anak sembarangan, Ren. Satu geng datang ke sekolah jemput lo kayak ratu. Lo pikir itu normal?” murkanya sampai nafasnya tidak teratur dengan benar.

Rena mengangkat bahu kecil.

“Ya mungkin gue emang penting.” masih dengan nada yang pelan santai dan terkesan acuh tak acuh.

Galaksi langsung berhenti,Menatapnya tidak percaya.

“Lo lagi bercanda?”

Rena tersenyum tipis,tidak menjawab.

Itu...Lebih memancing galaksi.

“Rena!” suara Galaksi mulai meninggi, “gue serius!”

Rena tetap tenang.

Matanya naik menatap kakaknya dalam dalam seolah melihat lebih jauh dari sekadar kemarahan itu.

“Gue juga nggak main-main.”Nada suaranya tetap lembut,tapi ada ketegasan di sana.

Yang membuat Galaksi sedikit tersentak.

Hening.

Beberapa detik.

Namun emosi itu belum reda.

“Lo tau nggak sih mereka itu siapa?” lanjut Galaksi, lebih pelan tapi jauh lebih tajam, “Scorpio itu bukan geng yang bisa lo ajak kenal-kenalan terus selesai. Sekali lo masuk… lo susah keluar.”

Rena menunduk sebentar,Lalu kembali menatap.“Gue nggak masuk ke mana-mana.”Jawaban jujur.

Tapi...Tidak lengkap dan Galaksi tahu itu.

“Terus apa?” tekan Galaksi, “kenapa Brenden sendiri yang jemput lo? Kenapa dia yang di depan? Kenapa dia..."Ia berhenti.

Menahan sesuatu.

“…kenapa dia keliatan beda waktu liat lo?”lanjutnaya,Pertanyaan itu menggantung.

Lebih dalam dari yang sebelumnya.

Rena terdiam.

Sepersekian detik.

Lalu...Senyumnya muncul lagi.

Tipis.

Penuh arti yang tidak dijelaskan.

“Karena dia kenal gue.”Jawaban itu pelan.

Dan lagi-lagi Tidak cukup.

Galaksi mengacak rambutnya frustasi.

“Ya gue juga tahu dia kenal lo! Tapi GIMANA?!”

Rena tertawa kecil melihat galaksi yang seolah frustasi.

Bukan mengejek.

Lebih seperti… menikmati situasi,“Dari dulu.”Kalimat itu keluar santai.

Namun Membuat Galaksi langsung diam.

“…maksud lo?”Tatapannya berubah.

Lebih serius.

Lebih fokus.

Rena bangkit dari tempat tidurnya, berjalan lebih dekat ke arah galaksi sampai menyisakan beberapa jengkal

“Udah lama banget,” lanjutnya pelan, “cuma mungkin… lo aja yang nggak tahu.”

Galaksi menatap mata rena, menelisik mencerna makna kata yang barusan keluar dari mulut adiknya

"lo bohong." ujar galaksi menggelengkan kepalannya pelan, "dia itu bukan orang sembarangan mungkin kelurga kita berpengaruh di kota ini tapi kalau udah berurusan dengan brenden dan antek antekanya polisi juga bakal angkat tangan. Mereka itu kriminal oke gue nakal tapi mereka lebih dan itu bahaya." ucapan galaksi membuat rena menyerngit tak suka.

Kriminal? Tidak! Ia kenal mereka semua!

rena mendorong pelan bahu galaksi,"jangan ngomong sembarangan, mereka nggak gitu."

Galaksi tertawa, "jauhin mereka jangan pernah ada hubungan apapun sama anggota scorpio!"

"maksud lo apaan sih kak, kenapa tiba tiba banget lo ngatur ngatur gue? Kenapa baru sekalang lo peduli sama gue? Nggak ada urusannya sama lo! Satu hal lagi mereka cuma nakal tapi nggak kriminal." tegas rena menatap galaksi dengan tegas.

Galaksi terdiam usai mendengar itu, tak ada satupun kata yang keluar dari mulutnya, matanya menetap rena dengan nafas memburu,Adiknya itu membela geng scorpio dan menentangnya.

Galaksi mengepalkan tangannya.

Rahangnya mengeras Untuk sesaat, ia seperti ingin mengatakan sesuatu banyak hal tapi semuanya tertahan di tenggorokan.

“Lo… nggak ngerti, Ren.”

Suaranya lebih pelan sekarang. Bukan lagi bentakan. Lebih seperti peringatan yang ditahan-tahan.

Rena tidak mundur.

Tatapannya tetap sama, tegas.

“Yaudah jelasin, Kak. Bukan cuma nyuruh-nyuruh tanpa alasan.”

Hening.

Angin malam lewat di antara mereka, membawa dingin yang tiba-tiba terasa lebih tajam.

Galaksi menoleh sebentar, menghindari tatapan Rena. Tangannya mengusap wajah kasar, seperti mencoba meredam sesuatu dalam dirinya,“Gue pernah ada di posisi mereka,” akhirnya ia bicara, lirih.

“Dan itu bukan tempat yang baik.”

Rena terdiam.

Untuk pertama kalinya, ada sesuatu di nada suara Galaksi yang berbeda.

Bukan marah.

Tapi… lelah.

“Awalnya emang keliatan biasa aja,” lanjut Galaksi,“Cuma nongkrong, konvoi, ngerasa punya ‘keluarga’. Tapi lama-lama… lo bakal kebawa.”

rena masih berada di posisi yang sama menatap lekat kakanya itu.

“Dan lo pikir gue bakal segampang itu kebawa?” balasnya, masih mencoba bertahan,Galaksi menggeleng pelan.

Bukan meremehkan,Justru sebaliknya.

“Justru karena gue tau lo… gue takut.”

Tapi masalahnya bukan seperti itu dirinya gea salah satu bagain dari mereka, dan yang di katakan galaksi tidak bener mungkin terdengar seperti sekumpulan anak anak nakal yang akan meresahkan warga sekitar tapi tidak! Gea bagian dari mereka gea tau itu, scorpio bukan geng yang akan meresahkan dan selalu membuat onar mereka hanya keluar ketika ada yang memulai selebihnya hanya anak anak biasa.

"mereka nggak seburuk yang lo pikirkan kan gue kenal lebih jauh dari lo, mungkin apa yang lo bilang ada benarnya itu buat geng motor lain tapi scorpio beda dan aku tau itu." ujar rena dengan nada pelan tak seperti tadi yang hampir terbawa emosi ketika galaksi mengatakan kalau mereka kriminal.

TBC.....

1
May Maya
kata ku Maya ini terlalu mendramatisir bgt padahal hati dia aj yg iri lalu dia jg insecure akan diri nya saat msih sekolah SMP alias dia sendiri yg tak ingin org menyorot nya krn penampilan nya yg lusuh pdahal saat itu Rena beneran tulus berteman dgn nya
Paus Biru🐳: hallo terimakasih komentarnya ya ❤️
total 1 replies
May Maya
iri itu namanya,,, GK suka liat Rena slalu d lihat, d perhatiin, slalu d cari. sedangkan Maya tidak, tp bukan mau Rena yg ingin d perhatikan salahkan aja teman2 sekelas mu serta salahkan saja hati mu itu serta sikap insecure mu itu
May Maya
trusss kau mau bilang itu salah Rena? hadehh Rena tuh bukan dukun yg bs nebak perasaan org lain termasuk perasaan mu. salah kau itu si yg cuma bs diam n mendam perasaan klo emng bgtu ya jgn salahkan Rena lah akn nasib mu itu
May Maya
Dio, Dion mirip bgt nama nya Thor kyak GK ada nama lg takut ketukar baca nya 🤭
Paus Biru🐳: hallo terimakasih sudah berkomentar ya... kamu bacanya hati hati ini memang di sengaja karena mau bikin dua karekter yang berbeda
total 1 replies
May Maya
lahhh kok Rena masih mau2 nya d antar Dion GK konsisten nih, kan Dion dah punya cewek blm lg selama ini Dion tuh jahat k Rena
milky candy
lanjut thor
milky candy
lanjut
milky candy
lnjutanya
milky candy
up dong
milky candy
lanjut thor
milky candy
semngat
milky candy
lanjuttt
milky candy
semangat
milky candy
😍😍😍
milky candy
🤭🤭🤭
milky candy
suka deh buat ceritanya semngat terus thorrr💪
milky candy
semangat nulisnya
Apis
Thor transmigrasi (perpindahan jiwa) ya bukan reinkarnasi
Paus Biru🐳: beberapa author kadang masih salah dalam perngartian, kamu bisa belajar lewat google terimasasih❤️❤️❤️
total 3 replies
milky candy
💪
milky candy
lanjut sis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!