NovelToon NovelToon
Ketika, Kau Menciumku

Ketika, Kau Menciumku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:235.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Motifasi_senja

Di lanjutkan season 2.
Mohon maaf jika up nya sedikit ya, soalnya author nulis 2 judul. 🙏🙏🙏

Moli adalah seorang gadis SMA yang periang. namun di balik cerianya itu Dia adalah seorang gadis yang sangat kesepian.

hingga suatu ketika Dia beretemu dengan seseorang yang lelaki yang masih duduk di bangku SMP bernama Yoga. Seiring berjalannya waktu mereka mulai akrab.

namun di sisi lain. hubungannya dengan sang kekasih (Diki) justru mulai retak karena kedatangan wanita lain. wanita yang telah lama mengenal Diki dari kecil.

Hubungan Moli dan Diki pada akhirnya merenggang. sementara Moli kini mulai terbiasa dengan kehadiran Yoga yang menurutnya bisa membuat dirinya selalu tersenyum menggantikan ruang sepi yang selama ini terjadi.

penasara.??? yukk langsung aja kepo in???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Motifasi_senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duapuluhenam

“Mau mampir nggak?...” tanya Moli ketika sudah sampai di depan pintu rumah.

Yoga masih berdiri menghadap motor dengan melepas helm yang setia melindungi kepalanya itu. Senyumnya mengembang. “Boleh,kalau di ijinin.”

“Sebenarnya sih enggak.” Bibir tipis itu melempar tawa sambil melenggok masuk ke dalam rumah sambil mengibas rambutnya yang terurai ke depan dada.

Sepuluh menit kemudian Moli sudah mandi dan berganti pakaian, lalu menghampiri Yoga yang sedang menyulut sebatang rokok dengan kaki terangkat di atas meja. Senyum tersembunyi dari wajah cantiknya ketika menatap wajah tampan Yoga yang entah kapan Moli mulai menyadari itu. Yoga memang sempurna, sifatnya yang humoris dan mampu mencairkan suasana selalu di rindukan oleh Moli yang lebih sering berteman sepi. Entah kenapa semua yang ada pada diri Yoga tak ada sebagian yang menempel pada diri Diki. Tak pernah Ia temukan keceriaan ketika bersama Diki, walaupun sebelum terjadi kasus seperti kemarin sekalipun. Diki tak bisa membuatnya tertawa lepas, hati nya terlalu beku untuk di masuki Moli yang terbilang cewek aktif dalam bicara.

Diam diam Ia tersadar telah mengagumi sosok pria yang di temuinya dulu tanpa kesengajaan. Pertemuan yang sebelum nya tak pernah terpikirkan hingga berlanjut sampai sekarang. “Minumnya Ga.” Kata Moli sambil menaruh gelas yang sebelumnya ia ambil dari kulkas.

Yoga tersenyum kemudian meneguk nya. Mungkin Ia haus, terbukti dari satu gelas jus yang langsung Ia tuangkan masuk ke dalam tenggorokannya. Sungguh tampan wajah itu. Moli semakin mengaguminya, Ia melirik pada mata elang yang berkedip dalam hening. Moli terus bertanya dalam hatinya, sejak kapan Pria ini terlihat begitu tampan? Kalau sedang memakai seragam tentunya Yoga masih terlihat bocah SMP pada umumnya. Namun ketika baju bebas tertempel di tubuhnya, aura ketampanannya seketika terpampang.

Moli terus menatapnya hingga tak sadar pria di hadapannya itu telah berbalik menatapnya. Yoga sempat tersenyum sebelum kemudian mendekati wajah bidadari yang masih hening menelusuri benda hitam bulat itu. Pikiran Moli melayang jauh dalam angan, dalam otaknya Ia merasakan sebuah musim semi yang datang tak tepat pada bulan yang di tentukan. Ia melihat seorang lelaki yang dengan perlahan terus mendekatkan wajahnya pada dirinya hingga hidung itu saling bersentuhan. Kemudian terasa sebuah gumpalan kenyal menyentuh lembut bibir merahnya.

Moli membuka mata setelah sadar sentuhan itu. “Apa ini? Kenapa begini?” Usapan lembut ke dua telapak tangan Yoga melingkar di leher jenjang bidadari itu. Bukankah Moli tersadar? Namun kecupan bibir itu masih terasa lembut menyentuh bibirnya. Mata keduanya saling beradu, hingga akhirnya Moli mendorong Yoga untuk menjauh.

Keduanya terdiam. Sunyi tak bersuara. Moli berbalik, wajahnya memerah dengan menggigit bibir bawahnya. Nafasnya naik turun berirama dengan jantungnya yang berdegup semakin kencang. “Apa yang udah gue lakuin?” pertanyaan itu menggema di dalam tubuhnya yang mulai berpeluh basah.

“Dimana kesadaran gue?”

“Maaf yang tadi.” ucap Yoga yang sedari tadi masih menunduk. Mungkin Dia takut Moli akan marah. Moli menoleh kemudian menarik ke dua tangan Yoga, menggenggamnya dengan erat. Moli mengusap pelan rambut yang menutupi wajah Yoga karena tertunduk. Ini aneh. Tak ada amarah sedikit pun pada Moli. Sepertinya Moli menyambut semua yang di lakukan Yoga tadi.

“Nggak papa kok.” Moli tersenyum lalu memeluk badan tertunduk itu. Ia membenamkan wajahnya di pundak Yoga. Rasanya hangat.

Perlahan kedua tangan Yoga meraih pinggang ramping Moli dan membalas pelukannya. Siapa yang menyangka akan menjadi keheningan yang penuh makna seperti ini? Yoga memejamkan erat kedua matanya, meyakinkan apakah semua ini kenyataan atau hanya ilusi nya saja.

“Kak Moli.”

“Hmm... kenapa Ga?”

“Kak Moli nggak marah?”

“Marah kok! Marah banget malah.”

“Maaf ya, sumpah nggak sengaja.”

“Udah, nggak usah di bahas.” Moli melepas

pelukannya kemudian mengacak acak rambut Yoga hingga berantakan.

“Udah gih pulang, udah malam.”

Yoga tersenyum ketika tangan lembut Moli tiba tiba mengusap pipi nya. Dia tahu, gadis ini tak marah padanya. Buktinya sifatnya justru semakin lembut padanya. “Ya udah, Gue pulang.”

Moli berdiri mengantar Yoga menuju kedepan rumah. Sebenarnya tubuh sintalnya masih bergetar namun Ia masih tersadar untuk bisa berjalan. “Hati hati.”

“Iya.” Jawab Yoga yang sudah bertengger di atas motor.

Ketika Yoga hendak menutup kaca helm nya. Bibir tipis itu memanggil namanya. “Ga!”

“Kenapa?”

Cup!

Satu kecupan mendarat di hidung nya. Gadis itu melenggang berlari dan menghilang masuk ke dalam rumah. Yoga masih tertegun. Kecupan itu sungguh membuatnya terkejut hingga jantungnya seperti akan meledak. Ia mencubit tangan kirinya sendiri mencoba meyakinkan apakah mimpi atau kenyataan.

“Stt! Sakit!”

Dari balik gorden jendela ruang tamu, Moli tertawa melihat Yoga yang sepertinya benar benar terkejut dengan perlakuannya tadi.

“Kenapa dengan gue? Apa yang gue lakukan?”

Moli berlari menuju tempat persembunyiannya di lantai dua. Ia berguling di atas ranjang empuk itu menggigit sarung bantal menahan teriakannya supaya tak tersembur keluar. Semua ini sangat sulit untuk di jelaskan. Apa yang di rasakannya saat ini sungguh belum pernah Ia rasakan sebelumnya. Aneh, sangat aneh.

Karena Cinta memang bisa datang dari mana saja.

“Heh! Pulang juga akhirnya lo!” Diki menarik baju Yoga ketika sudah masuk ke dalam rumah. Hampir dua jam lebih Diki menunggu Yoga di ruang tamu, hingga akhirnya Yoga muncul dan langsung di serang oleh Diki.

“Apaan sih lo! Main serobot aja!” merasa tak terima Yoga mengibaskan tangan Diki yang mencengkeram bajunya.

“Jadi selama ini elo masih berhubungan sama Moli? Dasar brengsek!”

“Masalah buat situ hah?!”

“Jelas masalah! Dia itu pacar gue!” Diki mendorong tubuh Yoga hingga menabrak lemari besar yang ada di ruang tamu.

Yoga hanya mendesah, Ia memilih tak membalas perlakuan Diki padanya. Malam ini suasana hatinya sedang bahagia, Ia tak mau merusaknya hanya karena berkelahi dengan Diki. Yoga langsung acuh dan berpaling dari Diki yang masih memancing emosinya.

“Woi! Mau kemana lo! Gue belum selesai ngomong.”

“Terserah elo!”

Ck! Sialan bocah itu! Yoga berdecak dengan tangan yang masih mengepal. Matanya sempat melirik Yoga yang akhirnya masuk ke dalam kamar. Dengusan dari hidungnya menandakan Ia sangat marah namun bingung harus berbuat apa. Dalam hati kecilnya sebenarnya Diki sadar bahwa separuh dari apa yang sekarang terjadi dengan hubungannya dan Moli adalah kesalahan dirinya sendiri. Hubungan yang sudah di ujung tanduk ini sepertinya sudah sangat susah jika harus di perbaiki. Ibarat sebuah kata, Nasi sudah menjadi bubur.

Berpindah dari Diki yang masih berdiam diri di ruang tamu, Yoga justru sedang menikmati malamnya yang benar benar indah saat ini. Ia terus membayangkan sosok gadis yang mungkin sekarang sedang bermimpi di seberang sana. Sesekali Yoga mengusap bibirnya, mengingat lembut sentuhan bibir merah bidadari itu. Kecupan di hidung yang membuatnya tersenyum seperti orang gila. semua itu merasuki otaknya sekarang.

Apakah ini mimpi?

Terkadang Yoga menepuk nepuk kedua pipinya berusaha untuk bangun dari tidur panjangnya hingga Ia tersadar semua ulah tangannya itu terasa sakit. Dan ini adalah kenyataan. Sebuah kenyataan yang tak pernah bisa Ia jelaskan rasanya.

Semoga masih suka...

mohon dukungannya yaaaa....

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
🧸Syasha🔖
Ceritanya Bagus tapi Nama tokohnya sering ketuker Doni jadi Diki terus kadang Lia jadi Mia.
Sesilia Juwita
cerita nya bagus ,mudah d pahami tidak berbelit Belit ,,lanjut Thor
semoga jd novel terbaik 😍😍😍
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
Next
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
Lanjut
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
Perhatian Yoga daripada pacar sendiri
Maretha Putri
baru kali ini aku baca novel,tapi serasa ngerasain
Nana_Ratna
Moliiii putusin c Diki, cowo plin plan bin bege
Nana_Ratna
Request order aza Ga, beruang kuningnya k pengrajin boneka
Dety Lefran's
thor..moli punya janggut ya😂😂🤭🤭
jekey🐰
jadi ini novel season kedua yaa?
Bintang Kejora: bukan say.. season dua, tanggal 30
total 1 replies
Putu Sugandi
kok namanya hampir mirip dgn novel gadis mungil ,pantesan Thor salah ketik nama Mona jadi Moli 😂😂,apalagi disini juga nama pemerannya sama ,ada mama Santi ada Fani ,jangan" nih novel ulang versi gadis mungil ya Thor🤭, habisnya mirip Diki = Arga , yoga =Radit ,Moli =Mona ,trus xx..?= Tiara /aura 🤭🙏
Bintang Kejora: nah itulah kenapa sering typo😭😭😭 karena pas nulis 2 judul harus selesai berbarengan. 😭 dan novel ini sedang di revisi tapi beluk sempat.
total 1 replies
Jac_Aline
maaf ya, disini ada kejanggalan cerita deh.... gimana gak bisa ada kabar, khan mereka bisa chat / telp buat kasih kabar dll.
maaf ya thor kalau aq kasih kritikan ✌️✌️✌️
Bintang Kejora: iya sayang. makasih krisannya, novel ini masih proses revisi.😃🙏
total 1 replies
Jac_Aline
namanya banyak yang kebalik ya?
semoga lebih teliti lagi ya thor
Dhea Chanyeol
Thor bingung gue sih Moli itu anaknya siapa?
Truss hubungan nya Ama season 1 apa?
Dhea Chanyeol: ohh gitu yahh
total 2 replies
W.Willyandarin
Keren thor cerita nya 👍👍👍

Jangan lupa mampir di cerita saya yang berjudul Cinta Abdinegara dan Putih Abu-Abu di tunggu feedback nya 🤗🤗🤗

Terimakasih 🙏🙏🙏
Muhammad Ari
bagus thor... ijin promo ya, jgn lupa baca novel dg judul "MY CLICK GIRL" ya 🙏😇
linanda anggen
semangat trs walau sudah end 😁👍
🎧ᖇ𝚎𝙴ʰⁱᵃᵗᵘˢ♫︎
padahal nunggu smpe Moli nikah ma yoga..tp ttp aq tunggu up nya Thor.. semangat
Bintang Kejora: iya sayang, kalau ada waktu aku pasti lanjur season 3. nanti kapan2 ada bonus chapter
total 1 replies
Yora
tim kreji up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!