NovelToon NovelToon
Cinta Suci Seorang Selir

Cinta Suci Seorang Selir

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: souzouzuki

Ikuti aturan. Dibawah 21 jangan baca.

Belum pernah ada yang bisa merebut hati Kaisar Zhou Shen Wang sebelumnya. Setiap pernikahan hanya ia laksanakan sebagai formalitas semata. Itupun karena permintaan ibunya Shen Wang agar ia dapat segera menimang cucu pewaris bagi Kerajaan Zhou.

Bagi Shen Wang tak ada yang spesial dari wanita, selain dari pada kecantikan dan sikap manis palsunya dihadapan seorang kaisar bermartabat sepertinya.

Tapi karena sebuah kejadian yang tak terduga, Shen Wang mengalami sakit parah. Satu satunya tabib yang handal pun sedang diutus mengatasi perang di wilayah perbatasan. Akhirnya seorang gadis bernama Liang Kim Hwa, putri dari tabib handal itu dipaksa untuk mengobati Shen Wang.

Dengan tekun Kim Hwa mengobati sang kaisar muda dalam waktu yang cukup lama. Tak disangka, akhirnya Shen Wang dapat merasakan yang namanya jatuh cinta. Ternyata cinta itu rasanya tidak masuk akal. Ternyata cinta itu tak mengenal waktu dan tempat.

Tapi apakah ia akan mengambil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon souzouzuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 25 - Yang Mulia Tak Akan Tahan

"Putrimu." racau Shen Wang lagi dengan suara yang nyaris tak terdengar.

A Yong menggenggam tangan Tuannya. "Bawa sedikit perhiasan untuk hidup, lalu kabur dari istana ini. Apa Yang Mulia tidak mau?" Ia masih bertanya dengan konyol.

"Putrimu" Kali ini hanya bibir Shen Wang yang bergerak mengeja, tak ada suara yang keluar.

"Apa Yang Mulia ingin menikahi putrinya Tabib Cheng? Benar-benar tidak ingin ikut A Yong ke hutan belantara? Lebih memilih menikah dari pada ikut dengan pelayan setiamu ini?" tanya A Yong dengan nada tak terima yang ia buat-buat sendiri.

"Hahh..." A Yong menggeleng sendiri sambil mendesis kesal.

"Pelayan A Yong, ini ramuannya. Tolong bangunkan yang mulia sebentar."

A Yong langsung menghentikan kemampuan akting konyol yang ia nikmati barusan dan mengembalikan wajah tegasnya.

"Ah i-iya, Tabib." kata A Yong.

"Yang Mulia... Yang Mulia... bangunlah sebentar untuk minum obat." A Yong mengguncang kecil lengan tuannya.

Shen Wang membuka matanya, ia menyentuh kepalanya yang terasa berdenyut itu.

"Ah, A Yong akan menyuapi Yang Mulia." kata A Yong.

A Yong menyendok ramuan buatan Tabib Cheng itu dengan sendok keramik bermotif khas kerajaan.

"Minumlah ini Yang Mulia." kata A Yong.

Shen Wang pun meneguk suapan itu.

Shen Wang mengerutkan alisnya sambil menatap mangkuk ramuan yang A Yong bawa. "Dari siapa?" tanya Shen Wang tiba-tiba.

"Hamba yang membuatnya Yang Mulia." Tabib Cheng menunduk ringan sambil tersenyum.

Seakan sudah tenang jika pembuatnya adalah Tabib Cheng, Shen Wang kembali menyandarkan kepalanya.

"Tabib Cheng, kau boleh pergi." usir Shen Wang secara halus. Ia selalu menutupi kelemahannya pada siapapun, ia hanya mau terbuka dengan A Yong.

Tabib Cheng menyatukan tangannya ke depan. "Ah baiklah. Terimakasih Yang Mulia. Panggil hamba kembali apabila demamnya belum berkurang."

Shen Wang mengangguk pelan.

"Yang Mulia, Yang Mulia terus menyebut ingin menikahi putrinya Tabib Cheng. Apa Yang Mulia pernah melihat putrinya Tabib Cheng?" tanya A Yong sembari menyuapi Shen Wang lagi.

"Hah? Aku mengatakannya?" lirih Shen Wang.

"Iya. Tabib Cheng bilang, putrinya itu agak melawan orangnya, jadi Yang Mulia tak akan tahan." goda A Yong.

"Agak melawan ya? Itu bukan tipeku. Aku saja tidak tahu kalau dia punya seorang putri. Aku pasti hanya ngelantur, lupakan saja." kata Shen Wang.

"Begitu ya. A Yong kira, Yang Mulia pernah lihat putrinya. Tapi kenapa Yang Mulia tidak bilang saja pada ibu suri kalau Yang Mulia mau menikah, asalkan bukan dengan Putri Min Mi?"

"Dari pada Yang Mulia terus memikirkan Pangeran Yauw sampai sakit seperti ini..." tambah A Yong.

"Hiks."

A Yong melebarkan matanya. "Yang Mulia..." cemasnya.

Shen Wang mengusap air matanya. "Bukan masalah itu saja yang membuatku sakit. Aku sudah lelah..." ucap Shen Wang dengan jujur pada pelayannya.

"Sudah hamba katakan, Yang Mulia harus melihat ke depan dan berhenti memikirkan masa lalu. Yang Mulia harus bisa hidup dengan baik." A Yong menggenggam tangan Shen Wang.

Shen Wang menatap genggaman tangan A Yong. "Jadi aku harus apa?"

"Habiskan obat ini dulu, Yang Mulia."

Shen Wang mengambil alih mangkuk obat itu dari tangan A Yong, meneguknya sampai habis tak tersisa.

"Lupakan soal pemberontakan itu, dan mulai hidup dengan baik." A Yong menatap mata tuannya.

Shen Wang menutup kelopak matanya, air matanya menetes.

"Kalau Yang Mulia tak keberatan, segera berikan pewaris bagi kerajaan ini. Lalu tugas Yang Mulia sudah selesai, tinggal melakukan tugas sebagai kaisar saja. Hidup tak akan menjadi lebih rumit untuk berdebat dengan ibu suri lagi." kata A Yong.

"Setelah punya anak laki-laki, bukannya itu sudah menambah wibawa Yang Mulia dihadapan ibu suri? Yang Mulia sendiri tahu kalau ibu suri itu... orangnya sangat memperdulikan tradisi kerajaan."

"Melupakan kejadian hari itu cukup menyusahkan." Shen Wang menatap langit-langit kamarnya.

"Suatu saat, jika pelakunya ketemu, aku pasti akan menghabisinya dengan tanganku sendiri. Dia menghancurkan hidupku..." Air mata Shen Wang kembali menetes.

A Yong mengangguk-angguk mengiyakan.

"Tapi saranmu tidak buruk." Shen Wang menoleh pada A Yong.

"Aku akan menikahi Min Mi, memberikan ibu seorang pewaris, dan selesai. Dia akan berhenti mengaturku."

A Yong mengangguk senang melihat semangat tuannya kembali pulih.

"Berkorban sedikit lagi dan selesai." gumam Shen Wang.

"Ya benar Yang Mulia. Lagi pula, punya istri itu pasti menyenangkan, iya kan?" goda A Yong.

Shen Wang menatap pelayannya itu dengan tatapan datar yang menyebalkan.

A Yong langsung menghentikan senyum godaannya dan menunduk bersalah.

"Apa gunanya. Gadis manapun akan bersikap baik padaku. Palsu." Shen Wang tersenyum miring dengan mata terpejam.

"Anak menteri keuangan, anak menteri utusan, anak perdana menteri gila itu, dan yah semuanya." sebut Shen Wang satu persatu.

"Hamba kalah telak." A Yong memelas agar tuannya itu tertawa.

"Hamba kalah populer." imbuh A Yong.

Tapi Shen Wang belum tertawa juga.

"Sudahlah, tidak ada gunanya. Untuk apa kau merasa iri." Akhirnya Shen Wang terkekeh masih dengan mata terpejam.

"Istirahatlah Yang Mulia. Semoga demamnya segera hilang." kata A Yong.

.

.

Tanpa hambatan, lamaran dari Kerajaan Zhou pun disetujui dan disambut baik oleh Kerajaan Song. Kebetulan dua negara itu sudah lama menjalin persahabatan dagang, sehingga hubungannya menjadi semakin erat dengan adanya pernikahan ini.

Pesta besar pun digelar dua kali. Yang pertama diadakan di Kerajaan Song dan yang kedua di Kerajaan Zhou.

Enam bulan setelah pernikahan itu...

"Apa belum ada informasi mengenai kehamilan Permaisuri Min Mi?" bisik seorang pelayan dapur.

"Jangan-jangan kaisar tidak menyentuhnya hahaha." Temannya menanggapi.

"Ah kalian jangan bicara sembarangan, nanti orangnya lewat." Pelayan yang satu lagi segera membuyarkan acara gosip tersebut.

"Tapi kata Liu Er, temannya penjaga kediaman Permaisuri Min Mi... kaisar sudah menyentuhnya kok." ucap pelayan dapur.

"Benarkah... dia membocorkannya padamu? Ah dia membuatku iri." Teman pelayan dapur itu mengerucutkan bibirnya sambil berakting sedih demi menghidupkan suasana.

"Kau tidak usah iri. Anak dari seorang bangsawan juga tidak. Anak perdana menteri juga tidak. Anak menteri biasa juga tidak. Anak panglima atau komandan juga tidak. Mimpi saja sana!" tawa pelayan dapur.

"Ah You You, bangunkan aku dari mimpi." Teman pelayan dapur itu memegangi pipinya dan berkata dengan dramatis.

Sementara pelayan yang satu lagi hanya menggeleng sembari terus melanjutkan kegiatan mengupas bawangnya.

"Kalau zaman pemerintahan kaisar-kaisar sebelumnya, pernah ada seorang pelayan dapur sepertiku yang berhasil menjadi selir." Tiba-tiba You You si pelayan dapur itu berkata-kata lagi.

Mata temannya itu langsung melebar berbinar. "Hahh benarkah? Kalau begitu aku masih ada harapan."

"Lupakan saja. Kau juga belum ada kelebihan dalam hal kecantikan." ledek You You.

1
Murni Murniati
apa tak cari tau soal mentri bakpao itu,, kan hrs cari tau scra rahasia gitu
Iyus Iyus
bagusssss
Rachmahsetiawardani
Di sini ramai ya,thor.
Beda ma Yuzhen..
reva
apaan sich..??!! baik mmg.. !! tp trlalu naif..!! asli nyampe' sini nyesel aq baca.a..!!
reva
ko' gw sakit hati y.. klo si kaisar cinta k tiga".a..
ahh jgn gitu lah thor.. kasian si kim hwa.. biarpun ini ttg keadilan tp ini kisah conta tragis menurutq sih..
kaisar menang banyak.. jg melambangkan ke egoisan laki" menang telak d sini..!!!! 😥😥😥
reva
fix..!! kek.a ibu.a kim hwa adalah anak dr bai liu (paman.a permasuri) yg f buang oleh nenek.a permaisuri..
oh y thor,, bawang putih cina itu yg kek mana yak?? serius nanya.. mihon d jawab..🙏
reva: eh ralat.. mksd.a ibu.a kim hwa adik dr bai liu
total 1 replies
reva
saya suka.. saya suka..
reva
m"f thor.. d sini asli gw skip..
Afrina Nurulhikmah
Luar biasa
Surati
bagus ceritanya
A&R
bagus
azka aldric Pratama
ini maksudnya Kim hwa lupa GK inget am kehidupan yg di alami am pemilik tubuh/ada ingatan dr zaman modern yg kehapus🤔🤔🤔
azka aldric Pratama
mampir LG di karyamu Thor 😉😉
Ariyanti💫
kalo Kim sama an Ming
bukannya itu GK nyambung dengan judul yha
Ariyanti💫
apaan sih tour ini
kalo mau flashback yh GK harus gini juga udh dari kemarin GK selesai ²+sekarang bikin pembaca kecewa aj terlalu lama flashback ny😢
souzouzuki: anu... di lompati ke eps selanjutnya langsung gapapa
total 1 replies
Ariyanti💫
knp nyeritain masa lalu ny terlalu lama tour bikin pembaca menunggu SJ
menunggu itu GK menyebalkan tour
Lhady Uriyama
wkwkwk, seperti suami istri aja ngambekan ni yee
LUOZR X
kenapa ya aq benci sma pameran utama wanita ya...rela dijadikan isteri keempat dan kaisarnya jga...lelaki yg punya banyak isteri itu terlalu menjijikan
Anisatul Faiqoh
aku cari kok enggan ada ya kk ?
Four.
ceritanya keren kak, semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!