NovelToon NovelToon
Senior Cold

Senior Cold

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:203.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: MauLidya Putri Utami

Tentang laki-laki dingin dengan perempuan cerewet yang akan di jodohkan oleh kedua orangtua mereka. Akan seperti apa rumah tangga mereka? Apakah mereka kuat untuk melewati ini semua? Yuk simak kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MauLidya Putri Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Renata masih bergelut dengan bahan makanan dan alat masak didapur. Dia masih terus mencoba membuat makanan simple menurut resep namun rumit menurut Renata.

 

Tepung sudah ada di bagian wajahnya dan dilantai. Bahan yang lain sudah berantakan diatas meja dapur.

 

“Yaampun pusing gue. Kalo bukan karena status gue. Gue gak akan repot-repot belajar begini” ucap Renata frustrasi.

 

Tak lama terdengar decitan pintu terbuka. Renata yakin itu marcel. Karena pintu depan memang sengaja ia kunci. Dan marcel memegang satu kunci.

 

Marcel berjalan ke arah dapur. Saat sampai disana mata marcel terbuka lebar. Ia tidak menyangka keadaan dapurnya akan seperti ini.

 

Renata menoleh ke arah marcel dengan cengiran kudanya. Bukannya ia marah karena marcel meninggalkannya hanya karena wanita lain. Tetapi malah tersenyum.

 

"lo ngapain?" tanya marcel datar.

 

"belajar masak lah" jawab Renata santai.

 

Mata marcel masih menelusuri setiap sudut dapur. Renata yang melihat marcel pun tau pemikiran suaminya.

 

"tenang ntr gue beresin, lo ke kamar aja sana" usir Renata.

 

"oh ya satu lagi kalo masakan gue udah mateng, gue pengen lo cobain ya" lanjut Renata.

 

Marcel tak menjawab. Ia berjalan menuju lantai dua untuk kekamarnya. Sebenarnya marcel ingin sekali ikut andil didapur. Namun kenapa gengsi lebih besar. Kenapa sikapnya tidak bisa seperti sikap dia ke bella.

 

Saat hampir sampai di injakan terakhir ia mencium aroma gosong. Marcel yakin makanan yang sedang dibuat Renata gosong.

 

"argh sial gara-gara ngomong sama dia masakan gue jadi gosong" ucap Renata teriak.

 

Tanpa sadar marcel tersenyum.

Lalu melanjutkan jalannya menuju kamarnya sambil terus tersenyum.

 

Sekitar 20menit marcel keluar dari kamarnya. Dia sudah wangi dan sudah berganti pakaian. Ia turun ke arah dapur.

 

Dilihatnya Renata yang tertidur di bangku dengan tangan yang ditumpuk diatas meja untuk menjadi bantal kepalanya. Dengan wajah yang masih ada tepung.

 

Sedangkan didepan nya sudah ada tempe goreng tepung. Marcel tertawa pelan melihat karya Renata. Dari tadi Renata bergulat dengan alat masak dan bahan hanya ingin membuat tempe tepung saja.

 

Tangan marcel terulur menyapu rambut yang menutupi sebagian wajah Renata. Marcel tersenyum melihat istrinya tidur dengan damai seperti ini. Baru kali ini ia melihat Renata tidur didepan nya.

 

Cantik banget istri gue gumam marcel.

 

Marcel mengangkat tubuh Renata. Ia berniat memindahkan Renata kekamarnya. Tak mungkin ia membiarkan Renata tidur didapur dengan posisi duduk.

 

Marcel menaiki anak tangga dengan hati-hati. Ia tak ingin tidur Renata terganggu. Sesampainya didepan kamar Renata susah payah ia membuka pintu kamarnya dan akhirnya terbuka juga.

Marcel merebahkan tubuh Renata dikasur milik istrinya itu. Dan baru kali ini juga ia masuk kekamar perempuannya.

 

Marcel menyelimuti tubuh gadis itu sampai ke perut. Lalu mendaratkan bibirnya ke kening istrinya. Entah kenapa marcel refleks mencium kening Renata. Tapi tidak dosa kan? Marcel kan suami sah nya. Jadi gapapa sekali-kali eh berkali-kali juga boleh. Bahkan lebih juga boleh.

 

Selamat istirahat istri ku ucap marcel pelan.

 

Marcel segera meninggalkan Renata dikamar dan menutup pintu kamarnya. Ia tak ingin berlama-lama disana. Takut imannya kurang kuat. Kan ia harus tahan sampai Renata mencintai dirinya. Eh salah sampai mereka lulus.

 

Marcel berjalan kedapur dan mulai membereskan kekacauan yang ada. Sebelum melakukan kegiatan itu marcel mencicipi tempe buatan Renata tadi.

 

Marcel tersenyum. Rasa tempe nya tidak terlalu buruk baginya. Karena ini awal dari belajar Renata. Ia harus menghargai nya.

****

Sekarang pukul 8 malam. Renata membuka matanya perlahan. Ia mengedarkan pandangannya. Renata mencoba mengingat-ingat terakhir ia tidur dimana.

 

"kok gue bisa ada dikamar si?" tanya Renata pada dirinya sendiri.

 

Renata segera bangkit dan berjalan keluar kamar. Dia melirik kebawah ternyata ada marcel disana sedang menonton televisi sambil menikmati makan malamnya.

 

Makan apa dia? Hah kok kaya ada piring tempe yang ia buat tadi. Renata segera berjalan turun ke bawah. Lalu berhenti sejenak mengamati marcel yang sedang makan nasi goreng dengan tempe buatannya.

 

Rasanya enak? Batin renata.

 

Marcel yang menyadari kehadiran Renata. Tanpa menoleh pun ia tau.

 

"nasi goreng lo ada dilemari makan, lo panasin aja dulu" ucap marcel masih fokus dengan makanannya.

 

Renata segera pergi kedapur dan mengambil bungkus nasi goreng itu. Ternyata marcel beli bukan ia yang masak. Renata menyadari kalau dapurnya sudah rapi kembali padahal seingatnya sebelum ia tertidur dapurnya masih seperti kapal pecah.

 

Marcel yang beresin semua? Tanya Renata dalam hati.

 

Setelah panas Renata kembali keruang tv. Dan duduk disamping marcel. Sejak kapan ia nyaman duduk disebelah suaminya ini.

 

Dilihatnya piring tempe tepung yang ia bikin hanya sisa 2 tempe disana. Marcel melirik Renata.

 

"lo mau blm nyobain hasil buatan lo?" tanya marcel datar.

 

Renata menggeleng.

 

"yaudah lo abisin, tadi gue udh makan banyak"

 

"gimana rasanya? Enak gak? Kurang apa?" tanya Renata beruntun.

 

"lo cobain aja sendiri. Kurang banyak!"

 

Renata segera mengambil satu potong tempe tersebut dan memasukan kedalam mulutnya. Matanya berbinar. Karena baginya ini hasil yang terbaik. Setelah tadi beberapa kali gagal karena keasinan, hambar dan lebih parah gosong.

 

Marcel melihat Renata memakan tempe itu dengan lahap pun menahan senyumnya. Ia sangat gemas dengan renata.

 

"enak juga ya cel" ucap Renata di sela kunyahan nya.

 

Marcel hanya berdehem sebagai jawaban.

 

"eh iya tadi yang bersihin dapur siapa? Trus yang mindahin gue ke kamar siapa?"

 

"disini cuma ada gue,lo masih tanya siapa?" ucap marcel sinis.

 

"yah kan gue cuma nanya. bisa gak si lo kalo ngomong sama gue agak lembut dikit. Beda sama cara ngomong lo sama siapatuh yang tadi dikantin gue lupa"

 

"bella" jawab marcel cepat.

 

"nah itu. Lo bicara sama dia bisa lembut,sedangkan sama gue? Lo ketus atau kadang gak direspon" ucap Renata. Renata sadar apa yang ia bilang tadi langsung menutup mulutnya.

 

Ia tidak ingin marcel menganggap nya cemburu. Hah cemburu? Apa bener dia cemburu? Sama bella?

 

Renata menggelengkan kepalanya. Dia tidak ingin memikirkan hal yang tidak mungkin terjadi.

 

Marcel masih mencerna kata-kata Renata. Ia bingung harus merespon apa perkataan itu. Dari perkataan itu bisa disimpulkan kalau Renata itu cemburu.

 

Renata cemburu? Serius? Jangan-jangan dia udah cinta sama gue batin marcel.

 

Marcel berdiri meninggalkan Renata. Marcel tidak kuat untuk tersenyum dengan perkataan Renata tadi. Ia segera kekamarnya untuk senyum sepuasnya.

 

Sedangkan renata menganggap kalau marcel marah dengan perkataan dia tadi. Padahal menurut nya sebagai istri wajar mengatakan hal itu pada suaminya.

 

“Kenapa jadi dia yang marah? Kan aturan gue yang marah!” ucap Renata kesal.

1
Dwi Setyoningsih
mana trusanya thor
Dwi Setyoningsih
nah gini thor asik bacane,,, tp ttp marcel yg setia
Dwi Setyoningsih
semangat thor ditunggu ceritanya
Dwi Setyoningsih
yang konsisten dong marcel pilih bini apa temen
pisces
masak Marcel trs kyk gitu sih, gak bgt deh, ntar baik lg ke rmh sakit nungguin Bella, klo kyk gitu lagi ya tinggalin aja Marcel nya Re
pisces
sll begitu..meskipun pingin menyelesaikan mslh hrsnya Marcel Riki itu ngomong dulu ma Renata dan raya jgn asal.main tarik.bella kyk gitu...kok perasaan kyk gitu trs sih..au ah
pisces
Bella tuh klo nurut aku ank yg gak bisa dijadiin teman ato sahabat
pisces
kaan sllh paham again
pisces
masak sih Renata stlh harga dirinya dan klrgnya diinjak-injak sama org lain sampai ngatain hal2 kyk gitu cmn diajak jln sama nonton doang lgsg gak marah ckckck
Marcel jg gitu kyk gak punya slh aja nyium org lain selain istri dan klrgnya...aneh menurutku ini
pisces
meskipun anggep adik paling tdk interaksinya ya jgn gitu dong Cell main kecup sama Bella..ntar klo Renata ngambek Krn cemburu bingung loh..BKN muhrim jgn asal.nyosor
Elizabeth Zulfa
Marcel jdi cowok gaje bnget😏😏
Elizabeth Zulfa
za gini nich klo istri kalah ma pelakor 😏😏
Elizabeth Zulfa
diiiihhh..... g usah segitunya juga kali Cel....tegas ma org zg lbh pnting itu prlu... g usah nyesel ma hal zg g pnting kek si belek zg dah jdi masa lalu
Elizabeth Zulfa
boong ma ulet keket takut bnget tp boong ma istri fasih bngt...
Elizabeth Zulfa
gmna mau jtuh cinta klo elo nya aja kek gitu ma istri sndiri...😒😒
mana lbih mntingin si belek lagi😡😡
Elizabeth Zulfa
istrinya sibuk blajar masak buat nyenengin dia, eeee mlh dia nemuin si mantan kupret.... kurang ajar bnget tuh si marcel
Elizabeth Zulfa
mimpi indah buat Marcel tpi mimpi buruk buat Renata 🤣🤣🤣
pisces
siap tdk siap hrs siap dong re memberikan haknya Marcel..awas lho banyak pelakor diluar sana..jgn sampe Marcel cari pelampiasan lain klo kamu gak siap trs
pisces
Riki ato Marcel kasih tau si Farhan spy gak slh paham jadinya musuhan Krn belka doang
pisces
sebagai sahabat harusnya tuh Riki ato.marc
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!