Aku terpaksa menikah dengan anak teman ibuku, awalnya bagai mimpi buruk, hingga aku menyadari bahwa dia adalah pilihan terbaik dari ibuku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ivia putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PINDAH RUMAH
Hari ini sangatlah cerah, kicau burung, langit biru, serta sinar matahari yang masih hangat seakan menyambut setiap insan di bumi.
Aktifitasku masih sama, bangun pagi, sholat berjamaah bareng suami, bikin sarapan, lalu berangkat ke kampus.
Lambat laun, aku mulai terbiasa membagi waktu untuk suami, sahabat bahkan waktu untuk diri sendiri.
Hari ini juga hari terakhir aku tinggal dirumahku, yah karena aku bakal ikut Kak Rey tinggal di apartment, nya.
Semua barang bawaanku hampir 3 koper telah masuk bagasi mobil.
Beraaaaat rasanya meninggalakan rumah, walaupun aku sering kesepian dirumah, tapi aku tidak terbiasa kalau harus tinggal di tempat lain.
" Vin, jaga diri baik-baik ya sayang." ucap ayah sambil memelukku
Ku lihat ibu juga menitikan air matanya.
" iya ayah, lagian Vina bakal sering kesini kok." jawabku
" yang akur sama suamimu." ucap ibuku singkat lalu memelukku erat
" ya bu." jawabku sambil menahan air mata yang akan menetes
" ayah, ibu, gak usah khawatir, Rey akan selalu jagain Vina." kata kak Rey lalu mencium tangan kedua orang tuaku.
" iya nak Rey, kami percaya." jawab ayahku
Akhirnya kak Rey memacu mobilnya meninggalkan rumah ini seletah drama sedih-sedihan selesai.
Karena sudah tak tahan, aku menangis sesenggukan di dalam mobil kak Rey.
" sudah sudah, kaya mau pergi jauh aja, besok juga bisa main kesini." bujuk kak Rey sambil menepuk-nepuk bahuku.
" iya tau, tapi aku pengen nangis rasanya." rengekku.
Kak Rey tersenyum melihat tingkah ku.
Setelah hampir 1 jam perjalanan, kami pun tiba di apartment berlantai 30 ini.
Selesai memarkir mobil, kami menuju lift dibantu beberapa petugas untuk mengangkut barang bawaan kami.
Pintu lift terbuka di lantai 11, kak Rey dibantu para petugas bergegas menuju kamar kami.
" kakak kenapa gak milih lantai paling atas?" tanyaku penasaran.
" kakak takut ketinggian." jawab kak Rey sambil merapikan barang barang kami.
Apartment Kak Rey cukup mewah, ada 2 kamar tidur,
dengan gaya yang luks dan elegan.
Sangat memadai untuk aktivitas keluarga kecil yang belum memiliki anak. Dengan tatanan dan tema modern, menjadikan apartemen ini tampil apik, nyaman dan bikin betah.
Hampir seharian kami menata barang2ku.
" kamu mau pindahan atau mau ngungsi sih dek, banyak banget bawaannya" ejek Kak Rey melihat bawaan istrinya itu.
" ya kan aku mau anggep kamar ini, seperti kamarku, jadi mau aku tata mirip seperti kamar lama." ucapku sambil memasukkan bajuku di lemari.
" kamu mau makan apa?" tanya kak Rey
" pengen makan sate kak," jawabku cepat.
" ya udah kakak mandi dulu." ucap kak Rey
" kita delivery order aja lah kak, aku capek, pengen makan disini aja." jawabku sambil menyenderkan tubuhku diatas sofa.
" oke." saut kak Rey lalu mengambil ponselnya.
.............
( rumah putri )
Ting tong ting tong..
Mata Putri terbelalak saat membuka pintu,
" evan,,,!! " teriak putri kaget
" hay Put, " jawab evan lalu memeluk sahabatnya itu.
" lu kok gak bilang kalau mau kesini." ucap Putri sambil mempersilahkan masuk.
" surprise donk, lu gak berubah Put, masih chuby chuby " ejek Evan
" hem,, emangnya elu, udah ke bule bulean sekarang." ucap Putri kesal.
" eh ya, sekarang Vina sibuk apa si? nomornya susah banget dihubungin." kata Evan
" ehm,, gue gak tau, perasaan kalau gue telfon, selalu diangkat kok." jawab Putri gugup.
" tadinya mau gue ajakin bareng kesini, eh gak ada respon." ucap Evan kesal.
Putri hanya diam, dia takut keceplosan, menyembunyikan fakta kalau Vina sudah bersuami.
" lu mau lama disini?" tanya Putri mengalihkan topik.
" gue udah mutusin, bakal tinggal di indo lagi, and kita bakal sering ketemu, karena gue mau kuliah ditempat lu." jawab Rey panjang.
" lu serius,,? " saut Putri
" iya, gue udah direstuin milih jurusan sesuai keinginan gue. " jelas Evan.
Sebenarnya Evan berasal dari keluarga dokter, ayahnya dokter gigi dan ibunya dokter specialis kulit, bahkan kakeknya dan kakak perempuannya dokter.
Tapi berbeda dengan Evan, dia lebih memilih berkecimpung di dunia otomotif, dia lebih suka ngotak atik motor sportnya.
............
Akhirnya pesanan sate kami datang, aku dan kak Rey lahap menyantapnya hingga tak tersisa.
Aktifitasku hari ini benar-benar menguras tenaga.
" kak aku mandi dulu ya?" kataku sambil melangkah ke kamar mandi, tak lupa ku bawa beberapa piyamaku.
" bareng aja lah,, " goda kak Rey
" aisssshh awas aja." jawabku sambil mengepalkan tanganku.
Selesai aku mandi, giliran kak Rey yang juga akan mandi.
" kak kenapa buka bajunya disini." teriakku sambil tangan menutup sebagian mataku.
" memang kenapa? Toh kamu juga udah pernah liat sebelumnya. " jawab kak Rey sambil memperlihatkan perut kotak kotaknya itu.
" udah sana mandi. " ucapku lalu bergegas pergi dari hadapannya.
Aku duduk di sofa, dihibur dengan acara tv yang cukup membosankan.
Ku ambil ponselku dan betapa terkejutnya.
Ada sekitar 10 panggilan tak terjawab dadi Evan.
" kenapa ya?" tanyaku penasaran, lalu ku putuskan untuk menghubungi balik.
Tuuuut tuuuut tuuuut
" hallo" jawab evan
" hallo, Van lu ngapain miss call gue sampe 10kali." ucapku to the point.
" lu dimana? Sibuk amat kayaknya." jawab Evan
" maaf tadi gue ada urusan, jadi gak sempet buka Hp." kilahku.
" tadinya mau gue ajak ke tempat Putri, eh lu gak ada respon." jelas evan lagi
" sorry, next time deh,, " jawabku.
" ya udah gakpapa, gue lagi dijalan, udah dulu ya Vin." ucap Evan mengakhiri panggilan.
" telfon dari siapa dek?" tanya kak Rey tiba-tiba
" evan kak. " jawabku santai.
" ngapain lagi dia?" saut kak Rey ketus
" gak ada apa-apa, biasa lah, nanyain lagi dimana? " jawabku
Kak Rey hanya mengangguk lalu pergi dengan muka dinginnya itu.
*istri bebas dekat dan perhatian dengan pria lain
*pebinor harus diperlakukan baik
*istri tidak pernah salah, dia bebas dengan pria lain
coba suami kalian yang minta maaf tidak bisa antar wanita lain pulang dan dia merasa bersalah dan berjanji ganti dengan main kerumah wanita itu, bagaimana perasaan kalian, lucu novel ini
smngt up & smg ceritanya sukses ya, aku tunggu feedback-nya. 😉✨
jangan lupa mampir di cerita ku yah
"ISTRI Ku"
terimakasih
aku bawa 5 rate dan bom like yah kak