Gadis Permata namanya,Gadis saat ini berusia 14 tahun dan duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Tapi Gadis sudah mempunyai rasa suka kepada lawan jenis .yaitu suka kepada teman kaka nya.
Gadis sangat menyukai teman Kaka nya yang bernama Raka. Raka dan Kaka Gadis adalah teman kuliah. keduanya memang berteman sangat baik. Raka sering main ke rumah Gadis,bahkan kalau Gadis ada PR ,Raka suka membantu mengerjakan nya.
Apakah cinta Gadis ke Raka hanya sekedar suka anak kecil,yang bisa di bilang cinta monyet.atau cinta Gadis akan terus tumbuh sampai dirinya dewasa.
Yuk kita lanjut aja baca cerita cinta Gadis Permata dengan Raka si teman kaka nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nasehat Ibu Bela
Bela di kamarnya sedang melamun,rupanya Bela sedang memikirkan Rama.Bela merasa kalau Rama sekarang sekarang selalu menghindarinya,dan susah di hubungi.padahal dulu kalau Bela telfon dan memintanya datang,Raka akan datang.tapi kalau sekarang Raka kalau di suruh main ke rumahnya selalu bilang tidak bisa.
"Apa Raka sudah punya pacar yah.tapi siapa pacarnya.masa Aku ngga tau."kata Bela dalam hatinya berkata sambil memandangi foto Raka di hpnya.
Saat Bela masih melamun,ibunya masuk ke dalam kamarnya.
"Bel,,Bela,",Bela tersadar lalu menengok ke sumber suara.
"Iya Bu ada apa.?"
"Kamu kenapa? Kamu kok melamun.apa ada masalah.?"
"Ngga kok Bu,Bela ngga ada masalah."
Ibu melihat foto Raka di hp Bela. Ibu langsung tau kalau Bela pasti sedang memikirkan Raka.
"Cinta Jangan di kejar,semakin kamu kejar semakin dia menjauh.serahkan semua pada Tuhan,kalau dia memang jodohmu pasti tidak akan kemana.tapi kalau ternyata dia bukan jodohmu,pasti Tuhan sudah menyiapkan laki laki yang lebih baik untukmu."sambil mengusap kepala Bela,belang langsung memeluk ibunya.
"Iya Bu.Bela tidak akan berharap .Belakang menyerahkan jodoh Bela sama Tuhan."
Di lain tempat,Gadis dan Raka sama sama sedang menikmati ciuman mereka.Ciuman Raka sampai turun ke leher Gadis.dan tangan Raka dengan pelan melepaskan kancing bajunya satu persatu.Gadis masih saja membiarkannya.
Raka sampai membuat tanda pemiliknya di atas dada Gadis cukup banyak.
Gadis yang merasa geli tapi nikmat hanya bisa mencengkram rambut Raka dengan manja.Gadis juga mengeluarkan suara indah dari mulutnya,membuat Raka makin semangat.
Saat ciuman Raka mau sampai ke dada Gadis,Raka rupanya tersadar kalau ini tidak boleh di lanjutkan.Raka mengangkat wajahnya .Gadis sudah terlihat berantakan .kancing baju yang sudah terlepas semuanya.dan atas dada yang sudah banyak tanda merahnya juga.tapi dada Gadis masih di dalam pembungkusnya.
Raka mengusap bibir Gadis yang basah.Gadis membuka matanya pelan.mata keduanya pun saling tatap.
"Maaf,, Kaka khilaf."
"Ngga usah minta maaf Kak,Gadis ngga papa kok."
Raka lalu membantu Gadis untuk duduk.Raka juga mengancingkan baju Gadis.Gadis hanya diam seperti anak kecil yang sedang di pakaikan baju oleh kakaknya.
Rapikan rambutnya,setelah rapi Kaka akan antar kamu pulang ke Asrama.
"Iya kak."
Gadis lalu merapikan rambut dan penampilannya.sedang Raka masuk ke kamar mandi.Raka di kamar mandi rupanya cukup lama.Gadis memainkan hpnya saat menunggu Raka keluar dari kamar mandi.
20 menitan Raka baru keluar."Kaka habis mandi apa.?"
"Ngga,Kaka sakit perut,ya sudah ayo kita berangkat,"Raka berbohong,padahal Raka habis bersolo ria.
"Iya Kak."
Keduanya keluar dari kamar kos kosan,dan langsung menuju parkiran mobil. Raka menggandeng tangan Gadis dengan posesifnya.
Sampai di mobil,Raka membawa mobilnya menuju Asrama Gadis.Raka mengambil tangan Gadis untuk di genggamnya.
"Dis,,besok Kaka mau ke rumah Bela untuk pamitan sama Iksan dan neneknya boleh ngga.?"
"Boleh kak.itu harus.kaka sudah bilang ke kak Bela tentang hubungan kita belum.?"
"Belum.nanti sekalian Kaka pamit,baru Kaka bilang ke Bela tentang hubungan kita."
"Oh iya kak."
Sampai di Asrama , Gadis dan Raka turun dari mobil.Gadis serasa tidak ingin pisah dengan Raka.
"Sudah Sana masuk."
"Tapi Gadis masih ingin sama Kaka."Gadis sambil menggenggam tangan Raka.
Tanpa mereka tau ada orang yang sedang melihat ke arah keduanya.
Sambil keduanya mengepal seperti ingin menghajar Gadis dan Raka.
Orang itu lalu mengambil hpnya untuk menelfon.
kira kira siapa yah...
jangan lupa like komentar dan vote terimakasih..
cemangat....