NovelToon NovelToon
Salah Sasaran

Salah Sasaran

Status: tamat
Genre:Paksaan Terbalik / One Night Stand / Romansa / Tamat
Popularitas:66.6k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Mitos dilangkahi adik perempuan menikah, merupakan momok yang menakutkan bagi Bening Embun Pagi. Belum lagi anggapan orang-orang yang akan melabelinya sebagai perawan tua, begitu menkutkan baginya.

keadaan yang membuatnya sangat terdesak ini, membuat Bening akhirnya, mengambil jalan pintas, dengan menjebak pria incarannya di coffee shop miliknya.

Sayangnya penjebakan itu berujung petaka bagi hidup bening, pria yang masuk dalam jebakannya bukanlah pria idamannya melainkan seorang pengusaha perkebunan teh asal Kota Kembang Bandung yang terkenal dengan sifatnya yang arogan.

Bagaimanakah nasib Bening selanjutnya? apakah ia akan menikah dengan pria idamannya atau justru terjebak pernikahan dengan pria arogan yang masuk perangkapnya?

Cerita selengkapnya hanya ada di novel Salah Sasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Andai Grace mengetahui itu semua, batin Bening begitu sedih memikirkan nasib pernikahannya. Belum sempat Bening membalas pesan itu, ia di kejutkan dengan suara ketukan pintu dari Surya.

Pria itu masuk dan memandangi istrinya dengan penuh hasrat yang membuat jantung Bening berdegup kencang, dan aliran darahnya mengalir lebih deras. "Kau belum siap untuk tidur?" tanya Surya, ia melihat istrinya masih mengenakan gaun yang di kenakan saat makan malam tadi.

"Belum," jawab Bening sembari menyelipkan handphonenya di bantal, ia teringat jika Surya tak menyukai lawan bicaranya memegang handphone.

Surya mengedarkan pandangan ke sekeliling kamar Bening, seolah berpikir bahwa Diki sudah mengembalikan Milo pada istrinya.

"Apa pendapatmu tentang juru masak kita yang baru?" tanya Bening sembari melangkah menuju ujung tempat tidur, menciptakan jarak dengan Surya.

"Apa?" Pandangan Surya kembali pada Bening.

"Koki baru kita."

Surya nampak bingung dengan pertanyaan itu, tatapannya turun menyusuri tubuh Bening, dan berlama-lama di payu*ara istrinya. Ia berjalan mendekati Bening kemudian meraih tangan istrinya dan menggenggamnya. "Cinta baru belajar menjadi koki, dia belum menjadi koki sungguhan. Jika itu maksud pertanyaanmu."

"Aku tidak bertanya tentang Cinta," ujar Bening. "Tapi ngomong-ngomong tentang Cinta, kenapa kau menyerahkan Cinta padaku?"

"Bukankah sudah jelas? Kau yang memintanya kan?"

Bening membuka mulut untuk bertanya, namun Surya menggeleng. "Percakapan ini sungguh tidak penting, jadi lebih baik kita akhiri saja."

"Tidak pen..." Bening kembali berbicara, tapi Surya memotong ucapan istrinya dengan sebuah ciuman.

Bening ingin melawan, baginya percakapan ini penting dan belum selesai. Namun jemari Surya memegang dagunya dan bibir pria itu mengul*m lidahnya dengan lembut.

Tangan Surya meluncur menuruni punggung Bening, lalu ke pinggul. Bening merasa dirinya melebur dalam hasrat yang di tawarkan Surya kepadanya... Hingga Bening kembali teringat dengan kata Tidak Penting yang keluar dari mulut Surya beberapa menit yang lalu.

Mendadak Bening menaruh tangannya di dada Surya, kemudian ia mendorong pria itu menjauh darinya. "Tidak," ucap Bening.

Surya mengerutkan keningnya. "Tidak? Kenapa?" ia terlihat sangat bingung.

"Aku ingin bicara..."

Surya mendesah tidak sabar seraya menatap langit-langit kamar Bening. "Kalau begitu bicaralah," sahut Surya sembari melambaikan tangan dengan kecewa, seolah Bening akan memberikannya daftar pertanyaan berlembar-lembar.

Bening tersenyum simpul. "Maukah kau melakukan sebuah permainan?" ide itu tiba-tiba saja muncul di kepalanya.

"Tidak."

"Kartu?" Bening bersikeras. "Kau pasti tahu cara bermain kartu."

"Aku tahu, tapi aku tidak tahu apa tujuanmu mengajakku bermain kartu."

Bening tertawa, suaminya sungguh sangat pintar bisa menebak ada sesuatu di balik permainan itu. Tapi Bening tak ingin Surya lolos begitu saja. "Kalau kau memang bisa bermain kartu, kau buktikan! Apa kau takut melawanku?"

"Bagaimana mungkin aku menerima tantanganmu kalau aku sendiri tidak tahu apa maksudmu mengajakku bermain kartu?"

"Disanalah letak keseruannya!" ucap bening dengan keriangan yang di buat-buat. "Jadi apa kau menerimanya?"

Surya mendesah, nampak jelas di raut wajahnya jika pria itu tengah menimbang-nimbang.

Semua pria memiliki gengsi yang cukup tinggi, mereka tidak ingin terlihat kalah sebelum bertanding, dan analisa Bening ini tepat sekali ketika Surya berkata dengan singkat. "Baiklah."

Wajah Bening berseri-seri senang karena telah memenangkan pertempuran kecil ini. "Bisakah kita memainkan Vingt-et-un?" tanyanya. "Permainan pertama yang mencapai nilai 21 dengan kartunya akan memenangkan 'sebuah giliran'."

* Permainan Vingt-et-un, kini di kenal dengan permainan Blackjack.

"Ya, aku mengerti," sahut Surya. "Apa kau punya uang? Aku tidak ingin setelah menurutimu bermain, aku juga yang justru menanggung hutang kekalahanmu," ejeknya.

"Hah? Sombong sekali kau ini. Aku punya sesuatu yang lebih menarik ketimbang uang."

"Sudah kuduga," ucap Surya. "Apa itu?"

"Untuk setiap giliran yang kumenangkan kau harus menjawab pertanyaan yang aku ajukan dengan jujur."

"Pertanyaan seputar apa?" tanya Surya semakin curiga.

"Tentang dirimu."

"Ohh jadi kau masih mau membahas yang tadi?" ucap Surya. "Lalu jika aku yang menang?"

"Aku akan menjawab apa pun pertanyaanmu," jawab Bening.

Surya seolah melumpuhkan Bening dengan tatapannya. Pria itu terlihat tidak tertarik dengan penawaran yang Bening berikan kepadanya, jadi sebelum pria itu berubah pikiran, Bening buru-buru merevisi penawarannya. "Kalau kau menang, kau boleh menunjuk potongan pakaian mana yang ingin kulepas."

Revisi penawaran Bening membuat Surya tersenyum. "Jadi, apakah kau menerima tantanganku?" tanya Bening seraya mundur beberapa langkah untuk mengambil kartu. "Maukah kau menjawab pertanyaanku dengan jujur?"

"Hei, apa kau pikir aku ini seorang pembohong? Tidakkah selama ini kau merasa bahwa aku selalu jujur padamu?"

"We never know..." sahut Bening sembari mengedikan bahu. "Selama ini kau bagai orang asing bagiku."

"Oh ya?"

Bening kembali mendekat ke arah Surya, ia meraih lengan pria itu, dan mengelusnya dengan lembut. "Ini hanya permainan,Tuan Surya Magenta. Aku tidak akan menggali terlalu dalam mengenai dirimu,"bisiknya.

Ya Bening hanya ingin mengobrol dan mengenal lebih jauh tentang suaminya, karena selama ini ia masih merasa begitu asing dengan pria yang menikahi dirinya.

1
Dewi Andayani
Mantapsssss
Ersa
Luar biasa
bunda DF 💞
good,, singkat padat n bikin penasaran
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Akhirnya 😍
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Astaga Grace meninggal dibunuh Aksara, Akhirnya end
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
terima kasih kembali kak🙏
semoga sukses selalu karya karyanya 🤲
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Aksara jahat sekali 😡
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
kaaaan benerrrr kejutan luar biasa yang di ciptakan Bening dan Sukma
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
waahhh ampun deh sampai migran gituuu😂😂😂
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
ternyata rembulan baru kali ini melihat Bening OMG ...setelah sekian purnamaaaa
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
tenang Surya siapa tahu Bening akan menampilkan sesuatu yang di luar dugaan mu
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
pasti Surya takut akan terjadi kekacauan jika bening bermain musikk yaa
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhir yang membahagiakan ya..
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
semoga bening bisa punya anak sendiri ya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
karya yang luar biasa. Terima kasih
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
saling melengkapi.
begitulah mereka
Ira Safwa 💕
selalu suka karya ka Irma, seruuu dengan konflik yang berbeda di setiap karyanya. Semangat berkarya 👍👍
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Bagus ceritanya konfliknya tidak terlalu berat, happy ending... recomanded 👍👍
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
sampai migrain mendengar suara piano yang dimainkan Bening
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Kehadiran Bening dalam kehidupan Surya membawa perubahan yang baik dan kehidupan yang bahagia yang mereka jalani...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!