Seorang pria yang akrab dipanggil Ikki, harus mati dengan mayat yang tidak utuh dan tidak dapat ditemukan, dia mengalami kecelakaan pesawat saat hendak pergi keluar negeri untuk menjalani perjanjian bisnis dengan negara China.
Namun dia mendapatkan sebuah keuntungan dari kematiannya itu, dia breinkarnasi dengan tubuhnya didunia lain dan mendapatkan sistem.
[Host saya akan membuat anda menjadi penguasa dunia]
Tapi apa ini, stats Magic miliknya bertanda strip dan tidak memiliki MP sama sekali.
"Apa! jangan bercanda, aku tidak bisa menggunakan sihir didunia lain?"
Sistem yang seharusnya dapat memperkuat penggunanya sekarang malah membuat pengguna sistem itu lemah seperti seorang pencundang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GM Tyrann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 26 - Vs 3000 ribu iblis
***
Kerajaan tanpa nama yang sudah hampir selesai diperbaiki.
Ikki sedang duduk disinggasa dengan istana yang sudah benar-benar seperti baru.
[Pembangunan ulang kerajaan 84%...]
Ikki selama beberapa hari ini sangat santai, ia tidak terbebani oleh banyak pertarungan.
Kehidupannya sangat berbeda dibanding kebanyakan orang yang dipanggil kedunia lain.
Apa kedamaian itu akan terus terjadi? Siapa yang tahu.
"Apa ini buku yang aku minta?" tanya Ikki pada Lich yang memberi buku tentang pahlawan 100 tahun lalu padanya.
"Itu benar Tuanku," jawab Lich perlahan menuruni tangga singgasana.
Ikki membuka halaman pertama buku dan membancanya seperti orang biasa pada umumnya
Buku Pahlawan
Buku ini diperbarui pada tahun XXX.
Pahlawan. Pahlawan adalah manusia yang memiliki kekuatan luar biasa, kekuatan yang tidak bisa diukur didunia ini.
Para pahlawan dipanggil dari dunia lain, waktu pemanggilannya berbeda-beda.
Kecuali pahlawan pertama yang berasal dari dunia ini.
Pahlawan dipanggil dari dunia lain untuk menghentikan bencana besar yang tidak bisa ditangai oleh kami, manusia, yang tidak memiliki berkah dari para dewa.
Bencana, sebuah kerusakan oleh musuh tak dikenal dengan besar-besaran. Tidak peduli dengan nyawa manusia sama sekali.
Bencana pertama dimulai 14,000 ribu tahun yang lalu. Pahlawan pertama berhasil menghentikannya dengan banyak korban yang berjatuhan.
Bencana besar muncul kembali sekitar 3000 ribu tahun yang lalu, dan yang menghentikan bencana tersebut adalah pahlawan kelima.
Keenam pahlawan dipanggil dikerajaan yang berbeda-beda, setiap kerajaan membangun patung dan bahkan museum pahlawan.
Dimusemu diisi oleh banyak bekas peperangan. Senjata pahlawan dan senjata para prajurit yang ikut perang dengan pahlawan, bekas monster yang diambil saat terjadinya bencana dan beberapa hal lain dimasukan kedalam museum tersebut.
Pahlawan tidak mati, mereka tidak ada yang mati satupun. Tapi entah mengapa, mereka hilang.
Pahlawan pertama tidak mati, dia dibawa oleh dewa yang menjadikannya apostle.
Pahlawan kedua bertarung dengan dewa iblis dan belum kembali, tidak tahu siapa yang menang diantara mereka sampai sekarang.
Pahlawan ketiga hilang tanpa jejak setelah menghentikan peperangan antar benua dan membangun sebuah perdamaian abadi.
Pahlawan keempat disegel oleh para iblis didasar neraka yang sangat dalam.
Pahlawan kelima masih bertarung dengan bencana dan tidak diketahui kabarnya sampai sekarang.
Pahlawan keenam hilang saat bertarung dengan sang Naga Overlord.
Para pahlawan yang seharusnya melindungi manusia kini hilang dan bahkan kalah dalam melawan iblis.
Sampai Raja Iblis muncul didunia ini. Raja Iblis memperbudak manusia, menyiksa para Elf, menjadikan mereka makanan tunggangannya.
Raja Iblis yang hampir menguasai 30% dunia ini.
Manusia kehilangan harapan untuk hidup, mereka tidak dapat memanggil pahlawan dari dunia lain setelah kehilangan pahlawan keenam.
Para manusia mulai putus asa, cahaya hidup mereka redup, tidak ada pahlawan yang membangunkan tekda mereka.
Ksatria kewalahan melawan para iblis yang sangat banyak, mereka disiksa, dicincang, dan dijadikan makanan hidup untuk tunggangan Raja Iblis.
Dan setelah penjajahan selama lebih dari 60 tahun, manusia akhirnya menemukan harapan lagi saat pahlawan ketujuh muncul didunia ini.
Pahlawan yang langsung diangk-
[Para iblis neraka sedang menuju kesini dengan niat membunuh yang kuat.]
"Hmm?!" Ikki menutup bukunya lalu berdiri dari singgasan.
Ikki menghela napas panjang setelah membaca buku sejarah tentang para pahlawan masa lalu.
"Aku lebih suka buku anak-anak," ucap Ikki menaruh buku disinggasanya lalu berjalan keluar dari istana.
Ikki tidak bisa membiarkan para iblis meghancurkan kerajaan yang sudah hampir selesai diperbaiki dengan susah payah.
"Zax, teleportasi keatas tembok pintu masuk," ucap Ikki pada Zax yang berada diluar istana.
Zax tidak bertanya pada Tuannya, ia langsung menyiapkan lingkaran sihir dan melakukan teleportasi ketempat yang Tuannya inginkan.
'Beli kartu peningkatan statistik.'
[20,000 ribu point digunakan untuk membeli kartu peningkatan statistik.]
[78,980 point → 58,980 point.]
Sebuah kartu melayang muncul didepan Ikki. Ia langsung mengambil kartu tersebut lalu memasukannya pada statistik Strength.
[Strength : D → A]
[Pasif : ???]
[Meningkat derastis. Artefak sedang menekan aura yang melonjak keluar.]
[Aura berhasil ditekan sebanyak 90%.]
"?!"
Semua bawahan Ikki terkejut saat merasakan lonjakan aura meningkat dan juga lebih kuat dari sebelumnya.
'Apa Tuan sedang marah?'
Zax melihat kedepan, kerumunan iblis yang sedang berlari dengan gila sedang menuju kekerajaan Tuannya.
"Tuan biar sa-"
Ikki menghentikan Zax dan turun dari atas tembok. Ia melompat pada ketinggian 6 meter tanpa luka.
'Setatistikku meningkat, jadi aku tidak merasakan sakit berlebih.'
[Bunuh iblis dengan kedua tangan anda sendiri. Karma akan ditingkatkan sebanyak 2 kali lipat selama 30 menit.]
"Sayang sekali jika aku tidak membunuh mereka," gumam Ikki.
"Jangan ada yang ikut campur!" Ikki menegaskan itu pada para bawahannya.
Ikki tidak bisa menghitung banyak iblis yang sedang berlari dengan gila. Mereka berlari sampai merusak hutan yang ada didepan kerajaannya.
"Inventory!" Ikki mengambil sabit.
Sabit yang terbuat dari logam dengan bilah yang besar namun tidak terlalu berat.
[Sabit]
[Grade : ???]
[Ketajaman : +2500]
[Daya tahan : 99%]
[Efek : Dapat menebas apapun yang ada dihadapanya. Menghilangkan batasan Rank pada lawan yang lebih tinggi.]
[Kelemahan : Tidak dapat diperbaiki]
[Deskripsi : Sabit yang terbuat dari kristal sihir yang tercipta dari pertarungan pahlawan pertama melawan bencana.]
"Ketajaman +2500 tapi dapat menebas apapun dihadapanya?" tanya Ikki, tersenyum saat melihat sabitnya.
Ikki melihat kebelakang, melihat pasukan mayat hidup dan orc yang bersiap melindungi kerajaan saat pertahanan didepan ditembus.
Dan pertahanan didepan satu-satunya adalah Ikki.
"Apa sebaiknya aku menggunakan sebuah jubah sihir?" tanya Ikki yang hanya menggunakan kaos putih polos, celana bahan panjang berwarna hitam, dan sepatu yang hampir sampai lutut.
[Sisa waktu meningkatkan karma 2 kali lipat : 27 menit 38 detik.]
Para iblis terus maju tanpa henti, mereka melompat kedepan untuk menyerang manusia yang sedang memegang sabit secara bersamaan.
Ikki mengayunkan sabit secara horizontal dengan kekuatan yang sangat mengerikan.
Iblis yang menyerangnya langsung terpotong menjadi dua saat melewatinya.
Iblis yang masih berada dibelakang juga ikut terbelah hanya dengan angin tajam dari ayunan sabit.
[Karma +289]
[Karma +89]
[Karma +307]
[Karma +221]
[Karma +109]
...
"Huft... apa kalain tidak akan maju?" tanya Ikki pada para iblis dengan tatapan tajam.
[Daya tahan : 94%]
Iblis yang ditatap Ikki mengeluarkan kemampuannya masing-masing. Api, tanah, angin, dan sebuah akar pohon.
Pergerakan Ikki ditahan oleh akar pohon dan juga tangan yang terbuat dari tanah dibawah kakinya.
Pergerakan yang sudah ditahan, memudahkan para iblis untuk menyerang dengan kemampuannya.
"?!"
Ikki menghancurkan serangan itu dengan ayunan sederhana dari sabitnya.
"Aku akan coba seberapa kuat Strength yang sudah naik ke A?"
Ikki mengeraskan tubuhnya sendiri dengan otot-otot yang ada ditubuhnya lalu menghancurkan akar dan tangan tanah yang menahan tubuhnya hanya dengan kekuatan murni tanpa sihir.
Setelah pergerakannya bebas ia langsung maju dan menebas semua iblis yang maju lagi.
Ayunan sabitnya semakin lama semakin kuat. Ikki lalu mengayunkan sabitnya dari bawah keatas dengan kekuatan penuh.
Sabit sihir mengeluarkan energi yang sangat besar dan membalah tanah disekitar menjadi dua, walaupun tanah yang terbelah tidak jauh, hanya 5 meter dari tempatnya berdiri.
Tetap saja iblis yang ada dijalur lintasnya terbelah menjadi dua dengan mudah.
'Aneh.'
Ikki merasa aneh dengan ayunannya yang murni dengan kekuatan tanpa sihir sedikitpun namun bisa membelah tanah.
Ikki terus mengayunkan sabitnya seperti amatir, ia terlihat seperti orang yang baru pertama kali memegang senjata. Tapi ia memiliki prinsip disetiap ayunannya itu.
'Selama kena, itu tidak masalah.'
Ikki tidak peduli dengan teknik dan keindahan, ia memiliki tekniknya sendiri.
'Asal tebas yang penting kena.'
[Karma +173]
[Karma +229]
[Karma +419]
...
[Daya tahan : 73%]
Para iblis tidak agresif seperti sebelumnya. Sebelumnya mereka sangat semberono karena menginginkan kekuatan dari memakan manusia yang ada dihadapanya.
Namun setelah tahu bahwa manusia yang ada dihadapanya sangat kuat dan juga memiliki aura yang mengerikan mereka menjadi sedikit takut.
Setelah 20 menit berlalu. Jumlah iblis menurun drastis, yang awalnya ada sekitar 3000 ribu lebih, sekarang hanya sisa kurang dari 500.
Para iblis perlahan mundur dengan keringat diwajah mereka, setelah melihat manusia yang memegang sabit berdiri dengan gagah.
'K-enapa dia tidak kelelahan?'
Iblis masih waspada karena, rencana mereka untuk membunuh manusia yang memegang sabit saat kelelahan manusia tersebut kelelahan gagal.
Manusia yang ada dihadapan mereka tidak lelah sedikitpun, malahan manusia itu terlihat bersemangat dan tersenyum pada mereka dengan mengerikan.
Para iblis menelan ludah, sebelum salah satu dari mereka tiba-tiba berjalan maju dan tunduk dihadapan manusia.