Beby gadis berumur 21th yang bekerja sebagai OB disebuah perusahaan besar,banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan tersebut meskipun hanya sebatas OB.
Dan sial nya Beby yang sedang mengendarai motornya ia hampir saja menabrak seorang anak laki-laki berumur 4thn,yang entah datang dari mana anak itu tiba-tiba ada didepan motor Beby.Membuat Beby mengerem mendadak dan ia jatuh,untung saja tidak menabrak bocah itu.
" Aauww " Pekik Beby yang merasakan kakinya sakit
" Siapa anak itu,kenapa bisa berkeliaran di jalan " Ucap Beby bangkit dan menghampiri bocah itu
" Sayang kamu tidak apa-apa" Tanya Beby dengan lembut ia berjongkok di depan bocah itu
" Momy " Ucap bocah itu membuat beby kaget karena dipanggil momy oleh bocah itu
Bagaimana tidak kaget Beby baru umur 21th dan ia belom menikah bahkan pacar pun tak punya, bagaimana Beby bisa mempunyai anak yang berumur 4thn.Dan herannya kenapa bocah itu memanggil nya dengan kata momy??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
" Mommy" Ucap Sean dengan sura serak khas bangun tidur
" Iya Sean,Mommy disini " Ucap Baby dan langsung menghampiri Sean
" Sean haus " Ucap Sean
" Sebentar Mommy ambilkan minum dulu " Ucap Baby menuju ke dispenser kebetulan air yang di teko habis.
" Pelan-pelan" Ucap Baby membantu Sean untuk duduk
Baby memberikan gelas yang berisi air kepada Sean dan Sean meminumnya sampai tandas.
" Apa Sean sudah lapar " Tanya Baby
" Belum Mom,apa Daddy sudah berangkat" Tanya Sean ke Baby karena tidak melihat sosok Daddy nya
" Iya Daddy tadi sudah berangkat sebelum Sean bangun " Ucap Baby
" Kenapa Daddy tidak menunggu Sean bangun lebih dulu,Mom " Ucap Sean dengan wajah lesunya
" Tadi Daddy Sean buru-buru makanya langsung berangkat, apa Sean mau telfon sama Daddy " Tanya Baby
" Mau " Ucap Sean dengan semangat
Sebelumnya Baby mendapatkan pesan dari Bram yang memberikan nomor ponsel Saga jadi kali ini Baby sudah mempunyai nomor Saga, itu sebabnya Baby menawarkan Sean untuk menelfon Daddy.
Baby mengambil ponsel yang ada di tasnya dan ia langsung menghubungi nomor Saga,tapi tidak langsung diangkat oleh Saga apa mungkin sedang sibuk.
" Sepertinya Daddy sedang sibuk " Ucap Baby setelah panggilan berhenti
" Ya sudah nanti aja telfonnya Mom" Ucap Sean
" Permisi " Ucap Suster yang masuk membawa sarapan untuk Sean
" Ah iya silakan Sus " Ucap Baby yang melihat kedatangan suster
" Ini sarapan untuk Den Sean, Nona " Ucap Suster
" Makasih Sus " Ucap Baby dengan senyuman
" Sama-sama Nona, jika butuh sesuatu bisa panggil saya di depan " Ucap Suster sambil tersenyum
" Iya Sus makasih " Ucap Baby
" Kalau gitu saya permisi dulu Nona " Ucap Suster dan ia pergi dari ruangan
" Sean makan dulu yah, Mommy suapin " Ucap Baby
" Iya Mom " Jawab Sean
Saat Baby sedang menyuapi Sean tiba-tiba ponselnya berdering panjang menandakan ada panggilan masuk, Baby pun mengambil ponselnya dan ternyata Saga yang menelfon dengan panggil video call.
Baby kaget kenapa Saga video call padahal tadi Baby menelfon biasa,Baby agak deg-degan saat ingin mengangkat video call dari Saga.
" Apa itu Daddy, Mom " Tanya Sean
" Ah iya ini Daddy mu " Ucap Baby
Baby memberikan ponselnya kepada Sean agar Sean lah yang mengangkat panggilan dari Saga.
" Ada apa " Tanya Saga saat sudah tersambung
" Daddy " Ucap Sean
" Sudah bangun, Son " Ucap Saga saat melihat wajah anaknya dilayar hp
" Sudah kenapa Daddy langsung berangkat tidak menunggu aku bangun tidur " Ucap Sean protes kepada Saga
" Maaf Daddy buru-buru, kau sedang apa Son " Tanya Saga
" Sedang makan disuapin sama Mommy" Ucap Sean
Tanpa sepengetahuan Baby, Sean membalikan arah kameranya kebelakang saat ini nampak wajah Baby dilayar ponsel.
Saga menetap Baby yang masih memegangi piring di tangan entah kenapa kali ini Baby terlihat cantik dengan bibir merah ceri, Saga terpesona dengan kecantikan alami yang di miliki Baby.
Lamunan Saga buyar karena suara Sean yang memanggilnya.
" Daddy Sean ingin pulang" Ucap Sean dengan posisi kamera yang sama
" Sore nanti Sean pulang kerumah " Ucap Saga masih menetap ke arah Baby yang diam saja tanpa bersuara
" Benarkah Daddy akan menjemput Sean " Tanya Sean
" Iya nanti Daddy yang akan menjemput kamu " Ucap Saga
" Daddy matiin telfonnya karena Daddy akan bertemu dengan klien " Ucap Saga
" Iya Daddy" Ucap Sean
Saga pun mengakhiri panggilan nya karena ia akan menemui klien penting.
Baby kembali menyuapi Sean karena tadi sempat berhenti karena menelfon Saga, Baby sangat telaten menyuapi Sean ia sudah menganggap Sean seperti adiknya sendiri karena Baby tidak mempunyai adik.
Baby anak satu-satunya jadi ia tidak memiliki saudara bahkan Orang Tuan Baby sudah meninggal dunia, Baby tidak tau apakah dia memiliki saudara dari ayah atau ibunya karena selama ini Baby hanya hidup bertiga sebelum orangnya meninggal.
Sebenarnya apa asal-usul orang tua Baby sebenarnya karena selama ini Baby tidak tau bahkan ia memilik kakek nenek dari Ibu dana ayahnya karena selama ini orang tua Baby tidak pernah bercerita tentang keluarga mereka.
Hanya waktu yang akan menjawab semua ini, selama ini Baby hidup dengan tenang tanpa ada ganggu dari orang lain karena Baby tidak terlalu banyak memiliki teman hanya Zea yang paling dekat dengan Baby.
" Alhamdulillah sudah habis " Ucap Baby melihat isi mangkuk yang sudah kosong
" Mommy Sean mau melon itu " Ucap Sean menunuk potongan melon
" Oke mommy ambilkan,mau makan sendiri apa disuapin " Tanya Baby
" Makan sendiri Mom, Sean bisa ko " Ucap Sean
" Baiklah " Ucap Baby memberikan melon tersebut ke Sean
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh Baby belum mengisi perutnya kerena sejak tadi ia menemani Sean, sebenarnya Baby ingin pergi ke kantin untuk makan tapi Baby merasa tak tega harus meninggalkan Sean sendirian.
" Perut aku sangat lapar sekali, apa aku pesan saja diaplikasi" Ucap Baby memegangi perutnya yang sudah berbunyi
Baru saja Baby membuka aplikasi food tiba-tiba ada ketukan pintu Baby langsung menoleh dan ia merasa binggung siap yang datang tidak mungkin jika itu Saga atau Bram, akhirnya Baby bangkit dan akan membukakan pintu.
" Permisi Nona " Ucap Seorang laki-laki dengan berpenampilan serba hitam
" Siapa yah " Tanya Baby curiga dengan orang yang ada didepannya, karena melihat penampilan yang cukup menyeramkan ditambah ada tato dipergelangan tangan
" Saya kesini untuk memberikan makanan ini untuk Nona Baby " Ucap Orang tersebut
" Makanan buat saya dari siapa dan kamu siapa " Tanya Baby curiga
" Ada orang suruhan Tuan Saga dan makanan ini dari Tuan Saga untuk anda Nona " Jawabnya
" Apa benar itu dari Pak Saga, jangan-jangan kau penjahat yang memberikan makanan yang ada racunnya terus kau menculik ku " Ucap Baby jujur dengan apa yang ia pikirkan
Saga yang sudah menebak jika Baby akan kebingungan saat orang suruhan datang membawa makanan maka dari itu Saga mengirim pesan ke Baby.
Ting.....
📩Ambil saja makan itu dari saya " Pesan Saga
Setelah mendapatkan pesan dari Saga, Baby merasa lega dan ia menerima makan itu.
" Makasih " Ucap Baby dengan orang tersebut
" Sama-sama Nona, kalau gitu saya permisi dulu " Ucap Orang itu
Baby langsung masuk ke dalam dan ia memilih duduk di sofa untuk menyantap makanan yang diberikan Saga untuknya.
" Kenapa Pak Saga tau kalau aku belum makan dan mengirimkan aku makanan " Guman Baby
Baby pun mengirim pap makanan ke Saga dan tidak lupa ia mengucapkan terimakasih,Sean sedang menonton film kartun jadi Baby tidak terlalu khawatir.
📩 Makasih untuk makanannya Pak " Pesan dari Baby