Di dalam sebuah kamar sewaan yang sempit dan berbau lembap, seorang pemuda tiba-tiba tersentak bangun. Napasnya memburu, matanya yang tajam memancarkan kilatan cahaya keemasan sebelum akhirnya meredup dan berubah menjadi hitam pekat.
"Ini... di mana?"
Fang Yuan melihat kedua telapak tangannya. Halus, kurus, dan tidak ada bekas luka. Ini bukan tubuh kedagingan seorang Sovereign yang bisa menghancurkan galaksi dengan satu pukulan.
Dia menoleh ke meja belajar. Sebuah ponsel jadul menunjukkan tanggal: 20 Juni 2016.
Fang Yuan tertegun, lalu tawa pelan keluar dari tenggorokannya. Tawa itu semakin lama semakin keras, menggema di dalam kamar sempit tersebut.
"Hahaha! Kesengsaraan Surgawi sembilan warna ternyata tidak menghancurkanku! Aku, Fang Yuan, Sang Penguasa Surgawi Cangqiong, justru kembali ke masa usiaku delapan belas tahun?!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11.awal Aliansi baru
Berita tentang hilangnya Keluarga Gao dan runtuhnya Geng Harimau Hitam dalam satu malam menyebar seperti angin puyuh di kalangan elit kelas atas Kota Jiangnan. Perusahaan Properti Hongda yang bernilai miliaran yuan mendadak kehilangan pemimpinnya, membuat pasar saham lokal terguncang. Namun, tidak ada satu pun pihak kepolisian atau detektif swasta yang bisa menemukan ke mana perginya Gao Hongda, Gao Yang, dan seratus pasukan inti mereka. Mereka seolah lenyap ditelan bumi.
Hanya satu orang yang tahu persis apa yang terjadi: Su Tianhai.
Di dalam ruang utama *Vila Naga Langit*, Fang Yuan sedang duduk santai di sofa kulit sambil menikmati teh hangat. Pakaian sekolahnya yang rapi berpadu sempurna dengan rambut biru keputih-putihan yang membingkai wajah tampannya. Aura di sekelilingnya kini jauh lebih tenang dan dalam setelah dia menstabilkan kultivasi Tahap Pengumpulan Qi Tingkat Tiga miliknya.
Di hadapannya, Su Tianhai berdiri dengan kepala tertunduk penuh takzim, sementara Su Ruyi berdiri di samping kakeknya dengan gaun kasual modern yang memperlihatkan kaki jenjangnya. Tatapan mata gadis itu kini tidak lagi memiliki sisa kesombongan; hanya ada rasa kagum dan sedikit debaran gugup setiap kali mata biru-emas milik Fang Yuan meliriknya.
"Tuan Muda Fang," Su Tianhai membuka suara dengan sangat hormat. "Aset dan saham milik Perusahaan Properti Hongda telah berhasil diakuisisi secara penuh oleh Konsorsium Su di bawah meja. Sesuai perintah Anda, seluruh kepemilikan tersebut telah kami balik nama atas nama Ibu Anda, Nyonya Tang Xiu."
Fang Yuan meletakkan cangkir tehnya perlahan. Mendengar nama ibunya, tatapan matanya yang sedingin es melembut sejenak. Di kehidupan masa lalu, ibunya, Tang Xiu, bekerja banting tulang hingga jatuh sakit demi menghidupinya setelah ayah Fang Yuan menghilang secara misterius. Kali ini, Fang Yuan memastikan ibunya tidak akan pernah hidup menderita lagi.
"Kerja bagus, Pak Tua," ucap Fang Yuan datar. "Bagaimana dengan kondisi kesehatan ibuku saat ini?"
"Nyonya Tang Xiu saat ini sudah kami pindahkan ke rumah sakit privat terbaik di Jiangnan. Tim dokter spesialis kami sedang merawat gejala kelelahan kronis beliau. Namun, seperti yang Anda duga, ada aliran energi dingin yang tidak wajar di dalam tubuh beliau yang tidak bisa disembuhkan dengan ilmu medis modern," lapor Su Tianhai dengan dahi sedikit berkerut.
Fang Yuan berdiri dari sofanya, memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. Senyum nakal yang tipis muncul di sudut bibirnya. "Itu bukan penyakit biasa. Itu adalah *Kutukan Sembilan Yin* yang sengaja ditanam oleh seseorang dari Keluarga Tang di Ibukota kuno. Mereka ingin ibuku mati perlahan agar tidak bisa kembali mengklaim warisan leluhur."
Su Tianhai dan Su Ruyi tersentak. Keluarga Tang di Ibukota adalah salah satu dari empat keluarga raksasa yang mengendalikan separuh politik dan militer negeri ini! Mereka tidak menyangka latar belakang keluarga Fang Yuan ternyata terikat dengan raksasa seperti itu.
"T-Tuan Muda Fang, jika itu Keluarga Tang di Ibukota... mereka memiliki banyak Master Seni Bela Diri kuno tingkat Grandmaster dan pengguna kekuatan supranatural di pihak mereka," ujar Su Tianhai dengan nada khawatir.
"Grandmaster?" Fang Yuan mendengus remeh. Rambut biru keputih-putihannya bergerak sedikit saat dia berjalan menuju jendela besar yang menghadap ke lanskap kota. "Di mataku, bahkan jika seluruh Grandmaster di negeri ini berkumpul, mereka hanyalah butiran debu yang bisa kuhancurkan dengan satu telapak tangan."
Su Ruyi melangkah maju satu langkah, meremas ujung gaunnya perlahan sebelum memberanikan diri berbicara. "Tuan Muda Fang... lusa malam akan diadakan Perjamuan Bisnis Elit Jiangnan di Hotel Shangri-La. Seluruh perwakilan keluarga kaya dari provinsi tetangga dan beberapa Master bela diri luar daerah akan hadir. Kakek ingin mengumumkan aliansi baru kita di sana untuk menekan pihak-pihak yang mengincar aset peninggalan Keluarga Gao. Apakah... Anda sudi hadir?"
Fang Yuan menoleh sekilas ke arah Su Ruyi. Mata emas di sebelah kirinya memancarkan kilatan misterius yang membuat jantung gadis itu berdegup kencang.
"Perjamuan bisnis?" Fang Yuan tersenyum bebas, membalikkan badannya. "Menarik. Aku memang butuh panggung yang sedikit lebih besar untuk mengumumkan kepada seluruh provinsi ini... siapa pemilik Jiangnan yang sebenarnya."