NovelToon NovelToon
Duda Somplak VS Bocah Tengil

Duda Somplak VS Bocah Tengil

Status: tamat
Genre:Duda / Berbaikan / Pernikahan Kilat / Beda Usia / Tamat
Popularitas:98.5k
Nilai: 5
Nama Author: Shizi

Witing tresno jalaran soko kulino. Seperti itulah orang-orang berkata.

dari yang awalnya tidak suka, dan selalu mengejek bahkan mengumpat lelaki yang bernama Brian. Lelaki berusia 37 tahun, seorang duda, dan Keysa berusia 18 tahun.

Hingga sebuah insiden mempersatukan mereka, dan dalam hati Keysa tak pernah menyangka bahwa dirinya akan menikah dengan seorang duda. Dengan usia yang terpaut jauh.


Penasaran dengan kisah mereka, yuk baca dengan judul Duda somplak VS Bocah Tengil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shizi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Key berkunjung ke rumah Bu Endang

Key yang mendengar langsung syok, dan tanpa menunggunya. Tante Linda sudah pergi, lalu ia dan Brian akan tinggal ke mana apa mungkin kali ini dirinya akan pulang ke rumah Pak Rudi.

"Kenapa gak ngasih tahu aku dari siang tadi," decak Key pada Brian.

Sedangkan Bu Endang menatap bingung, apa yang terjadi pada mereka berdua. Terlihat bingung itulah yang dilihatnya saat ini.

Ekhem.

Key dan Brian langsung menoleh pada sumber suara tersebut, mereka baru sadar jika di sampingnya ada Bu Endang dan kenapa juga harus lupa, akan hal itu.

"Bisa jelaskan, dan apa yang kalian tengah tutupi dari Ibu?" Bu Endang tidak bisa lagi menahan akan keinginan, atas masalah yang mereka hadapi.

"Tidak Bu, tidak ada masalah sama sekali. Mama mertua sedang liburan ke desa sebrang. Makanya buru-buru berangkatnya karena takut kesorean. Jadilah tidak masak," jelas Key yang tak ingin keluarganya tahu. Tentang masalah yang kini sedang mereka hadapi.

Bu Endang akhirnya bisa bernafas lega karena tidak ada hal serius dengan mereka berdua.

"Ya sudah, sekarang kalian bersih-bersih lah dulu. Ibu mau masak, tapi ingat buat mantu bule, jangan protes sama masakanku." Sebelum Bu Endang pergi dari hadapan Brian dan juga Key, beliau memberitahu untuk tidak protes karena makanan yang akan di olah, bukanlah seperti makanan bule pada umumnya.

..........

Beberapa jam kemudian.

Key dan Brian sudah ada di meja makan, tapi mata Brian menangkap sesuatu yang terasa asing baginya. Rasa penasaran mengalahkan rasa malu, hingga Brian membolak-balikkan menu yang ada di piring tersebut.

"Om, jangan jorok. Itu makanan kenapa dibolak-balik kek tempe," dengus Key karena memang Brian tengah membolak-balikkan seperti yang dikatakan oleh Key

"Saya hanya penasaran, terus ini kecil-kecil apa?" tanya Brian sambil mengambil menu spesial yang tidak ada di dalam restoran bintang 10 sekaligus.

"Kalau penasaran tinggal makan, jangan hanya dipandang. Soalnya itu pete gak bisa bicara," ucap Key karena tidak mau menjelaskan itu salah satu sayur apa, dan menu apa. Biarlah kalau penasaran bisa langsung mencobanya. Memangnya enak, ini kan bentuknya kek kancing ya?" Rupanya Brian masih penasaran dan belum bisa tenang jika Key tidak segera menjawab.

"Makanya makan saja dulu, sulit jika harus dijelaskan." Jawab Key yang tak peduli dengan Brian, karena Key terus melahap menu favoritnya. Sudah beberapa hari tidak makan masakan Bu Endang, yang dirasakan Key seperti sudah berabad-abad.

Huekkk.

Uhuk.

Uhuk.

"Apaan sih Om, pakai muntah segala!" ucap Key karena hal itu sangat menganggu acara makannya.

"Kenapa ini rasanya aneh banget sih," kata Brian dengan wajah seakan tengah melihat barang yang menjijikkan.

"Halah lebay, nih makan saja dan coba rasain setelah ditelan!" ujar Kay yang tidak sabar dan langsung menyuapi Brian dengan menu andalan. Yaitu sambel pete campur teri, Key yakin kalau Brian bakal ketagihan setelah tau sensasinya seperti apa.

"Woe ... woe, kenapa dihabisin!" teriak Key tidak terima karena menu favoritnya dihabiskan oleh Brian.

"Sudahlah, ini buat saya. Kamu kalau mau lagi tinggal masak kan beres," timpal Brian yang menanggapi Key dengan enteng.

"Dasar resek," gumam Key.

Beberapa saat kemudian, Setelah keduanya selesai makan. Brian berencana untuk mengatakan sesuatu pada Key, perihal rumah tangganya.

"Bocah tengil, nanti saya mau mengatakan sesuatu."

"Apa ini soal rumah?" sahut Key yang sudah tahu apa yang ingin dibahas oleh Brian.

"Kamu ada rencana?" kata Brian meminta solusi karena Brian mengerti soal itu. Tepatnya ia harus mengontrak atau ikut tinggal dengan Bu Endang.

"Apa Om ada uang untuk kontrak?" Key menatap lekat ke arah Brian. Menanti sebuah jawaban yang ingin didengar.

Sejenak keadaan menjadi hening.

"Apa aku harus mengatakan sisa penjualan rumah tersebut pada Key, dengan jumlah yang tidak seberapa?" dalam hati Brian yang ragu. Untuk bicara atau tidak, karena nominal yang ia terima itu sangatlah sedikit.

"Om, jangan bilang kalau Om gak ada duit terus numpang hidup sama aku." Ucapan Key membuat Brian layaknya seorang lelaki tak berguna.

"Memangnya siapa yang numpang hidup sama kamu. Sisa penjualan rumah tgl 20juta, rencana saya akan membuat modal usaha dan sisanya untuk kontrak." Brian lantas membeberkan sisa uang tersebut pada Key, dan membuka usaha adalah tekatnya untuk bisa menjadi seorang yang sukses lagi.

"Apa kita tidak bisa tinggal di sini saja. Soalnya akan memudahkan aku untuk berangkat kerja," ucap Key sedikit memberi saran agar tidak mengontrak dan dirinya juga bisa tinggal di rumah Bapaknya.

"Tidak Key, kita lebih baik mengontrak. Harusnya kamu juga tahu kalau bocah tengil sepertimu itu sulit diajak damai," tukas Brian karena apa yang dikatakannya adalah benar, jadi buat apa bohong.

"Eh, yang dikatakan ini Om-om meresahkan benar juga ya." Sejenak Key memikirkan akan ucapan Brian mau tak mau harus ia iyakan, karena tidak mungkin sepanjang hari berantem. Lantas Bapak dan Ibunya tahu.

"Aku ngikut saja, asal aku tetep diizinkan kerja." Setelah mengatakan akan hal itu. Key berlalu meninggalkan Brian, karena setelah makan tiba-tiba saja matanya terasa terkena lem Fox, sulit untuk di buka.

............

Key semalam memutuskan untuk menginap karena Brian juga belum menemukan kontrakan, tapi Brian hari ini rencananya akan pergi cari rumah yang pas dan meminta Key agar tukar sif. Kalau pun bisa meminta libur satu hari.

"Pak, lagi apa?" tanya Key saat melihat Bapaknya di halaman belakang.

"Mau panen pisang, nih di asah biar gak mental pas dibuat potong itu pohon."

Oh.

Key hanya ber-oh ria, saat Pak Rudi berbicara.

"Key, bangunin si bule. Bapak mau ajak panen pisang di kebun," titah Pak Rudi pada Key, yang mau anaknya membangunkan Brian.

"Emang dia mau?" ucap Key dengan mengangkat kedua bahunya.

"Kalau gak mau biar Bapak ... kress itu si anu, biar sekalian gak punya. Rugi kan kalau punya tapi tenaga gak bisa dimanfaatkan," ujar Pak Rudi sesekali mengangkat parangnya.

Tidak jauh dari Key dan Pak Rudi, sosok pria tengah menutupi area sensitifnya. Merasa ngeri saat melihat parang tersebut sampai-sampai tubuhnya bergetar hebat.

"Pak, kalau itunya Bapak tebas. Kasian kan belun tahu bentuknya," kata Key menimpali.

"Memangnya itu nya berguna ya?" tanya Pak Rudi pada Key, tanpa melihat sang anak, dan masih fokus ke arah parang.

"Lha si Bapak, iya pasti berguna lha. Orang buat jalan apa kalau itunya Bapak potong," kata Key yang mulai terpancing dengan ucapan Pak Rudi.

Brian yang ada dibelakang mereka, tepatnya tengah berdiri di pojok tembok. Lututnya gemetar, jadi tidak ada kata menolak untuk saat ini karena sama saja dengan bunuh diri.

1
Lili Amalia
nah, inilah novel yang selalu kutunggu.
Lisna Lisna
om om somplak aneh
Ruk Mini
aaa..udh semangat semangat 2 thorrr..de2 lom launching pun...tpi sgt menghibur..somplak.. ngakak tes tiap part y..ok tq thorr 🙏👍👍👍
Ruk Mini
hadehhhh...
Ruk Mini
key...key...
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/jadi Sadako gak tuh.../Joyful//Joyful//Joyful/
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
dasar om mertua..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
mantan istri Brian ya..../Shhh/
Dede Mila
bertamu langsung jadi mantu.... /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Casual/ mantul dah tuh si Brian /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm/
Dede Mila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Dede Mila
Samson Wati nih si key..../Joyful//Joyful//Joyful/
Dede Mila
kocak..../Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Theresia
kapan dilanjutkan karena penasaran.sebenarnya bangkrit atau hsnya ngetest istri kecilnys
Theresia
tambah seru ceritanya buat penasaran
Kusmadi Adi
v
Qaisaa Nazarudin
Gak serius lho mama Linda.Suami mu cuman mau ngetes Key doang,ini ide suami mu lho, Mana ada bangkrut 😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Makanya Axcel jangan sombong banget, Tadi apa katanya istri Bryan kayak Mantannya si Mira itu yg Matre, Enak aja,,Noh sekarang rasain gak ada yg bisa dibanggain lagi kan,,
Qaisaa Nazarudin
Makanya JANGAN MENILAI SESUATU DARI LUARANNYA doang, 🙄
Shizi🦁🦁: betul kak, biar kampungan rsanya gak kalah kek di resto🐱🐱🐱
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ini nih yg ku bilang, Maaf ya, Di mana2 novel itu kalo ceritanya kisah duda pasti alurnya gini, saat si pria masih menduda bertahun2 mantannya gak pernah nongol, Eh setelah pria nya Nikah aja, Saat itu juga para Mantan langsung jongol, kayak jamur tumbuh setelah hujan 🤣🤣🤣
Shizi🦁🦁: wkwkwk iya ya kak. kenapa bisa begitu ya. apa karena terlalu sering melihat ini di real life
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!