Zey Yhang yang barusan diputuskan pacarnya,ditambah dengan kejadian buruk yang pernah dialaminya, saat di seberang jalan dengan pikirannya yang amburadul ia tertabrak oleh kendaraan yang lewat karena tiba tiba berhenti di sebrang jalan,gadis itu berenkarnasi menjadi seorang putri cantik namun namanya dirubah menjadi Putri Lyrtia Artantia Queenque bersama keluarganya ia menjalani kehidupan yang baru juga cinta baru yang melengkapi hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26
"Sudahlah James,aku sudah percaya sekarang.."
Ucap pangeran Jimes,sementara pangeran James masih tertawa..
Apa yang di percayakan oleh pangeran Jimes?
"Eh..uhm..maaf tuan putri,tetapi ia tidak percaya kalau anda sudah mempunyai pasangan,padahal saya sudah mengatakan padanya.."
Eh?pangeran James tahu dari mana mengenai aku yang sudah punya pasangan yaitu pangeran Lacht
"Anda mengetahui hal itu dari mana?"
"Teman anda yang memberitahunya..Viscount Decynie Bruelle.."
Decy!hah aku sudah bisa menebaknya,dia tak bisa menyimpan sesuatu hal seperti ini saja sehingga pangeran James bisa mengetahuinya
"Maaf pangeran Jimes..saya dan pangeran Lacht yang akan berdansa di Debutante nanti..."
"Tidak apa\\-apa....."
"Eh!benar tidak apa\\-apa?bukankah ekspresimu merengut seperti itu.."
"James..sudahlah.."
Aku tidak mengetahuinya kalau pangeran Jimes ingin menjadikanku pasangannya,tapi aku sudah terlanjur menerima permintaan Pangeran Lacht bahkan aku di ajari cara dansa olehnya
Tidak mungkin aku membatalkannya,ya memang aku orangnya dasar tidak peka...
Kami masuk ke kelas masing\\-masing,ruang kelas ku dan ruang kelas para pangeran berjauhan karena umur dan angka kelas yang berbeda bahkan aku dengan pangeran James dan
Pangeran Jimes berbeda tiga tahun..aku duduk di bangkuku sementara Decy dan Vele menghampiriku..dengan memberi sapaan
"Selamat pagi tuan putri.."
Sapa vele dengan melambaikan tangannya,aku pun membalasnya dengan senyum yang ceria
"Selamat pagi juga tuan putri.."
Selanjutnya sapaan dari Decy,aku hanya berdengung seperti lebah sambil menatap malas ke depan sedangkan ia bertanya\\-tanya karena aku bete seperti
ini..
"Anda sedang marah?dan bete pada siapa?.."
"Saya bete sama orang yang memberitahu tentang pasangan dansa saya ke orang lain tanpa sepengetahuan dari orangnya.. "
Aku memutar bola mata malas,sementara Decy cengingiran tidak jelas...merasa bersalah bahwa dialah orang yang membuat aku bete..
"Saya minta maaf tuan putri,saya bahagia karena anda memiliki pasangan seperti pangeran Lacht.."
"Tetapi gosipnya semakin menyebar,mereka juga akan mengetahuinya saat di pesta.."
"Bukankah itu bagus.."
Hah!bagus?apa maksud Decy..apa dia tahu perkataannya menyinggungku..
Apa mungkin ia sengaja..
"Maksudnya?"
"Eh...bukan maksud saya..tuan putri..seluruh orang mengetahui kalau anda berdansa dengan pangeran Lacht yang super tampan itu..."
"Jadi?..."
"Jadi..anda adalah orang yang sangat beruntung,karena pangeran Lacht tidak mudah untuk di minta menjadi pasangan berdansa,apa tuan putri membujuknya hingga pangeran Lacht menerimanya?"
Jadi,pangeran Lacht terkenal...aku tak menyangka bertemu dengan seseorang yang sehebat itu..
"Pangeran Lacht yang meminta."
Ekspresi Decy berubah menjadi tidak percaya..ia kemudian bertanya banyak hal padaku tentang bagaimana pangeran Lacht bisa meminta aku menjadi pasangannya
Juga tentang mungkinkah aku memakai sebuah sihir?yang benar saja..memangnya aku adalah seorang penyihir?untuk apa aku membuat seseorang seperti pangeran Lacht agar meminta aku menjadi pasangannya..
"Sudahlah Decy...aku juga terkejut saat pangeran Lacht memintanya..."
Kami memulai pelajaran,akhirnya Decy berhenti untuk bertanya banyak hal..aku hanya penasaran mengapa Decy sangat terobsesi pada pangeran Lacht,karena pangeran Lacht yang sangat terkenal akan wajah dan keahliannya berpedang
Aku baru mengingat bahwa Meltende juga terobsesi pada keahlian pedang pangeran Lacht,padahal jika aku lihat Meltende juga sangat mahir dalam keahliannya berpedang.
Jika ia tahu pasanganku adalah pangeran Lacht,apa mungkin Meltende akan bertanya banyak hal sama seperti Decy,haha..aku tak bisa membayangkannya..
.."Putri Lyrtia,anda boleh menjelaskan kesan pertama anda sebelum mengikuti Debutante?.."
Ucap Merline,menyuruhku untuk berdiri di depan..aku terkejut atas penuturannya mau tak mau aku harus maju dengan memberanikan diri
Sebelum itu aku mengangkat gaunku dengan tanda hormat pada semua orang,lalu aku berbicara tentang semua yang ada di pikiranku..dan tidak menyangkut pautkan dengan kerajaan Darkness
Semua orang bertepuk tangan kagum atas cerita ku yang tampak seperti berpidato,ternyata aku mempunyai kelebihan yang luar biasa
Dan aku baru menyadarinya...
Sementara itu Decy yang berada di sebelahku tersenyum..
"Anda sangat ahli dalam berbicara di depan.."
"Bukankah anda juga ahli dalam karya sastra?Itu adalah hal yang wajib bagi para bangsawan anda pasti juga bisa.."
Aku menyukai karya sastra tapi bahkan tidak sebagus buatan dari lukisan yang dibuat Decy,semua bangsawan pasti mempunyai keahlian sendiri.
...sekolah telah selesai..waktu yang sangat singkat bagiku dibanding dengan sekolah di duniaku yang dulu hampir sembilan jam tetapi disini hanya tiga jam saja..
Bahkan istirahat hanya sekali...karena waktu yang singkat..sementara ini para bangsawan dikumpulkan di aula akademi..dari kelas satu hingga sepuluh..
Entahlah..sepertinya mereka membicarakan tentang Debutante nanti..
Aku,Decy dan Vele bersama-sama pergi ke aula,sementara itu banyak sekali bangsawan yang sedang mengobrol ria bersama temannya..
"Semuanya..para Pangeran..putri atau Duke..viscount terimakasih kalian telah berkumpul disini,saya ingin membicarakan bahwa Debutante akan di laksanakan di kerajaan Darkness.."
Ucap Duke Jenick to the point dengan apa yang dia katakan,sementara para bangsawan yang mendengar histeris dan ada yang kesal sementara aku hanya diam bermaksud,mendengar pernyataan lanjutan dari Duke Jenick
"Serius Debutante selanjutnya akan di adakan di kerajaan menyeramkan itu?"
"Entah..lebih baik aku tidak perlu ikut..seram.."
Sebagian dari bangsawan putri berpikiran negatif tentang ketakutannya sementara sebagian bangsawan pangeran ada yang biasa saja dan ada juga yang takut
Aku hanya berpikir bahwa jika ada bangsawan laki\\-laki diantaranya yang takut berarti salah satunya tidaklah \*gentle man\*..
baca dulu