"Andai waktu dapat di putar kembali,Aku ingin Kau tak pergi dari hidup Ku Von,,"
Vonny menatap Ku lama,,
"Tapi itu hal yang tidak ku ingin kan di dalam hidup Ku Juno!!
"Jika boleh memutar waktu Aku tidak ingin mengenal Mu apa lagi sampai jatuh hati pada Mu.
Kau yang membuang Ku,dan sekarang Kau yang mengemis pada Ku untuk kembali.
Tidak Kau ingat sakit nya Aku saat menghadapi sikap Mu yang semau nya???
Kata-kata itu yang jelas teringat di ingatan ku.Saat Vonny bertemu dengan ku kembali.
Aku akui Aku dahulu memang begitu jahat pada nya.Aku telah menyia-nyiakan gadis yang sangat mencinta i Ku.
Hingga akhir nya Aku sadar jika Memang Dia yang terbaik hadir di dalam hidup Ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adena_ghina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Aku mencoba untuk menelpon Juno,tapi tidak ada terhubung sama sekali.
Dia pun tidak ada mengabari ku sama sekali dari siang.
Apa kabar nya disana?
Mengapa Ia tidak mengirimi ku pesan sama sekali sekedar untuk mengabari ku jika Ia sudah tiba.
Jika begini Ia sama saja membuat ku berpikiran yang tidak-tidak.
Aku mencoba mengirimi Ia pesan tapi tidak terkirim.
Aku pun mengemasi barang-barang ku bersiap untuk pulang.
Hari ini Aku akan pulang dengan ojek langganan ku.
Aku pun keluar ruangan.
"Mau pulang non??"Sapa pak satpam pada ku.
"Iya pak,pulang dulu ya pak."Ucap ku sambil tersenyum.
"Tumben tidak di jemput Juno?"Ucap pak satpam lagi.
"Juno sedang keluar kota pak."Ucap ku pada nya.
Aku pun pamit dan berlalu dari kantor.
Di perjalanan pulang Aku masih memikirkan Juno,kemana Ia pergi saat ini.Apakah ia tidak tahu jika Aku sangat mengkhawatir kan nya.
Kenapa Ia selalu membuat ku galau seperti ini
Padahal Ia sangat tahu jika Aku sangat khawatir jika Ia tidak ada kabar seperti ini.
Mata ku pun tertuju pada sebuah warung makan.Disana aku melihat Anak kecil yang biasa menjual bunga di persimpangan lampu merah itu.
Tetapi kali ini tanpa adik nya.
"Pak berhenti pak,,"Ucap ku pada ojek.
Bapak ojek pun memberhentikan motor nya.
"Ada apa neng??"Ucap nya pada ku.
"Saya turun di sini saja pak."Ucap ku pada nya.
"Jadi neng mau turun di sini?"Tanya nya pada ku.
"Iya pak,saya ada keperluan dulu."Ucap ku sambil tersenyum.
"Apa neng mau bapak tungguin?"tanya nya pada ku.
"Tidak usah pak,saya takut nya lama."Ucap ku pada bapak ojek.
"Hati-hati ya neng."Ucap pak ojek pada ku.
Aku pun mengangguk.
Setelah mengucap terima kasih,Aku pun bergegas menuju ke tempat adik kecil tersebut.
Aku melihat Ia sedang memperhatikan orang yang sedang makan.Apa Ia sedang kelaparan.
Aku pun mendekat ke arah nya.
"Haloo Adek,,kita bertemu lagi."Ucap ku ramah pada nya.
Tampak Ia terkejut melihat ku.
"Kakak,sedang apa kakak di sini?"Tanya nya pada ku.
"Kakak kebetulan lewat sini,kamu sedang apa di sini."Tanya ku pada nya.
Tampak Ia terdiam tidak menjawab pertanyaan ku.
"Apa kamu mau makan?"Tanyaku lagi pada nya.
Ia masih terdiam.
Aku pun mendekati nya.
"Ceritakan pada kakak ada apa sayang??"Ucap ku mencoba membujuk nya.
"Saya ingin membelikan ibu dan adik saya makanan kak,tetapi uang saya di ambil preman di ujung sana."Ucap nya sambil menunduk.
Aku pun menghela nafas mendengar perkataan nya.
Kenapa orang-orang itu jahat sekali pada anak ini.
Termasuk warung ini,kenapa Ia tidak ada rasa iba sama sekali melihat anak ini.
Harus nya mereka ada hati sedikit saja untuk anak ini.
"Ayo sini,,kakak akan membelikan mu makanan."Ucap ku pada nya.
Ia berdiam diri melihat ku.
"Ayo masuk sini,,"Ucap ku lagi mengajak nya
"Tidak usah kak,,kakak sudah banyak membantu saya."Ucap nya pada ku.
"Kenapa tidak enak seperti itu sayang,anggap kakak ini adalah kakak mu.Kakak senang bisa membantu kamu."Ucap ku sambil tersenyum.
"Benarkah kakak akan membelikan saya dan adik saya makanan kak?"Tanya nya pada ku.
"Tentu saja sayang,,kamu boleh memlilih yang kamu mau."Ucap ku pada nya.
Tampak Ia begitu antusias mendengar nya.
Aku pun langsung mengajak nya masuk ke dalam dan memilih beberapa makanan.
Selesai membeli makanan Aku pun langsung mengajak nya ke mini market dekat sana.
Aku ingin mengajak nya membeli susu,snack dan beras.
"Kak,,kenapa lagi kita ke sini?"tanya nya pada ku dengan muka bingung.
"Kita akan membeli susu dan beberapa makanan ya untuk kamu dan adik."Ucap ku lagi sambil tersenyum.
Terlihat Ia senang mendengar nya.
"Benarkah itu kak??"Tanya nya pada ku.
"Iya sayang,,ayo kita masuk."Ucap ku pada nya.
Kami pun masuk ke dalam dan aku membiarkan ia memilih beberapa Snack kesukaan nya.
Aku tidak lupa membelikan beras,telur dan beberapa sembako untuk mereka.
"Ayo kakak antar pulang,apakah rumah kamu jauh dari sini?"Tanya ku pada nya.
"Tidak kak,rumah ku di belakang sana."Ucap nya pada ku.
Aku pun mengantar nya menuju ke rumah nya.
"Halo kakak Kevin,,"Ucap Mimi pada lelaki itu.
"Hai Mimi,,kamu dari mana sayang."Ucap nya pada Mimi.
Lelaki itu melihat ke arah ku.
"Hai,,apa kabar?"Ucap nya pada ku.
Lelaki ini adalah yang kemarin aku temui di kantor kemarin.
Aku terdiam melihat nya.
Ternyata Ia mengenal Mimi juga.
"Mimi dari belanja dengan kakak ini kak.Kakak ini baik sekali membelikan aku makanan untuk ku dan adik ku."Ucap nya pada ku.
"Oh ya,,Mimi teman baik ya dengan kakak ini??"Tanya nya pada Mimi.
"Iya kak,,kakak ini teman Mimi juga."Ucap Mimi sambil mengenggam tangan ku.
Aku tersenyum pada nya.
"Kalo kakak boleh tahu siapa nama kakak baik ini?"Tanya nya pada Mimi.
"Kak,siapa nama kakak,Mimi belum tahu nama kakak."Ucap Mimi pada ku.
Aku memang belum memberi tahu Mimi nama ku.
"Nama kakak Vonny sayang."Ucap ku sambil tersenyum pada Mimi.
"Jadi nama kakak baik ini Vonny ya.Salam kenal kakak Vonny.Saya Kevin."Ucap lelaki itu sambil tersenyum pada ku.
Apa-apaan dia ini bukan kah dia sudah tahu nama ku kemarin.Kenapa dia seolah-seolah sedang amnesia.
"Ayo kita pulang sayang,,"Ucap ku pada Mimi.
Aku ingin cepat-cepat berlaku dari lelaki ini.
"Kak Kevin,mau ikut dengan kami?"Tanya Mimi pada lelaki itu.
Aku kaget saat mendengar Mimi mengajak lelaki ini.
Kenapa Mimi harus mengajak lelaki ini.
"Tentu saja mau."Ucap nya pada Mimi sambil tersenyum.
Terlihat muka Mimi penuh kegembiraan saat mengajak ku dan lelaki itu kerumah nya.
"Ayo kak kita pulang,ibu dan Ardi pasti senang melihat kakak dan kak Kevin ikut Mimi."Ucap nya pada ku.
"Iya sayang,,ayo kita pulang."Ucap ku pada nya.
Aku pun tersenyum pada nya.
Aku pun mengikuti Mimi,lelaki itu juga mengikuti kami.
Ingin rasa nya Aku tidak jadi mengikuti lekaki
Kami pun mengikuti Mimi.
Sepanjang perjalan perasaan ku tidak menentu,karena lelaki ini selalu melihat ku dan tersenyum.
Siapa lelaki ini,kenapa Ia selalu bertemu dengan ku???
*****
MATI AJA KELEN BERDUA