NovelToon NovelToon
Bulan Di Balik Awan

Bulan Di Balik Awan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / One Night Stand / Tamat
Popularitas:49.5k
Nilai: 5
Nama Author: Danie A

Karena menghindari sebuah kejaran kelompok preman, Bulan bersembunyi di kamar milik Awan. Sahabat yang baik dan lembut kepadanya. Namun, Awan berubah begitu memasuki pintu suite room itu, menjadi Awan yang buas, kasar, bahkan merenggut kegadisan Bulan. Hingga Gadis malang itu menjadi tawanan dalam pelukan sang iblis...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

"Masuklah!" Titah Keanu membuka sedikit pintu agar Bulan bisa masuk.

Prang!

"Sudah ku katakan untuk mencari wanita dengan benar untuk ku tiduri....."

Bulan terkejut, sebuah gelas sudah terlempar dan membentur tembok tepat di sisi kirinya berdiri. Tubuh Bulan serasa lemas seketika, ia membuka matanya yang menutup karena takut. Hampir saja gelas itu mengenai wajahnya.

"Apa kau benar-benar..."

Awan terpaku, begitupula dengan Bulan yang bahkan tak bisa menggerakkan tubuhnya. Saat ke empat mata anak manusia itu saling bertemu.

Dada bulan bergemuruh hebat, detaknya kini tak bisa ia kendalikan. Tubuhnya terasa sangat lemas. Melihat Awan berdiri beberapa meter di depannya.

Awan menatap dalam wanita yang sangat di rinduinya, namun enggan untuk mengakui. Meruntuki dirinya yang membuat wanita yang amat di cintai itu menjauh.

Bulan merasakan nyeri yang luar biasa di dadanya. Sudah terlepas dari Awan, sudah memutuskan semua hal tentang pria itu. Bahkan berusaha keras untuk menjauhkan perasaan dan pikiran nya dari pria yang membawa bahagia dan luka itu. Pada akhirnya, dia justru kembali pada Awan. Kenapa takdir sekejam ini?

Awan mengalihkan pandangannya. Mengatur perasaan yang makin kalut. Kehadiran kembali Bulan dalam hidupnya membawa dua hal. Kebahagiaan dan ingatan akan kematian Angkasa.

"Apa dia masih bukan wanita yang benar?" Tanya Keanu. Dia sangat tau, wanita di sampingnya inilah yang Awan inginkan, hanya pria itu terlalu angkuh untuk mengakui nya. Hingga Keanu terus yang merasa di repotkan.

Bulan menundukkan kepalanya,

"Pergilah!"

"Apa maksudnya ini? Kau tidak mau dia?" Tanya Keanu memastikan.

Awan mengambil gelas dan mengisinya dengan Vodka. Lalu duduk di kursi barnya.

"Tinggalkan kami."

Jawaban itu cukup untuk membuat Keanu mengerti. Lalu berbalik dan berbisik pada Bulan.

"Jangan membuat nya marah, selama beberapa bulan ini dia sangat temperamen." Bisik Keanu lalu keluar dan menutup pintu tanpa suara.

"Dia memang sudah temperamen sejak dulu." Bisik Bulan dalam hati.

Bulan memberanikan diri melirik Awan yang masih setia pada botol Vodka nya. Meski dalam keadaan seperti itu, awan masih saja terlihat begitu tampan dan mempesona.

"Masih mau berdiri disana?"

"Apa yang harus aku lakukan? Kau mau aku kemana?"

Awan membisu, tak mau menjawab dan lebih memilih menenggak Vodka nya langsung dari mulut botol. Bulan pun merasa sangat enggan untuk mendekat. Jika boleh memilih wanita itu ingin pergi saja dari sana.

"Masih belum bergerak juga?" Tukas Awan tanpa melihat ke arah Bulan.

"Aku sungguh tidak tau kamu mau aku bagaimana." Jawab Bulan, "jika, kamu merasa keberatan cukup katakan, jangan sakiti aku. Okey?"

"Apa kau sedang membuat kesepakatan dengan ku?"

"Aku hanya ingin menjaga diriku agar tidak terluka." Bulan mengayunkan kaki nya mendekat.

"Apa kau pikir kau memenuhi syarat untuk melakukan tawar menawar dengan ku?"

Langkah kaki Bulan terhenti, tepat di belakang lelaki itu.

"Apa aku punya?"

Awan tergelak, lalu pandangannya tiba-tiba menjadi begitu dingin. Menarik tangan Bulan hingga terduduk.

"Temani aku minum."

Malam itu, terasa sangat panjang bagi Bulan. Hanya terisi dengan alkohol, sampai gadis itu benar-benar mabuk.

"Kenapa kau terus berbuat seenak jidat mu hhaahh? Apa kau pikir aku ini tak punya perasaan. Kau buang, lalu kau pungut lagi!" Racau Bulan ditengah mabuknya.

Awan tersenyum mendengar keluhan-keluhan dari wanita cantik di hadapannya.

"Apa kau pikir karena punya uang bisa melakukan segalanya? Yaaaaahhh, baiklah, kau bisa melakukan segala, bisa berbuat semaumu. Terserah..." Racau Bulan lagi lalu gadis itu berdiri dan terhuyun, sebelum ia sampai terjatuh, awan sudah menangkap tubuhnya.

"Haaaahhh, kau butuh wanita untuk di tiduri? Yaahh, aku wanita, tiduri saja aku."

"Tentu saja." Ucap Awan memangku tubuh Bulan.

"Tapi aku tidak suka pada barang yang di pakai bersama. Barang yang di pakai bersama pasti akan cepat rusak." Racau Bulan menyender di bahu Awan.

"Aku bukan barang." Jawab Awan melangkah memasuki satu kamar yang paling dekat dengan mini barnya.

"Tapi kau di pakai banyak wanita. Aku tidak mau, kau mungkin sudah rusak."

"Kau pasti sudah rusak."

"Berhenti mengoceh."

"Aku... Akan mengoceh terus sampai kau bosan dan membuangku, lagi." Racau Bulan yang sudah mabuk berat itu, bahkan sudah tak sadar dengan setiap kalimat yang dia lontarkan. Awan membaringkan tubuh yang berbau alkohol itu diatas ranjang.

"Tidak akan ku buang, kau yang melangkah keluar dari mansion ku." Ucap Awan menyentuh dagu Bulan dengan jarinya.

"Kau membuangku! Kau yang membuatku pergi!"

"Diam! Kalau sudah kembali, jangan pernah berfikir untuk pergi lagi!" Tukas Awan membungkam bibir mungil Bulan dengan pangutannya.

***

Keesokan harinya,

Bulan membuka matanya, mengerjab dan melihat sekitar. Tempat yang sangat asing baginya. Bulan mencoba bangun, namun kepalanya merasa sangat pusing.

"Aaahhh.... Kepala ku..."

"Rasanya aku mau muntah ..."

"Nona, anda sudah bangun?" Sapa seorang wanita muda berpakaian pelayan.

"Kau siapa?"

"Nama saya Ele, saya pelayan anda selama di sini."

Bulan menatap lama wanita bernama Ele itu. Namun rasa pusing membuatnya tak mampu bertahan lama. Lalu Bulan merebahkan diri.

"Aku merasa sangat buruk."

"Itu karena anda terlalu banyak minum. Saya uda menyiapkan sup mereda mual."

"Aahh, terima kasih." Bulan mencoba duduk dan bersandar pada kepala ranjang. Lalu memerima suapan dari Ele.

"Aku pikir, aku tak bisa menerima ini." Ucap Bulan saat merasakan perutnya bergejolak.

"Tidak apa nona, mungkin karena sup ini sedikit dingin, akan saya mintakan ulang pada bagian Kitchen." Ucap Ele sembari menyingkirkan sup pereda mual.

"Uuummm... Boleh aku minta mie pedas?" Tanya Bulan sedikit tak enak."Sebenarnya dalam keadaan seperti ini, makanan pedas dan panas sangat membantu."

"Baiklah."

Ele beranjak dari duduk nya dan hendak melangkah, suara Bulan menghentikan langkahnya.

"Ele, aku ada di mana? Aku terlalu pusing untuk mengingat kejadian semalam."

"Ini castle sunset." Jawab Ele tersenyum maklum. Sebelum pergi, Awan sudah berpesan untuk melayani Bulan dengan baik, terlebih gadis itu mabuk berat semalam.

"Castle sunset?"

Hari semakin merambat sore. Rona warna Oren tampak begitu indah diatas garis laut. Bulan tersenyum melihat indahnya pemandangan alam di depannya. Di pinggiran balkon castle, Bulan berdiri.

Ia ingat, sangat ingat jika Awan-lah yang sudah membelinya. Ia juga mengingat ucapan Keanu, tidak boleh melawan, tidak boleh membuat marah. Bulan sadar, ia tak ubah seorang wanita piaraan Awan sekarang. Bagaimana perasaannya, tidaklah penting.

1
" sarmila"
lnjut di sini lagi.krna semua yg udah d baca keren2.walau yg pertma msih blm.paham
tpi untuk yg lnjut d lnjut dan lnjut.keren keren💪💪💪💪
Ran Aulia
👍👍👍👍😩😩😩😩😩
Nurmalia Irma
yaaa akhirnya koq tragis yaa
Danie a: emang nggak semua kisah happy ending
total 1 replies
Agustina Kusuma Dewi
life must go on.
like
komen
give
sub
star
tersemat k D, thx nt ke-8 mu, ini yg bikin u. tidak menyia yiakan hidup
Agustina Kusuma Dewi
benar.. inilah kehidupan sesungguhnya. kita tak tau akhir dr semua ini bermuara kemana.
thx k D, nt ke-8 mu yg q baca inilah.. yg bikin hati nyesek sekalipun indah walupun tak seperti yg kt mau i.. thx alot sak kebun bunga🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌹🌹🌷🌹🌹🌹🌷🌹🌹🌷🌹🌷🌷🌷🌹🌷🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌷🌹🌹🌷🌹🌹🌹🌹🌷
Agustina Kusuma Dewi
oh my god
Agustina Kusuma Dewi
apapun akan kulakukan bisa keluar dr sini, ketika itu angkasa.
samudra mendengar..
jk q diposisi sam.. q akn spt dia, menyalahkannya ats kematian saudara kembar, tp q sakit hati dia bercumbu dg mu.
SeoDivsha-Caiyo kids
bagus..
SeoDivsha-Caiyo kids
ceritanya bagus. Tp sedih meninggal semua...
Dravia Hastuti
bagus thor ceritanya
rindu senja
yahhhh ending nya krg sip knp sam hrs mati ,, kan lbh enak kl d bikin bersatu atau d bikin mati biar bnr"and ceritanya 🤔
rindu senja: yah thor pdhl pgn bgt baca mereka bersatu
total 2 replies
hawa
yaaaah
hawa: di tunggu karya berikutnya ka 💪💪💪💪
total 2 replies
Rinnie Erawaty
terimakasih
Danie a: makasih😊
total 1 replies
nctzen💋
kenapa moon km seceroboh itu jngn jahat sama anakmu!!!ini cerita sad terus ya gak ada happy nya
Rinnie Erawaty
othor ini emang yak.... kenapa mereka dibikin sedih terus sih.... hadeuhhh protes nih aku protes....😁
Rinnie Erawaty
berjuanglah Awan
Devi
ahhhh airmstaku menetes
semangat Thor
kutunggu episode selanjutnya😘😘😘😁😁
alexis_sances9
duh mengsyedih
Sena_cantik9
lanjut
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
kok nyesek di part ini bacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!