NovelToon NovelToon
Ma Chérie, Don'T Run!

Ma Chérie, Don'T Run!

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: you see me

Bagi dunia, Hades Sterling adalah pengusaha kejam yang tak tersentuh. Namun bagi Persephone Sinclair, dia adalah suami posesif yang memanggilnya "Ma chérie". Percy suka petualangan dan kegilaan keliling dunia, sementara Hades suka membiarkannya bebas, dalam pengawasan ratusan pengawal bayangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon you see me, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Hades terdiam untuk sekian detik. Suara deru hujan yang menghantam kaca balkon seolah menjadi latar belakang bagi keheningan pekat yang mendadak merayap di antara mereka. Di dalam manik mata kelabunya, kilatan emosi yang kompleks berkelebat cepat sebuah kombinasi antara keterkejutan, rasa posesif yang mendalam, dan sesuatu yang jauh lebih gelap yang selama ini ia pendam rapat-rapat.

​Bagi seorang Hades Sterling, dunia luar adalah medan perang, dan Percy adalah satu-satunya benteng pertahanan terakhir di mana jiwanya berlabuh. Ia tidak pernah memikirkan tentang masa depan jauh di luar keberadaan mereka berdua, karena baginya, memiliki Percy sepenuhnya sudah lebih dari cukup untuk mengisi kekosongan dunianya.

​Namun, gagasan tentang seorang pewaris seorang anak yang membawa darah mereka berdua, darah dari sang singa dan ratunya perlahan meresap ke dalam kepalanya, memicu gelombang dominasi dan protektif yang jauh lebih gila dari sebelumnya.

​Hades mengetatkan dekapannya di pinggang Percy, menarik tubuh istrinya hingga tidak ada lagi jarak di antara mereka. Ia menatap lurus ke dalam manik mata amber sang istri dengan intensitas yang mampu membuat siapapun bertekuk lutut.

​"Kau ingin seorang anak, Ma chérie?" bisik Hades rendah, suaranya serak namun terdengar begitu mutlak, seolah sedang menuntut sebuah janji suci. "Kau ingin membawa bagian dari diriku dan dirimu ke dunia ini?"

​Percy tidak gentar sedikit pun. Ia membalas tatapan tajam suaminya dengan senyuman tipis penuh keyakinan, jemarinya merayap naik, mencengkeram kerah jubah tidur Hades dengan erat.

​"Ya," jawab Percy tegas. "Aku tidak ingin dinasti ini hanya menjadi cerita masa lalu yang mati saat kita menutup mata. Aku ingin darah kita mengalir di nadi penguasa masa depan imperium ini. Aku ingin seorang anak dari pria yang memegang dunia."

​Seringai tipis yang sarat akan rasa lapar dan pemujaan mutlak terukir di bibir Hades. Tanpa aba-aba, ia mengangkat tubuh Percy dalam gendongannya, membuat sang istri melingkarkan kakinya di pinggang pria itu. Percy menyambutnya dengan tawa kecil yang tertahan di bibir suaminya saat Hades membawanya kembali masuk dari dinginnya balkon malam, menuju kehangatan ranjang sutra hitam di tengah kamar utama.

​"Jika itu yang diinginkan ratuku..." bisik Hades tepat di bibir Percy sebelum mendaratkan ciuman yang dalam, menuntut, dan penuh gairah membara, "...maka kita akan menciptakan dunia baru yang sepenuhnya berada di bawah kaki keturunan kita."

​Di malam yang basah oleh hujan Manhattan, keputusan itu terkunci mati sebuah awal dari lembaran baru dinasti Sterling yang akan mewariskan kegelapan, kekuasaan, dan cinta absolut ke masa depan.

​Waktu berlalu dalam keheningan yang penuh gairah dan kalkulasi matang. Di dalam benteng mansion Sterling yang terisolasi dari bisingnya dunia luar, malam-malam panjang tidak lagi hanya dihabiskan untuk merayakan kemenangan atas musuh-musuh mereka, melainkan menjadi saksi atas penyatuan mutlak antara sang singa dan ratunya dalam menciptakan garis keturunan baru.

​Beberapa minggu kemudian, perubahan kecil mulai dirasakan di dalam tubuh Percy.

​Pagi itu, cahaya matahari Manhattan menembus tirai sutra kamar utama dengan lembut. Percy berdiri di depan cermin besar kamar mandi pribadinya, menatap lekat ke arah pantulan dirinya sendiri. Ada sensasi asing yang bergelung di dalam dadanya, sebuah kehangatan baru yang tumbuh secara perlahan, membawa serta insting keibuan yang berpadu sempurna dengan sifat dominannya sebagai seorang ratu.

​Ceklek.

​Pintu kamar mandi terbuka perlahan. Hades melangkah masuk dengan setelan jas rapi yang belum sepenuhnya dikancingkan di bagian kerah, sisa-sisa ketampanan maskulinnya terpancar kuat di pagi hari. Pria itu baru saja akan bersiap turun untuk memimpin rapat dewan direksi global via daring, namun langkahnya terhenti saat melihat ekspresi di wajah istrinya.

​Hades mendekat tanpa suara, melingkarkan kedua tangannya di pinggang Percy dari belakang, lalu menumpukan dagunya di bahu sang istri. Melalui cermin, ia menatap mata amber Percy yang menyiratkan sebuah rahasia besar.

​"Ada apa, Ma chérie?" tanya Hades lembut, suaranya bariton dan penuh perhatian. "Wajahmu menyembunyikan sesuatu yang besar pagi ini."

​Percy berbalik perlahan di dalam dekapan suaminya. Ia menangkup wajah tegas Hades dengan kedua tangannya, membiarkan senyuman tipis yang penuh kemenangan terukir di bibirnya.

​"Kau mendapatkan apa yang kau minta, Hades," bisik Percy pelan, suaranya bergetar tipis oleh emosi yang membuncah. "Pewaris dinasti Sterling... kini sedang tumbuh di dalam diriku."

​Hades tertegun. Untuk sepersekian detik, pria yang ditakuti oleh seluruh dunia bisnis internasional itu kehilangan kata-kata. Manik mata kelabunya melebar, menatap tak percaya ke arah perut rata istrinya sebelum kembali menatap mata amber Percy yang bersinar terang penuh kepastian.

​Gelombang posesif yang luar biasa pekat seketika meledak di dada Hades. Ia mengangkat tubuh Percy dengan mudah, memutar pelan di udara sementara tawa rendah penuh kebahagiaan lolos dari bibirnya—sebuah tawa langka yang hanya diperuntukkan bagi wanita di dalam dekapannya.

​"Kau..." Hades menurunkan Percy perlahan, menatapnya dengan pandangan memuja seolah wanita itu adalah satu-satunya dewi di bumi. "...kau baru saja memastikan keabadian kita, Percy."

​Di dalam sangkar emas yang berdiri megah di bawah langit Manhattan, babak baru dari dinasti tergelap dan paling berkuasa di dunia resmi dimulai.

Berita tentang kehamilan Percy menyebar secara senyap namun mutlak di dalam lingkaran terdalam imperium Sterling. Tidak ada pengumuman resmi ke publik media, karena bagi Hades, dunia luar tidak layak mengetahui permata berharga yang kini tengah disembunyikan dan dijaga dengan tingkat pengamanan tertinggi di dalam mansion Manhattan.

​Penjagaan di sekitar kediaman mereka berlipat ganda. Dionisos Volkov bahkan secara pribadi memimpin unit pengamanan elit untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun debu atau ancaman sekecil apa pun yang dapat menembus gerbang utama.

​Di dalam kamar utamanya yang luas, Percy duduk bersandar di atas ranjang dengan balutan jubah sutra lembut. Perutnya yang kini mulai menunjukkan sedikit perubahan terasa hangat, menampung denyut kehidupan baru dari darah kombinasi dua penguasa.

​Hades duduk di sisi ranjang, sebelah tangannya dengan sangat hati-hati mengusap permukaan perut istrinya. Pria berdarah Yunani-Italia itu terlihat jauh lebih siaga dari biasanya, seolah ia ingin memastikan setiap detik detak jantung di dalam diri Percy berdetak dengan sempurna.

​"Kau terlalu berlebihan, Tuan Sterling," protes Percy ringan, meski seulas senyum terukir di bibirnya melihat betapa posesifnya suaminya akhir-akhir ini. "Aku hanya mengandung, bukan terbuat dari kaca rapuh."

​Hades mendongak, manik mata kelabunya menatap tajam namun penuh kelembutan yang teramat dalam. Ia mengecup punggung tangan Percy dengan penuh pemujaan.

​"Bagi dunia, kau adalah ratu yang memegang separuh kendali," balas Hades rendah, suaranya sarat akan proteksi mutlak. "Tapi bagiku, apa yang ada di dalam dirimu saat ini adalah masa depan seluruh imperiumku. Aku tidak akan membiarkan satu goresan pun menyentuh kalian."

​Percy merapikan helai rambut hitam suaminya, hatinya diliputi oleh rasa aman yang sempurna. Di bawah naungan sang singa, ia tahu bahwa pewaris dinasti Sterling ini akan lahir ke dunia untuk meneruskan kegelapan dan kekuasaan mutlak yang tidak akan pernah bisa dihancurkan oleh siapa pun.

1
Hema Simangunsong
sukaaaaa cerita nyaaa, tp bukan mau tamat kan ya cerita thor.
you see me: terima kasih kakak /Whimper/
belum tamat kakak, masih ada lanjutannya.
terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca karya saya kakak hema /Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!