NovelToon NovelToon
Wanita Pengganti

Wanita Pengganti

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Percintaan Konglomerat / Ibu Pengganti / Model / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sept

Dimanfatkan oleh sepasang suami istri, Aira tidak bisa menolak. Ia terdesak oleh keadaan, menukar masa depannya. Apakah pilihan Aira sudah tepat? Atau justru ia akan terjebak dalam sebuah hubungan rumit dengan pria yang sudah beristri?

Selamat datang di karya author Sept ke 23
Yuk, follow IG author biar tahu novel terbaru dan info menarik lainnya.

IG : Sept_September2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NAIK

Wanita Pengganti Bagian 26

Oleh Sept

Bioskop ENTE akan segera dimulai. Yang punya kartu VIP alias surat-surat komplit, lengkap, tidak kurang satu apapun, langsung masuk tanpa komando. Surat-surat minus, mohon skip. Ini hanya kisah sepasang anak manusia yang akan reka adegan. Terima kasih.

***

POV Farel Harzan

Siall! Aku terus mengumpat kesal. Bisa-bisanya dia bangun seperti ini? Ini Aira, gadis kampung. Meskipun aku sudah menikahinya, tidak ada cinta untuknya. Jadi, aku tidak akan menyentuhnya lagi. Cukup yang kemarin adalah kesalahan, sampai dia sekarang hamil. Apa dia hamil anakku? Sepertinya ya.

Sadar Farel! Jangan pernah menyentuhnya lagi. Aku sudah mewanti-wanti pada diriku sendiri. Agar jangan terlibat dengan wanita hamil ini, tapi semakin aku menahan, dia seperti menggoda.

Aku rasa aku benar-benar sudah tidak waras, dia hanya tidur. Namun, aku ingin menyentuhnya. Tubuhku mulai bergejolak, gara-gara Nita, aku sekarang tersiksa.

Dia pasti mau, tidak akan menolak, pikirku kemudian menyentuh bibirnya dengan ujung jari.

Dia masih terlelap, hanya sesekali kelopak matanya bergerak-gerak. Cantik, dia sangat natural. Tidak ada bedak yang menempel di wajahnya.

Aku menggeleng pelan, menarik diri. Kemudian mengusap wajah dengan kedua tangan. Apa aku sudah gila? Akan melakukan hubungan lagi dengan wanita muda ini? Segala pikiran berkecamuk, dan aku semakin mengumpat kesal, saat tubuhku tidak bisa dikondisikan.

Benda ini terlanjur mengeras, harus aku lepaskan sekarang. Jika tidak, kepalaku akan pusing seharian.

Aku mengambil napas panjang, kemudian melepaskan pakaian yang masih aku kenakan. Sudahlah, dia juga istriku.

Aku menelan ludah tatkala melihat lekuk tubuhnya yang ramping, meskipun tidak selangsing Nita. Biarpun demikian, sepertinya aku harus menepis pikiran tentang Nita. Dia yang salah, mengapa membawa wanita ini.

'Kamu yang salah!'

Cup

Tidak mau menunggu, apalagi sudah sangat keras, hanya akan menyiksa batin. Langsung saja aku menundukkan wajah, kutempelkan saja bibir ini.

Terasa lembut, dingin. Dan tanpa ijin, tanpa menunggu dia bangun, aku masukkan tanganku ke bawah. Astaga, Aira ... kenapa dia belum bangun juga. Jantungku berdegup kencang, tapi dia masih terlelap.

Tidak sulit bagiku menerabas masuk, karena pakaian Aira sangat flexible. Dia belum bangun juga, padahal jariku perlahan sudah bermain-main.

Gemas, lama kepalaku seperti akan meledak. Aku sesap saja bibirnya dengan dalam. Sampai Aira terperajat. Dia beringsut ketika membuka mata, tapi aku langsung mencengkram kedua bahunya. Dia sudah terkunci, tidak bisa lepas lagi.

"T-tuan," ucapnya lirih dan terbata.

Aku bisa merasakan ketakutan dari sorot matanya.

Sudah terlanjur basah, tanggung. Aku kembali menyesap bibirnya. Kumainkan lidah dengan bebas dalam rongga di dalam sana. Dia tidak membalas, membuatku tersinggung.

"Layani saya!" perintahku menatapnya tajam.

Aku lepaskan Aira sesaat, kemudian kulepas semuanya. Kami seperti bayi, dia tidak berani melawan, kelihatan jelas kalau dia takut padaku. Padahal aku tidak akan melukainya, aku hanya akan membawanya menikmati sensasi yang mungkin akan membuatnya melayang.

"Tuan," ucapnya sambil mendorong tubuhnya.

Baru sekali memanggil aku langsung melotot padanya, dia langsung memalingkan wajah. Mungkin takut padaku.

"Naik!" kataku setelah puas memainkan jariku di tempat paling sensitive. Dia ini berlagak takut, tapi sudah basah semuanya. Cih, aku pastikan dia tidak bisa menolak.

"Naiklah," kataku lebih pelan agar dia segera naik.

Pelan-pelan dia mulai naik, kemudian bersambung.

Temukan 23 judul novel yang sudah Sept tulis. Ketik Sept di kolom pencarian. Banyak cerita dari berbagi genre. Silahkan coba, semoga terhibur bestiiii.

1
Runik Runma
dasar lekong
Intiyah Nasa
bagus
Dewi Erna
Luar biasa
As Lamiah
kudu penuh kesabaran baca nasip Aira nih
Rahma Putri
Luar biasa
Muawanah
ko perselingkuhan Nita yg dulu blm terbongkar ya
Hartati Najib
kok jadi suami nggak curiga...istri pulang mlm....coba di selidiki kan Ohang kaya
Kristina Sihmirmani
Luar biasa
Maria Maria
Kecewa
Magda lena
Luar biasa
Healer
rasa sedih dgn nasib aira...tak ada yg membela
Siti Masitah
namanya aira oon bin botol
Siti Masitah
kan aira oon bin botol
Siti Masitah
kan bener oon bin botol...dah sma lho..menguras esmosi
Siti Masitah
gk suka karakter aira...oon bin botol
Siti Masitah
menguras emosi..
chika aprilia zubaidah
knp kebejatan nita blm kebongkar juga, segitu bodoh nya kah farel?
Patricia Mariantini
Luar biasa
Patricia Mariantini
Bukannya emak ya Farel namanya Desi ya?
Ard danzy
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!