Ini adalah kisah cinta seorang pilot bernama RHAFI dan seorang dokter bernama RANTI.
kisah mereka begitu rumit tapi mereka terus berjuang hingga menemukan suatu cahaya terang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DIAH PRATIWI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ungkapan cinta
setelah pulang dari rumah sakit Ranti hendak menelpon Raihan tapi tiba tiba ada panggilan dari Rhafi.
(via telfon)
"assalamu'alaikum kak" Ranti
"waalaikumsalam, kamu sibuk gak" Rhafi.
"nggak sih ini Ranti udah mau pulang emang kenapa kak" Ranti.
"aku mau ketemuan sama kamu" Rhafi.
"ohh... iya kak, dimana" Ranti.
"dibelakang kamu" Rhafi.
saat melihat Rhafi di belakang nya Ranti pun mematikan ponselnya.
"kakak, sejak kapan kakak di sini" ucap Ranti bingung.
"sejak tadi" ucap Rhafi dengan senyuman nya.
"oh iya kak, tapi Ranti belum izin sama abi" ucap Ranti
"aku udah izin, kamu tenang aja" ucap Rhafi.
"yaudah, tapi sebentar aja ya" ucap Ranti.
tu"oke" ucap Rhafi.
(skip)
mereka pun sampai di sebuah cafe.
"aku mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap Rhafi dengan nada serius.
"apa kak" ucap Ranti yg mulai penasaran.
"aku.. aku, aku cin.. ta.. sama kamu" ucap Rhafi gugup. sementara Ranti langsung mematung.
"kakak serius" ucap Ranti.
"iya, aku tau ini sudah terlambat tapi sebelum kita di jodohkan aku udah punya rasa sama kamu" ucap Rhafi.
"hmm.. sebenernya sih aku juga.. " ucap Ranti menggantung kan kalimatnya.
"kamu juga apa?? " ucap Rhafi.
"cinta sama kakak" ucap Ranti menunduk malu.
"apa kita bilang aja sama orang tua kita" ucap Rhafi.
"Ranti gak berani kak" ucap Ranti lirih.
"baiklah... kita akan ikuti perjalanan takdir kita aja, tapi kamu harus tau kalo aku akan selalu mencintai kamu sampai akhir hayatku" ucap Rhafi serius.
"hiks... hikss... Ranti cinta sama kakak hiks.." ucap Ranti sambil menangis.
"udah jangan nangis dong, kita beli es krim yaa" canda Rhafi.
"ih... kakak mah" ucap Ranti tersenyum sambil menghapus air mata nya.
"nah gitu dong, kan tambah cantik" ucap Rhafi.
"iya iya, kak Ranti sebenarnya berat mau bilang ini tapi.. kita harus lupain perasaan kita" ucap Ranti.
"maksud kamu? " ucap Rhafi yg tak mengerti apa yg dibicarakan Ranti.
"kita harus saling melupakan kak karna sebentar lagi kita akan sama sama menikah, dan kita harus mencintai pasangan kita" ucap Ranti.
"tapi ran aku cinta sama kamu dan aku gak yakin aku bakalan bisa ngelupain kamu" ucap Rhafi.
"itu harus kak, Ranti pulang dulu ya kak.. assalamu'alaikum" ucap Ranti meninggalkan Rhafi yg terdiam tak menggeming.
___________________________
"assalamu'alaikum" ucap Ranti mengetuk pintu rumah nya.
"waalaikumsalam, kamu kok pulang nya gak bareng abi" ucap tiwi.
"hiks... hiks... umi, " ucap Ranti menangis sambil memeluk tiwi.
"loh loh kamu kenapa, pulang pulang langsung nangis" ucap tiwi dengan penuh keheranan.
"nggak papa kok mi Ranti cuma kangen aja sama umi, emm.. mi Ranti masuk kekamar dulu ya" ucap Ranti langsung meninggalkan tiwi yg terlihat sangat bingung dengan sikapnya.
"kenapa anak itu" ucap tiwi dengan sangat penasaran. saat tiwi ingin menutup pintu tiba tiba ada Raihan.
"assalamu'alaikum, doboy ku" ucap Raihan.
"waalaikumsalam" ucap tiwi mencium tangan Raihan. saat Raihan ingin mencium kening tiwi tiba tiba tiwi menatapnya tajam.
"kenapa mi, kok gitu amat ngeliatin abinya" ucap Raihan yg sudah mulai takut.
"abi apaain anak umi" ucap tiwi.
"hah?? gak abi apa apain kok" ucap Raihan.
"bener?? " ucap tiwi.
"iya umi ku sayanggg" ucap Raihan.
"yaudah masuk" ucap tiwi.
_________________________
like, comen, n vote.
~ Two world ~
ijin promo sekalian thor 🍓
jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE",
kisah cinta beda agama,
jgn lupa tinggalkan jejak ya 🍓🍓🍓
semngt thor💪💪💪😻
aku suka karyamu😍
"Tentang Kita" hadir nih membawa 11 like untuk episode yang tertinggal👍
Sudah klik tombol FAV juga lho❤️
Semangat selalu ya, ayo next up thor💞
Akhirnya selesai juga lean bacanya!! kk cerita makin seru loh lean baca terus tanpa sadar udah sampai akhir hhhii!!