NovelToon NovelToon
Hafalan Qur'An Untuk Afra

Hafalan Qur'An Untuk Afra

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Petualangan / Patahhati / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:108.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: ilewaing

Afraza Humairah adalah seorang gadis cantik berhijab yang suka berpetualang. Namun, karena sebuah lamaran semua itu akan pergi dari hidupnya. Awalnya dia mati-matian menolak di jodohkan. Namun lucunya, setelah melihat lelaki itu dia malah terpesona dengan manik mata cokelatnya yang meneduhkan dan juga senyum manis sehangat mentari itu.

Dia malah terjebak dalam kebimbangan hati, Terima atau Tidak? Tapi akhirnya pilihan itupun jatuh pada menyetujui lamaran itu dengan memberi dua syarat.

"Pertama, aku minta surah An-Nisa sebagai mahar pernikahan. Dan yang kedua, aku minta hapalan 30 juz Al-Quran setelah kita menikah. Itu saja, apa kamu sanggup?"

Dan akhirnya pernikahan itu terjadi. tidak semulus semestinya, karena teka-teki cinta masa lalunya mulai terbongkar dan membuat kisah rumah tangganya merumit.


Penulis Asli : @ilewaing

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilewaing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 : TAK SENGAJA

"Setelah Ziran ke kantor, kita berdua jalan-jalan, yuk!"

Afra yang sedang menata menu sarapan pagi di atas meja menoleh sesaat pada Zanira di sampingnya yang membawa minuman Susu dalam nampan.

Afra tersenyum ragu, "Aku tidak yakin Kak Ziran akan mengizinkan, Kak." Sambil mengambil nampan Susu di tangan Zanira, dia kembali menata di atas meja.

Zanira lebih mendekat pada Afra, "Kalau masalah itu tenang saja, Kakak bisa bantu, yang penting kamu setuju dulu." Mengangguk menyakinkan.

Afra yang diam menimang jawaban sebentar. Tangannya beralih mengetuk-ngetuk dagunya. "Oke ...."

"Ekhem ...," Ucapan Afra terpotong saat Ziran sudah berjalan ke arah meja makan dengan tatapan mengintimidasi. "Kak Zani, jangan bawa-bawa Afra kalau mau pergi keluar. Dia lebih baik tinggal di rumah." Ziran benar-benar mengurung istrinya dalam rumah layaknya seoarang tawanan.

Afra memandang sayu pada Zanira, kepalanya menggeleng manandakan tak ada lagi harapan.

"Apa-apaan kamu Ziran! Kalau kamu terus membiarkan istrimu di rumah, dia akan stres lama-lama. Setiap orang butuh hiburan atau sekedar jalan-jalan menikmati dunia luar, sesekali sepertinya tidak masalah kan?" Protes Zanira duduk di kursinya.

Ziran diam di tempat memikirkan perkataan Kakaknya. Istrinya bisa stres jika di rumah terus? Begitukah?

"Duduk dan makan sarapan, Kakak. Katanya ada rapat pagi, kan? Jangan telat nanti. Seorang Bos harus menjadi contoh bagi pegawaiannya yang lain, bukan begitu pak Ziran?" Afra menarik Suaminya untuk duduk di kursi kepala keluarga, diapun ikut duduk di samping Ziran tepat di depan Zanira.

Zanira membuang pandangan tetap kesal dengan sifat sang adik yang terlalu mengekang Adik Iparnya, ini bukan soal niat jalan-jalannya yang gagal, tapi dia khwatir jika ucapannya tadi menjadi kenyataan. Adik iparku bisa gila tinggal di rumah ini terus!

Afra ingin mengambil sendok nasi goreng berniat mengisi piring Ziran, namun sebelum itu sudah di cegat Suaminya. Tangan Afra di genggam dan fokus matanya tepat ke manik hangat itu.

"Apa benar Kamu stres tinggal di rumah?" Tanya Ziran sangat serius tanpa berkedip.

Afra melirik sejenak pada Kakak Iparnya yang sekarang menatapnya. Ini peluang! Zanira memberi kode mata dan anggukan kepala, menyuruhnya mengatakan 'Iya'

Sadar, Afra mengukuti arahan Zanira, mengangguk dan berkata, "Iya, Aku Stres karena terus berada di rumah." Afra menyadari perubahan ekspresi Ziran yang terkejut. Dia tidak berbohong mengenai perkataannya itu, kepalanya sakit memikirian Ziran yang terlalu possessive padanya, mau ini itu di larang, bagaimana tidak jadi stres?

"Ap-apakah benar Begitu?" Ziran tak percaya, karena kecemburuannya dia sampai membuat Istrinya stres terkurung dalam rumah. "Kamu serius?" Afra menggangguk cepat membuat Ziran semakin bersalah. Dia menyentuh pipih Afra dan mengusap-usap pelan.

"Ya sudah,"

Kedua wanita itu menatap Ziran dengan binar bahagia, "Boleh?!" Tanya keduanya bersamaan.

"Iya, boleh. Tapi ...,"

"Terima kasih .... "

Ziran tidak sempat menyelesaikan ucapannya karena Afra dan Zanira memeluk lehernya pada kedua sisi berbeda. Diam-diam Zanira dan Afra saling bertukar kedipan mata dengan senyum terbit di bibir mereka.

Pelukan terlepas.

"Kalian boleh pergi, tapi siapa yang akan menjaga kalian?" Afra dan Zanira bertukar pandang bingung dengan perkataan Ziran.

"Kenapa harus di jaga? Kami berdua akan baik-baik saja." Sahut Zanira menyankinkan.

"Ini juga tentang istriku, Kak. aku paling tidak suka ada lelaki yang mendekat atau sampai menyentuhnya, tidak akan kubiarkan!" Afra memejam, dia sudah menduga alasan itu akan Ziran lontarkan.

Suami yang pencemburu! Gerutu Afra dalam hati. Dia mendekat untuk memeluk lengan Ziran.

"Tenang saja, Kak. Kak Zani pasti jago karate, semua laki-laki yang mendekatiku akan takut. Iya kan, Kakak Ipar?" Giliran Afra yang memberi kode pada Kakak Iparnya untuk mengiyakan, Zanira tentu orang peka langsung saja pesan itu di tangkap.

"Oho ..., Tentu saja, lihat nih Ototku." Zanira bergaya layaknya binaragawan yang mempertontonkan kedua otot-otot lengan tangannya, meski kenyataannya hanya ada gumpalan danging yang rata dan kulit mulus. Mana ada!

Ziran menatap datar Kakaknya, sejak kapan Zanira berminat olahraga? Mustahil ada dalam kamusnya! sedangkan Afra tengah menahan tawa mati-matian melihat akting Zanira yang menjiwai.

"Aku akan menjaga Istrimu dari mata lelaki yang memandangnya, tenang saja, serahkan semuanya pada Kakakmu ini!"

"Baiklah, tapi Jika sampai .... "

"Tidak akan terjadi apa-apa, Istrimu Aman! Dasar pecemburu!"

Ziran diam, mencoba membuang pikiran buruknya tentang hal-hal yang akan terjadi jika Afra keluar rumah. Jangan sampai hal buruk terjadi!

"Hati-hati, Jaga Istriku Kak."

Dan percakapan itu berakhir, sarapan pun selesai. Ziran telah berangkat ke kantor, tapi sebelum itu dia memberi banya pertauran untuk Istrinya saat keluar Rumah. Aturan yang paling dominan adalah, ' ****Jangan dekat-dekat dengan lelaki lain****!' Selalu itu.

***

20 menit berlalu dan waktu itu di gunakan secepat mungkin oleh dua wanita untuk berganti pakaian dan bersiap-siap pergi jalan-jalan.

"Ayo, Kak berangkat. Ini pakai dulu Helm-nya." Afra menyodorkan Helm bermotif Doraemon pada Zanira, dan segera di kenakannya. "Kakak sudah pernah naik motor sebelumnya?"

"Di ingat-ingat ini sudah yang kedua kalinya, Namun sampai sekarang hanya tahu jadi penumpang tidak mengendarainya sepertimu ini. "

Ya, setelah melalui perdebatan panjang melawan Si Tuan Ziran, akhirnya Si Ratu Afra berhasil membujuk Suaminya untuk mengizinkan dirinya menaiki motor Scoopy putih kesayangannya. Dia senang sekali bisa mengendarai lagi setelah sekian lama motornya hanya tertidur dalam bagasi rumah.

Afra tesadar dari lamunan singkat saat Kakak Iparnya telah naik di atas motor,

"Saatnya Berangkat!!!" Teriak Zanira penuh semangat! Afra tertawa mendengan pekikan itu.

"Oke Kak, Jalan ...." Motor yang Afra kendarai mulai meninggalkan gerbang rumah dan masuk bergabung dengan pengendara lainnya di jalan raya yang telah ramai menguasai jalan.

"kita mau kemana dulu, Kak?" melirik Zanira dari kaca spion motor.

"Menurut kamu tempat yang bagus di mana? Aku kurang tau tempat di kota ini, soalnya Kakak sejak kecil tinggal di belanda bersama paman dan bibi." Tutur Zanira.

"Oh, pantas saja Kakak kayak orang bule gitu, ya." Ucapan Afra mendapat gelitikan kecil di perutnya dari Kakak Iparnya.

"Kakak gak suka di sama-samain sama orang bule." Ketus Zanira mencebikkan bibir.

"Hehehe, maaf kak, maaf."

"Jadi kita mau kemana?" Tanya Zanira lagi.

"Bagaimana kalau kita ke taman kota, Kak? Di sana bagus, loh." Ucap Afra melirik Zanira dari balik cermin motor.

"Kamu pernah ke sana sama siapa?" Tanya Zanira ingin tahu.

"Aku sering ke sana sewaktu kecil untuk bertemu pahlawan bertopengku." Afra sedikit mengingat-ngingat masa lalunya.

"Pahlawan bertopeng? Siapa?" Zanira penasaran.

"Seorang laki-laki yang menyelamatkan hidupku, memakai topeng serigala." Tutur Afra sambil tersenyum.

"Wah, berarti sebelum Ziran sudah ada sosok laki-laki lain yang mencuri hati kamu lebih dulu, nih? Adikku orang kedua, dong." Ucap Zanira.

Afra hanya balas tersenyum. Entah kenapa kisah hidupnya serasa ada yang janggal.

"Kita langsung ke taman ya, Kak. Kakak pegangan yang erat!" Afra sedikit menaikan laju motornya membuat Zanira terpekik kaget, tapi akhirnya tertawa.

Akibatnya Zanira melupakan keinginannya bertanya lagi.

"Hahaha ..., Lain kali ajarin Kakak naik motor, ya. Kakak juga mau ngebut-ngebut di jalan raya seperti ini, sangat seru!!!"

"Oke, Kak."

Dan perjalanan menuju taman kota menyita waktu hampir satu jam dari rumah. Terjebak macet sekitar setengah jam sudah menjadi sarapan pagi penduduk kota yang padat, itulah penyebab yang alami.

Memasuki taman kota, kedua mata wanita itu sudah di sambut dengan ramai pengunjung taman dan bunga-bunga beraneka ragam warna yang baru mekar mengeluarkan bau harum yang segar. Motor scoopy Afra memasuki wilayah parkiran taman, dan segera keluar dari sana bersiap menjelajahi taman kota.

Afra dan Zanira saling berpegangan tangan sambil berjalan mengitari kawasan kebun bunga.

"Wah, rupanya banyak sekali yang berubah." Komentar Afra setelah membandingkan perubahan taman kota dengan belasan tahun lalu saat dia masih berumur 5 tahun.

Afra menumpukan tangan di dinding tepi kolam air mancur, sambil membayangkan wajah bertopeng anak laki-laki yang di capnya sebagai pahlawan. Cerita masa kecil adalah hal yang menarik. Betapa banyaknya kisah yang di alaminya di sini. Sampai sebuah janji dari laki-laki pahlawannya terlintas di benaknya.

Aku telah melanggar janjiku. Aku tidak bisa menunggunya datang dan mewujudkan impian kami menjadi nyata. Maaf, maafkan Aku! Kilasan perjanjian dengan lelaki bertopeng serigala itu selalu terngiang di pikirannya. Ada rasa bersalah ketika kini dia pantas di sebut seoarang pembohong besar yang telah mengingkari janji masa kecilnya.

"Ka .... " Suara Afra berakhir mengambang di udara saat mendapati Zanira malah fokus memperhatikan satu objek yang sedikit jauh di depan sana. Ternyata dari tadi Kak Zanira fokusnya ke yang lain? Berarti aku ... seperti orang gila senyum-senyum sendiri, iya?

Masih belum sadar, pandangan Zanira benar-benar terhipnotis oleh sesuatu hal itu. Memangnya apa itu? Afrapun mengikuti tatapan arah mata Zanira, betapa terkejutnya ketika yang di lihat Kakak Iparnya adaalah seoarang lelaki yang tengah melukis bunga mawar sebagai objeck lukisannya.

Bukan, Bukan lukisan itu yang menjadi hal paling mengejutkannya! Tetapi lelaki pelukis itu adalah ....

"Kiki?"

Saat nama itu terucap pelan oleh bibir Afra, seketika itu pula pandangan Kiki beralih pada wanita itu. Mata Afra makin terbelalak dan panik tiba-tiba datang menyergap dirinya! Afra semakin gelagapan saat lelaki itu segera menghampirinya.

Sekarang katakan Afra harus bagaimana? Katakan! Beri dia solusi.

"Kak Zanira, Ayo pergi!!!"

-To Be Continue-

1
Habibi Desi
IGD x Thor
klo ICU utk pasien sekarat yg udh ditangani terlebih dahulu dr ruang IGD
Habibi Desi
Aamiin : kabulkan y Allah
tlg penulisan kt aminn ny sebuah y othor
linda lidiawatidewi
pas baca dialognya Dinda eh seketika suara kak Ros terngiang di telinga aku 😁
Radin Zakiyah Musbich
up up up.... 🎉🎉🎉

ijin promo thor 🍿🍿🍿


jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE",

kisah cinta beda agama 🍿🍿🍿


jgn lupa tinggalkan like and comment ya 🍿❤️❤️❤️
Uswatun Khasanah
tmn baik y bner2.jebak suami afra. Dan nabrak Lari afra blm sadat. nusuk dri belakang. dasae Gila km Faraday. org blm jofoh. Dan ga cinta afra y gmn lg.
Neng Ukhib
wah ada sangkutnya dgn kiki ini
Lew: xixi tebakan Anda benar.
total 1 replies
KARISMA ROJANAH
alhamdulilaj udah ending .
makasih author udah buat karya yang bgs
trs berkarya
salampembaca.
KARISMA ROJANAH: sama sama autor kesukaan
total 2 replies
Bilkis😉
2 like aku ucapkan semngat kak
Yayuk SKom
kok tdk update update
Bintun Arief
boomlike mendarat 💕
Yuan78_
rasanya blm bs move on ,move on baca cerita yg 1 ini😍😍😁
HIATUS
Semangat kk... Aku mampir lagi💪 salam sayang dari (Kisah masa kecilku) 💕
Di tunggu like nya juga 😘👍👍
Ajmi
sukses thor
yuliashafira14
Hadir
Nununa07
💪💪💪💪💪💪
A. Nusantari
keren bet visualnya
A. Nusantari
Semangat terus dalam berkarya ya Thor
that's great
A. Nusantari
semangat Thor
HIATUS
next kk, ditunggu kelanjutan nya🌷
semngat!💪😊
n@nn!!!chiang
kenapa sih ga sampe hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!