NovelToon NovelToon
Suami, One Day

Suami, One Day

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.6
Nama Author: Chicy L

Suami, satu hari. Ya hanya satu hari aneh tapi memang itu yang aku alami menikah karena keadaan.

Keadaan dimana membuat hidup ku berubah drastis, setelah pernikahan satu hari itu kita tidak pernah bertemu satu sama lain dalam waktu cukup lama

Ku berharap tidak pernah bertemu kembali tapi Tuhan berkata lain setelah beberapa tahun kita tidak pernah bertemu, Tuhan mempertemukan kita kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chicy L, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 26

Keesokan hari nya, siang hari Alle membantu mengemasi barang Dira sore ini Dira akan kembali ke tanah air

Baju tak banyak yang Dira bawa hanya saja oleh-oleh yang Dira bawa ibu cukup banyak hampir sama dengan satu koper penuh milik nya

"Aduh kenapa oleh-oleh kamu banyak ksekali sih" keluh Alle yang sedari tadi memberesi oleh-oleh yang tak ada habis-habisnya

"Hehehe, kapan lagi aku ke sini, sekalian aja beli banyak" ucap dira dengan cengir khas nya

"CK dasar, aku tebak pasti duit mu sudah menipis bukan" ujar Alle menatap Dira

"Hehehe" lagi-lagi Dira menyengir kuda memperlihatkan deretan gigi putih nya

"Kebiasaan" ujar Alle menggeleng kepala nya

Dira hanya tersenyum saja mereka lalu melanjutkan mengemasi barang Dira

Selesai mengemasi barang Dira, Alle pamit keluar membeli sesuatu

"Aku keluar dulu mau beli sesuatu kamu diam di rumah aja" ucap Alle

"Mau beli apa kamu?" tanya Dira

"Beli makanan" ujar Alle menyambar ponsel nya

"Oke, hati-hati" ucap dira mengangguk

"Diam di rumah ingat, jangan kemana-mana istirahat masih ada beberapa jam lagi, kumpulkan tenaga mu, perjalanan kamu cukup jauh" ucap Allle

"Iya, ale-ale, dasar emak-emak" ucap dira terkekeh

"Aku pergi" ucap Alle membuka pintu lalu keluar

Ting

Lift terbuka alle keluar lalu berjalan menuju ke sebuah kedai dekat apartemen nya

Sebuah kedai makanan berat, sambil menunggu pesanan Alle duduk di sana sambil memainkan ponsel nya

Tak lama ada yang menghampiri nya bukan pelayan di sana melainkan seseorang yang tidak asing bagi nya

Karena parfum yang begitu wangi dan maskulin, sontak Alle pun mendongak

"Tuan?" ucap Alle terkejut

"Ehem, boleh aku duduk" ucap nya dengan wajah datar

"Silahkan tuan" ucap Alle mengangguk pelan

Ia duduk di depan Alle menatap lurus ke arah samping luar jendela

(Kenapa dia ada di sini, enggak di kantor enggak di sini selalu aja ketemu dia) batin Alle

Siapa lagi kalau bukan Alex entah dari mana ia bisa di sekitar Apartemen Alle dan sekarang duduk di depan Alle

"Tuan kok ada di sini" ucap Alle memulai percakapan karena sedari tadi dua manusia itu hanya diam saja

"Kebetulan lewat" ucap Alex sekena nya

"Ohh" Alle mengangguk saja

Setelah itu tak ada lagi percakapan, Alle yang sibuk bermain ponsel dengan pikiran entah kemana, sedang Alex juga sibuk dengan ponsel nya

Hingga seorang pelayan membawa kan pesanan Alle

"Permisi maaf mengganggu ini pesanan anda nona" ujar pelayan tersenyum ramah

"Ah ya, berapa semuanya?" tanya Alle tersenyum mengambil pesanan nya

"Semua nya sekian nona" ujar pelayan

"Ah baiklah" ucap Alle ia mencari dompet nya

"Biar aku yang bayar" ucap Alex mengeluarkan dompet nya

"Tidak usah tuan biar saya sendiri yang bayar" tolak Alle menggeleng kepala nya

"Tidak apa biar sekalian punya saya" ucap Alex memberikan sebuah kredit card pada pelayan

"Tapi" ucap Alle

Tapi terlambat Alex sudah menyuruh pelayan itu menggesek kartu nya

"Terimakasih tuan, saya permisi" ucap pelayan mengembalikan kartu itu

"Hem" Alex berdehem mengangguk

"Kalau begitu terimakasih tuan, lain kali saya akan traktir kembali" ucap Alle

"Hem" lagi-lagi Alex hanya berdehem

"Kalau begitu saya pamit pulang dulu" ucap Alle tersenyum tipis

Alex hanya mengangguk tanpa mengeluarkan kata sepatah pun Alle keluar dari sana berjalan menuju apartemen nya

Sedang Alex menatap punggung allé yang mulai menjauh

"Maaf, tuan ini pesanan anda" ucap seorang pelayan meletakkan pesanan Alex yang berupa coffee late

"Ya" ucap Alex ia mengambil coffee nya lalu keluar dari sana ia berjalan menuju mobil nya masuk ke dalam meletakkan coffe nya di tempat minuman

Ia diam sejenak tiba-tiba senyum wajah Alle terlintas di pikiran nya tanpa sadar ia pun ikut tersenyum

Saat asyik melamun suara dering ponsel Alex membuyarkan lamunan nya

Kring kring kring

"CK" decak alex ia mengambil ponsel nya melihat layar ponsel nya, ternyata sahabat nya memanggil

"Alex kau kemana aja, aku sudah menunggu mu sedari tadi kenapa kau lama sekali" protes seseorang dari sana sebelum Alex mengucapkan kata

"Bawel" ujar Alex

"CK, kau itu bilang nya akan sampai lima menit tapi sekarang sudah lewat lima menit kau tak datang datang" keluh Sahabat Alex

"Satu menit aku sampai" ucap Alex mematikan sambungan telepon nya

"CK, dasar tukang PHP" umpat sahabat Alex

Alex melajukan mobil nya hingga beberapa meter lalu berhenti di sebuah rumah minimalis modern

Ia turun lalu berjalan ke pintu menekan bell

Ting tung

Ting tung

Ting tung

Ia menekan nya berkali-kali hingga orang yang ada di dalam nya gemas

"Iya sebentar berisik banget sih" gerutu nya berjalan ke arah pintu

"Siapa sih nekan bell tidak ada jeda" kesal nya ia membuka pintu menatap orang di depan nya

Rasa kesal kini bertambah saat melihat siapa orang nya

"CK, ganggu aja" ucap nya lalu meninggalkan Alex yang masih berdiri di depan pintu

Ting tung

Ting tung

Ting tung

Bell kembali berbunyi orang itu pun menghentikan langkahnya dan berbalik dengan menghentakkan kakinya

Lalu berjalan menghampiri pintu dengan wajah bersungut-sungut

Brak

Ceklek

"Selamat datang tuan Alex terhormat selamat datang di kediaman tuan Marco Clarke, silahkan masuk" ucap nya dengan senyum paksa nya

Ia tahu jika ia tak menyambut nya dengan baik-baik Alex akan terus menekan bell hingga mengusik telinga

Dan benar saja Alex langsung masuk ke dalam tanpa mengucapkan sepatah kata

Brak

Marco kembali menutup pintu dengan kencang ia kesal bukan main dengan sahabat nya itu

Seperti anak kecil saja batin nya ia berjalan menyusul Alex yang sudah duduk menyilang kan kaki nya dan meminum soda kaleng di depan nya

Menikmati minuman itu dengan santai, seperti rumah sendiri

Brug

"Kau dari mana saja sih, dari tadi aku tungguin kamu gak datang-datang" omel Marco

"Kau tau tidak Sekarang pikiran ku sedang demo di dalam" keluh nya mengavak rambut nya

"Dari kemarin sampai sekarang aku tidak menemukan inspirasi apapun, aku harus gimana" ucap Marco putus asa

"Kemarikan kepala kau" ucap Alex memegang kepala Marco

"Mau apa kau" ucap Marco berusaha melepaskan tangan Alex dari kepalanya

Tapi sia-sia Tenaga Alex lebih kuat dari nya, maklum lah dia hanya kekar saja, sedangkan Alex kekar sekaligus jago beladiri

"Diam, nanti kau dapat inspirasi" ucap Alex tersenyum misterius

Lalu

"Aaaa, berhenti berhenti, stop" teriak Marco karena Alex menggoyang kan kepala nya segala arah hingga membuat nya pusing

"Stop" teriak Marco

Bug

Alex melepaskan tangan nya ketika perut nya di tinju Marco

"Bagaimana sudah ada inspirasi" ucap Alex terkekeh

"Em emm" Marco tak menjawab ia menutup mulutnya lalu berlari ke arah wastafel

Goyangan di kepala nya membuatnya mual seketika

"Sialan kamu, bukan inpirasi yang aku dapat malah pusing yang ada" umpat Marco setelah mengeluarkan isi perut nya

"Hahaha" Alex hanya tertawa melihat wajah sahabatnya yang merah padam

1
SR.Yuni
ini nih typo apa emang niat othor sih buat definisi....jauh banget loh artinya divisi sama definisi thor...
SR.Yuni
wkwkwk....asistennya kocak
Ismalinda
Luar biasa
Diajeng Ayu
cerita novel ga jauh" dari penderita prempuan klasik anj lemah kali benci bgt seakan akan perempuan makhluk paling lemah tidak berdaya
Aku anak sehat com Com com
lanjut ke cerita sahabatnya alle dong thor
Kamiem sag
kok Ale pertama kali berpasangan Thor??
bukankah sebelumnya juga berpacaran dgn Jason ditempat kerja sebelumbya???
Kamiem sag
perasaaan dari bab awal Alex gak punya sahabat lah Tor
yg ada cuma asistennya
Kamiem sag
semangat Ale
semangat Thor
jangan buat si Ale tetap bodoh tolol paok lagi
Kamiem sag
Alex korban keserakahan bi na tang berwujud ma nu sia
Kamiem sag
apa ya alasan Alex nikahin Ale?
Kamiem sag
ya begitu kalo bodoh
kena tindas terus
bisa kan habis gajian minggat kekota lain?
cari kehidupan baru meski krberuntungan masih belum tentu?
tapi dasar bodoh tolol paok pekok longor makanya terus menerima siksaan
Kamiem sag
Ale aneh
sepertinya kikir
Suyudana Arta
bukannya divisi?
Evy
orang tua Alle mungkin... wah.. pantesan saja Alle pintar dan selalu mampu mengerjakan tugas perusahaan dengan baik karena faktor keturunan yang mumpuni..
Budhe Chichi
Luar biasa
Er Diana
bagus
aagnes
Luar biasa
Kynan Adinata
tuan Hutapea ortunya Alle
sri harjuni
Luar biasa
Teti Hayati
kirain kerjanya paruh waktu, sampe gak bisa makan karena gak ada bgt simpenan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!