NovelToon NovelToon
KEMBARANKU MADUKU

KEMBARANKU MADUKU

Status: tamat
Genre:Patahhati / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / POV Pelakor / Angst / Poligami / Tamat
Popularitas:941.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Novi putri ang

Terlahir serupa tidak membuat kehidupan Mawar Atmaja dan Melati Atmaja memiliki kisah yang sama, karena setelah kelahiran mereka, kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai, sehingga kedua saudara kembar itu harus hidup terpisah.
Sang kakak Melati dibawa Ibunya merantau di kota besar, sementara Mawar harus tinggal bersama ayahnya yang seorang petani di desa nya.

Sampai akhirnya keduanya sudah dewasa dan dipertemukan kembali, saudara kembar itu terlibat dalam cinta segitiga, sang adik kembar yang diam-diam mencintai suami dari kakak kembarnya, berniat ingin merebut Rafael Kusuma Hadinata, segala cara telah Mawar lakukan supaya Rafael tertarik padanya, karena iri dengan kehidupan Melati yang berkecukupan, serta memiliki suami yang tampan dan kaya raya, Rafael adalah seorang CEO di sebuah perusahaan besar batu bara, membuat Mawar semakin berambisi untuk memiliki apa yang saudara kembarnya miliki, sampai pada suatu malam semuanya terjadi begitu saja, Rafael dijebak oleh Mawar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi putri ang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEHILANGAN BESAR (PENDERITAAN)

Setelah memenangkan dirinya, Melati mendatangi Mawar di kamarnya, wajahnya nampak sendu, tetapi Melati tetap menyunggingkan senyumnya, dipeluknya Mawar yang sedang terbaring di atas tempat tidur, sontak saja Mawar tersadar dan mendorong Melati supaya melepaskan pelukannya.

"Kenapa kau memelukku seakan aku ini orang yang paling menderita, tidak perlu bersimpati padaku, pergilah dari sini." Pekik Mawar dengan tatapan sinis.

Melati menghembuskan nafasnya panjang, kepalanya tertunduk tidak mampu menatap wajah adik kembarnya itu. Lalu Melati mengucapkan selamat tinggal pada Mawar dengan suara bergetar, dia tidak mampu menahan perasaannya.

"Mawar apakah kau sangat membenciku, padahal kita sudah terpisah sejak masi bayi, kita berjumpa disaat kita sudah dewasa, mungkin waktu yang salah, kau bertemu dengan mas Rafael dan jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi dia sudah terlanjur menikah denganku, tapi sekarang kau telah mengandung benihnya, dan kau lebih berhak bersamanya daripada aku, kau sangat beruntung akan menjadi seorang Ibu, dari suami yang sangat baik seperti mas Rafael, aku mengalah demi bayi yang kau kandung adikku, aku ingin dia memiliki status dimata hukum, jagalah mas Rafael dan juga Ayah, setelah ini aku akan pergi jauh dari kehidupan kalian." Ucap Melati dengan berderai air mata.

Mawar tercekat mendengar perkataan Melati, dia mengerutkan keningnya, dengan pertanyaan yang ada didalam batinnya.

Apakah benar yang dikatakan nya, apa aku benar-benar hamil, sulit untuk dipercaya, ternyata Tuhan sangat menyayangi ku, Dia mengabulkan harapanku, astaga... Aku beruntung sekali, awalnya aku berbohong pada semua orang, tapi sekarang aku sedang hamil keturunan mas Rafael, batin Mawar didalam hatinya.

Dipandangnya saudara kembarnya yang wajahnya basah oleh air mata, setengah hatinya iba melihat penderitaan yang Melati rasakan, lalu Mawar menyeka air mata kembarannya itu, didongakan kepala Melati ke atas, Mawar mengucapkan terimakasih berkali-kali, entah darimana kesedihan tiba-tiba merasuk ke dalam hatinya, ketika dia melihat penderitaan yang Melati rasakan.

"Maafkan aku kak, takdir begitu jahat pada kita, kita dipersatukan kembali hanya untuk saling menyakiti dan dipisahkan lagi, sungguh kak, aku sangat mencintai mas Rafael, bahkan jika agama tidak melarang hubungan ini, aku rela berbagi cintanya denganmu, tapi kenyataan berkata lain, salah satu dari kita harus melepaskan nya, dan kau merelakannya demi aku, terimakasih sudah menjadi kakak yang sempurna untukku." Ucap Mawar seraya memeluk erat Melati.

Nampak sang Ibu terharu melihat pemandangan didepan matanya, akhirnya kedua anaknya berbaikan, meski setelah ini mereka harus hidup terpisah. Rafael sangat frustasi dengan keadaan saat itu, dia menggebrak meja kaca di ruang tamu.

Pyaar...

Kaca itu pecah, dan pecahannya mengenai jari-jari Rafael, semua orang terkejut dan berlari ke ruang tamu, mereka melihat tangan Rafael sudah berdarah dan pecahan kaca berserakan di lantai. Melati berlari menghampiri Rafael dan membalut lukanya dengan merobek rok panjangnya.

"Apa yang kau lakukan mas, kenapa kau menyakiti dirimu sendiri." Seru Melati dengan wajah cemas.

"Rasa sakit ditanganku tidak seberapa sayang, dibanding rasa sakit yang ada didalam hatiku, lagi-lagi aku mengecewakan mu, dan semua kesalahan ku tidak berujung, apakah kau tidak bisa memaafkan ku sayang." Pinta Rafael mengiba dengan berurai air mata.

Mawar tertegun melihat tingkah Rafael yang nampak berantakan, lelaki itu terlihat sangat payah dan tidak berdaya, bayangan yang selama ini dia lihat adalah Rafael yang sangat sempurna, tapi kesempurnaan itu runtuh di hadapan Melati, saudara kembarnya sendiri.

Rafael berlutut dibawah kaki Melati, dia memohon dan bersujud didepannya, membuat Mawar yang semula sudah mulai menyayangi Melati kembali, sekarang berubah menjadi kesal, dan tumbuh kebencian pada kakak kembarnya lagi.

Kenapa mas Rafael terlihat memuja kak Melati, padahal aku yang akan memberikannya keturunan, bukannya dia bersikap manis padaku, malah dia terlihat tergila-gila pada perempuan mandul yang tidak bisa memberikannya keturunan, batin Mawar dengan mendengus kesal.

"Kenapa kau bersikap seperti ini mas, berdirilah, jangan merendahkan dirimu dengan bertingkah seperti ini, kau adalah imam dari istrimu, tidak sepantasnya kau merendah begitu, kau tidak melakukan kesalahan apapun mas, Mawar juga istri mu, wajar saja kau berhubungan dengannya, dan sekarang kau telah menjadi calon Papa, aku sangat bahagia untuk kalian berdua." Ucap Melati berusaha tegar.

"Tentu saja aku bersalah, kau adalah perempuan yang paling ku cintai, tapi aku berhianat dengan adikmu sendiri, aku sudah berjanji untuk meninggalkan nya, tapi ternyata akibat perbuatan bejat ku, aku harus menanggung semua penderitaan ini." Sahut Rafael dengan mengacak-ngacak rambutnya.

Kemudian Mawar menengahi percakapan mereka, dia meminta Rafael untuk ke Dokter supaya lukanya diperiksa, tapi Rafael justru membentak Mawar dan memakinya.

"Tutup mulutmu Mawar, semua ini terjadi karenamu, apa yang kau lakukan padaku hah, semenjak bersamamu aku jadi sering melakukan hubungan itu, padahal sebelumnya aku tidak seperti itu, jujurlah padaku, apa yang kau perbuat dibelakangku." Bentak Rafael dengan membulatkan kedua matanya.

Plaak...

Sebuah tamparan melayang diwajah Rafael, Ibu mertuanya tidak terima, karena anaknya dituduh yang tidak-tidak.

"Kau adalah lelaki serakah Rafael, kau sudah memiliki istri yang sempurna seperti Melati, tapi kau masih berpaling dengan Mawar, dan sekarang kau menyalahkan nya, apa kau tidak berpikir sebelum mengatakan semua itu, Mawar adalah seorang perempuan, kenapa kau merendahkan harga dirinya dihadapan keluarga nya sendiri." Pekik sangat Ibu dengan berlinang air mata.

Sontak saja Rafael terdiam dengan menundukkan wajahnya, dia tidak bisa menjawab ucapan ibu mertuanya, lalu Melati menenangkan ibunya, dia membawa sang ibu ke sebuah ruangan, didekapnya sang Ibu dengan penuh kasih sayang, Melati tidak membela siapapun, tapi dia tau jika hati Ibunya sedang terluka karena ucapan Rafael.

"Sudah ya Bu, jangan dilanjutkan lagi perdebatan ini, setelah ini aku ingin tinggal bersama Ibu selama beberapa hari, boleh kan Bu." Melati menggenggam tangan Ibunya seraya menyeka air matanya.

"Maafkan Ibu Melati, Ibu belum bisa menjadi orang tua yang baik untuk kalian berdua, karena perpisahan itu telah membuat kalian berdua memiliki nasib buruk seperti ini."

"Tidak ada yang salah Bu, semua ini adalah takdir yang sudah ditentukan untuk anak-anak mu, Ibu harus ikhlas ya, jangan salahkan siapapun lagi, biarkan mas Rafael menjaga Mawar dan juga calon anak mereka, InsyaAllah Melati ikhlas Bu, jadi Ibu juga harus rela."

Rafael terdiam di sudut rumah itu, lalu Mawar datang dengan Perawat Ayahnya. "Sus tolong bersihkan luka ditangan mas Rafael, aku tidak ingin lukanya menyebabkan infeksi." Pintar Mawar pada Perawat itu.

Nampak Rafael hanya terdiam tanpa mengatakan apapun, pikirannya sedang sangat kalut, dan dia tidak ingin berurusan dengan Mawar saat itu, sehingga dia membiarkan Perawat mengobati lukanya.

...Bersambung....

1
Ayunda Marbun
sumpah emosi aku sama simawar tambah lg si rafael /Awkward/
Ayunda Marbun
suami ktl
Pudjiati Puji
dokterx jg bodoh
Risma Farna
Ini nyonya Silvya kapan sih kena batunya... kagak ada syukur2nya... biar Rafael mw ambil hak asuh Alvino ttp Melati yg berhak.. dphl dulu dia hina2 Melati.. coba aja papa Satria pura2 ninggalin tuh si nyonya spya kapok dia... Mawar tak ada kapok2nya
zeefany
hadeuhhhh
zeefany
lanjuttttttt
Anni 21
dan lagi jharam hukum nya itu
Horma Saragih
menyakitkan.
Arni
Kek gak tau diri ya si mawar
Mega
bodoh semua dokter jg bidoh,dokter itu penengah bukan menyalahkan,membei solusi tp jln tengah,sekarang di balik gimana jika sang dokternya yg jd melati,apa sang dokter itu akan mampu bertahan hidup dgn ke pura2an,,, aku mlh se7 sm mamanya raffael lbh baik sakit sktg dr pd nnti dan mkn akan semakin di benci,,, bahkan sbnrnya tdk perlu ada ke pura2an di antara mereka,,,,
Mega
p terlalu naif dan munafix,buar kan sj rafael tau yg sbnrnya,justru kl pd slg ber pura2 akan sangat menyakit kan,baik buat melati atau pun rafarl,jd jgn pd munafix mengata namakan kebersamaan keluarga tanpa mempertimbangkan baik buruk buat yg dipaksa,melati udh cukup km ber baik hati,jgn jd org yg naif dan munafix,tidak ada 1 pun manusia yg ada ber sifat kyk km,mmg hanya di novel atau film aja yg ada sifat dan kelakuan yg sptri km yg katanya bagai malaikat,jgn di bawa terlalu jauh dgn khayalan thor,kesannya mlh jd kyk org munafix melatinya,,,
Arin
haha gmn rsnya mawar...gurihkn🤣
Arin
dan nanti Zahra hamil...trs sy seneng sekali Krn mawar bkln ngrsain yg sprti melati rsain🤣
Arin
yah itulah karma Krn dpet hasil ngrbut ya akhrny kmu juga bkln ngrsain ap yg melati dlu rsain...🤣
Arin
sykurin pelakor...emang enak🤣
Arin
nah gtu dong Mel...sy suka liat kmu yg skrng😍😍
Arin
wah author emng baik hati ngsih anak melati cwo...mksh Thor🤗🤗ech nnek lmpir kmu mau ngapain
Arin
sykurin mawar sy suka liat pelakor mendrta...🤣💃dan buat mmnya mawar...buat apa mnysl ibu itu udh lewat
Arin
nanti semoga ank melati cowo dan buat nnek lmpir itu mendrta,dan mksih bngt blasan buat pelakor Thor..sy mau ksih kopi nich biar tmbh smngt up🤭
Arin
sykurin pelakor....emng enak,itu mngkin msih kurng ya🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!