NovelToon NovelToon
MY ACCIDENT DESTINY II : JACOB MEET CINDERELLA

MY ACCIDENT DESTINY II : JACOB MEET CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:169.6k
Nilai: 5
Nama Author: ElizabethMelyna

Sekuel novel pertama MY ACCIDENT DESTINY..
Kisah kali ini berpusat pada kehidupan dan perjalanan cinta si Badboy JACOB setelah cinta pertama nya bertepuk sebelah tangan..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElizabethMelyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BENCANA

Part 26 " Bencana "

Tanpa terasa hari semakin malam dan dingin, Jasmin dan Sita menghabiskan waktu untuk makan malam di sebuah cafe di tengah ibu kota.

Mereka juga memesan minuman yang beralkohol rendah untuk mengobati rasa frustasi mereka, terutama Jasmin.

" Tumben hari ini kamu mau minum bir?" Sindir Sita heran.

" Aku lagi kesal banget sama Jacob. Liat aja, malam ini aku ga mau pulang. " Gumam Jasmin marah.

Iphone Jasmin terus bergetar dalam tas nya, namun karena tertumpuk buku dan alat alat gambar.. Jasmin tidak menyadarinya.

Sedangkan dua orang lelaki sedari tadi mengawasi Jasmin dan Sita dari seberang cafe. Entah mulai kapan, Jasmin di ikuti oleh orang asing itu, tapi yang pasti.. mereka memanfaatkan kesempatan saat Jacob tidak bersama nya.

" Hmm.. ya gimana lagi, Jacob kan dari kecil hidup dengan dunia yang keras.. jadi ya kamu harus sabar, tidak mungkin dia bisa berubah dalam sekejap. " Nasehat bijak Sita setelah mendengar curahan hati Jasmin.

" Apa memang aku yang terlalu berlebihan?? Terlalu kekanak kanakan?? Aku kan cuma khawatir padanya. " Kata Jasmin membela diri.

" Kan kamu memang masih anak kecil, yang sebenarnya belum siap menikah. Hahaha.. tapi kalau bicara pesona Jacob, walau dia jauh lebih tua.. siapa yang bisa nolak.. " Ejek Sita mencoba mencairkan suasana.

Di tengah obrolan dan canda gurau mereka, Jasmin dalam sekejap terdiam dan menjatuhkan gelas minumannya.

" Halo.. Jasmin.. apa kabar?" Sapa pria tua, yang bernama Mr. Gibson.

" Tidak keberatan kan.. kalau aku bergabung disini. " Sahut Mr. Gibson yang tidak di sangka sangka akan datang menemui Jasmin.

Suasana tegang dan takut pun langsung terasa, apalagi saat Jasmin melihat ke sekeliling cafe dimana tanpa sadar... Mr.Gibson membuat semua pengunjung keluar secara paksa.

" An.. da.. kenapa bisa ada disini.. " Sahut Jasmin tergagap.

" Tentu saja, untuk menyapa mu.. Nyonya Jacob. " Jawab Mr.Gibson mengisyaratkan sesuatu yang tidak baik.

" Aku.. sudah tidak ada urusan lagi dengan anda.. kami harus segera pulang. " Sahut Jasmin ingin menghindar dan mengajak Sita untuk beranjak pergi.

Namun tanpa disangka, anggota Mr. Gibson menodongkan pistol diam diam ke perut Sita.

" Aaa... jangan.. " Teriak Jasmin dan Sita ketakutan.

" Urusan ku dengan suami mu belum selesai. Tidak kuduga, kalau hubungan kalian akan sampai sejauh ini.. " Sambung Mr. Gibson dengan tawa nya yang mencekik.

Tubuh Jasmin dan Sita seakan tidak bisa tenang dan terus berdebar karena takut.

" Apa yang sebenarnya anda inginkan? Jangan sakiti kami.. Jacob tidak akan tinggal diam, jika kamu melukai ku. " Sahut Jasmin mencoba memberanikan diri.

" Aku sedang menguji Jacob.. hari ini, kudengar dia akan melakukan serangan balasan kepada kelompok xxx.. Aku ingin lihat, dia akan memilih mu atau memilih kelompoknya.. kamu yang mati, atau anggotanya yang mati... Hahaha " Bisik Mr. Gibson membuat Jasmin merinding dan semakin ketakutan.

Mr.Gibson ternyata merencanakan perangkap untuk menghancurkan Jacob, lebih tepatnya menghancurkan hati Jacob yang harus memilih.

" Bawa mereka.. buang temannya, aku hanya butuh dia. " Perintah Mr. Gibson kemudiam di ikuti oleh tindakan anarki anggotanya.

Sita dan Jasmin di tarik paksa bahkah dipukul ketika melakukan perlawanan.

Mereka di sekap dan diculik, entah akan di bawa kemana oleh gerombolan Mr. Gibson.

Iphone Jasmin yang terus bergetar, tertinggal di cafe sehingga Jacob tidak bisa menghubunginya.

" Persiapan sudah selesai bos.. kita berangkat sekarang.. mereka sedang lengah berpesta.. " Kata Davin semangat ingin segera membalaskan dendam.

Namun keraguan tampak di wajah Jacob yang tidak bisa menghubungi Jasmin sama sekali.

" Bos.. " Sahut Davin menepuk bahu Jacob, menyadarkan lamunannya.

" Hmm.. kita berangkat. " Perintah Jacob sambil masuk ke dalam mobil yang sudah dipersiapkan anggotanya.

Di tengah perjalanan, Jacob menerima pesan dari nomor tidak dia kenal.

Pesan itu berisi foto Jasmin yang sudah terikat di kursi dengan tangan kaki terikat dan mulut yang di bungkam isolasi hitam.

Begitu terkejutnya Jacob ketika melihat isi pesan itu.

" Hentikan mobilnya. " Perintah Jacob mendadak, membuat Davin bertanya tanya.

" Ada apa bos?? "

" Mr. Gibson sialan itu, menculik Jasmin. " Jawab Jacob khawatir.

" Davin.. kalian harus pergi tanpa aku. " Sahut Jacob tanpa pikir panjang.

" Tapi bos.. saat ini para anggota lebih membutuhkan anda. " Kata Davin membantah.

Posisi Jacob tentu membuatnya dilema sekali lagi, ia yang sejak awal sangat yakin dengan rencana pembalasan ini bahkan tidak mempedulikan perkataan Jasmin, menjadi goyah.

" Maafkan aku Davin. Aku rasa.. aku tidak bisa.. aku tidak bisa kehilangan istri ku. " Kata Jacob membulatkan tekad.

" Serang mereka tanpa aku. Aku percayakan semua kepadamu. " Sahut Jacob bergegas turun dari mobil dan menghampiri jebakan Mr. Gibson.

" Lagi lagi.. sudah kuduga.. wanita itu selalu lebih penting daripada kami yang sudah bertahun tahun menghormati mu. " Gumam Davin kecewa.

Secepat yang ia bisa, Jacob yang membawa salah satu mobil anggota nya.. pergi ke lokasi yang di kirimkan oleh Mr. Gibson.

Mereka berada di tempat rongsokan mobil yang sangat sepi dan hanya terlihat serpihan serpihan mobil bekas yang di hancurkan.

CIIITTT

Jacob berhenti dan langsung berlari secepat yang ia bisa untuk menemui mereka.

Terlihat Mr. Gibson dan para anggota sudah menyambutnya dengan ekspresi penuh kepuasan.

Sedangkan Jasmin duduk terikat ketat dengan pengawasan anggota Mr. Gibson.

" Apa yang kamu lakukan?? Kenapa kamu begitu licik mengancamku menggunakan wanita. " Kata Jacob to the point memendam kekesalan.

" Hai Jacob.. Lama tidak bertemu. Seharusnya kita lebih sering saling menyapa, sehingga aku bisa datang ke pernikahan mu. " Ejek Mr. Gibson santai.

' Bagaimana dia bisa tahu bahwa aku menikahi Jasmin. Padahal pernikahan kami sangat tertutup dan hanya disaksikan oleh Davin dan Sita. " Kata hati Jacob yang makin was was karena keseriusan Mr.Gibson yang bahkan mencari tahu segalanya bahkan sampai ke hal pribadi Jacob.

" Katakan saja apa mau mu?" Tantang Jacob tanpa basa basi.

" Aku mau mengambil kembali perempuan ini. Dia adalah sandera ku sejak awal, tapi kamu meminta nya. Dan ternyata kamu mengkhianati ku. " Ancam Mr.Gibson.

" Aku tidak pernah mengkhianati mu. Aku melakukan kerja sama dengan mu, dan urusan kita sudah selesai. " Sahut Jacob membela diri.

" BRENGS*K. Kamu kira aku tidak tahu.. kamu melempar tugas mu ke kelompok lain. Karena kebodohan mu itu, aku hampir jadi buronan. Sialan. Kamu yang melanggar kontrak lebih dulu dengan ku. Karena itu, seharusnya wanita ini kembali padaku. " Jawab Mr. Gibson semakin mendekat ke arah Jasmin yang belum sadarkan diri.

Tangan nakal nya mulai meraba dan menyentuh kulit Jasmin, mulai dari wajah leher dan membuka pakaian Jasmin perlahan untuk memprovokasi Jacob yang terlihat seperti singa siap menerkam.

" Jauhkan tangan kotormu itu dari istri ku. " Gumam Jacob dengan penekanan yang tajam.

" Hahaha.. istri?? Kamu membuatku ingin muntah.. lelaki dengan kehidupan seperti kita, tidak layak menyimpan wanita terlalu dalam. " Ejek Mr. Gibson lagi sambil terus menyentuh Jasmin yang tak berdaya di hadapan Jacob.

" BRENGS*K, AKU AKAN MEMBUNUHMU. " Teriak Jacob terpancing amarah.

Namun bagaikan benteng yang kuat, Jacob yang seorang diri tentu saja kalah ketika para anggota Mr. Gibson menghajarnya dari segala sisi.

Jacob tersungkur di bawah kaki Mr. Gibson dengan penuh luka.

" Berikan semua aset mu kepadaku. Jadilah gelandangan bersama istri tercinta mu itu. Atau biarkan istri mu melayaniku di ranjang. " Bisik niat buruk Mr. Gibson yang kejam dan serakah sambil tersenyum licik.

" Cuuhh.. aku tidak sudi, tidak akan kubiarkan kamu mendapatkan keinginanmu. " Jawab Jacob yang masih punya nyali.

1
Sri Ariyanti
happy ending
selalu suka karyamu
Sri Ariyanti
kirain jacob mati, ternyata cuma prank othor.
Sri Ariyanti
ternyata benar dugaanku davin si pengkhianat
Naina
Novelnya the best 💯 Konfliknya luar biasa, nggak terlalu berat dan nggak yg ringan juga, romance nya dapet banget tapi nggak lebay jadi nggak bikin bosen. Dari segi konflik dan romance nya pas banget. alurnya juga nggak gampang ketebak dan penuh kejutan. Aku berharap konflik kayak di novel ini lebih banyak dibandingkan istri² yg tersakiti terutama karena orang ketiga karena itu udah mainstream dan nyesek banget juga, aku seneng banget karena ini nggak ada embel² pelakor. Aku juga suka novel yang nggak kepanjangan part nya sampe ratusan. Walaupun ceritanya singkat tapi sangat berkesan. Aku harap banyak yang menemukan novel ini karena aku jamin nggak akan nyesel. Sebelumnya aku udah baca ceritanya Shelo sama Arvi dan nggak kalah bagus juga. makasih buat kakak author yang udah nulis cerita sebagus ini dan semoga makin rame yang baca.
Ezme: 😭😭😭 terharuuu...
trimakasih banyak buat apresiasi nyaaa...
🥰🥰🥰
total 1 replies
gabriella pardede
bagus
Endah Setia
heran deh kok punya bakat jadi pelakor
Eni Purwanti
happy ending. thanks ya Thor 👍👍👍👍. selamat berkarya dan semangat 💪💪💪💪💪
Eni Purwanti
akhirnya kalau bahagia Jasmine 😍😍😍😍😍
Eni Purwanti
Jacob kah????
Eni Purwanti
oh babang jacob dimana kah kau berada 🤔🤔🤔🤔
Eni Purwanti
hhmm lanjut Thor 😁😊😊
Eni Purwanti
hah ternyata kau Davin. 😡😡😡 ntar mama ga kasih uang jajan loh. btw Davin tuh nama anakku😁😁😁😁😁
Eni Purwanti
begitulah kehidupan mafia
Eni Purwanti
kalian yah. SMA sama egois.
Eni Purwanti
tambah riweh kan??????
Eni Purwanti
ada penghianat Jacob. hati hati 🤔🤔🤔🤔🤔
Eni Purwanti
lawan aja si Luna Jasmine. kau kan pernah liat orang orang yang menyinggung Jacob dibalas. kau bisa pakai cara itu.....
Eni Purwanti
adakah yang nolongin Jacob ... secara kelompok dia juga ga da yang ikut
Eni Purwanti
Jasmine ga bisa langsung nyuruh Jacob berhenti. bertahun tahun jadi bisa mafia suruh berhenti. kan pake proses dulu 🤦🤦🤦🤦
Eni Purwanti
kau tetap seorang pemimpin Jacob. nasib anak buahmu berada di tanganmu. jangan terlena dengan Jasmin saja. karena masih ada tanggung jawab yang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!