NovelToon NovelToon
Tentang Aku Dan Kamu

Tentang Aku Dan Kamu

Status: tamat
Genre:Teen / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lavinka

Sedang tahap Revisi:

Liliana—atau Lili—tak bisa diam. Energi dan suaranya seolah tak pernah habis, berpindah dari satu cafe ke cafe lain, menyalurkan hobinya bernyanyi. Hidup baginya sederhana, selama masih bisa menyanyi dan tertawa, dunia baik-baik saja.

Sementara itu, Andra Wijaya lebih suka menyendiri. Cowok pendiam ini punya dunia kecilnya sendiri, mendesain pakaian, menjahit, dan memotret dirinya sebagai model. Semua dilakukan dari rumah, jauh dari hiruk-pikuk orang.

Dua dunia yang sangat berbeda. Namun, siapa sangka satu kejadian kecil membuat keduanya saling bertabrakan. Sejak itu, hidup mereka tak lagi sesunyi atau seceria sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lavinka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 25

Lili POV

"Em.. wa'alaikumsalam." Aku mematikan panggilan telepon dari bang Andra. Aku memasukkan kembali ponselku kedalam tas ku dan melanjutkan tidur ku. Kali ini kami akan menghabiskan weekend ke pantai Anyer. Kami berangkat dengan dua mobil, aku semobil dengan Tania Radit dan pacarnya sedangkan sisanya di mobil bumi.

Sebenarnya waktu tau bang Andra menelfonku tadi aku cukup terkejut. Dari mana dia bisa mendapatkan nomorku ,padahal selama ini kami tidak pernah bertukar nomor ponsel. Ah...aku tau pasti Indri yang memberi tahu bang Andra. Dan aku yakin bang Andra meminta nomor ku ke Indri,karena hanya Indri yang tau nomor ponsel ku.

Selama perjalanan aku mengabaikan obrolan teman-teman ku karena aku sedang malas untuk menanggapi pembicaraan mereka. AKU Memejamkan mataku untuk melanjutkan tidurku tapi bayang-bayang wajah bang Andra yang sedang menatapku datar membuatku membuka kembali kedua kelopak mataku

"Sialan, kenapa malah jadi mikirin dia sih. Harusnya gue kan lupain dia dan perasaan gue sama dia." Geramku pelan sambil melihat kearah samping jendela. Aku hampir bisa melupakan dia hari ini,tapi kenapa dia malah nelfon aku sih.

Aku mengusap wajahku sebal dan memutuskan untuk melanjutkan tidurku. Setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang ,mobil yang di bawa Radit akhirnya sampai juga di sebuah villa yang cukup besar untuk menampung kami semua. Kami sengaja memesan bila yang besar karena kami akan mengadakan barbeque malam nanti.

Aku turun dari mobil dan berjalan mendekati anggun yang kini sedang menyeret kopernya, sedangkan aku hanya membawa hanya membawa diri dan tas make up ku. Aku memang sengaja tidak membawa baju karena aku sedang malas, dan lebih memilih membeli saja nanti di toko dekat sini.

Aku sudah memberi tahu eomma dan appa kalau aku dan teman-teman akan menginap di villa untuk 2 hari,dan mereka hanya berpesan untuk hati-hati saja. jangan kalian kira eomma appa akan melarang ku, karena mereka sudah kenal baik dengan teman-teman ku makanya mereka sudah tidak khawatir lagi.

"Ngapa lo? lemes amat . Udah kaya kerupuk mlempen aja lo." Aku menatap anggun dengan datar.

"Dih songong nih bocah ditanyain malam diem Bae. kesambet Lo? baru juga nyampe udah kesambet aja." Aku memutar kedua bola mataku, sumpah yah nih kalau bukan temen udah aku buang kelaut.

"Apaan deh nggak jelas banget Lo. Minggir gue mau masuk.!" Ucapku sebal.

"Lahh malah dia yang sewot. Hati-hati Li ,nanti kalau Lo marah-marah makin lama jodoh elo."

"Bodo Amat..!!" Aku mengabaikan anggun yang kini sedang menertawakan ku di belakang. Aku segera masuk kedalam vila yang sudah di buka oleh bumi, aku benar-benar mengabaikan siapapun yang berpapasan denganku. Aku sedang tidak dalam mood yang bagus buat berhaha hihi dengan orang.

"Ada apa?" Aku hanya melirik sebentar kepada Doni yang kini sedang berdiri sambil menyenderkan tubuhnya di samping pintu. Aku menghela nafas melihat keberadaan Doni sekarang. Kenapa aku tidak menyukai Doni saja, kenapa harus dengan orang yang jutek kaya Andra.

"Kenapa? kamu pusing?" Aku melihat Doni berjalan mendekatiku yang sekarang sedang duduk di atas ranjang, dia ikut duduk di sebelahku dan mengusap dengan lembut rambutku.

"Nggak ada apa-apa. Cuma laper aja, dari tadi belum makan." ucapku bohong.

"Ya udah nanti kalau udah beli makanannya aku bakalan manggil kamu. Lebih baik kamu istirahat dulu sekarang. Aku ke depan dulu buat nyiapin semuanya."

"Hmmm..." Aku tak mengindahkan ucapan Doni, justru sekarang aku malah sedang mengambil ponsel dan mencoba menghubungi nomor bang Andra. Tapi sepertinya bang Andra sudah terlanjur marah karena aku yang sudah menolak ajakan nya hari ini. Aku mencoba menghubunginya lagi, setelah 4 kali aku mencobae menelfon bang Andra tapi belum ada tanggapan juga darinya.

Aku memutuskan untuk mandi dari pada pusing mikirin kenapa bang Andra nggak angkat telfonku. Setelah lebih dari 25 menit aku berendam di bathtub akhirnya aku beranjak dan menyalakan shower untuk membilas tubuhku.

Saat keluar dari kamar mandi aku baru ingat kalau aku tidak membawa baju ganti.

"Haahhh kayaknya gue emang lagi apes banget deh." Aku mengambil ponselku untuk menghubungi anggun untuk meminjam bajunya, tapi saat ku buka ponselku ada banyak panggilan dari nomor bang Andra. Aku langsung menghubunginya balik. Pada dering kedua panggilanku langsung di jawab olehnya.

"Halo Li..Tadi kenapa kamu telfon? Maaf tadi aku lagi di jalan jadi nggak tahu kalau kamu telfon." Aku mengerutkan kening ku mendengar bang Andra menyebut dirinya dengan aku dan kamu.

"Ohh...tadi cuma pengin ngasih tau aja kalau saya sudah sampai."

"Alhamdulillah kalau gitu. Jangan lupa makan yah Li, dan jaga kesehatan juga". Aku menjauhkan ponselku untuk melihat dengan siapa sebenarnya aku berbicara, tapi ini bener kok nomornya bang Andra.

"Halo...ini nomornya bang Andra kan?"

"Iya bener. Memang kenapa Li?"

"Tapi......kok aneh aja gitu bang Andra pake aku kamu gitu ngomongnya. Bukannya bang Andra nggak suka yah kalau kita Deket?" Hening...aku menunggu beberapa saat tapi tak ada suara di seberang sana.

"Halo...halo...Bang Andra masih di situ kan?" Tanyaku sambil melihat panggilan telfon yang belum terputus tapi bang Andra masih diam tak mau menyahuti pertanyaanku.

"Emm...itu... sebelumnya aku mau minta.....mmmaaf sama kamu Li atas semua kesalahanku yang sudah menyakiti hati kamu. Aku tau kamu pasti sakit hati ketika mendengar setiap ucapanku. Aku benar-benar ingin minta maaf dengan kamu Li. Tolong maafkan kesalahnku..!" Aku menganggukkan kepala mengerti kenapa sekarang bang Andra jadi berubah lebih lembut saat berbicara denganku.

"Emmm ....maaf bang bisa kita sambung lagi nanti pembicaraannya. Soalnya saya ada perlu denagn teman saya. Nanti saya hubungi lagi kalau sudah selesai. Nggak apa-apa kan?"

"hmmm" Aku langsung mematikan telfonku dan mencoba menghubungi nomor anggun. Kan nggak etis banget aku pergi keluar cuma pake handuk yang melilit area dada sampai paha doang.

"nape Lo nelfon gue?"

"Gue pinjem baju Lo dulu, habis ini gue mau keluar sekalian beli baju. Lo temenin gue!"

"Tadi aja udah kaya orang mau mati, sekarang kayaknya udah baik-baik aja. mencurigakan banget sih Lo. Lo belum mau ngasih tau gue apa?"

"Ya nanti gue ceritain. Sekarang Lo anterin baju dulu ke kamar. buruan nanti gue masuk angin.!!"

"Iye iye sabar napa. ini juga gue lagi nyari baju buat Lo. etdah punya temen ko nggak sabar banget sih." Aku mengabaikan gerutuan anggun dan memilih mematikan telfonku dan menunggu di kamar.

Ceklek

"Nih ndoro bajunya..." Aku hanya mendengus melihat anggun yang sedang memberikan baju kearahku dengan gaya seperti akan memberikan barang pusaka kepadaku.

"Lebay Lo." Aku langsung mengambil bajunya dan kupakai langsung di hadapannya. Kami memang sudah biasa, bahkan aku anggun Riri dan Tania sudah biasa mengganti baju di depan kami. Tapi kalau buat yang cowok maaf yah kita masih punya harga diri buat tudak memperlihatkan tubuh kami ke hadapan mereka.

"Yuk let's go. Tania sama Riri dimana?"

"Mereka lagi ke supermarket sama Doni. Yang dirumah cuma kita doang. Tadi Radit sama pacarnya dan juga bumi nggak tau kemana, gue males nanya." Kami keluar dari vila dengan saling mengobrol ngalor ngidul, mood ku sudah bagus makanya sekarang bisa berhaha hihi sama anggun. Mungkin karena sudah mengobrol dengan bang Andra, Adan karena bang Andra juga sudah tidak seketus kaya dulu makanya mood ku langsung bagus.

Jarak pantai dan vila memang tidak begitu jauh, bahkan dari sini aku bisa mendengar suara deburan ombak nya. Membuatku menjadi lebih tenang, kali ini Susana sekitar tidak begitu ramai jadi aku begitu leluasa menikmati liburan dengan santai tanpa takut di ganggu oleh lelaki hidung belang.

Aku dan anggun membeli beberapa baju yang bisa ku pakai disini dan besok pagi kami berencana untuk ke pantai.

Acara malam ini pun berjalan dengan sangat meriah. Kami barbeque di halaman depan vila sampai jam 12 malam, setelah acara selesai kami masuk kedalam kamar masing-masing. Aku sekamar dengan Tania malam ini. Aku bahkan langsung tertidur dan lupa untuk menghubungi bang Andra karena saking asyiknya dengan teman-teman. Semoga bang Andra tidak marah padaku.

Ini adalah penampakan Radit dan juga pacarnya yang bernama Wulan

ini Tania yang sedang bermain pasir. Dia sangat antusias saat melihat pantai.

anggun

bumi

doni dan juga suasana pantai yang begitu menyatu.

ini adalah penampakan Riri dan juga pacarnya yang bernama Jacky.

Ini adalah Liliana yang sedang bermain pasir dengan Tania.

**TBC

Foto aku ambil di google yah. mksh jangan lupa like dan juga vote yah.

kalau kalian nunggu lili dan Andra bersatu harap bersabar yah. maklum saya masih seneng menyiksa Andra. hahaha**

1
Indah Sari
smangat kak, aku datang lagi...🥰
mampir juga di novelku yah🥰🙏
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩
Aq salfok sama Andra., karna idolaq, Yang2..🤭😊
less22
pendeknya kak
AiniyaFazmi
aku ketinggalan jauh nie ehehhe
Miya Armi
like
Shidqi
Up
Dewi Masitoh
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Dewi Masitoh: siap kak
total 2 replies
Dewi Masitoh
nanti aku lanjut bacanya♥️
Tita Dewahasta
sukaaa
kimtae
Alhamdulillah Sah juga. Slmt yh lili dan Andra.
kimtae
cie-cie Andra lili udh mau kwn nih. dtunggu undangan nya yah
kimtae
ikut senyum senyum sndri nglht ke uwuan Andra sama lili.

Dtunggu yg kak up nya. Semangat juga bt nls nya
Lavinka
malah Kaka.

syiap lah. ditunggu next chap nya yah.
PanggilsajaKanjengRatu
First..
semangat dan sehat selalu Thor

di tunggu up selanjutnya 🥰
Quora_youtixs🖋️
sukses selalu buat karyamu 👍
Lavinka
ya nh. tinggal Andra yang berjuang buat dapetin lili.. mksh yh atas support nya.
kimtae
restu dari si camer udh di kantongi. gaskeun lah
PanggilsajaKanjengRatu
Yang yang kau kah itu😍..

semangat Thor..jangan lupa mampir juga😁
Lavinka: heem...yang yang.
mksh. baik kak nanti aku mampir.
total 1 replies
Quora_youtixs🖋️
semangat kak 👍
Quora_youtixs🖋️
suka 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!