Rika gadis cantik dan pencinta buku ini rela melunasi hutang ayahnya dengan menikahi anak Sanjaya.
Arman Sanjaya seorang lelaki idaman yang menjadi pengganti kakaknya yang akan menikah dengan Rika Wijaya.
akankah hubungan rumah tangga mereka bisa bertahan mesti tidak ada cinta diantara keduanya?
happy reading😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Telur balado
..."Tidak nampak bukan berarti tidak ada kan? "...
...Rika Putri Wijaya...
Sepulang dari mengajar Rika memasak makanan yang disukai Arman untuk pertama kalinya. Rika memang ingin membuat Arman senang dengan masakannya kali ini meskipun Arman tidak pernah tidak memakan yang Rika buat semua yang Rika buat pasti dimakan habis oleh Arman.
"Sudah siap".ujar Rika dengan mencium bau masakannya yang sudah selesai ia buat.
Tok.. Tok..
Rika menaruh makanannya di dalam lemari dan membuka pintu yang sedari tadi diketok. Rika merasa bahwa Arman sudah pulang dari kerjanya saat ini.
" Assalamu'alaikum ". Salam dari balik pintu yang Rika buka
" Wa'alaikumsalam. " Balas Rika yang bingung dengan keberadaan Dinda disini.
"apakah mas Arman memberitahu alamat ini ke Dinda?dan apakah alasan mas Arman ingin tinggal berpisah agar bisa leluasa bersama Dinda? " gumam Rika yang pikirannya di penuhi banyak pertanyaan
"Arman ada di rumah? ". Tanya Dinda dengan mengintip kedalam rumah mencari keberadaan seseorang
" Mas Arman belum pulang. " Balas Rika yang masih memegang pintu
"Assalamu'alaikum". Salam seseorang laki-laki yang baru datang
" Wa'alaikumsalam ". Balas Rika dan Dinda bersamaan
" Dinda kamu ada di sini? ". Tanya Arman yang baru datang melihat Dinda di depan rumahnya dengan membawa rantang makanan.
" Aku mau memberikan makanan ini untukmu. " Dinda mengulurkan rantang yang ia bawa ke Arman
"Wow.. Harum sekali baunya. " Ujar Arman yang mencium rantang tersebut
"Aku membawakan itu untuk mu tapi jika Rika sudah masak maka aku akan bawa pulang saja. " Ucap Dinda
"Tidak din. Rika pasti belum masak. Iya kan rik? " Arman memandang Rika yang hanya diam dengan memegang kayu pintu.
"I-iya." Balas Rika bohong. Rika sudah masak tapi ia tidak mengucapkannya.
"Ya sudah kita makan bersama saja. " Ajak Arman memasukkan dirinya dengan membawa rantang.
Meja makan yang biasanya hanya diisi oleh Rika dan Arman sekarang bertambah kehadiran Dinda di sana. Dinda mempersiapkan semuanya mulai dari piring sampai nasi yang akan dimakan Arman. Rika hanya melihat semua yang dilakukan oleh Dinda dengan perasaan cemburu tentu.
"Arman aku masak makanan kesukaanmu telur balado. Pasti Rika selalu memasaknya untukmu ya? " Tanya Dinda yang masih mengambil masakannya yang akan diberikan ke Arman
"Tidak".jawab Arman dengan melihat wajah Rika yang menunduk.
" Tapi sekarang aku memasaknya mas". Gumam Rika dalam hati
"Oh ya , apa Rika tidak tahu makanan kesukaan mu? " Yang Dinda lagi
Arman tidak menjawab pertanyaan dari Dinda hanya fokus dengan makanannya saja.
Arman dan Dinda selalu berbicara di dalam selang memakan makanannya. Mereka membicarakan tentang masa lalunya yang sesekali membuat mereka mengeluarkan tawanya. Rika tidak ambil pusing dalam situasi tersebut ia hanya memfokuskan dirinya pada makanan meskipun hatinya sudah tidak bisa menerimanya.
Rika meneteskan air matanya yang sedari tadi ia tahan dengan menatap hasil masakannya yang ia buat khusus Arman.
"aku apakan makanan ini? " tanya Rika pada dirinya sendiri
"tidak mungkin aku harus membuangnya. " Rika melangkahkan kakinya keluar dengan membawa rantang berisi makanannya yang akan ia berikan kepada orang yang lewat. sedangkan Arman mengantarkan Dinda pulang ke rumah. Rika betul-betul merasa hatinya sangat hancur saat ini karena ulah Arman.
Rika merasa ia telah menabrak seseorang karena pandangan matanya yang kabur akibat air mata.
"Rika? " tanya laki-laki dengan ragu-ragu membuat Rika menatap orang tersebut.
"kak Rasya? . "
"kamu mau kemana? ". tanya Rasya
"a-aku mau.. "
"kamu menangis? " potong Rasya melihat air mata Rika yang jatuh di pipinya.
"ada apa dengan mu? "
"apa yang kamu bawa? ". lanjut Rasya yang melihat Rika membawa rantang
" ini makanan kak untuk aku berikan kepada orang yang mau. " balas Rika dengan sedikit terbata karena terlalu lama menangis.
"aku mau. " Rasya mengambil rantang yang Rika bawa.
"jarimu kenapa? " tanya Rasya yang melihat jari Rika diperban
"ini karena memasak kak. " ucap Rika dengan senyum dipaksakan
"apa kamu menangis karena Arman? ". tanya Rasya selidik
" tidak kak. kak aku mau kembali dulu. assalamu'alaikum. " pamit Rika dengan berlari kecil meninggalkan Rasya. Rika tidak bisa menceritakan masalah keluarganya kepada orang lain .
dimanakah bahagia itu....
aaaah.. kak aisyah.. ayo uo lagi yg. buanyaaak kak...
aku tgu y kak
love you🥰
Rika dan Dimas emang serasi ❤️
jangan biarkan Arman mengganggu hubungan mereka...
semangat Thor up nya 💪 🙏
biar Arman gk bs deketin Rika LG..
semangat up nya thor 💪🙏
sehat selalu kak....
semoga bsk up nya lbh banyaaaak lagi y...😊