NovelToon NovelToon
Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Ibu Pengganti Kesayangan Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mande Qita

Zeya diam terpaku ketika melihat suaminya sedang jalan bergandengan tangan dengan wanita yang tak Zeya kenal.
Ryan yang kebetulan juga melihat Zeya melengos tanpa mau menyapa istrinya tersebut, malah Ia bergegas meninggalkan Zeya.
Menikah dengan Ryan keputusan hidup yang Zeya sesali, manis di awal ternyata hanya kedok belaka, agar bisa menikah dengan mantan kekasihnya.
Zeya menerima perceraian itu dan melanjutkan hidupnya dengan pindah ke kota besar.
Akankan Zeya menemukan kebahagiaannya sendiri, atau Zeya terus di bayang bayangi oleh masa lalunya.
Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Ryan setelah menikah dengan mantan kekasihnya itu?, Kenapa dia kembali mengejar cinta nya Zeya?
Pergulatan batin Zeya dimulai di saat tuan Gatra ingin menikahinya sedangkan mantan istri Gatra ingin kembali rujuk dengan Gatra, ditambah lagi dengan Ryan yang kembali membayangi hidupnya…
Akankan keputusan Zeya akan merubah semuanya..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mande Qita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 25 Janji pergi bertiga

Ketika makan Barra, Edo dan Lia memberikan waktu untuk Gatra, Arsen dan Zea untuk berinteraksi dengan akrab, mereka bertiga sibuk dengan makanan yang ada di depan mereka masing masing.

Sedangkan Zea dan Gatra mereka biarkan melayani Arsen yang sangat manja pada Gatra dan Zea, seolah Arsen sedang menikmati kebersamaan keluarga kecilnya ketika dulu bersama dengan Sarah.

[Arsen sangat manja pada Zea, seolah dia sedang meluapkan rasa rindu dengan belaian kasih sayang dari seorang ibu, betapa dalam terlukanya hati Arsen selama ini, walaupun dulu Arsen hidup dengan mamanya tapi Arsen tidak mendapatkan kasih sayang seorang ibu secara utuh]

[Sarah terlalu sombong dan menyalahkan Gatra karena kehadiran Arsen yang belum diinginkan, marah pada Gatra tapi kenapa Arsen yang jadi pelampiasannya, dan Gatra masih saja mencoba membujuk mantan istrinya tersebut]

Barra menghembuskan nafas dengan kasar, hatinya sangat terharu saat ini, melihat keakraban Gatra, Arsen dan Zea.

[Gue harus membantu mereka bertiga untuk bersatu, gue berharap Zea berhasil menundukkan hati Gatra yang sudah terlanjur beku pada wanita karena kegagalan pernikahannya dengan Sarah]

Tekad hati Barra, Ia akan melakukan apa saja agar rencananya berhasil, tanpa sengaja Barra menoleh ke arah Edo yang juga sedang menatap ke arah Gatra secara diam diam.

Edo yang tahu Barra sedang menatap ke arahnya, menganggukkan kepalanya seolah dia dan Barra mempunyai rencana yang sama, mereka berdua sama sama tersenyum tipis.

[Gue tahu tuan Barra pasti mempunyai pemikiran yang sama denganku, semoga rencana kami berdua berhasil, Arsen berhak bahagia walaupun tanpa mamanya]

Tekad Edo dalam hatinya, sedangkan Lia pengasuh Arsen pelan pelan mengusap ujung matanya yang tiba tiba basah, Lia sangat tahu perjuangan Arsen selama ini, Lia saksi hidup penderitaan yang Arsen alami.

[Semoga Miss Zea wanita yang tepat yang dikirimkan Tuhan untuk tuan muda Arsen dan tuan Gatra, mereka berdua berhak bahagia, aku akan berusaha membantu mereka bertiga]

Lia juga merasakan hal yang sama dengan apa yang Barra dan Edo rasakan.

Gatra, Arsen dan Zea yang sedang makan terlihat sangat menikmati kebersamaan mereka bertiga, tanpa mereka sadari mereka nyaman satu sama lain.

“Miss Zea!” panggil Arsen

“Iya anak pintar…” Zea sering menjawab sapaan Arsen dengan kata kata yang sekaligus doa untuk Arsen.

“Enakkan ayam golengnya?” tanya Arsen, memastikan kalau gurunya itu menyukai juga ayam goreng kesukaannya tersebut.

“Iya, enak ayam gorengnya, kapan kapan miss mau makan ayam goreng ini lagi deh” jawab Zea sambil tersenyum

“Nanti kita pelgi makan kesini lagi ya Miss” ajak Arsen yang langsung membuat janji dengan Zea.

“Oke tuan muda Arsen..” Zea terkekeh melihat sikap Arsen yang penuh semangat.

“Papa nggak di ajak sayang..” Gatra ikut nimbrung pembicaraan Arsen dan Zea.

“Benal papa mau ikut lagi? tapi Papa kan kelja…” sahut Arsen dengan wajah polosnya menatap ke arah Gatra, karena setahu Arsen papanya sangat sibuk dengan pekerjaannya.

“Iya papa mau ikut makan ayam goreng, kalau untuk Arsen papa sempatkan waktunya deh” balas Gatra sambil tersenyum pada Arsen.

Padahal dalam hatinya Gatra merasa sangat bersalah karena selama ini dia sangat sibuk kerja, untuk melupakan kesedihan dan kemarahannya berpisah dengan mamanya Arsen, sehingga melupakan kalau di hidupnya ada Arsen yang menjadi tanggung jawabnya.

“Janji ya pa..” Arsen langsung memberikan kelingkingnya untuk dikaitkan dengan kelingking Gatra tanda kalau mereka berdua sudah sepakat.

“Janji…” Gatra mengaitkan kelingking nya dengan kelingking Arsen tanda mereka telah berjanji.

“Yes…nggak boleh batal ya, nanti dosa” ucap Arsen dengan wajah cerianya khas bocah kecil yang sedang girang.

“Siap bos..” goda Gatra.

“Miss Zea..” panggil Arsen

“Iya anak baik…” sahut Zea

“Jadi kita pelgi makan ayam golengnya beltiga dengan papa” Arsen mengangkat tiga jari tangannya dan menunjukkan pada Zea

Deg…

Jantung Zea berdetak kencang karena dia akan pergi dengan Gatra, hal yang membuat Zea tidak percaya diri.

“Iya anak pintar…” tidak mau mengecewakan Arsen, Zea menganggukkan kepalanya tanda dia setuju, melihat Zea setuju Gatra langsung menyunggingkan senyuman di bibir nya, hal yang jarang dilakukannya, tapi semenjak bertemu Zea, Gatra lebih sering melakukan hal itu.

“Yeaayyyy….” teriak Arsen sambil bertepuk tangan dia benar benar seperti anak kecil yang mendapatkan apa yang diinginkannya.

Gatra menatap Arsen yang tertawa kegirangan, tanpa sadar dia bertepuk tangan, Gatra menahan rasa haru nya melihat tingkah putranya tersebut.

[Aku sangat bersalah mengabaikan Arsen selama ini, dengan alasan kerja aku kurang memperhatikan Arsen, Zea datang dan menjadi pendengar yang baik untuk Arsen, dan bisa merubah Arsen menjadi seperti sekarang ini]

Gumam Gatra dalam hati, mulai hari ini Gatra akan menyediakan waktunya untuk Arsen.

Barra memperhatikan tatapan mata Gatra pada Zea, Ia tidak ikut bicara dengan Arsen, Gatra dan Zea, walaupun dia dan Edo berada di dekat Gatra.

Barra memberikan Gatra waktu dan kesempatan untuk mengenal pribadi Zea lebih dalam lagi.

Tanpa Gatra sadari ada sepasang mata yang memperhatikan semua kegiatan mereka di restoran tersebut, walaupun Gatra tidak menyadarinya tapi Edo dan Barra sudah mengetahui siapa orang yang memperhatikan Gatra dan mereka semua.

Sepulang dari bermain dan makan di pusat perbelanjaan itu, Zea segera pulang di antar oleh Edo sedangkan Arsen pulang bersama Gatra dan yang lainnya.

“See you Miss…” teriak Arsen ketika mau masuk ke dalam mobil Gatra bersama Barra dan pengasuhnya.

“Sampai ketemu besok Arsen..” balas Zea sambil melambaikan tangannya pada Arsen.

***

Dan sekarang Gatra dan Barra sudah berada kembali di kantor untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang menunggu untuk Gatra dan Barra selesaikan hari ini.

“Lo sudah tau siapa yang memperhatikan kita tadi?” tanya Gatra ketika Barra memberi tahu dirinya mengenai orang yang memperhatikan mereka tadi.

“Sudah…dia teman Sarah!”

“Oh apa setelah itu dia melakukan hal yang mencurigakan?” tanya Gatra lagi

“Nggak sih, tapi Edo dan yang lainnya sudah mengingatkan teman Sarah tersebut, agar jangan ikut campur urusan Lo, dan seandainya dia mau ikut campur urusan Lo, tanggung akibatnya!”

Ungkap Barra, yang selalu bertindak cepat.

“Lo selalu cepat dan tegas kalau berurusan dengan Sarah” sindir Gatra

“Gue jengkel dan sakit hati pada mantan istri Lo itu, sampai sekarang gue belum bisa memaafkan semua perlakuannya pada Lo dan Arsen” ungkap Barra dengan wajah serius.

“Ha ha ha terima kasih Barra, dan gue happy hari ini” Gatra santai Gatra mengatakan perasaannya sekarang.

“Apa gue nggak salah dengar?” seloroh Barra

“Nggak..!” sahut Gatra

“Apa karena Zea?” tanya Barra penasaran.

“Kepo…” sahut Gatra, membuat Barra terkekeh melihat Gatra yang selalu mengelak membicarakan Zea.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!