NovelToon NovelToon
TIRAKAT 4

TIRAKAT 4

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Kutukan
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DENI TINT

SERI KE 4 DARI UNIVERSE NOVEL "TIRAKAT"

Menceritakan tentang perjalanan kehidupan anak gadis bernama Gendis, yang hidup dalam sebuah keluarga miskin. Namun, seiring berjalannya waktu, kekayaan datang dalam kehidupan keluarganya karena orang tua Gendis melakukan pesugihan.

Dan, karena pesugihan itu, justru menjadikan Gendis sebagai "wadah" pencari tumbal agar kekayaan keluarganya tetap bertahan.

Ritual pesugihan apa yang dilakukan orang tua Gendis?
Bagaimana penderitaan Gendis selama menjadi "wadah" pencari tumbal?
Dan, seperti apa perjalanan hidup Gendis sampai ia ditakdirkan bertemu dengan Nisa?

Selamat membaca...
.
.
.
DISCLAIMER!!!

Apabila terdapat kesamaan nama tokoh, latar tempat, agama, budaya, laku tirakat tertentu, dan kepercayaan tertentu dengan para pembaca semua, bukan karena unsur kesengajaan penulis. Harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DENI TINT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 KETULUSAN HATI SALSA

"Oh... Salsa ya namamu..." ucap Mas Anto.

"Iya Om. Kalo Om namanya siapa tadi? Kelupaan aku..."

"Nama Om, Anto..."

"Oh, iya, Om Anto. Hehe..."

"Ayo, diminum dulu Salsa."

"Eh, iya Om... Terima kasih..."

Salsa pun menaruh sekresek jeruknya di atas meja, dan segera meminumnya. Tampak haus memang anak itu.

"Aaah... Alhamdulillah..." ucap Salsa.

Mas Anto pun melanjutkan obrolan dengan Salsa...

"Oh iya, kamu kenal sama Gendis dari kapan Dek Salsa?"

"Aku kenal Gendis dari hari pertama dia pindah ke sini Om." jawab Salsa.

"Oooh, gitu ya... Rumahmu jauh dari sini?"

"Enggak juga sih Om, deket kok sama musholla."

"Musholla yang di pinggir lapangan itu?"

"He'em..." jawab Salsa sambil mengangguk cepat.

"Kalo Om Anto rumahnya dimana?" gantian Salsa bertanya.

"Kalo rumah Om, jauh banget dari sini Dek Salsa."

"Dimana Om?"

"Di daerah Garut rumah Om..."

"Garut? Garut itu dimana Om?" tanya Salsa penasaran.

"Emm... Ya... Di Garut Dek, hahahaha..." canda Mas Anto.

"Loh, eh? Ahahahahaha..." Salsa juga ikut tertawa dengan gemasnya.

"Aku kan gak pernah ke Garut Om, jadinya aku gak tau..." tambah Salsa.

"Hehehe... Iya..." respon Mas Anto.

"Eh iya Om..."

"Kenapa Dek Salsa?"

"Aku mau cerita sama Om!"

"Emm? Cerita apa tuh?" tanya Mas Anto, sambil mulai menghadapkan tubuhnya ke Salsa.

"Gendis kalo di sekolah, pinter banget loh Om!"

"Oh gitu? Iya kah?"

"He'em Om! Dia tuh pinter banget pelajaran matematika, apalagi pas ada hitung-hitungan Om! Aku aja sering diajarin sama Gendis loh..." jelas Salsa dengan antusias.

"Waaah... Alhamdulillah kalo gitu, berarti kamu bisa jadi temen yang baik buat Gendis." jawab Mas Anto dengan cengar-cengir.

"Hehehe... Iya Om! Aku emang seneng banget bisa punya teman kayak Gendis."

"Oh iya, kamu satu kelas sama Gendis?" tanya Mas Anto sedikit penasaran.

"Enggak sih Om, beda kelas. Kalo aku di kelas 5B, kalo Gendis di kelas 5C..." jelas Salsa.

"Oooh gituuu..."

"Tapi aku seringnya cuma main sama Gendis aja di sekolah Om..."

"Loh? Kenapa gitu?"

"Soalnya Gendis baik banget sama aku Om. Aku juga kayak udah anggap Gendis sebagai Kakak aku."

Sedikit mengernyit dahi Mas Anto mendengar cerita Salsa itu.

"Emang umur kamu berapa sekarang? Lebih muda dari Gendis?"

"Enggak Om, kita berdua tuh cuma beda dua bulan aja... Tapi Gendis lahirnya duluan, aku belakangan."

"Oooh... Iya... Om paham."

Lalu...

Sejenak...

Raut wajah Salsa sedikit berubah, tampak seperti sedih???

Mas Anto pun yang menyadari perubahan raut wajah Salsa itu, menatapnya lebih serius.

"Kenapa Dek Salsa?"

"Tapi Om..."

Salsa tampak menahan ucapannya...

"Hmm? Kenapa?"

"Tapi... Aku kalo di sekolah suka sedih loh Om..."

"Hmm? Sedih?"

"Iya Om..."

"Sedih kenapa?"

"Sedih karena banyak teman-teman Gendis selain aku, yang malah suka ngeledekin sama ngatain Gendis..." jelasnya, dengan gestur yang semakin sedih.

Mas Anto yang langsung bisa memahami apa maksud Salsa itu, mencoba menenangkan...

"Hmm... Gitu ya... Sabaaar... Namanya juga kan cuma temen aja..."

"Iya sih Om, tapi kan aku gak tega sama Gendis... Aku setiap kali liat Gendis diledekin sama dikatain itu, malah aku yang sakit hati Om, aku kayak mau marahin semua yang gituin Gendis Om..."

.....

.....

Duuuhhh...

Terasa sangat tersentuh hati Mas Anto...

Saat mendengar ucapan Salsa yang amat tulus pada Gendis...

Terasa sangat menyentuh hati Mas Anto setiap ucapan dan cerita Salsa...

Ternyata Gendis memiliki teman sebaik dan sepeka ini...

Padahal usia Salsa tak beda jauh dari Gendis...

1
🔵🌹Widian,🧕🧕🌹
ini 2 anak yang berbeda kah ?
Deni Komarullah: Tokoh Gendisnya sama Kak... Korbannya yang berbeda...
total 1 replies
SecretS
Merinding juga, kepala sampai hancur. Lanjut kak, memang sampai berapa tumbal? Kalau dihitung pasti lebih dari 5 sebab bertahun tahun loh sebelum ketemu nisa?
Deni Komarullah: Iya Kak...
total 1 replies
SecretS
😰😰menegangkan kak pas gendis mojokin sinta 😆😆, lanjut kak gimana cerita nya gendis kok bisa di pondok dan ketemu nisa 😃
SecretS
Ini kisah pesugihan ya
😆😆 lanjut kak👍👍👍
Yeni Yeni: lanjut dah
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!