NovelToon NovelToon
Arya And Azhest

Arya And Azhest

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:141.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: fazizzaziz 27

Seorang anak jenius memulai petualangannya di dunia lain. Berpindah pindah dari tempat ke tempat yang lain. Menemui berbagai hal yang luar biasa.

Mendapatkan kekuatan yang besar...

Bertemu naga...

Dan juga mendapat teman yang luar biasa...


Nikmatilah perjalanannya....



Note : gambar cover maupun gambar dalam novel bukanlah gambar pribadi, hanya untuk ilustrasi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fazizzaziz 27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Ujian alkemis.

Keesokan harinya, aku pergi ke bangunan Asosiasi Alkemis di pusat kota untuk melakukan ujian. Aku segera mendaftar ulang dan pergi ke aula. Aulanya sangat besar dan luas. Ternyata, ada lebih banyak orang yang mendaftar. Rata-rata adalah anak remaja berusia tujuh belas-an dan orang berusia sekitar tiga puluh tahun. Jika kuhitung mungkin ada sekitar seribu peserta. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya si pembawa acara muncul. Diikuti oleh juri dan beberapa alkemis lainnya. Aku juga melihat guru Nero masuk ke barisan juri.

"Halo semuanya, perkenalkan saya pembawa acara pada ujian alkemis pada tahun ini. Saya Reo akan membaa acara pada hari ini,"kata si pembawa acara. Aku tidak terlalu mementingkannya. Aku hanya ingin mendengar teknis ujiannya. Setelah pembawa acara selesai, berganti dengan ketua Asosiasi alkemis yang berbicara. Dari tampangnya sudah menginjak usia ratusan tahun.

"Baiklah, ujian tahun ini akan sedikit berbeda. Tahun ini akan ada tiga tahap. Tahap pertama, kalian harus mengerjakan ujian tertulis. Dari seribu lima ratus peserta, akan diambil seribu peserta untuk lanjut ke tahap berikutnya. Panitia akan membagikan lembarnya,"kata ketua Asosiasi.

Setelah itu, panitia memberikan masing-masing peserta lembar jawab dan sebuah pena untuk menulis. Aku melihat soalnya. Ini adalah pertanyaan mudah. Aku dengan cepat langsung menjawabnya. Kemudian aku berdiri dan segera mengumpulkan lembar pada panitia.

"Apa kau yakin?"tanya panitia.

"Aku yakin,"kataku.

"Baiklah, silahkan tunggu di ruang tunggu. Anda juga bisa keluar sebentar. Pengumuman akan diadakan satu jam lagi,"kata si panitia.

"Baiklah,"jawabku.

Dengan ini, akulah yang pertama kali menyelesaikan ujian tertulis. Aku pergi ke luar untuk mencari beberapa bahan obat. Untuk cadangan, jika nanti disuruh membuat pil dengan bahan sendiri. Aku tidak membeli tungku, karena biasanya, pembuatan pil akan ada di babak terakhir. Ada kemungkinan tungkunya sudah disiapkan dari penitia. Aku membeli banyak bahan. Tak terasa satu jam sudah berlalu.

"Baiklah, pengumuman akan dipajang di papan pengumuman. Yang namanya tertera di papan pengumuman artinya dia lolos seleksi tahap pertama. Jika tidak maka dia gagal. Tiga besar dari tes seleksi akan diberi hadiah berupa resep obat tingkat lima,"kata pembawa acara.

Para peserta langsung bergerombol menuju ke papan pengumuman.

Daftar peserta yang lolos seleksi tahap pertama:

1. Neo

2. William rone

3. Chira Sullivan

4. ...

5. ...

Aku dapat peringkat pertama. Sepertinya William dan Chira ini masih seumuran denganku.

"Yah, aku gagal masuk sepuluh besar,"

"Aku bahkan tidak lolos,"

"Sudah jelas William dan Chira masuk tiga besar. Tapi siapa Neo?"

Keributan ada dimana-mana. Aku segera menghindar dan menjauh dari keramaian.

"Hei yang disana!"ada suara dari belakangku. Aku menengok.

"Eh? Aku?"tanyaku.

"Iya, siapa lagi?"tanyanya. Ada seorang gadis dan seorang anak laki-laki seumuranku.

"Ada apa mencariku?"tanyaku.

"Apa kau Neo?"tanya si laki-laki.

"Iya, memangnya kenapa?"tanyaku.

"Perkenlkan, Aku William Rone. Dia Chira Sullivan,"kata yang laki-laki.

Jadi mereka William dan Chira. Chira memiliki rambut yang terurai panjang. Memakai baju merah terang. Bajunya mewah seperti baju seorang bangsawan. Kurasa mereka berdua ini adalah keluarga bangsawan.

Dan William, rambutnya putih dan selalu membawa buku ditangannya. Saat aku melihat statusnya, Chira berlevel 42 dan William berlevel 49. Sepertinya, untuk anak seumuranku level ini adalah level yang cukup tinggi.

"Senang bertemu kalian, Aku Neo,"kataku membungkuk.

"Tidak usah seperti itu, ayo kita pergi!"kata Chira.

"Eh? Kemana?"tanyaku.

"Tiga besar disuruh pergi ke ruangan juri,"kata William.

"Oh, begitu. Baiklah, ayo pergi,"kataku.

Kami bertiga pergi ke ruang juri. Sesampainya disana, aku melihat ada lima juri termasuk guru Nero. Dan ada juga beberapa panitia.

"Wah-wah, generasi muda saat ini memang luar biasa.Semuanya dari Rumah obat Hiraga. Aku Garfin Glead ketua Asosiasi Alkemis,"kata salah satu juri. Guru Nero tersenyum padaku.

"Nero, apa kau kenal dia? Sepertinya aku belum pernah melihatnya,"tanya Garfin.

"Dia adalah tamu kehormatan di Rumah obat Hiraga,"kata guru Nero bangga.

"Apa kau bercanda? Anak kecil ini adalah tamu kehormatan? Aku bahkan belum pernah melihatnya,"kata juri disebelah guru Nero.

"Kalian lihat saja pembuatan obat yang dilakukannya, Obat yang pernah kubawakan kalian beberapa hari yang lalau, itu adalah resepnya,"kata guru Nero.

"Tidak mungkin, buktikanlah!"kata orang itu lagi.

"Hei anak muda, bisakah kau membuktikan apa yang dikatakan Nero?"kata Garfin.

"Saya bisa membuktikannya. Tapi saya tidak membawa tungku. Bolehkah saya meminjam tungku sebentar?"tanyaku.

"Tentu saja. Hei, tolong ambilkan tungku obat!"kata Garfin pada penitia.

"Apa kau yakin Neo?"kata Chira berbisik.

"Yakin. Memangnya kenapa?"tanyaku.

"Orang yang disebelahnya Master Nero namanya Gear Kers. Dia orangnya sangat keras kepala dan tidak mau kalah. Sekarang, dia sudah punya banyak murid aklemis. Tingkatannya sudah mencapai Master alkemis tiingkat menengah,"jelas William.

"Oh, begitu. Tidak apa, kalian jangan khawatir. Oh, ya ada yang ingin kutanyakan pada kalian."

"Apa itu?"tanya Chira.

"Kalian belajar alkemis dari mana?"tanyaku.

"Kami belajar di rumah obat Hiraga. Itulah kenapa kami juga terkejut setelah Master Nero mengatakan bahwa kau adalah tamu kehormatan. Kami bahkan belum pernahk melihatmu,"kata William.

"Karena aku baru datang sekitar sepuluh hari yang lalu,"kataku.

"Pantas saja, kami sedang libur waktu itu,"kata Chira

"Tenang saja, aku akan membuat kalian semua percaya,"kataku.

Setelah beberapa menit, panitia membawakan tungku obat.

"Ini adalah tungku obatnya,"kata panitia yang membawa.

"Nah, obat apa yang harus kubuat?"tanyaku.

"Biar aku saja yang menentukannya. Buatlah Pil pembangkit elemen!"kata Gear.

"Baiklah. Sebelum itu, bolehkah aku meminta dua tangkai bunga salju api?"tanyaku.

"Untuk apa bunga itu?"tanya Gear penasaran.

"Sudah, ambilkan saja. Aku ingin lihat untuk apa dia menggunakan bunga salju api,"kata Garfin.

Beberapa menit kemudian, panitia memberiku dua tangkai bunga salju api. Bunga ini termasuk tanaman obat yang diremehkan. Kebanyakan orang mengatakan kalau bunga ini sangat tidak berguna. Tapi sebenarnya memiliki sebuah rahasia. Jika menambahkan dua bunga ini, Pil pembangkit elemen menjadi memiliki satu fungsi lain, yaitu mengubah elemen yang tidak bisa dikuasai menjadi bisa dikuasai. Misalnya guru Nero memiliki elemen api. Dia tidak bisa menguasai elemen es, karena saling berlawanan. Dengan pil ini, guru Nero jadi bisa belajar tentang elemen es walaupun tidak sekuat pengguna elemen es yang sesungguhnya.

"Baiklah, Tuan Gear apa elemenmu?"tanyaku.

"Untuk apa menanyakan itu?"tanyanya marah.

"Hanya bertanya,"kataku santai.

"Aku elemen air."

"Apakah kau ingin belajar elemen angin?"tanyaku.

"Apa kau bercanda? Elemen air dan angin saling berlawanan, bagaimana aku menguasainya?"katanya geram.

"Aku hanya bertanya apakau kau ingin menguasai elemen angin?"tanyaku.

"Hmph... Ya, aku ingin elemen angin,"katanya meredakan amarahnya.

Aku berbalik menghadap tungku. Kali ini aku membuat dengan cara yaag berbeda. Aku menaikkan suhu energiku sehingga tungku menjadi panas. Setelah panas, aku memasukkan satu tangkai bunga salju es.

"Apa yang dilakukannya? Apa dia benar-benar membuat Pil pembangkit elemen?"tanya juri berbisik.

"Diam dan lihatlah,"kata guru Nero santai.

Setelah mencair, aku memasukkan ginseng merah, lotus merah, bunga dua elemen dan mencampurnya menjadi rata. Aku memanaskan tungku lagi sampai terasa sangt panas.

"Apa dia gila? Dia ingin meledakkan tungku!"kata Gear.

"Sudah kubilang untuk lihat dulu!"kata guru Nero. Ketua Garfin masih terdiam melihatku dari kejauhan.

Aku memasukkan kristal elemen angin dan air bersamaan dan langsung mencair. Aku mengaduk semuanya menjadi satu. Setelah yakin tercampur rata, aku memasukkan teratai ungu ribuan tahun dan setela semuanya tercampur, aku baru memasukkan tangkai terakhir dari bunga salju api. Setelah itu, aku memadatkannya menjadi sebuah pil dengan cepat.

"Ini adalah pil yang kau minta. Karena aku sudah sedikit mengubah resepnya, aku menamakannya Pil penyatu elemen. Bisa membangkitkan elemen yang berlawanan dengan elemen aslinya,"kataku.

"Ini benar-benar melebihi Pil tingkat tujuh,"kata juri.

"Sudah kubilang jangan meremehkannya,"kata guru Nero bangga.

"Aku membuatnya dengan elemen angin dan air, jadi, aku akan memberikannya kepada Tuan Gear,"kataku.

"Apa? Kau semudah itu memberikannya padaku?"kata Gear tidak percaya.

"Apa kau tidak mau?"tanyaku.

"Bukan begitu.."katanya malu.

"Ya sudah, ini ambillah! Aku bisa membuatnya lagi,"kaaku memberikan pil pada Gear.

"Terima kasih, maaf telah meragukanmu tadi,"katanya malu.

"Tidak apa, sekarang lanjutkan acaranya,"kataku sambil berjalan kearah Chira dan William.

"Kau hebat sekali,"kata William.

"Bukan apa-apa, aku akan mengajari kalian nanti,"kataku.

"Benarkah?"

"Ya, tentu saja,"kataku

Acara selanjutnyapun dimulai. Dan ujian tahap kedua akan dilaksanakan besok.

1
Serena
Mantap Jiwa! /Determined/
ⁿ⁰
Bukannya itu nama mc "Kenja no Mago"?
panynagara
Akhirnya up
𖧷̷۪۪ᰰ⃟𖧷̷۪۪ᰰ᪇Hare_09
akhirnya up
John Singgih
kemampuan Arya yang membuat bingung teman-teman barunya
Ibn Edy
semangat terus thor
annninisa
Semangat
kenkai
saya yg pertama wkwkw
John Singgih
petualangan baru di dunia yang baru
Aliz
Semangat thor.. Sehat selalu..
kenkai
akhirnya up juga
tetap semangat ya Thor
annninisa
Semangat!!! Tolong lebih sering update ya
Aliz
Semoga cepat sembuh thor..
John Singgih
hmm, kayaknya ada inspirasi dari one piece
annninisa
Semangat
Franssisskus Supry
jgn lama lama thor
GWS thor
sehat selalu
✿xx.bianca(。>﹏<。)☆
semangat thor👍🏻
Ryuyuki Sakuna
up cepetan dong
kenkai
cepat sembuh y
jaga kesehatan yg penting up y
ngk. pa pa lama up ya
pasti di tunggu kok
Ibn Edy
semangat terus thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!