NovelToon NovelToon
AKU KEMBALI Jadi ANTAGONIS

AKU KEMBALI Jadi ANTAGONIS

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:70.7k
Nilai: 5
Nama Author: ⁖℘ձռձ༢࿔ྀુ

Sudah merasakan hidup nyaman di dunia misi yang lama bertahun-tahun, setelah tiba-tiba sistem menghilang dan tidak dapat dihubungi.

Namun tiba-tiba saja Xia An Yi terbangun dan sudah berada di dalam tubuh orang yang berbeda.

Lanjutan selengkapnya, bisa langsung baca saja ya Kakak😁.
Jangan pelit buat kasih like dan komentarnya setelah membaca ya Kakak. Terima kasih😉.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ⁖℘ձռձ༢࿔ྀુ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Empat

Setelah kejadian di depan kedai jepit rambut, kini semua orang mengetahui bagaimana selir Xu dan juga Lu Mei yang sebenarnya.

Wanita yang lembut dan beretika di kota Yang, julukan itupun kini seolah menjadi bahan ejekan untuk Xia Lu Mei.

Sekarang tidak ada lagi wanita dari keluarga besar atau putri menteri yang mengundang Lu Mei pada perjamuan mereka, karena mereka tentu tidak mau ikut dihina oleh orang-orang.

Prang!

"Semua karena Xia An Yi itu! Bahkan Putra Mahkota, dia berkata seperti itu di depan banyak orang!" seru Lu Mei.

"Nona, tenangkan diri Anda!"

"Tenang? Saat ini orang-orang sedang menghinaku, mereka juga berkata jika aku adalah wanita yang tidak beretika, terlalu banyak bermimpi menjadi Permaisuri dan juga kasar,"

Kedua tangan Lu Mei mengepal dengan kuat, "Putra Mahkota, beraninya dia berkata jika dia tidak pernah berniat menjadikan aku Permaisurinya, hanya karena wanita j*lang itu!"

Tidak jauh berbeda dari Lu Mei, selir Xu kini hanya bisa berada di dalam kamarnya.

Otoritas di kediaman Xia telah kembali pada Nyonya Xia, juga semua kunci gudang penyimpanan akan kembali pada sang Nyonya.

Sepasang ibu dan anak itu kini tidak bisa melakukan hal yang mereka inginkan lagi, tidak bisa menghamburkan uang milik kediaman Xia lagi.

Dan sekarang keduanya, tengah dihukum tidak boleh keluar dari kamar mereka oleh Tuan Xia.

An Yi melihat selir Xu dan Lu Mei dari layar birunya, "Hanya mendapat hukuman yang seperti itu, jika pemilik tubuh ini masih hidup dan melakukan sedikit kesalahan, pasti mendapatkan hukuman yang berat,"

[Benar, Nona. Jadi apa yang harus kita lakukan? Kau pasti tidak akan membiarkan kedua orang itu hanya menerima hukuman ringan].

"Tentu saja tidak, mereka sudah banyak melakukan kesalahan besar,"

[Lalu, apa rencanamu untuk menghukum mereka?]

"Kau pergilah ke istana, sebarkan berita jika Tuan Xia hanya memberikan hukuman ringan pada Selir Xu dan Putrinya. Katakan juga, jika mereka telah menyebarkan berita pernikahan Xia Lu Mei dan Putra Mahkota,"

[Baik Nona, aku akan segera melakukannya!]

Tu Tu segera pergi untuk melakukan apa yang dikatakan oleh An Yi.

"Jika Ratu mendengar itu, dia pasti akan marah pada Tuan Xia ini. Hukuman kurungan dalam kamar? Kalian tidak layak mendapatkan hukuman yang sangat ringan itu," gumam An Yi.

Setelah mematikan layar birunya, An Yi berjalan keluar menuju kamar Nyonya Xia, untuk melihat sang Ibu sebelum besok dia pergi ke perbatasan.

Sampai di depan pintu kamar Nyonya Xia, An Yi mendengar suara Tuan Xia.

"Apa yang dia rencanakan di sini?" gumam An Yi.

An Yi tetap berdiri di depan pintu kamar itu, dia ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Tuan Xia.

"Tuan, apakah ada yang ingin kau bicarakan denganku?" ucap Nyonya Xia.

"Benar, kemarin aku telah memberikan kunci untuk semua gudang penyimpanan pada Xia An Yi, dan juga mengembalikan otoritas kediaman ini padamu. Tapi aku yakin, anak itu belum memberikan semua kunci gudang padamu,"

"Tuan, apakah kau datang ingin memintaku agar aku berbicara pada Yi'er, untuk mengembalikan semua kunci itu pada Selir?"

Tuan Xia mengangguk, "Itu benar, selama ini dia telah memegang kunci itu dan juga mengatur kediaman ini dengan baik. Aku ingin...."

Brak!

An Yi membuka pintu kamar dengan keras, dan menatap Tuan Xia dengan tajam.

"Yi'er," Nyonya Xia menatap An Yi dengaan terkejut.

"Kau! Dasar kau anak tidak tahu etika, beraninya kau begitu lancang saat kedua orang tuamu berbicara!" Tuan Xia menatap An Yi dengan geram.

"Aku tidak beretika karena ajaran Selir Xu dan Putrinya, hal ini juga Tuan Menteri pasti telah mengetahuinya. Di depan semua orang dan Putra Mahkota, Anda memberikan semua kunci dan mengembalikan otoritas kediaman pada Ibuku, tetapi sekarang kau ingin memintanya kembali. Saya rasa, Anda memang sudah bosan menjadi Menteri di kota Yang ini,"

"Aku melakukan itu karena kau yang memaksaku!Jika kau tidak mengatakan semuanya di depan Putra Mahkota, aku tidak akan melakukannya,"

An Yi menatap Nyonya Xia, "Ibu, inilah laki-laki yang selama ini kau bela, laki-laki yang selama ini kau pertahankan, laki-laki yang sama sekali tidak pernah menghargaimu,"

"Xia An Yi!"

"Berhenti berteriak padaku! Tuan Xia, selama ini aku diam karena aku menghormatimu sebagai Ayahku, tetapi aku pikir kau tidak lagi mempunyai apapun yang membuatku merasa harus menghormatimu. Kekayaan yang kau dapatkan, adalah dari dukungan keluarga Xuan. Aku ingin lihat bagaimana jika semua dukungan ditarik kembali, apakah kau..."

"Yi'er, apa yang sudah kau katakan? Dia adalah Ayahmu," ucap Nyonya Xia.

"Ayah? Ibu, katakan padaku apakah dia masih pantas menjadi Ayahku? Saat Selir Xu dan Putrinya menindasku, apakah dia menghukum mereka? Saat Selirnya melemparkan semua kesalahan padamu, apakah dia berpikir jika hal itu tidak mungkin kau lakukan? Dia tidak pantas disebut Ayah!"

"Xia An Yi, kau benar-benar sudah lancang!" seru Tuan Xia.

Prang!

An Yi melemparkan guci kecil yang ada di dekatnya, rasa kesal dan emosinya pada laki-laki yang dipanggil ayah itu, telah memenuhi kepalanya.

"Dawei!" seru An Yi.

"Nona, saya di sini,"

"Pergi ke kediaman Xuan, dan katakan pada Nenek jika Ibu dan aku di sini selalu ditindas oleh Menteri Xia dan juga Selir yang dia cintai!"

"Nona, ini...."

"Xia An Yi, jangan bertindak keterlaluan!" ucap Tuan Xia yang mulai panik.

"Keterlaluan? Jika hari ini aku tidak melakukannya, maka saat aku pergi ke perbatasan, kalian pasti akan semakin menindas Ibuku,"

Nyonya Xia menatap An Yi dengan khawatir, selama ini dia tidak pernah melihat An Yi sangat marah seperti itu. Tatapan An Yi yang begitu tajam, dan kata-kata yang sangat tegas, semuanya tidak pernah Nyonya Xia lihat.

Tap tap tap

"Tuan! Tuan!" seorang pelayan berjalan dengan tergesa-gesa.

Tuan dan Nyonya Xia menatap pelayan itu.

"Ada apa, kenapa kau berlari seperti itu?" ucap Tuan Xia.

"Tuan, di luar...Di luar ada utusan dari istana, mereka...Mereka berkata ingin bertemu dengan Anda,"

"Utusan dari istana?"

"Benar Tuan,"

Tuan Xia menatap An Yi sejenak sebelum dia berjalan keluar dari kamar Nyonya Xia.

"Ibu, aku akan pergi melihat dulu. Di sini, biarkan Dawei yang menjagamu," ucap An Yi pelan.

Nyonya Xia hanya mengangguk.

An Yi berjalan keluar dan berjalan menuju halaman depan kediaman Xia, di mana beberapa orang dari istana datang.

Bruk!

"Mohon ampuni kami, Tuan. Kami...Kami tidak bermaksud menyebarkan berita tidak baik tentang Yang Mulia Putra Mahkota," ucap selir Xu yang berlutut di depan mereka.

"Itu benar, Yang Mulia.... Yang Mulia sendiri yang berkata pada saya, jika dia..."

"Lancang! Masih berani kau mengungkit hal itu. Yang Mulia tidak mungkin mengatakan hal seperti itu pada seorang anak Selir!" Tuan Xia menatap Xia Lu Mei dengan tajam.

Saat ini Putra Mahkota merasa tidak senang, di istana Raja dan Ratu Jing juga pasti merasa hal yang sama.

Sebelumnya Xia Lu Mei terkenal dengan wanita yang baik, lembut dan juga beretika. Tetapi semua itu hancur dalam hitungan hari saja, dan menjadi bahan perbincangan di luar kediaman.

1
Jenny Mustika
bagus ceritanya suka ......
Murni Murniati
bila pulih harus cerai,, biar tau rasa mentri itu
Murni Murniati
sebenarnya bkn bodoh tp takut, mgkn apa saja ancamannya, mknya bgtu, krn ayahnya lbh memperhatikan anak selirnya
Si'evra_S
Baca'an ringan dan begitu dimulai baca pasti ketagihan!
coba dehh... 👍🏻👍🏻👍🏻
Si'evra_S
Inilah resiko jika membaca system ber' misi' dan ini agaknya khusus hanya untuk satu misi saja dalam satu novel.
biasanya, dalam satu novel bisa dimuat hingga 8 tau 10 misi dan sekalipun sad ending tapi gue syuka femail antagonisnya dan sifatnya dapat koq 😄

Terimakasih ya Thor dan sukses slalu 👍🙂
Oi Min
karna raja terdahulu tau nek anak e pekok..... trs ngerti sing ndi keturunan e sing mumpuni.
Oi Min
tak kiro pekok e putra mahkota nurun seko raja Jing..... podo pekok e
Oi Min
klo di pikir An Yi kejam y ma pangeran ketiga. dia mendekati pangeran ketiga krna misi, tp pangeran ketiga tulus mencintai
Oi Min
wkwkwkwk....
Oi Min
y ngomong o zuzur to Dawei asmara.....
Oi Min
bner..... gantung nek pinggir jurang ae lanangan kyo ngunu kui
Oi Min
cih..... mimpi aje lu sono
Oi Min
wkwkwkkwkwkwk
Oi Min
cih..... putra mahkota pekok y cocok kro teratai putih kyo kwe Lu Mei
Oi Min
nek nu bner..... tinggal ae putra mahkota sing pekok tur lemah kui
Oi Min
Xia An Yi ini sama g ama Tang Lu Mei ayo Yu Liu An.. .. ??
Oi Min: oh.... ok
total 2 replies
Meigha
mantap thor
。𝄟≛⃝λɴλᴬˡⁱⁿᵃ ✅: Terima kasih Kakak🙏😊😊
total 1 replies
A.R
sad ending sihh,knp ngk tunggu sampai hamil dan melahirkan supaya ada obat pelipur hatix
🌹Erna 3 🙃
hmmm.. nantikan selanjutnya, si An Yi yg balas dendam tentu saja
Wahyuningsih
thor endingnya cmn gtu doang 😒😒 gk memuaskn sma skli haaaahhhhh d tnggu crita brunya thor hrs yg bagus dri ini
。𝄟≛⃝λɴλᴬˡⁱⁿᵃ ✅: krena dukungan dri klian jga kurang memuaskan, jdi endingnya ngikutin klian🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!