NovelToon NovelToon
Draw In A Megical Fantasy

Draw In A Megical Fantasy

Status: tamat
Genre:Romansa / Action / Fantasi / Persahabatan / Romantis / Cinta Murni / Light Novel / Tamat
Popularitas:41.1k
Nilai: 5
Nama Author: Diana Putri Aritonang

Petualangan mereka dimulai saat melakukan Riset di sebuah desa terpencil.Mereka mengalami hal ajaib.
Tanpa pernah diduga mereka terjebak dalam situasi yang mengharuskan mereka untuk mengupas rasa penasaran.
Mengapa mereka tiba-tiba memiliki kekuatan?,apakah untuk menumpas kejahatan?.


Petualangan yang penuh misteri menghadirkan persahabatan dan cinta yang tak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25. Bantuan Sosial II.

"Kau mau istirahat?" kata Rio.

"Nanti saja, bersama yang lain"

"Kita mungkin akan dibagi dua istirahatnya" Rio berdiri dari tempatnya duduk. "Ayo"

"Kamu duluan aja, biar aku ambil rute kedua" jawab gadis yang dari tdi duduk disamping Rio.

"Kita di pendataan, mereka" jari telunjuk Rio mengarah pada sepasang manusia yang duduk tak jauh darinya. " Jelas akan istrahat bersama. Kalau tidak manusia es itu akan mengamuk"

Gadis itu menatap pada objek yang Rio maksud. Ada raut sendu tergambar diwajahnya, hingga akhirnya ia memilih melangkah mengikuti Rio.

Sebelum pergi Rio sempat mendekati Langit. Mengatakan pada manusia es itu bahwa ia dan beberapa orang akan duluan mengambil istrahat untuk makan siang.

Rio dan gadis itu berjalan mengarah kebelakang tenda. Disana terdapat tenda kecil yang isinya terdapat makanan dan juga beberapa tempat duduk bahkan ada yang bisa digunakan untuk berbaring. Sungguh jika uang sudah bermain semua terasa luar biasa.

"Duduklah" Rio menjangkau botol air mineral dan menegaknya "Kau mau makan apa?" mata Rio mengamati berbagai macam hidangan di atas meja yang berjejer rapi. Sekali lagi dia terpukau dengan cara kerja anggota Langit,sangat memastikan jika Tuan mudanya harus merasa nyaman.

Belum sempat gadis tersebut menjawab, suara omelan sudah lebih dulu menyapa mereka.

"Kalau urusan makan kamu cepat ya!. Kamu gak ngajak aku istirahat lagi!. Dasar somplak!"

"Aaaa?" Rio mengarahkan potongan kentang balado pada gadis yang datang sembari mengomel dan kini berdiri disampingnya dengan tangan terlipat didada.

Dengan muka masam gadis itu menerimanya, dan kemudian berbalik melangkah mencari tempat untuk dia duduki.

"Eh... Ada Salma" dia kaget saat berbalik ternyata ada anak Pak Kades istirahat bersama Rio.

"Dia istirahat juga. Kamu mau makan apa, manis?" kata Rio.

"Balado kentang tadi degan sedikit nasi" jawab Reta. Ya. Siapa lagi gadis yang hobynya selalu mengomel terlebih menyebut Rio somplak.

"Gak pake lauk?. Kita bakal seharian loh disini" kata Rio, sembari tangannya terus memasukkan makanan kedalam piring.

"Karna itu makanya doubel karbo" kata Reta saat dirinya menerima piring yang Rio berikan.

"Ini. Aku ambil yang sekiranya kamu bisa makan" Rio meletakkan satu piring berisi nasi lengkap dengan sayur dan lauknya. "Kalau kurang kamu bisa nambah lagi" lanjut Rio.

Reta memutar bola matanya mendengar perhatian yang diberikan Rio pada Salma.

"Kok bisa kamu ikut kegiatan ini?" Reta melempar tanya yang jelas mengarah pada Salma.

"Aku mau membantu saja" jawab Salma.

"Membantu?" ulang Reta dengan alisnya yang terangkat naik.

"Kita memang butuh tambahan orang, manis. Gak rampung kalau cuman kita berenam" jawab Rio "Kan juga ada satu lagi pegawai dari kantor desa. Mana dia?" Rio baru menyadari jika satu anggota dari kantor desa tidak terlihat.

Reta mengangkat bahunya sebagai respon. "Aku pikir kamu punya tujuan lain kesini"

Salma menghentikan gerakan tangannya yang hendak mulai makan. Ia menatap pada Reta, yang kini juga menatapnya tajam.

"Dia hanya ingin membantu, Re" Rio menengahi "Sudah. Lanjut makan jika tidak ingin kedua pasangan bucin itu mengamuk pada mu"

Reta mendengus pada Rio dan lanjut menghabiskan makanannya.

Sedangkan ditenda utama. Kegiatan bantuan sosial itu terus berjalan dengan Langit,Clara dan Haris,Sarah yang melanjutkannya. Mereka hanya membuka satu jalur karena yang lain sedang istirahat.

"Kamu kenapa?" Haris mendatangi Sarah yang berdiri tak jauh darinya. Ia bisa melihat jika kekasihnya sedang merasa tidak nyaman.

"Aku tidak apa-apa" kata Sarah.

"Jika lelah, pergilah istirahat duluan. Reta juga sedang istirahat. Biar aku yang disini" kata Haris.

"Aku istirahat bareng kamu saja" Sarah tersenyum kepada Haris. Haris merasa sedikit tenang, ia kemudian melanjutkan lagi kegiatannya.

Sungguh Sarah sebenarnya tidak baik-baik saja. Ia takut. perkataan seorang nenek beberapa saat lalu mengganggu pikirannya. Tapi dirinya juga tidak bisa melihat Haris yang selalu menaruh rasa khawatir padanya.

Pikirannya bercabang kemana-mana sampai berakhir pada sosok makhluk yang beberapa kali ingin membawanya pergi. Perkataan makhluk itu berputar-putar dikepalanya. Kau milikku. Ikutlah denganku. Ditambah pertarungan Haris dengan makhluk itu membayangi Sarah dan membuat Sarah takut.

Waktu terus berjalan. Kegiatan yang mereka lakukan berlangsung dengan aman dan lancar, hingga waktu sudah menunjukan pukul 4 sore tapi masih terlihat beberapa lansia yang menunggu giliran mereka.

"Apa paman itu tidak datang, Lang?" Clara yang duduk disebelah Langit bertanya.

Mereka sudah kembali keposisi masing-masing setelah bergiliran mengambil jam istirahat makan siang. Tapi hingga sore hari, seseorang yang mereka targetkan belum juga terlihat.

"Kita bisa kealamatnya nanti, sayang. Yang jelas kita sudah dapat identitas paman itu" Langit menatap Clara lembut. Tangannya terangkat merapikan rambut Clara yang ada dipelipisnya. Kekasihnya sedikit berkeringat.

"Lagian kenapa kita tidak langsung kealamatnya saja" kata Clara.

"Kamu mulai sama dengan sahabat mu itu" celetuk Langit.

Clara hanya tersenyum manis mendengar Langit yang mengatakan dirinya mirip Reta.

"Ini harus dilakukan supaya langkah kita tidak dicurigai orang"

"Apalagi oleh Pak Kades" tambah Langit lagi.

Clara hanya diam. Sekarang dia mulai mengerti. Langit menjadikan semua ini untuk alasan mengapa dia mencari data di kantor desa.

"Apa dia disini untuk memantau kita karena printah ayahnya? tanya Clara.

Langit menghentikan kegitannya, menatap kekasihnya yang sedang mengarahkan pandangan kearah lain. Langit mengikuti arah pandang Clara kemudian mengangkat kedua bahunya dan lanjut mengerjakan tugasnya.

"Sepertinya dia hanya memantau mu. Aku memperhatikan nya dari tadi" kata Clara lagi.

"Berarti kamu harus menjaga ku dengan ketat, sayang. Bisa jadi dia ingin menculik ku" Langit berusaha melempar canda pada wanitanya.

Clara yang mendengarnya memicingkan mata, ia mendaratkan pukulan cukup kuat pada lengan Langit. Dan kalian tahu apa yang Langit lakukan selanjutnya. Yap. Langit membalas dengan merangkul bahu Clara dan mencium singkat bibir wanitanya.

Tanpa mereka sadari, semua itu kembali dipantau dua pasang mata. Dengan posisi yang sama, salah satu dari mereka merangkum semua kejadian. Seorang gadis yang terus mengawasi kemesraan manusia es dengan kekasihnya.

"Rio. Kau bisa berganti dibagian ku bersama Sarah?" suara Haris membuyarkan rekaman Rio.

"Sepertinya Sarah sedang tidak sehat. Aku mau membawanya istirahat lebih dulu" lanjut Haris.

Rio berdiri dari duduknya netranya mengedar mencari objek yang Haris katakan. Dapat ia lihat Sarah duduk dikursi dengan raut wajah yang sedikit pucat.

"Ok. Apa sebaiknya kalian kembali duluan?" kata Rio.

"Aku sudah mengajaknya, Sarah tidak mau. Jadi ku pikir lebih baik mengajaknya istirahat ditenda belakang saja" jelas Haris.

Rio mengangguk. "Salma. Kita ambil posisi Sarah dan Haris, ini biar Langit dan Clara yang mengerjakan" tangan Rio merapikan beberapa kertas diatas meja, kemudian melangkah pada meja yang Langit tempati dan menyerahkan semuanya disana.

Haris membawa Sarah ketenda belakang. Dirinya mendudukan Sarah dan memberinya air minum.

"Kamu mau tidur. Aku akan berjaga disini" kata Haris dengan tangannya menerima botol air yang Sarah kembalikan.

"Aku baik-baik saja, Ris" kata Sarah.

"Aku tahu kamu menyembunyikan sesuatu dari ku. Aku tidak akan memaksa jika kamu tidak ingin mengatakannya" Haris menatap dalam Sarah.

"Peluk"

Haris sesaat membeku dengan perkataan Sarah. Peluk. Apa wanitanya minta pelukan. Tapi dengan cepat Haris menyingkirkan pertanyaan itu. Dengan lembut Haris menarik Sarah masuk kedalam pelukannya.

"Sudah. Jangan risau lagi. Ini aku peluk" Haris berbisik ditelinga Sarah.

Sarah menikmati pelukan prianya. Dirinya merasa lebih baik, perlahan ketakutan dalam dirinya lenyap. Ia yakin Haris akan menjaganya dengan baik. Ia juga memiliki sahabat yang luar biasa.

Sarah melepas pelukannya. Tangannya masuk meraba kantong belakang celana jinsnya. Mengeluarkan sesuatu dari sana dan meletakkannya pada telapak tangan Haris.

"Aku rasa. Selain paman itu. Beliau juga bisa membantu" kata Sarah pelan.

Haris membuka kertas yang Sarah letakkan padanya. Membaca apa yang ada didalam kertas tersebut. Memuat data diri seorang wanita paruh baya. Siapa dia. Kenapa Sarah mengatakan jika wanita ini bisa membantu. Apa Sarah mengambilnya dari data kegiatan mereka.

1
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍🙏🙏🙏
LENY
SEMOGA DESA INI BISA BERSIH DARI SEGALA ILMU HITAM DGN MATINYA SALMA
LENY
PASTI SI NENEK LAMPIR SALMA😡
LENY
HARIS LAKI2 TG SANGAT TULUS BAIK SMG SARAH BISA MENCINTAI HARIS DAN MERELAKAN MELYPAKAN RIO😥
LENY
KASIHAN RIO😭😭
LENY
LANGIT YG DIKIRA PALING KUAT TERNYATA LEMAH PAYAH😡
LENY
CAKEP DAN CANTIK SEMUA❤
LENY
CLARA HRS NYA JGN MARAH DAN MENJAUHI LANGIT MALAH HRS SALING BANTU. SALMA ITU YG SESAT KATA PAK UT🙏
ᴍɪss_dew
jejak dlu di karya pertama kuin 🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: astaghfirullah 😭🤣🤣
tolong hentikan segera niatmu ini mameeerr/Curse//Curse//Curse//Facepalm/
total 1 replies
LENY
MASING2 PUNYA KEKUATAN SEKARANG👍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: wahhh kakaknya mampir di cerita pertama author 😭😭
ini cerita tempat sumber belajar, sebuah harta karun tersembunyi mah ini😭😭🤣
maafkan segala keanehan dan kejanggalan dalam cerita ini ya🙏😭😭😭🤣🤣
total 1 replies
Ray Aza
truth or dare
Ray Aza
dia plg bucin dia jg plg lemah, bisa2nya dikuasai pelet. biasanya kl karakter kuat, setanpun akan susah mendekat. 😜😜😜
Ray Aza
ah... aq prnh disituasi spti ini... mlm2 msk hutan nyamperin tmn yg lg ospek di jurang jero. modal percaya sm dia yg menuntun tanganku menyusuri jln setapak. bnr2 gelap tnp penerangan sm sekali
Ray Aza
done
Tutuk Isnawati
Luar biasa
Nani Kurniasih
ditunggu sequel Rio &Reta
Nani Kurniasih
Luar biasa
Zerro007
pria supe💪💪
ayunia
terbesit nama yg tidak boleh disebutkan a.k.a lord voldemort🤭🤭
ayunia: uupps udah terlanjur 🤭🤭#ku mencintaimu kak
total 2 replies
ayunia
haahh wes tak kiro
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!