Sean Aldev arlots. cowok yang di cap nakal Di sekolah. terpaksa menerima perjodohan dengan Agatha Evelyn. sang ketos di sekolahnya. Agatha sering menghukum Sean karena kenakalannya.
namun ia tak pernah menyangka bahwa ia akan di jodohkan dengan cowok yang sering dihukum olehnya.
pernikahan siswa sma pun dilakukan secara rahasia. banyak cobaan Dan badai yang menghadang pernikahan Dini kedua orang tersebut.
apakah mereka mampu bertahan tanpa bercerai?
novel by IZANANTEROS
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DnieY_ls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 25
Di atas sofa agatha menatap jengah cowok di sampingnya. Berbeda dengan sean yang malah asik bermain game sambil makan di suapi sang istri.
Entah kerasukan apa cowok itu keluar keluar dari kamar di suruh makan nggak mau katanya pengen makan bareng. Agatha yang memang baru makan tentu saja menolak karena masih kenyang.
Tetapi sean kekeh bahkan mengancam tak jadi makan. Agatha sempat membujuknya dan seperti sekarang, berakhir dia menyuapi suami nya yang malah asik bermain game.
"Pelan pelan tha". Ujar sean saat agatha menyuapi nya satu sendok penuh.
"Makan kok di suapin! Udah gede masih aja manja. Gak malu banget". Gerutu agatha dengan sengaja.
"Lo gak ikhlas?" Tanya sean acuh. Tetap pokus pada game yang di mainkannya.
"Li gik ikhlis? Ngok". Ejek agatha kesal. Menghentakan kaki nya hingga menyenggol paha sean.
Sean acuh saja, terkekeh pelan pula mendengar ejekan agatha. Agatha semakin kesal, dia menyendok penuh satu sendok hingga habis lalu menyuapi nya tanpa perasaan pada sean.
"Argh! Aga!" Pekik sean kemudian.
Agatha tak peduli, gadis itu bangkit untuk menyimpan piring bekas makan sang suami. Tadi adalah satu suapan besar terakhir.
Agatha kembali dengan satu gelas air di tangannya. Dia menyodorkan nya pada sean dan sean meneguknya hingga tandas.
"Victoria!"
"Menang". Gumam sean setelah tanda kemenangan berhasil dia dapatkan.
Sean melempar ponselnya ke sofa dengan asal lalu mengambil remot televisi. Dia memindahkan chanel itu pada sebuah acara yang menurutnya mengedukasi.
"Tha!" Panggil sean.
"Hm". Jawab Agatha cuek. Dia pokus pada gadget miliknya yang menampilkan room chat bersama sang sahabat.
"Beneran gue gak ikut camping?"
"Gak!" Jawab Agatha spontan.
"Hukuman lo batalin aja lah tha biar gue ikut ke sana". Bujuk sean.
Agatha menoleh dengan celengan tegas. " kata bu remi kalian sudah melewati batas kebandelan. Jadi hukumannya gak dapat ikut camp" jelas Agatha.
Seperti perkataan bu remi padanya jika ketiga cowok bandel sma mandiri itu tidak dapat ikut camping yang rutin di lakukan di sma mandiri. Biasanya setiap akhir tahun atau setelah ujian semester awal.
"Emang batas kebandelan nya apa sih? Sampe di larang ikut". Tanya sean penasaran.
"Gak nyadar banget sih! Semester ini kalian tuh udah bikin puluhan keonaran. Udah belasan kali juga kalian di panggil guru bk". Agatha geram. Suami nya itu sangat tidak sadar diri.
Sean berpikir sebentar, benar juga kata Agatha. Sudah puluhan kali dia kena hukuman bersama tiga curutnya. Terhitung orang tuanya sudah lima kali di panggil ke sekolah, untung saja tidak di keluarkan.
"Oke gue gak ikut camping. Tapi ML dulu sebelum lo pergi". Putus sean sepihak.
Agatha yang sedang sibuk bergibah bersama temannya sontak terkelonjat kaget. Gadis itu menatap horor pada suaminya yang menyeringai.
"Gak! Apa apaan kayak gitu". Protes Agatha tak Terima.
Enak saja membawa urusan rumah tangga. Lagian yang hukum sean tuh sekolah bukan dia, Agatha hanya mewakilkan saja.
"Ya udah kalo lo gak mau ML gue ikut camping". Ujar sean lagi.
"Ya gak bisa". Tolak agatha.
"Yaudah ML kalau gitu". Kekeh sean tak ingin di bantah.
Agatha menghela napas dan menghembuskan nya dengan perlahan. Rasa bersalah menyeruak mendengar sean yang menginginkan haknya. Tetapi ini sudah menjadi kesepakatan mereka sebelum menikah.
"Ck, yaudah lo boleh ikut camping". Putus Agatha akhirnya menyerah.
Dari pada dia jadi wanita gak gadis lagi, rasanya meringis mendengar hal itu. Bukan tak ingin memberi hanya belum siap saja.
"Yeah!" Seru sean gembira.
Saking gembira nya cowok itu tanpa sadar mendekap Agatha kuat kuat. Bertubi tubi kecupan di berikan nya pada Agatha yang tengah memberontak.
"Ih sean lepas!" Peluk Agatha nyaring cukup membuat sena terhenti.
Cowok itu menatap sekilas Agatha yang memekik seperti mau di perkosa. Tapi detik berikutnya Agatha benar benar merasa mau di perkosa karena sean mencium nya secara brutal dan berkali kali.
jadi kalau kalian tanya kenapa di ulang, itu murni keteledoranku ya, mianhe guysss. love you all