NovelToon NovelToon
Benang Tanpa Ujung

Benang Tanpa Ujung

Status: tamat
Genre:Angst / Suami Tak Berguna / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Tamat
Popularitas:39.7k
Nilai: 5
Nama Author: novi niajohan

Kisah ini bercerita tentang seorang wanita peranakan Tionghoa yang bernama Melin sering disapa Alin dan bermarga Lim, yang memiliki seorang suami pemabukan dan juga gemar berjudi bernama Yudi atau sering dipanggil koh Judi oleh teman-teman perjudiannya.

Kekerasan dalam rumah tangga juga sering terjadi didalam keluarga Alin, apalagi jika Yudi kalah berjudi dalam keadaan mabuk.

Bagaimanakah kisah Alin dalam menjalani bahtera rumah tangganya dan apa alasan wanita itu selalu kuat menghadapi sikap suami yang selalu kasar terhadapnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novi niajohan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Mendatangi kontrakan Yudi.

Sementara Yudi sedang melakukan enak-enak didalam rumah kontrakannya bersama dengan wanita lain, berbeda halnya dengan Alin yang tengah sibuk membuat bumbu masak untuk berjualan sayur matang esok pagi.

Jika sebelumnya Alin selalu mengeluh dalam hati karena menghadapi tingkah laku tidak benar dari suaminya itu, apalagi saat sedang sibuk bekerja seperti saat ini. Berbeda dengan apa yang tengah wanita itu rasakan sekarang, ia merasa lebih tenang dan pikirannya seakan lebih ringan setelah pulang dari tempat ibadah sore tadi.

Alin selalu mengingat perkataan Romo saat berceramah ditempat tersebut, yang membuat ia lebih bisa mengendalikan diri agar tidak mengeluh dalam menjalani hidup sehari-hari.

"Benar yang dikatakan oleh Romo tadi, dunia ini adalah Anicca (Tidak kekal). Lahir, sakit, tua lalu mati. Itu semua termasuk Dukkha (Penderitaan) dan kita sebagai makhluk hidup yang bernyawa, pasti akan mengalami semua itu. Harta berlimpah tidak akan dibawa mati dan ia yang memiliki wajah rupawan semuanya akan hilang termakan usia"

"Lalu apa yang bisa kita dibanggakan saat berada di dunia yang tidak kekal ini?" gumam Alin mengingat kembali sepenggal kata-kata penceramah hari ini.

Alin mendesaah panjang, jika mengingat kelakuan Yudi yang kejam padanya selama beberapa tahun ini, dirinya sangat emosi dan selalu saja marah. Ingin sekali rasanya mengutuki sifat suaminya yang tidak baik itu, bahkan ada keinginan hati untuk melenyapkan dirinya dari dunia ini.

Akan tetapi seketika Alin menyadari sesuatu, dimana amarah bisa merusak dirinya sendiri dan amarah juga memberikan beban pikiran yang dapat menurunkan kesehatannya.

Karena sejatinya penyakit itu berasal dari pikiran tidak sehat dan juga hati yang kotor.

Selain itu, Alin mempercayai adanya hasil Karma atau hasil dari perbuatan semasa hidup, yang berlaku kepada siapapun makhluk didunia ini. Baik itu Karma baik, maupun Karma buruk dan cepat atau lambat, semua itu akan berbuah jika sudah tiba pada waktunya.

"Huft akhirnya beres juga bikin bumbu, tinggal masak sayurnya besok subuh."

Alin membersihkan semua peralatan dapur setelah digunakan, lalu menaruh kembali ke tempat semula agar rapi. Dan setelah itu ia masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.

...----------------...

Keesokan paginya.

Sekolah.

Seperti biasa Alin membawa dagangannya berupa sayur matang yang ia buat sendiri saat mengantar Yuan ke sekolah, sambil menggendong bayi Marlina dalam gendongannya.

Para ibu-ibu yang mengantar anak-anaknya sekolah pun mulai berdatangan menghampiri Alin dan mereka mulai melakukan transaksi dagang.

"Cik, bawa ngohiong ayam enggak?" tanya seorang ibu.

"Ada Cik," balas Alin lalu mengeluarkan satu kantong kresek berisi ngohiong.

Ngohiong sendiri adalah makanan dari kulit kembang tahu, yang diisi dengan daging cincang halus (bisa daging ayam, udang atau daging ba-bi) kemudian dicampur dengan beberapa sayur seperti wortel dan daun bawang, lalu ditambahkan bumbu ngohiong atau bubuk lima rempah / five spice powder.

Bubuk bumbu lima rempah / ngohiong adalah campuran dari lima rempah-rempah yang meliputi kelima rasa, yaitu rasa manis, asin, pedas, pahit dan juga asam.

Bahan-bahan untuk membuat bumbu ngohiong ini ada bermacam-macam varian, namun yang paling umum dipakai adalah bunga lawang, cengkeh, kayu manis, merica/lada dan biji adas yang ditumbuk hingga halus menjadi satu.

Selain untuk penambah aroma masakan yang khas, penggunaan bubuk rempah ini juga berguna untuk mengurangi bau amis pada daging yang digunakan.

"Saya mau 5 ya ngohiong ayamnya," ucap ibu itu.

"Ya Cik," balas Alin memasukkan 5 ngohiong ayam ke dalam kantong.

"Aduh, wangi amat ngohiongnya. Saya mau 2 deh!" seru ibu-ibu lain.

"Ya Cik," balas Alin semangat.

Setelah kondisi sepi, Yulan nampak mendekati Alin yang sedang membereskan sisa-sisa barang dagangannya.

"Aduh kayaknya laku nih!" ucap Yulan melongok kedalam keranjang kosong pada belakang jok motor Alin.

"Ya puji syukur habis Cik," balas Alin enggan banyak bicara.

"Eh Alin, kemaren malem gua lihat laki elu bawa cewe muda masuk ke dalam kontrakan, cakep dah! Terus baru tadi pagi tuh cewek keluar sama laki elu goncengan naik motor, kagak tahu pergi kemana. Tapi kelihatannya mereka berdua bahagia bener, habisnya ketawa-ketiwi barengan. Udah gitu mesra lagi," ucap Yulan mulai memanasi.

Alin merasa sakit dalam hatinya, namun segera ia menarik nafas dan menghembuskannya perlahan. "Ya dia mau pergi sama siapa, itu bukan urusan Alin lagi!"

"Bukan urusan elu lagi? Kan elu bini sah nya Lin, masa elu kagak mau ngelabrak tuh cewek sih! Gua kalau jadi elu, udah gua labrak tuh cewek terus gua hajar dia habis-habisan!" gemas Yulan.

Alin menatap Yulan. "Cik, Alin udah siap kok pisah sama Koh Yudi. Lagian dia pergi dari rumah, itu kemauan dia sendiri dan dia mau jalan sama cewek yang mana juga itu udah hak dia. Alin mah udah kagak mau ambil pusing!" balasnya tegar.

Yulan berdecih. "Cih! Elu sih jadi bini sabar amat, tapi terserah elu aja deh, yang penting gua udah nyampein apa yang gua lihat ya. Dan kalau elu mau tahu si Yudi lakik elu tinggal dimana sekarang ini, dia itu lagi ngontrak di deket rumahnya si koh Herman!" balasnya lalu pergi.

Alin menelan ludahnya yang tercekat, sambil memegangi dadanya yang terasa sakit teriris sembilu. Sejenak ia berpikir, apa perlu mendatangi rumah kontrakan suaminya itu dan meminta penjelasan mengenai hubungannya sekarang ini.

Namun apakah ia akan sanggup menghadapi kenyataan pahit tersebut? Dimana berita suaminya yang kini hidup bersama dengan wanita lain.

Tapi sesedih apapun itu, ia tetap akan pergi untuk menanyakannya.

"Benar, aku harus pergi kesana malam ini juga," batin Alin bertekad.

...***...

Malam harinya.

Setelah menitipkan Yuan dan Marlina kepada Melan, Alin akhirnya memberanikan diri mendatangi sebuah rumah kontrakan tanpa pagar, yang diyakini sebagai tempat bernaung suaminya saat ini setelah pergi dari rumah.

Dan itu diperkuat dengan adanya sepeda motor milik Yudi yang tengah terparkir dihalaman depan.

Alin menarik nafas dalam-dalam dan memberanikan diri untuk mengetuk pintu kontrakan tersebut, namun langkahnya seketika terhenti, saat tak sengaja indera penglihatannya menangkap sesuatu.

Dimana ada sepasang sendal seorang wanita disebelah sendal suaminya.

Seketika itu juga tubuh Alin merasa gemetaran dan lemas, serta jantung yang berdetak lebih cepat daripada biasanya. Ia menelan salivanya kasar dan memutuskan untuk meneruskan keinginannya itu.

Tok! Tok! Tok!

Pintu pun diketuk dan tak lama kemudian suara dari dalam menyahut.

"Ya tunggu sebentar!" sahut seseorang dari dalam.

Dan suara itu terdengar seperti seorang wanita, yang menambah kegelisahan Alin saat mendengarnya. Hatinya begitu geram, apalagi jika cerita Yulan terbukti benar adanya.

Ia tidak akan pernah bisa memaafkan perbuatan suaminya itu jika memang terbukti bersalah, akan tetapi apa yang terjadi setelah ia nekad melakukan ini?

"Ya cari siapa?" tanya seorang wanita dari balik pintu. Wanita yang tidak lain dan tidak bukan adalah Tina, kekasih baru Yudi atau bisa dibilang calon istrinya.

"Ada dimana Yudi?" tanya balik Alin dengan wajah dan kedua mata memerah.

.

.

Bersambung.

1
Anonim
keren
Joan
terharu banget dengan perjuangannya Alin. sangat menginspirasi sekali
Noviyanti: terima kasih
total 1 replies
Dewi Payang
Aku suka yg berbahan ba-bi kak😁👍
Dewi Payang: Lezat😄👍
total 2 replies
Dewi Payang
Demi duit ya Tina😁😁
Dewi Payang
Ya ampun, nyumpahin pula, tar kebalik ke diri sendiri😁
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Happy Ending Novel
Ry Otw ke novel baru
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
jd bumi ngidam buah Kana
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Ini itu kisah nyata kah Kk Novi????
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Hahaha🤣🤣🤣
Ry kira kisah nyata
total 2 replies
Senajudifa
akhir penderitaan alin y thor
Senajudifa
akhirnya 😊😁😁
Senajudifa
cie cie😄😄
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Akhirnya Hendrik dan Alin
Unboxing bentar lg Marlin bakal pny dedek nih
DinDut itu pacarku🌻
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semangat Hendrik
Cinta itu butuh perjuangan
DinDut Itu Pacarku 🌻
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Ya di tolak
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Sama aja novel Pamud Dan DinDut gk msk bab Terbaik tp Ry gk sedih 😊
Lina Zascia Amandia
Karya barunya nanti dicicil mampir ya...
Lina Zascia Amandia
Jujur saja karya ini bagus dan luar biasa, rekomendasi bagi para pembaca yg mencari sebuah karya yg sarat dgn nilai positif. Ada nilai budaya dan adat istiadat yg ditonjolkan di sini. Dari awalnya saya tdk tahu budaya dan adat orang Tionghoa, setelah Kak Author bercerita di sini, akhirnya sy tahu. Seharusnya karya seperti ini byk pembacanya, tdk vulgar, berbobot dan sekali lagi byk nilai positif yg bs dipetik dan diambil hikmahnya. Alin yg pd akhirnya mendpt karma baik atas kebaikan dan kegigihannya dlm menjalankan khdpn yg serba sulit dan penuh penderitaan, sehingga menganggap hdpnya bagai benag tak berujung. Namun Yang Maha Kuasa membalas kebaikan Alin dgn karma baik, diujung cerita bertemu seseorang yg bagai malaikat, yaitu Koh Hendrik. Di sinilah benang Alin yg tadinya tidak berujung menemukan ujungnya bersama Hendrik, yakni sebuah kebahagiaan. Semoga karya Kak Novi juga karya saya banyak dikunjungi pembaca, rekomen bgt karya ini Kak Nov..... semangat Kak Nov menghadirka karya yg byk nilai positifnya dan bisa diambil pelajarannya....
Lina Zascia Amandia: Mksh Kak Novi...
total 4 replies
Lina Zascia Amandia
Ya Allah Masya Allah (kalo dlm agama sy mendapati sesuatu yg indah bagus atau mengagumkan sllu menyebut masya Allah), ceritanya sangat bagus Kak No. Kumplit, jujur saja ini karya sangat sarat dengan nilai positif dan banyak pelaaran hidup yang harus dipetik.
Lina Zascia Amandia: Sama2...
total 2 replies
Lina Zascia Amandia
Kesampaian keinginan Yuan.
Lina Zascia Amandia
Apa artinya Kak Nov...
Lina Zascia Amandia: Ohhhh itu ya. Trmksh sudah diartikan... jadi tahu deh...
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!