NovelToon NovelToon
My Perfect CEO

My Perfect CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:682.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: alviona27

[New York Series - 1]

Rafael Alexander-The perfect CEO. Tampang, harta, muda, dan berbakat, bisa membuat setiap orang jatuh hati dengan lirikannya, membuat Rafael digila-gilai seluruh wanita di penjuru kota New York.

Alexa McBride-Seseorang yang bekerja di sebuah penerbit buku kecil harus mengalami hal yang sangat dia benci, yaitu berhubungan dengan Rafael Alexander. Meskipun semua orang mencintainya, tapi Alexa tidak. Dia hanya terobsesi dan bukan mencintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alviona27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25 - Flashback

Ini ceritanya flashback Olivia, jadi semuanya tentang Olivia, Rafael.

* * *

Lima tahun yang lalu

Rafael tahu kalau sudah waktunya dia menikah, dan bahkan kedua orangtuanya memaksanya begitu. Rafael mempunyai seorang pacar, orangtua dan keluarganya tidak ada yang tahu siapa pacar yang dimaksudkan Rafael.

Bahkan media mengatakan kalau Rafael sedang berkencan dengan model bernama Olivia White dan Rafael menolaknya mentah-mentah kalau mereka hanyalah teman dimasa kuliah-padahal itu tidak benar.

Olivia sendiri yang mengatakan kalau media tidak boleh ada yang tahu, dan hubungan mereka terjalin secara diam-diam. Tidak ada yang tahu tentang kedekatan mereka.

"Aku tidak bisa hidup tanpamu, Fael," bisik Olivia sambil terus masuk ke dalam pelukan Rafael dan menggelakan kepalanya di dada Rafael. "Aku tidak bisa hidup tanpamu," ulang Olivia.

Rafael hanya tersenyum senang, dia menciumi pucuk kepala Olivia dengan sayang. "Aku tidak akan pergi jauh darimu. Percayalah padaku, Darling."

Olivia mengangguk dan memeluk Rafael dengan erat, seakan-akan kalau Rafael akan meninggalkannya saat itu juga.

"Menikahlah denganku," ucap Rafael membuat Olivia langsung melepaskan pelukannya dan menatap Rafael dengan bingung.

"Apa?"

"Menikahlah denganku, Olivia."

Olivia menggeleng cepat kemudian dia langsung bagkit dan menatap ke arah jendela apartemen miliknya. Ini salah, Olivia belum siap menikah disaat dirinya masih berada di bawah.

"Ada apa?" bisik Rafael, memeluk pinggang Olivia dan menaruh dagunya di pundak Olivia. "Apa kau tidak mau menikah?"

"Bukan begitu, Fael. Kau tahu aku masih berada di bawah, aku akan menikah denganmu. Tapi, nanti."

"Nanti? Kapan? Apa aku harus menunggu lama?"

"Maybe," lirih Olivia. "Bahkan disaat seperti ini, orang lain tidak tahu kalau kita berpacaran."

"Kita bisa bilang kepada mereka. Kita bisa melakukannya, Oliv."

"Tidak, Fael. Aku belum siap," ucap Olivia sambil menunduk. Rafael hanya tersenyum mengangkat dagu Olivia dan mengecup singkat bibirnya.

"It's okay, Oliv. Aku akan menunggu."

"Ya ... aku harap kau bisa," gumam Olivia sambil memeluk Rafael erat.

***

Olivia tahu membuat hubungan kedua saudara yang akan bertengkar hebat itu sangatlah fatal. Olivia sudah berpacaran dengan Ryan-adik Rafael. Tetapi karena Ryan jarang ada disisinya dan lebih banyak menghabiskan waktu Madrid. Dan saat itu pula, Rafael bertemu dengan Olivia, dengan singkat Rafael menyatakan cintanya dan Olivia terima.

Kalau Ryan kembali ke New York, Olivia akan mengatakan kepada Rafael kalau dirinya sedang ada pemotretan di luar New York, dan dia menghabiskan waktu bersama dengan Ryan.

Olivia memang terlihat seperti wanita ******, bukan?

Mau bagaimana lagi, Olivia sebenarnya hanya mencintai Ryan dan Rafael hanyalah sebagai pelariannya. Tidak hanya itu, Olivia juga secara tidak lamgsung selalu menerima hadiah-hadiah mahal dari kedua orang itu.

Awalnya, Olivia tidak tahu kalau Ryan adalah adik Rafael. Setelah Rafael menceritakan tentang keluarganya dan memperlihatkan foto keluarga mereka, Olivia baru tahu kalau Ryan adalah adik Rafael-karena saat itu Ryan beluk terlalu di kenal oleh publik.

Ryan : Via, aku ada di depan apartemenmu.

Olivia tersenyum saat membaca pesan dari Ryan. Segera, Olivia berlari ke pintu dan melihat Ryan sudah berdiri disana dengan satu buket bunga di tangannya. Olivia tersenyum senang, dia langsung melingkarkan tangannya di leher Ryan dan memeluk Ryan dengan erat.

"I miss you so much," ucap Olivia yang masih melingkarkan tangannya di leher Ryan.

Ryan terkekeh. "I miss you too."

Olivia melepaskan pelukannya dan menyuruh Ryan masuk ke dalam apartemnnya. Apartemen tempat Ryan bertemu dengan Olivia adalah apartemen asli milik Olivia. Sedangkan apartemen untuk bertemu dengan Rafael, Olivia menyewa hanya karena Rafael datang untuk menemuinya.

"Apa kau baik-baik saja disini, Via?" tanya Ryan sambil memeluk Olivia dari belakang. Disaat Olivia sedang menyiapkan minuman untuk Ryan.

Olivia tersenyum senang dan menangguk pelan. "I'm okay. Bagaimana dirimu?"

"Aku sudah sangat gila. Karena aku harus menyelesaikan banyak masalah di Madrid dan bertemu denganmu."

"Kenapa tidak pindah saja? Ambil yang ada di New York."

"Tidak bisa. Di New York milik Kak Rafael. Aku tidak bisa mengambil miliknya."

Olivia terdiam, hubungan Rafael dan Ryan akan berakhir buruk jika mereka mengetahui keadaan yang sebenarnya. Olivia harus memikirkan bagaimana caranya agar Rafael dan Ryan tidak bisa bertemu bersamaan.

Dan Olivia rasa takdir akan berkata lain.

***

Ryan mengajak olivia bertemu dengan keluarganya tanpa sepengetahuan Olivia. Olivia tidak bisa mengelak, karena Olivia tahu itu masion orangtua Ryan yang ada di Madrid membuat Olivia terpaksa masuk dan bertemu mereka.

Disaat seperti itu, Olivia hanya berharap kalau Rafael sedang tidak ada di Madrid. Tapi harapannya itu tidak terkabul, dan disana Rafael menatap Olivia dengan tatapan tajamnya sedangkan Ryan yang tidak tahu apa-apa merasa bingung dengan tatapan mata saudaranya itu.

Olivia harus menerima apa yang akan terjadi nanti, bukan? Segala sesuatu yang dilakukan harus dipertanggung jawabkan apapun kesalahannya.

Ryan mempersilahkan Olivia duduk kemudian dia memperkenalkan Olivia kepada Antonio dan Brieana, dan juga kepada Rebecca yang terlihat sangat enggan mengenal Olivia. Dan terakhir Ryan memperkenalkan Olivia kepada Rafael, sedangkan Rafael hanya diam melihat Olivia dengan tatapan matanya.

"Kak Raf, ini Olivia. Pacarku. Aku akan segera menikahinya," ucap Ryan senang, sedangkan Olivia terkejut mendengar ucapan Ryan barusan. Padahal dari tadi, dia tidak mengatakan kepada yang lain kalau Ryan akan segera menikahi Olivia.

Lelucon apa ini?

"Wah ... selamat Ryan. Kau akan menikahi Olivia? Sepertinya aku akan kalah darimu," kekeh Rafael membuat Olivia menjadi sangat tidak enak engan dirinya sendiri.

"Kalau begitu, cari wanita dan menikalah, Raf. Mom tidak bisa melihatmu yang selalu saja sendirian," ucap Brieana.

"Yes, Mom. Lima tahun yang akan datang. Percayalah padaku, masa depanku akan hadir."

Brieana dan Antonio tergelak dengan ucapan Rafael barusan. Sedangkan Olivia hanya menunduk tidak tahu harus bagaimana. Ryan yang melihat Olivia terus-terusan menunduk dengan cepat mengenggam tangan Olivia yang berada di atas pahanya, memberikan ketenangan kalau suasananya memang seperti ini apabila di Madrid.

"Kapan kalian akan menikah?" tanya Rafael, dia masih tetap tenang meskipun banyak kemarahan di dalam dirinya yang ingin meluap saat ini juga. "Apa aku harus membawa partner apabila datang ke acara pernikahan kalian?" tanya Rafael lagi membuat Olivia mengangkat kepalanya dan menatap Rafael yang juga sedang menatap dirinya.

"Sepertinya partner-ku sudah melarikan diri, bukan begitu, Olivia?" tanya Rafael sambil menggeram menahan marah. Ryan sudah merasakan ada yang tidak beres dengan Rafael dan Olivia.

"Apa maksudmu Kak Rafael?"

"Tanyakan sendiri pada kekasihmu," ucap Rafael datar. "Aku akan kembali ke New York. Bye, Mom."

Rafael pergi dari mansion, Ryan lamgsung menarik tangan Olivia untuk pergi dengannya. Ryan tidak mau siapapun mendengar permbicaraan mereka berdua-termasuk keluarganya.

"Jelaskan!" erang Ryan saat mereka sudah berada di kamar milik Ryan. "Apa maksud dari ucapan Kak Rafael?"

Olivia menggigit bibir bawahnya, dia tahu hal seperti ini akan terjadi. Tapi dengan bodohnya dia masih tetap menjalankan hubungan seperti ini.

"Aku ... aku memiliki hubungan dengan Rafael," ucap Olivia hampir sepetti gumaman. Ryan tersenyum sinis, menahan amarahnya. Ryan menatap Olivia dnegan tajam.

"Maksudmu kau berhubungan dengan Kak Rafael disaat kita-I mean kau dan aku masih memiliki hubungan. Seperti itu?" tanya Ryan. "Kau tidak tahu dia Kakakku? Apa kau pura-pura tidak tahu?"

Olivia terdiam menahan isak tangis yang keluar dari bubirnya. "I'm sorry, Ryan. Aku tidak-"

"Kau sudah menghancurkan semuanya, Via. Kau tahu? Kak Rafael pasti tidak akan mau berbicara denganku. Kau menghancurkannya Olivia!"

"I know. I'm sorry, aku-"

"Sam, siapkan pesawat, antar Olivia menuju New York," ucap Ryan datar pada ponselnya setelah itu dia pergi meninggalkan Olivia yang masih terdiam di tempatnya.

Olivia tahu, dia sudah menghancurkan semuanya.

TBC

1
Dewi Lestari
ok
Susiana
yg slh itu Olivia
knp jd k Riyan sih marahy .
Asiah
lanjut
Retno
menjadi suami istri memang harus banyak komunikasi, jujur Dan saling percaya biar gak saling salah paham....
Siti Zuriah
lanjut lg
Siti Zuriah
lanjut
Retno
semoga setelah ini Rafael Dan Alexa bisa bersama lg sperti dulu, membinasakan rumah tangga kecil mereka dgn bahagia
Wi Ah
jangan lama"Thor up nya..
Retno
akhirnya mereka bisa bersama lagi, aku harap Ethan tk mengganggu mereka untuk bersama kembali
Siti Zuriah
lanjut
Retno
semoga Kak Othor seeing Up lagi... menunggu Rafael Dan Alexa kembali bersama
Siti Zuriah
udh lama baru up lg aku jd lupa alur cerita nya thor
Anna Liana
palingan jalang ne luluh lagi.
Anna Liana
makanya jangan munafik alexa, gak usah senyum2 segala.
Widyaningsih
seru
Widyaningsih
bagus
Retno
Ethan Jangan jahat ama sahabat sendiri donk, kasihan Rafael... knp kamu tega memisahkan Rafael Dan Alexa, Dan Malah membuat Alexa salah paham Ke Rafael... itukah yg dinamakan sahabat...
Siti Zuriah
kasian rafael, lanjut thor
Siti Zuriah
makasih thor udh up lg, aku hampir lupa sm alur crita nya soal nya klamaan si up nya, bsk" jngn lama" up nya
Rahmi Amalia
semoga otor sehat2 selalu dan dapat melanjutkan ceritanya...semangat💪💪🤗🤗🤗🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!