NovelToon NovelToon
ZOYA, Bidadari Tanpa Mahkota

ZOYA, Bidadari Tanpa Mahkota

Status: tamat
Genre:Angst / Tamat
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: Isti Shaburu

Zoya, wanita muslimah cantik yang diperkosa oleh pria yang hendak ditolongnya. Setelah satu tahun kejadian naas tersebut, ia bangkit dan menjadi seorang guru ngaji di mushola dekat rumahnya. Bertemu dengan Zafran yang tak lain adalah Papah dari murid mengajinya sendiri hingga lambat laun Zafran mulai menyukainya dan berniat meminangnya.

Namun, di saat dirinya mulai membuka hatinya untuk Zafran, pria misterius itu muncul dan berniat untuk meminangnya. Di sisi lain, mantan istri Zafran pun kembali dan ingin membina rumah tangganya lagi.

Siapakah yang akan dipilih oleh Zoya? Apakah Zoya akan memilih Zafran atau pria yang telah menodainya itu? Dan apakah Zafran akan kembali pada istrinya atau tetap memilih Zoya sebagai istrinya?

ig: @istikomah50651

follow ig author yah untuk lihat visualnya🙏😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Shaburu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25 > Bukan kamu Ibu untuknya

please like jangan lupa oke🙏😊

*****

“Mah, mengapa Mamah Nafisah seperti itu pada Nafisah? Mamah minta kembali pada Papah, tapi kenapa Mamah malah memeluk pria lain saat Papah tak ada? Mengapa Mamah berbohong padaku dan Papah?” banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh Nafisah pada Zoya, saat ini gadis kecil itu tengah tiduran di pangkuan Zoya sambil Zoya mengusap kepalanya lembut.

“Kak Zoya tak bisa memberikan kesimpulan apa-apa, Sayang. Tapi kak Zoya akan selalu berdoa agar Nafisah selalu diberikan kebahagiaan. Jangan menangis lagi, Nafisah tak perlu memikirkan apa pun, biarkan orang dewasa yang memikirkan semua itu. Yang harus Nafisah pikirkan saat ini adalah belajar yang rajin agar mendapatkan nilai bagus dan membuat Papah bangga.” Zoya menasihati Nafisah untuk tak terlalu memikirkan masalah orang dewasa meski itu kedua orang tuanya sendiri.

Nafisah bangkit menatap wajah cantik Zoya yang baginya adalah malaikat dalam hidupnya. “Mah, apakah Mamah Zoya bersedia menjadi Mamah untuk aku? Aku berharap Mamah menikah dengan Papah dan menjadi Mamahku, aku tak ingin orang lain menjadi Mamahku meski dia adalah Mamah kandungku sendiri. Dia tak menyayangiku padahal aku putri kandungnya, sebaliknya Mamah Zoya yang bukan Mamahku malah menyayangiku, aku bisa merasakan kasih sayang yang Mamah Zoya berikan padaku adalah tulus,” pinta Nafisah dengan penuh harap.

“Apakah Kak Zoya seperti itu dimata Nafisah?” tanya Zoya dengan lembut, ada kebahagiaan dalam hati Zoya kala mendengar pengakuan jujur dari gadis cantik itu, ia memang menyayangi Nafisah dengan begitu tulus meski bukan anaknya.

Nafisah membaringkan kembali kepalanya di pangkuan Zoya. “Aku tak pernah merasakan hangatnya kasih sayang seorang Ibu. Mamah bersikap baik padaku saat Papah sedang bersama kami saja, saat Papah kerja dan tak di rumah, Mamah tak peduli padaku. Ia bagaikan Ibu tiri kejam yang hanya mencintai Papah saja dan tak menginginkan aku. Aku bahkan tak pernah merasakan bagaimana hangatnya pelukannya karena ia tak pernah memelukku, baik saat tidur ataupun saat akan berpisah karena aku mau sekolah. Saat aku memintanya membatuku mengerjakan tugas sekolah, Mamah seakan tak peduli, ia hanya memintaku untuk mencari jawabannya saja di ponsel. Mamah tak pernah masak, aku bahkan tak tahu bagaimana masakan Mamah. Mamah akan pergi saat siang, dan pulang saat sebelum Papah pulang dengan membawa makanan. Ia akan mengatakan pada Papah kalau itu adalah masakannya dan Papah percaya saja karena aku tahu Papah lelah. Kecanduanku akan ponsel karena Mamah yang selalu memberiku ponsel agar aku tak mengganggunya. Mamah bahkan pernah membuatku kelaparan saat aku pulang sekolah tak ada makanan apa pun, ketika aku bertanya dan mengatakan kalau aku lapar, Mamah hanya memberiku mie instan untuk kumasak dan kumakan. Sungguh menyedihkan bukan kehidupanku ini, Mah?” tutur Nafisah dengan begitu pilunya membuat Zoya yang mendengarnya menitikkan air matanya, hatinya tersayat mendengar pengakuan gadis kecil yang seharusnya mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari Ibunya.

“Sayang, jangan Nafisah ingat masa itu lagi, sekarang ada Kak Zoya bersama kamu, kak Zoya akan menyayangimu seperti putri kak Zoya sendiri,” ucap Zoya yang menahan isak tangisnya karena tak ingin gadis cantik itu mendengarnya.

“Jadi, apakah Mamah Zoya bersedia menjadi Mamahku dan menikah dengan Papah?” tanya Nafisah dengan suaranya yang lirih.

“Yah, Mamah Zoyamu ini bersedia menjadi ibumu yang berarti harus menikah dengan Papahmu,” ucap Zoya.

Hening... Tak terdengar lagi jawaban dari gadis kecil itu, Zoya menatap wajah cantiknya yang ternyata sudah tidur. Zoya membaringkannya dibantal dan ia pun ikut terlelap seraya memeluk tubuh mungil gadis cantik itu.

***

Di tempat lain, Nesa kembali mendatangi kediaman mantan suaminya. Ia berencana untuk meminta maaf pada putrinya dan menyesali perbuatannya. Ia bahkan sudah membawa boneka kesukaan putrinya itu sebagai bahan sogokannya.

Tok... Tok... Tok...

Nesa mengetuk daun pintu yang sudah tertutup itu, kala itu jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Tak lama terdengar suara kunci pintu dibuka dan disusul pintu yang terbuka. Dengan senyum merekah, Nesa menyapa seorang pria tampan yang muncul di depannya.

“Mau apa kau datang lagi ke sini? Apakah tak puas kau membuat putriku menangis dua kali hari ini? Dan dengan teganya kau tak mengejarnya guna menenangkannya setelah kau buat hatinya hancur melihatmu bersama dengan pria lain,” tanya Zafran dengan nada sarkas dan tatapan tajam penuh kebencian. Nesa terkejut karena Zafran mengetahui kalau dirinya jalan bersama dengan pria lain, biasanya Nafisah tak akan bicara apa pun pada Zafran tentang apa yang dilihatnya.

“Apakah wanita munafik itu yang memberitahumu? Berani sekali dia memfitnahku,” tanya Nesa yang sudah bisa menebak siapa yang memberitahu mantan suaminya itu.

“Dia bukan wanita munafik, dia wanita salihah yang terhormat dan bermartabat, beda jauh darimu yang sudah seperti wanita panggilan yang menempel pada pria mana saja.” Zafran mencoba mengingatkan Nesa tentang Zoya, dia tak suka Zoya dijelekkan oleh orang lain meski orang itu mantan istrinya sendiri.

Nesa merubah ekspresi wajahnya, ia meraih tangan Zafran. “Mas, maafkan aku atas apa yang telah kulakukan. Kita kembali lagi seperti dulu yah, kita mulai lagi dari awal. Aku janji akan berubah, asal kamu mau kembali bersama denganku. Apakah kau tak kasihan dengan Nafisah? Ia membutuhkan kasih sayang seorang Ibu, ia pasti sangat sedih melihat kedua orang tuanya berpisah. Apakah kamu tak kasihan melihatnya tumbuh tanpa seorang Ibu?” ucap Nesa mencoba kembali merayu Zafran agar ingin kembali padanya.

Zafran langsung menarik tangannya. “Putriku tak akan hidup tanpa seorang Ibu sebentar lagi, ia akan mendapatkan keluarganya kembali dengan utuh. Tapi...”

Wajah Nesa tengah berbinar menunggu kelanjutan dari ucapan mantan suaminya itu. Ia sudah mengira kalau Zafran pasti akan luluh juga pada akhirnya jika ia terus menggunakan Nafisah sebagai alasannya. Nesa sangat tahu kelemahan mantan suaminya itu.

“Wanita yang akan kunikahi, dan wanita yang akan menjadi Ibu dari putriku, bukanlah kamu, melainkan Zoya,” sambungnya, bak terhantam sebuah kayu balok yang begitu kencang, jantungnya langsung berpacu begitu cepat, napasnya begitu sesak bukan karena Nesa sedang merasakan jatuh cinta bak anak ABG, melainkan karena ia merasakan emosinya yang akan meledak mendengar ungkapan mantan suaminya itu.

“Tega kamu, Mas, tega. Kau ingin memberi putri kita Ibu tiri? Apakah kau memikirkan bagaimana perasaannya ketika ia harus memiliki seorang ibu tiri? Dia pasti akan sangat menderita, terlebih saat temannya mengoloknya nanti pasal ibu tirinya.” Nesa memukul dada bidang mantan suaminya itu, ia tak terima posisinya terganti oleh wanita lain, ia menginginkan Zafran kembali padanya karena ia tengah mengandung benih pria lain dan pria itu tak ingin bertanggung jawab.

1
Samsiah Yuliana
semoga ada Istikomah lagi, dan mas Cakra yg ada di dlm bqyang² mimpi nya Zoya
Sabilnur Alif
tp cerita Cakra menghilang 😞😞
Samsiah Yuliana: yaaah, kmana itu mas Cakra 🙈
total 1 replies
Sabilnur Alif
apakah mgkn Nafisah sma Fahmi???🤔🤔
Sabilnur Alif
knp Zoya lbh memilih dgn zafran 😞😞..apa nga mikir dampak ke depan nya??
Sabilnur Alif
😱😱😱licik nya nesaaaaaa..hamil dgn siapa dn mau rujuk sma mantan suami 🤦🤦
Sabilnur Alif
ya Allah.. apakah Zoya akan ttp memilih buat menikah dengan zafran??
Sabilnur Alif
klo Zoya nikah SMA zafran..yg ada Zoya di teror trus sma si nesa..lbh baik Zoya SMA cakara aja
Sabilnur Alif
udaahh zoyaaaa..sma Cakra aja
Sabilnur Alif
semoga shlt istiqoroh nya bertemu dgn Cakra.. aamiin
Sabilnur Alif
semangat "Fahmi..semoga Cakra cepeta bertemu zoyaaaa...dn mereka berjodoh
Sabilnur Alif
janggann zoyaaa..sma Cakra aja, takut nya klo SMA zafran ada ke khilafahan yg akan terjadi..krna tdk mendapatkan mahkota kamu zoya
Sabilnur Alif
moga aja Cakra sma Zoya berjodoh yahh
Ina awaliyah
ceritanya baguusss...terus semangat author
Sri Irayani
iy kk,,, ksian si cakra cinta ditolak
Rafa Pratama
😀😀😀
Nayra Syafira Ahzahra
baru mampir thor😊😊😊
Isti Shaburu: terima kasih kak🙏😊🤗
total 1 replies
Aas Azah
kasihan Cakra thor 😔
Isti Shaburu: mari kita hibur cakra kak😔
total 1 replies
Kak Jum
semoga aja dgn cakra..
Ratna Anggraeni
kok gk jdi sama pak Cakra thour ,.,.😭😭😭
Ratna Anggraeni
jeng,.jeng,.jeng,.,bersambung,.,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!