NovelToon NovelToon
BISULAN (Bima Sultan Andaksa)

BISULAN (Bima Sultan Andaksa)

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Tunangan Sejak Bayi / Romansa / Tamat
Popularitas:433.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rita Tatha

Sultan sudah dijodohkan sejak kecil dengan Nabila oleh sang mama. Namun, Sultan menolak dengan tegas karena ia tidak mencintai Nabila. Lagi pula, ada wanita lain yang sudah mengisi hatinya.

Akan tetapi, keputusan itu sudahlah bulat. Hingga akhirnya Sultan melakukan segala cara untuk membuat Nabila pergi jauh darinya.

Sanggupkah Sultan membuat Nabila pergi? Atau justru dirinya yang menjadi terpikat dengan wanita itu?

Kisah ini merupakan Kisah Baby Bisul, putra pertama Kurap dan Panu.
Jadi, jangan sampai kalian melewatkan 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bisul 25

Pengantin baru itu menepati janji. Sepulang bekerja mereka langsung menuju ke rumah Pandu. Selain untuk melepas rindu, Sultan juga tidak ingin jika sang mama akan terus mengomel karena perintahnya tidak dituruti. Bahkan, papanya yang cuek seperti itu saja, bisa bucin dan menuruti apa pun kemauan Mama Kurap tercinta. 

Kedatangan mereka langsung disambut hangat. Bahkan, Rasya langsung memeluk Nabila sangat erat. Seolah sangat merindukan wanita itu. Hal itu, membuat Sultan merasa sedikit cemburu. 

"Ma, yang anak Mama itu aku, kenapa si Kadal yang dipeluk terus. Mama tidak kangen sama aku?" Sultan berdecak kesal. 

"Kamu udah puas mama peluk waktu belum nikah. Sekarang waktunya mama peluk menantu kesayangan mama ini." Rasya kembali memeluk Nabila erat lalu mengajak wanita itu agar duduk bersama. 

Ternyata sambutan untuk mereka sudah dipersiapkan oleh Rasya. Semua makanan kesukaan Nabila sudah tersaji di meja. Rasya benar-benar niat sekali. Berbeda dengan Sultan yang merasa kesal karena sang mama yang lebih mementingkan Nabila daripada dirinya. 

Kedua wanita itu mengobrol sangat asyik. Bahkan, mereka sampai lupa pada suami masing-masing. Sementara Pandu yang mulai merasa bosan, segera mengajak Sultan agar masuk ke ruang kerjanya untuk membahas tentang perusahaan. 

"Sul, papa harap kamu tidak akan pernah menyakiti Nabila," kata Pandu. Membuat Sultan menoleh ke arah lelaki paruh baya itu dengan cepat. 

"Kenapa Papa bilang seperti itu?" tanya Sultan heran. 

"Tidak. Papa hanya tidak mau kamu menyakiti Nabila baik secara fisik maupun batinnya. Ingat, Sul. Bukan hanya nama baik keluarga kita yang harus dijaga, tetapi hubungan keluarga kita dengan keluarga Nabila. Itu yang lebih penting. Papa tidak mau jika suatu saat kalian memiliki masalah, harus berpisah dan hubungan mamamu dengan Zahra tidak baik," kata Pandu disertai helaan napas panjang. 

"Pa, aku baru menjalani hubungan dengan Nabila dan butuh waktu untuk saling mengerti. Walaupun aku dan Nabila sudah berteman dekat sejak kecil, tetapi keadaan sekarang berbeda. Aku hanya akan berusaha, tetapi tidak berjanji." Sultan menatap lekat wajah sang papa yang terlihat sangat cemas. 

Batin Sultan terus bertanya, tentang Arga dan sang papa yang sepertinya memiliki firasat tidak baik. Kedua lelaki itu sepertinya tahu jika belum ada cinta di antara dirinya dan Nabila. Atau lebih tepatnya, ia yang belum mencintai Nabila. 

"Baguslah. Papa harap kamu tidak pernah mengecewakan kami terutama mama kamu." Pandu menepuk bahu putranya. 

Dalam hati ia merasa sangat bangga karena putranya bisa memiliki sikap tanggung jawab seperti itu. Pandu tidak menyadari bahwa putranya dan Nabila memiliki rahasia yang tidak diketahui oleh siapa pun. 

***

Nabila asyik bercerita dengan Rasya. Semua hal lucu ia ceritakan hingga membuat wanita paruh baya yang masih cantik itu, tertawa terbahak-bahak. 

"Ya Tuhan, Na. Kamu persis sekali seperti si Zaenab. Benar-benar titisan Zaenab yang sangat ceroboh." Rasya memegang perutnya yang mulai terasa kram karena terlalu banyak tertawa. 

"Hehe, iya Ma. Sultan juga sering bilang begitu. Kalau aku ini wanita paling ceroboh dan centil yang pernah dia temui." Nabila tersenyum lebar ketika melihat kedatangan Pandu dan Sultan yang langsung bergabung bersama mereka. 

"Jangan membicarakanku." Sultan menghempaskan tubuhnya di samping Nabila. 

"Biarlah. Sekali-kali aku bercerita tentangmu dengan Mama Rasya. Aku capek selama ini cuma mengumpati kamu di dalam hati," celetuk Nabila. Ia langsung menunjukkan dua jari tanda damai ketika melihat Sultan yang sudah mendelik ke arahnya. 

"Sudah, jangan berantem. Masa iya, pengantin baru udah berantem mulu." Rasya berusaha melerai. "Mama tuh, seneng banget kalian bisa bersatu. Keinginan mama sama Zaenab bisa terwujud. Mama harap kalian akan selalu bahagia selalu." 

"Aamiin. Semoga doa Mama dicatat oleh malaikat dan langsung dikabulkan oleh Tuhan, Ma." Nabila berusaha tersenyum meski dalam hati merasa galau. 

"Semoga saja. Sejak dulu sampai saat ini hanya kamu yang mama inginkan menjadi anak menantu mama, Na. Mama tidak mau Sultan menikah dengan siapa pun selain kamu. Sebaik apa pun wanita itu," kata Rasya. Menatap Sultan dan Nabila secara bergantian. 

"Mama tidak bisa mengatur seperti itu karena hati orang tidak ada yang tahu, Ma." Sultan menyanggah ucapan sang mama.

Rasya pun menatap Sultan secara tajam. "Kenapa kamu berbicara seperti itu, Sul?" 

Sultan tergagap ketika mendengar pertanyaan sang mama. Jangan sampai ia keceplosan dan menyebut nama Hanum di depan wanita itu. Atau semua akan menjadi gawat. 

1
Arin
/Heart/
Rita Juwita
luar biasa...
Nur Rofikoh
nabila benar benar kayak. zaenab...
Nur Rofikoh
bisul jangan jahal. sama kadal...
Herlina Anggana
inget dulu papanya Jeje dan mama mu liburan 1 Minggu tidur di kamar yang sama meskipun beda kasur... tapi Gatra ttep gak move on dari kurap,kan kasian zeti
Herlina Anggana
kadal bisulan dah punya buntut
Herlina Anggana
masih berat di Hanum aja hatinya, begitu penat baru inget kadal 🥴.... kawatir Ama kadal juga karena takut Ama ortunya...
Herlina Anggana
berati ini bisul tu cintanya habis di Hanum demi menuruti keinginan orang yg dia cintai dia rela kembali dengan istri ya dan berusaha menerima istrinya urusan cinta nyusul gitu ....
Herlina Anggana
move on jalur ilfil sih cpet sembuhnya
S
judulnya woyyy 🤣
Lee 0893
astogeeeee ,, w rasa si Nesya yg pantes jd ank ny Agnes ,, tingkah ny sama ,, yg sbar yx je ,, 🤣🤣
Lee 0893
bang bisul kebakaran jenglottt ,, uupppss jenggot maksud ny ,,
mau d panggilin damkar gx bang ,,
🤣🤣🤣
Lee 0893
bawang gratis ,, bawang gratiss/Sob//Sob/
Lee 0893
gunakan waktu mu sebaik mungkin mas sultan ,, sebelum Dy menyerah karena lelah ,,
Lee 0893
waah ni kyaknya ank2 4sekawan somplak bibit unggul semua ,,

awas sul nanti di tuking si Ariel Bru nyesel km ,, 😄
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
yah kurang seru dikit thor, hrse dibikin nabila pergi dl biar si bisul ngerasa kehilangan, hrsnya ortu mereka ngumpetin nabila biar si bisul bingung nyari
Betri Betmawati
aku JD nangis bombai baca nya, tulis bgt cinta Nabila buat lu sul, jgn lu sia2 kn, lu ngk kn dpt lg kyk bgtu
Betri Betmawati
kenapa sikurap mksa bgt anak nikah SM Nabila, jatuh egois bgt orang tua nya
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🤣🤣🤣🤣
Felycia Fernandez
Ariel mengingatkanku dengan Gatra dulunya yang cinta mati ke Rasya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!