NovelToon NovelToon
Pernikahan Anak SMA

Pernikahan Anak SMA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: Asni J Kasim

Nina Verra Gandi, akibat cinta monyetnya–dia berulang kali hampir di lecehkan. Hingga kedua orang tuanya memutuskan untuk menikahkan Nina dengan sahabatnya sendiri, Rifki Yohanes, namanya. Seiring berjalannya waktu, Nina jatuh cinta pada sahabatnya itu. Saat cinta itu mulai tumbuh di masa SMK, Nina diduga mengidap penyakit kanker otak. Saat pengobatannya telah berhasil, musibah lain menimpa Nina hingga membuat Rifki menjadi pendiam dan hemat bicara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asni J Kasim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Walau penasaran, Nina tak sembarang membuka amplop yang dititipkan Novi pada Gio. Wanita itu naik ke lantai dua menemui Iki di kamar. Mendapati Iki merapikan rambutnya, Nina hanya bisa menyodorkan amplop tersebut.

Dengan kedua alis yang saling bertaut, Iki menerima amplop dari Nina. "Ini apa?" tanya Iki tak paham.

"Buka aja," ujar Nina.

Merobek salah satu bagian amplop, lalu mengeluarkan isi dalamnya. Tertegun, Iki menatap satu persatu foto yang saat ini ada di tangannya. "Dari siapa ini?" tanya Iki serius.

"Dari kekasih kamu," jawab Nina lalu berbalik namun dicegah oleh Iki.

"Nina, kita perlu bicara," ujar Iki.

Nina melepas tangan Iki, tanpa menjawab, dia menarik langkah keluar dari kamar. "Foto apa tadi, kenapa Iki terlihat serius," batin Nina.

Kembali pada Iki, pria itu menyobek semua foto dimana ada dia dan Novi saat keduanya masih pacaran. Bahkan yang memfoto mereka adalah Nina. Kemudian dia menemui Nina dan Gio di lantai satu. Melihat Nina yang masih diam, Iki menghampiri wanita itu.

"Nina, maaf untuk hari ini. Aku tahu kamu marah padaku. Aku___"

"Aku mau istirahat." Nina memotong kalimat Rifki. Menarik langkah ke kamar, Nina mendapati foto yang disobek oleh Rifki tadi. Menatap foto tersebut, Nina terdiam. Dia melihat sepenggal kertas yang masih di dalam amplop. Penasaran, Nina segera mengambilnya dan tak lupa membacanya.

.

.

Berawal dari gerimis, hingga frekuensi hujan menambah. Sekalipun hujan deras, pelanggan tetap berdatangan menikmati musik yang diputar, minuman yang di sajikan, juga cemilan. Malam ini, Nina berdiam diri di kamar, dia tak membuka pintu kamar sekalipun Rifki mengetuknya berulang kali.

Pukul dua belas malam, hujan mulai sedikit reda. Gio sudah pamit pulang, menyisakan Rifki yang masih duduk di kursi setelah Nina enggan membuka pintu kamar. Mengingat kembali kejadian pagi tadi, dia rasa Nina marah lantaran Novi.

"Aku harus bicara dengannya," gumam Rifki segera beranjak dari kursi. Menarik langkah ke lantai dua, dia kembali mengetuk pintu. Hanya satu kali, pintu dibuka dari dalam.

"Nina kamu kenapa?" tanya Rifki saat melihat mata Nina bengkak. Sepertinya wanita itu menangis.

Tanpa menjawab, Nina melewati Iki. Dia ke lantai satu menuju toilet. Membilas wajah, menyikat gigi, kemudian mengambil tempat di kursi. Isi surat membuat Nina enggan untuk tidur dengan Rifki hingga dia memilih menyusun beberapa kursi untuk dijadikan tempat tidur.

Saat Nina hendak naik di atas kursi yang sudah tersusun, Rifki menarik lengan Nina. "Kamu kenapa? kenapa kamu mengabaikan aku? Jawab aku, Nina!" bentak Rifki.

Nina masih enggan menjawab, dia menatap Rifki. Jijik, sebenarnya dia Jijik disentuh Rifki. Akan tetapi, mengingat dirinya pernah dicium paksa oleh Zeto, Nina hanya bisa menangis menyesali kesalahannya dulu.

"Aku mau tidur," ucap Nina sedikit bergetar menahan tangis.

"Tidur di kamar!" tegas Rifki.

"Nggak mau!" tolak Nina.

Menghela napas berat, Iki tak tahu harus bagaimana lagi. "Ya sudah, kalau memang kamu nggak mau tidur sama aku, kamu bisa tidur di kamar. Nanti aku yang tidur di situ," ujar Rifki pelan. Berbalik menuju lantai dua, Iki mengambil selimut di dalam lemari. Tanpa sengaja dia melihat surat yang sudah dibaca Nina. Penasaran, Rifki segera membacanya.

Degh!! Rifki terdiam membaca isi surat tersebut. "Apa Nina sudah membacanya?" gumamnya bertanya tanya.

1
Sumiati Aja
cerita nya g msuk nni kn udah sembuh kok menninggal aja
mama Al: karena kanker tidak bisa di tebak kak.
banyak di dunia nyata yang di nyatakan sembuh oleh dokter malah meninggal dunia.
total 1 replies
Zana aripin
Aduh kenapa ceritanya begitu. Nina meninggal... semoga itu hanya mimpi iki ya thor
aris Widiatmoko
kok Nina meninggal kasihan Riki
Aji Sangpengembara
bagus banget
Asni J Kasim: Masya Allah, terima kasih banyak KK 🥰
total 1 replies
Rina Halawa
the best
Asni J Kasim: Terima Kasih untuk bintang 5nya Kak 😊🥰
total 1 replies
Zana aripin
Fuh ramai juga yg jadi pelakor ni. Novi dan vindian pelakor
Asni J Kasim: Vindian main belakangan 🤣
total 1 replies
Razana Razlan
cerita yg sgt best
Asni J Kasim: Terima kasih 🥰
total 1 replies
Razana Razlan
cerita yg best..byk pengajaran yg blh diambil.nilai kasih sayang yg hebat..maruah diri yg tinggi
Asni J Kasim: Terima kasih untuk bintangnya, Kak. Walau hanya bintang 4 udah senang, apalagi 5 🤣🤣🤣
total 1 replies
Queen
Hai kak, Mampir di novelku yaa
Mbah Gatot
lanjut bro ceritanya keren
Mbah Gatot
emosi cokkk Nina kek perempuan arggggggg tol anjayy


tpi keren ceritanya tingkat kan
Asni J Kasim: Tingkatkan kesabaran 🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!