NovelToon NovelToon
Terjerat Pernikahan Rahasia With Doctor

Terjerat Pernikahan Rahasia With Doctor

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:232.8k
Nilai: 5
Nama Author: wndanaomi

Jatuh cinta memanglah hal yang membahagiakan. Tapi, jika jatuh cinta tanpa dicintai, apakah masih dikatakan hal yang membahagiakan?

Itulah yang dirasakan oleh seorang wanita yang bernama Mita Yuriko. Jatuh cinta kepada seorang dokter bedah nan tampan yang banyak disukai oleh wanita cantik, merupakan tantangan bagi dirinya.

Ia terus menunjukan rasa sukanya kepada pria itu, namun pria tersebut tak pernah menanggapinya. Sampai pada akhirnya sebuah insiden yang seharusnya tak terjadi kepada mereka berdua, membuat keduanya menjadi terikat. Dan membuat mereka menyandang sebagai suami istri yang dirahasiakan dari orang-orang sekitar.

Apakah Mita masih memperjuangkan rasa cintanya itu? Apakah ia memilih menyerah saat mengetahui jika pria itu masih belum menyukainya?


——————

Info dulu. Cerita ini kelanjutan dari 'Perjuangan Cinta Si Gadis Desa' jadi, jika kalian penasaran awalan cerita mereka bisa baca dulu karya Author yang itu✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wndanaomi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 0025. Membuat Terkejut

🍄🍄🍄

-

-

-

Perlahan-lahan kelopak mata wanita itu mulai terbuka. Dan pertama kali yang ia lihat adalah warna cat putih yang polos tanpa ada noda.

Tunggu dulu. Warna cat putih? Memang sekarang ia ada dimana? Seingatnya ia tadi tengah berjalan. Dan... entah apalagi yang terjadi kepadanya. Ia benar-benar melupakannya.

“Anda sudah bangun dokter Mita?”

Mita yang tadi tengah berfikir itu langsung menoleh kesamping. Dimana ia melihat sosok pria yang terus menghantui pikirannya berada didekatnya.

“Hah?! Dokter Fadli!” Mita refleks bangun dari tidurnya dan duduk diatas kasur itu.

“Tenang dokter Mita, anda bisa berbaring lagi. Tubuh anda terlihat masih lemah...” ucap Fadli dengan suara lembutnya.

“Tunggu dulu dokter Fadli!” Mita menatap serius lelaki itu. “Mengapa anda disini sekarang? Dan kenapa saya ada diruangan ini?” Mita sudah sadar jika ia sedang diruang rawat.

“Anda benar-benar tak ingat? Satu jam yang lalu anda pingsan ditengah lorong. Untug lorong tersebut sedikit sepi sehingga tak banyak orang yang melihat.” Jelas Fadli.

“Hah? Pingsan?”

Fadli mengangguk kan kepalanya.

Mita langsung mengingat-ingat kejadian satu jam yang lalu, memang benar jika ia merasakan hal aneh pada tubuhnya. Dan kepalanya pun terus berdenyut-denyut. Ia pun tak menyangka jika ia akan jatuh pingsan tepat didepan Fadli.

Tiba-tiba pintu ruangan itu dibuka, dan memperlihatkan sosok wanita paru baya, yang satu profesi dengan Mita. Mita pun mengenali wanita itu, karena wanita itu merupakan senior dirumah sakit ini.

“Selamat siang dokter-dokter...”

“Siang dokter Sena.” Jawab Fadli, sedangkan Mita hanya diam menatap wanita yang bernama Sena itu.

“Dokter Sena kenapa ada disini? Ada apa ya dokter?” Mita mengira jika wanita itu menghampiri dirinya karena ada yang ingin disampaikan.

“Tentu saja saya disini untuk memeriksa mu, Mita.”

“Memeriksa saya?” Mita tambah bingung.

Sena yang melihat raut kebingungan itu, langsung menoleh kearah Fadli. “Sepertinya dokter Fadli belum menjelaskannya ya?” ucapnya kepada Fadli.

Fadli mengangguk. “Ya, saya sengaja karena ingin dokter Sena yang menjelaskannya. Karena saya tak ingin dianggap tak serius oleh dokter Mita. Itu sebabnya saya menunggu kedatangan anda sejak tadi,” jelas Fadli.

Sena yang mendengar itu tersenyum, lantas mengangguk-angguk paham.

“Baiklah, saya akan menjelaskannya secara detail mengenai kondisi Mita,” ucap Sena lantas kembali melihat kearah Mita.

“Sebenarnya ada apa ini? Menjelaskan kondisi saya? Emang seserius itu keadaan saya? Bukankah saya hanya masuk angin saja? Kenapa harus dokter Sena yang harus menjelaskan?” Mita terus melontarkan pertanyaan tanpa henti. Karena ia tak tahu, mengapa seorang dokter Sena memeriksa kondisinya? Bukan dokter lain.

“Hahaha, ternyata dokter Mita memiliki banyak pertanyaan ya... baiklah saya akan menjawab satu-satu pertanyaan Mita.” Sena sejenak menjeda ucapannya.

“Pertama-tama saya ingin menanyakan ini kepada Mita. Apakah Mita pernah mengalami hal aneh selain sakit kepala?” tanyanya.

“Emmm, saya merasakan hal aneh mulai tadi pagi dokter. Saya merasakan mual dan perut saya sedikit tak enak. Kemudian pandangan mata saya sedikit tak jelas akibat pusing yang datang tiba-tiba.” Jelas Mita mengingat-ingat kejadian itu.

Sena kembali tersenyum mendengarnya. “Hemm... ternyata kejadiannya baru sekarang ya... sudah jelas jika gejala yang dialami oleh Mita ada gejala morning sickness.”

“APA?!” Mita melotot mendengarnya. “Apa maksudnya dokter?”

“Mita pasti paham lah tentang gejala itu, Mita kan juga dokter kandungan...”

“Tapi... kenapa harus morning sickness?”

“Ya karena Mita sedang hamil... dan usia kandungan Mita sudah berjalan satu bulan tiga hari.” Jelas Sena dengan tenang tanpa merasa sungkan. Sedangkan Fadli hanya diam mengamati.

Tentu Mita yang mendengar itu menjadi diam membeku. Kata-kata hamil terus terngiang-ngiang diotaknya, seolah masih belum bisa mencerna ucapan itu.

“Tidak! Tidak. Ini pasti aku lagi mimpi, iya... iya... aku akan coba tidur lagi. Dan bangun, aku kan tadi sedang pingsan karena belum makan.” Mita pun bersiap-siap untuk membaringkan tubuhnya. Namun tangannya dengan cepat dicekal oleh Sena.

“Mita, ini bukan mimpi. Ini kenyataan, kamu sedang mengandung sekarang. Jika ingin tahu lebih detail soal kondisi kamu, saya akan dengan senang hati menjelaskannya.” Ucap Sena yang masih tersenyum dengan ramah.

“Tidak dokter Sena... tidak...” racau Mita, yang tiba-tiba langsung ambruk dan berbaring diranjang itu. Mita pingsan untuk kedua kalinya.

Sena menghela nafas sambil menggeleng melihat tingkah Mita. Lalu wanita itu menoleh kesamping dan melihat Fadli yang hanya berwajah tenang menatap Mita yang terbaring.

Sena jadi menggeleng kembali melihatnya. 'Dasar anak muda jaman sekarang.' Gumamnya dalam hati.

“Saya tak mengerti dengan masalah kalian.” Sena mulai berbicara kepada Fadli, namun matanya menatap Mita. “Saya pun kaget saat tau jika Mita sedang mengandung. Yang saya tau jika Mita tak pernah kelihatan sekalipun sedang berkencan dengan seorang pria.” Sena kembali menghela nafas.

“Tapi setelah melihat raut wajah dokter Fadli, saya sedikit merasa paham. Dan saya tak akan ikut campur dengan masalah kalian, karena saya bukanlah orang seperti itu.”

“Terimakasih dokter Sena.” Ucap Fadli tanpa ekspresi.

“Hah.... selesaikanlah masalah kalian secara baik-baik. Ingat! Dalam hal ini anak jangan dianggap sebuah kesalahan. Kejadianlah yang merupakan masalahnya. Jadi dokter Fadli, saya ingin mengatakan satu hal ini saja. Menyangkut saya memang sudah cukup dekat dengan Mita.”

Fadli pun mengarahkan pandangannya kearah Sena.

“Jagalah Mita baik-baik. Walau dari luarnya saja terlihat baik-baik saja, tapi saya tau jika hati Mita sedang rapuh. Itu menurut sudut pandang saya sebagai seorang wanita.” Sena mengatakan itu sambil menepuk bahu Fadli. Kemudian wanita itu keluar dari ruangan dan meninggalkan kedua insan itu.

Fadli masih diam, ia terus menatap wajah Mita tanpa berkedip.

°°°°°

Setelah Mita siuman dari pingsannya. Fadli pun mengantar wanita itu sampai kedepan rumah. Tentu pria itu melakukannya dengan memaksa Mita, sebab wanita itu terus menolak tawarannya.

“Terimakasih dokter Fadli sudah repot-repot mengantar saya.”

“Itu sudah tugas saya dokter Mita, saya pun tak ingin anda mengalami kejadian yang sama ketika anda sendiri. Jadi, mulai besok saya akan menjemput anda ketika berangkat.”

“Hah?” Mita menoleh kesamping. “Tidak perlu dokter Fadli. Saya bisa berangkat sendiri.”

“Tidak dokter Mita, saya ingin melakukan apa yang ingin saya lakukan. Dan lagi, saya ingin mengatakan sesuatu yang penting kepada anda besok pagi.”

'Nih orang kok dari tadi maksa banget sih?' batin Mita terasa kesal.

“Hal penting apa ya dokter? Bisakah anda mengatakannya sekarang saja?”

“Tidak untuk sekarang dokter Mita, sekarang waktunya anda beristirahat. Saya takut anda kelelahan, apalagi anda baru siuman dari pingsan. Jadi... silahkan anda masuk kerumah sekarang.” Tegas Fadli tanpa menoleh kearah Mita.

Mita kembali mendengus kesal saat mendengar perintahan itu. “Yasudah kalau begitu! Saya masuk sekarang.”

“Oh tunggu sebentar dokter Mita.”

“Apa lagi? Anda berubah pikiran sekarang?” tanya Mita menatap Fadli.

“Tidak! Saya hanya ingin memberikan ini kepada anda.” Fadli menyerahkan sebuah kotak berisi bubur kepada Mita.

“Apa ini?”

“Itu bubur, makanlah ketika sudah didalam. Jangan sampai telat makan seperti tadi, itu sangat berbahaya.”

Mita menjadi diam, wanita itu terus menatap Fadli.

“Sekarang anda boleh pergi.” Usir Fadli.

Mita mengerucut sebal. “Hih! Iya-iya.”

Kemudian Mita keluar dari mobil itu dengan membanting pintunya.

-

-

-

🍄🍄🍄

1
Atmita Gajiwi
/Joyful//Rose//Rose//Rose/
Ririn Nursisminingsih
iyaa a kok ndak srek sama sikap mita yaa..kan udah nikah harusnya sadar dong
Aniza
napa cepat bnget tammat ny??padahal lagi seru² ny thooor,extra part dong
wndanaomi: Ceritanya udah mentok kak😂
total 1 replies
Aniza
cie simino dah mui ada rasa nih
untung aja lo selamat dri rayuan si dikta bejat filda
Alanna Th
tq y, othor. nemenin aq yg lg galau. smoga karya"mu selalu ddukai para pembaca. 😘😍💖👍🙏🙏👋👋👋
wndanaomi: Amin😘 terimakasih sudah mampir
total 1 replies
Alanna Th
untung bkn filda yg msk jbkn playboy dikta 👍😘😍💖🤣
Alanna Th
tumben gk saling adu mlt?
Aziza
Baik Author...Aku setia dg novel2mu
yg lain juga dilanjut donk 😆😆😆
semangat author 💪💪💪
Alanna Th
hadeuh, pisah brp thn tuh?
Alanna Th
waaah, miko cln papa siaga nie 👍😘😍💖🤣🤣
Alanna Th
mo ngerayu mita agar mmbujuk dava spy mo segera dnikahkn? 😱😂😂🤣🤣
Alanna Th
bukan jodoh, dava. readers pasti jg gk stuju kl mita punya ibu mertua sombong, angkuh tak tahu malu spt itu 😱😵😫😖😜👎
wndanaomi: Waduh haha🤭
total 1 replies
Alanna Th
ihk, dava kq nyulik istri org itu! bersihkn dulu mulut closet ibumu, baru nyunting gds trhormat. ayo fadli jngn lepasin mutiaramu 😱😵😫😖😜👎
Alanna Th
msh gengsi y, blm mau saling mngaku pdhl udeh saling mnyayangi
Alanna Th
mita shrsnya mulai mmbatasi diri dg dava; utk mnjaga prasaan dava maupun fadli, toh mita tdk cinta sama dava + tdk drestui ma" dava yg rempong
Alanna Th
deuh kl aq mndpt prlakuan manis spt fadli, mleleh hatiq 😍💖😂🤣👍
Alanna Th
puzing lho kl terus brsandiwara. lagian dava akan lbh trsakiti krn dbohongi 🤔☺️😘
Alanna Th
pantas fadli selalu ramah n baik sm org lain, klgny sngt baik 👍😘😍💖😂🤣
Alanna Th
kuhrp mita tdk ragu utk mngakui fadli sbg swaminya 🤔🙏
Alanna Th
dafa, cinta brtepuk sblh tangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!