Flow harus rela kehilangan masa mudanya karena Telah mengandung Anak dari Paman Angkatnya.
Dan bagaimana Tanggapan Keren yang telah mengetahui Jika Ponakan angkat yang selama ini dia sayang dan di besarkan seperti anak sendiri Telah hamil Anak dirinya?
Bagaimana kisah cinta keren Dan flow selanjutnya, Dan Bagaimana tanggapan Monik kepada keren yang Telah mencintai Flower.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25 : Terguncang
Malam ini Di meja makan sudah ada Flow, Monik, mom dan juga Luis, mereka sedang menikmati makan malam bersama, Yang awalnya mereka memandang sinis Flow tiba-tiba " siapa dia.?" tunjuk keren kepada Luis yang duduk di samping Monik
Deg..
Monik, Mom dan Luis langsung saling pandang mereka sangat tau suara siapa itu " Honey " ucap Monik yang langsung berdiri dan mendekat ke arah Keren
" singkirkan tanganmu, dan jawab siapa dia.?" Tanya Keren dingin
Mom langsung berdiri " Kenalkan nak, ini sepupu Monik dari Negara J, Namanya Luis, dia sedang Menikmati masa liburan di sini, tidak apa-apa kan jika Luis tinggal di sini semasa liburannya " Ucap Mom menyembunyikan Kegugupannya
Beda halnya dengan Flow Yang sedang asik mengisi perutnya yang kosong " Halo kak " ucap Luis mengulurkan tangannya
Namun bukannya membalas Sapaan Luis, Keren malah membuang muka dan berdesis " Kalian bawa orang luar tanpa sepengetahuanku, dan sekarang dengan lancangnya Mom menyuruhnya tinggal di sini.?" Ucap Keren menggebrak Meja makan
Brak..
Mom, Monika dan Luis langsung diam, mereka tidak bisa berkata apa-apa, nyali mereka menciut jika keren sedang marah
" Tidak bisakah, kalian menjawab " ucap Keren. keren menatap Flow yang masih makan " Dan kamu, apa kamu tidak malu, di usiamu sekarang sudah hamil di luar nikah, dan Dimana laki-laki itu " Ucap Keren menatap Flow
Flow menyimpan sendok dan garpu nya" Maafkan aku uncle " ucap Flow
" masuk ke kamarmu, dan renungi kesalahan mu " ucap Keren menyuruh Flow untuk masuk ke dalam kamarnya
Monik menatap kepergian Flow " Anak itu, lagi-lagi lolos dari keren, awas kau " batin Monik
Bagaimana Monik tidak kesal, tadi ketika Monik pulang dan melihat Keren yang sedang duduk di sofa kasur, Monik langsung memeluk keren namun lagi-lagi Keren menepis tangan Monik. Tidak hanya di situ, Monik mencari cara agar keren mau menerimanya. Monik dengan lugas menceritakan kejelekan Flow bahkan Monik melebih-lebihkan ceritanya agar Flow jelek di mata Keren namun Keren seperti Biasa dia tidak akan membalas Ucapan Monik bahkan Keren tetap terlihat dingin lalu keluar dari kamar Monik dan juga keren
senyum Monik terbit ketika melihat Wajah Keren yang dingin itu, Monik yakin jika keren akan memarahi Flow bahkan menghukum Flow, Monik berdiam diri di depan pintu kamar Flow namun tidak terdengar ada suara di dalam kamar itu.
~ Balik ke cerita
Flow masuk kedalam kamar nya dengan perut yang sudah kenyang " Apa anak Mami sudah kenyang hm.." Ical Flow mengelus perutnya, lalu duduk di Balkon dan melihat langit yang di penuhi dengan Bintang-bintang kecil dengan di beri cahaya oleh Bulan yang cerah
Entah kenapa Flow menjadi sangat suka diam di balkon dengan menatap langit " Yang sabar ya sayang, saat ini hanya kita berdua di sini,nanti kita akan bertiga dengan papi " ucap Flow mengelus perut nya sambil tersenyum
~ DI Bawah
Keren yang sudah masuk ke ruangan kerjanya menyuruh pelayan untuk menyiapkan kamar untuk Keren dan menyuruh pelayan memindahkan semua barang milik Keren ke kamar yang baru
Brug..
Monik tanpa mengetuk ia langsung masuk ke dalam ruang kerja Keren
Keren langsung Menyenderkan Tubuhnya ke kuris dan melipatkan tangan nya di Dada " Apa maksudmu menyuruh pelayan untuk memindahkan barang-barangmu" ucap Monik tutup poin
Keren menggaruk alis nya lalu tersenyum sinis kepada Monik " Apa perlu ku jelaskan.?" Tanya Keren menatap Monik
" Tentu, aku ingin penjelasan darimu " Ucap Monik tak kalah sengit. bagaimana tidak marah, Monik yang sudah berdandan cantik dan menggunakan gaun yang cukup seksi namun harus di kejutkan dengan beberapa pelayan yang masuk ke kamar nya dan membawa semua barang-barang milik Keren
" Tadinya aku ingin kau yang keluar dari kamar tapi di pikir lagi, aku tidak Sudi tidur di tempat yang sudah kau gunakan dengan selingkuhan mu"
Deg..
Monik melangkah satu langkah ke belakang, Wajahnya sudah memerah mata yang sudah membulat, Monik tidak percaya jika Keren telah mengetahui nya " kenapa, apa kau kaget aku tau darimana.?" tanya keren tersenyum sinis
" tidak! Itu Fitnah honey" ucap Monik mendekat kearah Keren namun keren memundurkan kursi kebesarannya lalu menekan Tombol di laptopnya
Monika panik, Monika menggelengkan kepalanya " Tidak, ini tidak benar, ini Fitnah honey" Ucap Monik meyakinkan Keren
Bagaimana tidak panik, di dalam Vidio sangat terlihat jelas Vidio Monik yang sedang bercumbu mesra di atas kasur dengan Selingkuhan nya
Keren tersenyum sini " aku berikan pilihan untukmu, Tetap tinggal di rumah ini dengan secara bebas tapi saratnya, kau harus menerima semua yang aku lakukan bahkan kau dan ibumu harus mematuhi peraturan Rumah ini, yang intinya kau dan ibu mu akan menjadi pelayan di rumah ini, Atau kau dan ibu mu keluar dari rumah ini tapi kau akan dikucilkan oleh masyarakat apa lagi kau seorang model " ucap Keren Terkekeh
Monik menggelengkan kepalanya dia tidak percaya kalo perselingkuhannya akan di ketahui oleh keren, rahasia uang selama ini ia simpan bahan Monik simpan rapat-rapat akhirnya di ketahui juga oleh keren
" Kau bisa keluar dari ruanganku karena kau sudah tidak di butuhkan di sini " ucap Keren yang mengusir Monik
" Honey " Lirih Monik memohon " Maafkan ku, Aku khilaf hiks.." Monik mencoba meraih tangan keren namun keren lagi-lagi menepis tangan Monik bahkan Monik di seret keluar dari ruang kerja Keren
Mom yang melihat anaknya di seret oleh keren, Langsung membantu Monik yang sudah tersungkur di atas lantai " ada apa ini.?" tanya Mom
" Mom hiks .." Monik menangis kepada mom
" tanyakan saja kepadanya " ucap Keren yang berdiri dengan tangan yang di masukan kedalam saku celananya
" Separah itu kah, kesalahan Anak Mom sehingga kamu tega menyeretnya keluar " ucap Mom dengan meninggikan suaranya
Keren menatap Mom dengan tatapan Tajam " jangan pernah menaikan nada suara mu di hadapanku, karena kalian di sini hanya seorang pelayan " Ucap Keren
Mom membulatkan Kedua mata nya bahkan Mom menggelengkan kepalanya tidak percaya, apa separah itu kah kesalahan Anak nya sehingga keren menyuruh nya untuk jadi pelayan " Tidak!" Tolak Mom
" Kalo begitu, silahkan keluar dari rumah ini tanpa membawa Apapun " Ucap Keren
" Monik " Mom langsung melihat kearah Monik " Monik.."
Monik yang jiwanya sedang terguncang tidak bisa berkata apa-apa.
mampir juga ya.../Coffee//Coffee//Coffee/
Jangan pernah merasa bahwa apa yang kita tuangkan tidak sempurna, karena sejatinya tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan itu hanya milik Allah semata ☺️💙❤️❤️❤️❤️