NovelToon NovelToon
Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Lelah menjadi budak korporat di kota besar tanpa hasil dan malah dikhianati oleh orang terdekatnya, Yao Wi memutuskan menyerah dan pulang ke kota kelahirannya yang miskin dan terbelakang. Namun, siapa sangka keputusannya untuk menyerah justru menjadi titik balik hidupnya saat sebuah sistem misterius tiba-tiba aktif di kepalanya.

Ding!

​[Selamat datang, Tuan Rumah Yao Wi.]

​[Sistem ini bertujuan untuk membantu Anda mengubah kota kelahiran Anda yang tertinggal menjadi kota paling makmur di bumi.]

​[Aturan Utama Sistem: Tuan rumah akan menerima seratus ribu setiap hari dari setiap jiwa yang terdaftar resmi sebagai warga kota ini.]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Sosok itu adalah seorang pria bertubuh kekar setinggi dua meter, mengenakan seragam taktis serba hitam pekat tanpa lambang negara apa pun.

Wajahnya tertutup topeng balaclava, hanya menyisakan sepasang mata tajam yang memancarkan aura membunuh yang sangat kental dan menyesakkan napas.

"Maaf atas keterlambatan kami, Tuan," ucap pria bertopeng itu dengan suara berat yang terdengar sangat mekanis.

Sebelum Bos Naga dan anak buahnya sempat memproses apa yang terjadi, suara pendaratan bertubi-tubi terdengar dari segala arah.

Tap! Tap! Tap! Tap!

Dari atas atap ruko, dari balik gang sempit, dan dari balik tiang listrik, bermunculan sosok-sosok serupa berpakaian serba hitam.

Total ada tiga puluh orang pasukan elit yang kini mengepung balik kelima puluh preman Geng Naga Hitam tersebut dalam hitungan detik.

Setiap pasukan elit itu memegang tongkat baton baja teleskopik di tangan kanan mereka, berdiri tegap tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.

Aura intimidasi yang dipancarkan oleh tiga puluh pasukan bayangan ini membuat nyali para preman kampung itu ciut seketika.

Mereka menyadari bahwa orang-orang berbaju hitam ini bukanlah petarung jalanan biasa, melainkan mesin pembunuh terlatih yang turun dari medan perang.

"B-bos... dari mana orang-orang ini berasal? Mereka muncul begitu saja dari udara kosong," bisik salah satu preman dengan tangan yang mulai gemetar memegang pipanya.

Bos Naga menelan ludahnya yang terasa kering, firasat buruk yang luar biasa pekat mulai mencekik lehernya.

Namun gengsinya sebagai penguasa bawah tanah tidak mengizinkannya untuk mundur di hadapan anak buahnya sendiri.

"Jangan takut! Mereka hanya tiga puluh orang, kita punya lima puluh orang dengan parang, serang mereka semua!" teriak Bos Naga mencoba membangkitkan moral pasukannya.

Yao Wi yang sedari tadi hanya diam menonton, perlahan mengangkat tangan kanannya ke udara.

Ia menatap pasukan elitnya dengan tatapan tanpa belas kasihan.

"Hancurkan mereka, jangan bunuh mereka, tapi pastikan mereka tidak akan pernah bisa mengangkat senjata lagi seumur hidupnya," perintah Yao Wi dengan suara pelan namun terdengar jelas oleh semua orang di sana.

"Siap laksanakan, Tuan."

Wush!

Tiga puluh pasukan bayangan itu melesat maju secara serentak bagai sekawanan serigala hitam yang lapar.

Perkelahian yang terjadi selanjutnya sama sekali tidak pantas disebut sebagai perkelahian, melainkan sebuah pembantaian sepihak yang sangat brutal.

Para preman Geng Naga Hitam itu mencoba mengayunkan parang mereka dengan membabi buta, namun serangan mereka seolah hanya membelah angin.

Pasukan bayangan memiliki refleks dan teknik pertarungan jarak dekat yang jauh melampaui batas wajar manusia normal.

Trang! Bugh! Krrrak!

Baton baja menghantam pergelangan tangan, lutut, dan tulang kering para preman itu dengan akurasi yang mematikan dan efisien.

Jeritan kesakitan dan tangisan pilu mulai menggema memenuhi Jalan Utama Sudirman, mengubah jalanan yang sepi itu menjadi neraka dunia.

Hanya dalam waktu kurang dari dua menit, lebih dari empat puluh preman sudah terkapar di atas aspal dengan tulang yang hancur berantakan.

Darah segar menodai jalanan, berbaur dengan air mata penyesalan dari para preman yang kini mengerang tak berdaya.

Shen Yue yang berdiri di belakang Yao Wi menutup mulutnya dengan kedua tangan, matanya terbelalak lebar menyaksikan kekejaman yang terorganisir tersebut.

Ia belum pernah melihat pertarungan seefisien dan semengerikan ini seumur hidupnya.

Bos Naga kini berdiri sendirian di tengah jalan, parang di tangannya bergetar hebat saat ia menatap anak buahnya yang sudah rata dengan tanah.

Keberanian dan kesombongannya yang ia bangun selama sepuluh tahun menguasai kota ini hancur lebur hanya dalam waktu dua menit.

Pemimpin pasukan bayangan berjalan perlahan mendekati Bos Naga dengan baton baja yang masih bersih tanpa noda darah.

"J-jangan mendekat! Aku adalah penguasa distrik ini, aku kenal banyak pejabat tinggi!" teriak Bos Naga panik sambil memundurkan langkahnya.

Ia mencoba mengayunkan parangnya dengan putus asa ke arah kepala pemimpin pasukan elit itu.

Wush!

Pemimpin pasukan elit itu hanya memiringkan kepalanya sedikit untuk menghindari sabetan mematikan tersebut.

Brak!

Dengan gerakan kilat, lutut pasukan elit itu menghantam ulu hati Bos Naga dengan kekuatan yang setara dengan tabrakan mobil melaju.

Bos Naga memuntahkan cairan asam dari mulutnya, matanya putih, dan tubuh besarnya langsung ambruk berlutut di aspal dengan napas tersengal-sengal.

Pemimpin pasukan elit itu menendang parang dari tangan Bos Naga lalu mencengkeram kerah baju preman itu, menyeretnya hingga ke hadapan kaki Yao Wi.

Bugh!

Bos Naga dilemparkan ke tanah tepat di ujung sepatu kulit mahal milik Yao Wi.

Yao Wi berjongkok perlahan, menatap wajah Bos Naga yang kini dipenuhi oleh keringat dingin, debu, dan ketakutan absolut.

"Jadi, kau bilang hukum uang tidak berlaku di sini?" tanya Yao Wi dengan nada mengejek yang sangat pelan.

"Lalu apa menurutmu yang bisa memanggil puluhan iblis ini ke hadapanmu jika bukan uang tunai lima miliar yang baru saja kubayar?"

Mata Bos Naga melebar mendengar nominal gila yang baru saja diucapkan oleh pemuda di depannya ini.

Lima miliar hanya untuk menyewa pengawal? Uang itu lebih banyak dari total kekayaan Geng Naga Hitam yang dikumpulkan selama sepuluh tahun memeras rakyat miskin.

"A-ampun... Tuan Yao, tolong ampuni nyawa anjing ini," rintih Bos Naga dengan air mata yang akhirnya menetes dari mata buasnya.

"Saya bersumpah tidak akan pernah menampakkan wajah saya di jalanan ini lagi, seluruh wilayah saya adalah milik Anda."

Yao Wi menggelengkan kepalanya perlahan, menatap Bos Naga dengan tatapan merendahkan layaknya menatap serangga.

"Kau salah paham, Bos Naga, aku tidak butuh wilayahmu," bisik Yao Wi dingin.

"Aku hanya sedang membuang sampah yang menghalangi jalan masuk untuk truk-truk materialku malam ini."

Yao Wi berdiri tegak dan memalingkan wajahnya, merasa jijik berlama-lama menatap preman kampung tersebut.

"Patahkan kedua tangan dan kakinya, lalu buang mereka semua ke depan rumah sakit umum kota agar mereka menjadi tontonan warga," perintah Yao Wi tanpa ampun.

"Jangan! Tuan, saya mohon... Aaarrrggh!"

Suara jeritan Bos Naga terputus oleh bunyi gemeretak tulang yang sangat keras saat pemimpin pasukan bayangan mengeksekusi perintah tersebut dengan sempurna.

Yao Wi tidak menoleh lagi ke belakang.

Ia berjalan berdampingan dengan Shen Yue yang masih terlihat sedikit terguncang, menuju mobil Range Rover mereka yang terparkir aman di ujung jalan.

"Shen Yue, hubungi direktur rumah sakit umum kota dan bayar seluruh biaya perawatan sampah-sampah itu secara penuh," perintah Yao Wi santai saat mereka masuk ke dalam mobil.

Shen Yue menatap bosnya dengan tatapan bingung yang sangat kentara.

"Tuan Bos, kenapa Anda mau repot-repot membayar biaya pengobatan orang-orang yang mencoba membunuh Anda?" tanya Shen Yue tidak mengerti.

Yao Wi menyalakan mesin mobilnya dan tersenyum penuh arti.

"Karena aku ingin mereka tetap hidup dengan cacat permanen, dan setiap hari mereka harus mengingat bahwa nyawa mereka berlanjut berkat uang dari orang yang mereka tantang."

"Itu adalah siksaan mental yang jauh lebih menyakitkan daripada kematian itu sendiri."

Mendengar penjelasan sadis yang dibalut kedermawanan itu, Shen Yue menelan ludah dan rasa hormatnya kepada Yao Wi melonjak menembus batas maksimal.

Ia sadar bahwa pria yang ia ikuti ini bukanlah manusia biasa, melainkan dewa uang yang memegang kendali atas hidup dan mati di kota ini.

Ding!

[Misi Sampingan Selesai: Singkirkan ancaman faksi bawah tanah Geng Naga Hitam secara mutlak.]

[Hadiah Sistem: Blueprint Mega Proyek Konstruksi Rumah Sakit Elit Tingkat Internasional telah ditambahkan ke inventaris.]

Yao Wi tersenyum puas melihat notifikasi yang melayang di udara saat ia melajukan mobilnya meninggalkan jalanan yang kini dipenuhi oleh rintangan kesakitan para preman.

Fondasi kerajaan bisnisnya di kota ini sudah bersih dari segala macam parasit.

Mulai besok, roda pembangunan besar-besaran akan berputar menghancurkan segala keraguan warga Kota Linzhou.

1
Fajar Fathur rizky
aturan mentri zhou di bantai
Hadi Hadi
mantap🤭
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
up up
Kirigaya Haruto
tinggi gedungnya 5 kali burj khalifah
Kirigaya Haruto
alur ceritanya bagus dan gak berbelit-belit walaupun aku gak tau uangnya dari mana bisa ngeluarin uang sebanyak itu
Fajar Fathur rizky
hahahaha mampus kau
Kirigaya Haruto
linzhou itu kota di China gimana bisa di linzhou ada jalan sudirman yang lekat sama kota2 di Indonesia
Kirigaya Haruto
kan harusnya jumlah uangnya itu 4.348.550.000 kenapa dia bisa ngeluarin 5m hari ini kan uangnya seharusnya gak cukup
Kirigaya Haruto: aku sebagai pembaca veteran selalu menemukan pola yang sama jumlah uang yang keluar sama jumlah uang yang masuk itu gak seimbang banyakan uang keluar dari pada uang yang masuk
total 2 replies
Hadi Hadi
up💪
Nissa Safira: terima kasih kaka hadi🥰🙏
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
lanjut💪
Hadi Hadi
good😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
mantap😍😍💪
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
lanjut💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!