aku shandra umur ku 18 tahun. aku baru saja lulus dari bangku sekolah ku sebulan yang lalu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dela arria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23.cemburu nya Farel?
jam 9 pagi shandra bangun, "astaga udah jam 9, ko ka evin sama rans ga bangunin aku sih!" ucap shandra dan langsung berlari keluar dan turun di tangga.
kevin dan rans yang sedang menonton televisi terkejut suara kaki berlari shandra sangat kencang. "aduh aduh candra!!! pelan pelan dong nanti jatuh dari tangga siapa juga yang bahaya kamu kan!" ucap ka evin.
"huftt syukur lah kira aku kalian berdua ninggalin aku jalan jalan duluan!" ucap shandra memegang dada nya.
"kamu ga denger itu di luar hujan badai!" ucap rans.
"wah iya, saking takut nya jadi ga dengeran hujan hahaha!" ucap shandra.
"udah sana mandi, bau!" ledek rans menutup hidung nya.
"yeuh aku mah wangi, rese banget si kamu rans!!" ucap shandra.
"yaudah candra mandi dulu sana, abis tuh makan tuh tadi ka evin yang masak loh!" ucap kevin.
"wah seriusan?" ucap shandra.
"iya dong, udah sana mandi!" ucap kevin.
"iyaiya!" ucap shandra, saat shandra ingin membalikkan badan nya rans memanggilnya.
"shandra!!" panggil rans.
"ha?" ucap shandra.
"kamu tau ga story yang kamu bikin semalem? itu rame banget di Fansbase kamu ngess foto dan mengcopy video nya lalu di post post, di kirain kita pacaran, kamu klarifikasi sana!!" ucap rans.
"dan dia ngetag ngetag cowo yang namanya Galih! buruan kita klarifikasi selesai kamu mandi dan makan!" tambah rans.
"ah netizen nya aja yang ke lebay an, semisal kan kalian berdua pacaran, itu urusan kalian berdua. netizen mah tau nya heboh doang nyinyir lah apa lah!" ucap kevin
"ya itu lah derita selebgram!" jawab rans.
"haha yaudah shandra mandi dulu!" ucap shandra yang di iyakan oleh kevin dan rans.
shandra masuk kedalam kamar nya dan terdengar ponsel nya berdering.
ternyata Farel yang menelfon nya, sebenarnya shandra enggan untuk menjawab namun jika tidak di jawab Farel akan terus menerus meneror nya dengan telfon dan spam chatting.
📱halo? (shandra)
📱siapa laki laki itu? (suara Farel seperti menahan amarah nya).
📱siapa? (tanya shandra)
📱jangan pura pura bodoh, angga memberi tahu kan video mu dan laki laki itu, cih betapa genit nya diri mu saat menempel nempel pada laki laki sembarang itu. (ujar Farel)
📱wuahahahahahahahahahaha (shandra tertawa berbahak bahak)
📱apa kau sudah gila?? siapa laki laki itu?!! (ucap Farel)
📱apa kau cemburu? (tanya shandra ceplos)
Farel terdiam.......
📱halo? masih di sana? (tanya shandra)
📱sudah lah aku tidak ada urusan dengan mu! ini urusan ku bukan urusan mu ingat perjanjian kita, sampai jumpa!. (ucap shandra)
*tut tut tutt****
shandra meletakkan ponsel nya, lalu bergegas mandi.
1 jam kemudian.... shandra sudah menyelesaikan mandi nya dan dia hanya memakai baju lengan panjang berwarna navy, dan memakai celana jeans hotpants berwarna hitam.
shandra mengering kan rambut nya dengan hairdryer, dan menyisir rambut lurus nya. seperti biasa shandra memakai body lotion serta skincare biasa nya, lalu menyemprotkan farfum ke seluruh tubuh nya.
shandra pun keluar kamar dan melihat kevin dan rans sedang bermain ps, "waduh pada main game!"
"mandi setahonn boiii!!!" sindir rans seraya memainkan stik ps nya.
"namanya juga cewe!" jawab shandra
"udah makan dulu can!" ucap kevin.
"oke!" ucap shandra.
shandra pun langsung duduk di kursi makan lalu mulai menyantap makan nya.
selesai makan, "hujan kapan berenti ya, masa iya seharian di rumah. kita kan niat mau jalan jalan buat foto foto!" ucap shandra.
"gapapa sayang, besok masih ada hari sabtu kita dari pagi ya!" ucap kevin.
"semoga aja bentar lagi hujan nya berhenti!" ucap shandra.
"aamiin!" ucap kevin dan rans.
shandra melihat kevin dan rans sangat serius dalam bermain PlayStation nya. "shandra ke kamar ya!" ucap shandra.
"iyaa!" ucap kevin dan rans.
shandra pun menaiki tangga dan langsung membuka pintu kamar nya dan menutup nya, shandra tiduran di ranjang nya dan melihat ponsel nya. "zeliaa lo kemana ze ya ampun ze lo tega banget pergi tanpa pamir ke gw, semoga lo dan keluarga lo baik baik aja ya dimana pun lo berada!" ucap shandra karna melihat foto shandra dan zelia sedang bersama dan masi memakai seragam SMA, shandra merangkul zelia dan zelia pun juga merangkul shandra mereka mengerucut kan bibir nya dengan mata yang terpejam.
tiba tiba air mata shandra berjatuhan, shandra langsung menghapus air mata nya dan tiba tiba ada panggilan video dari Farel, shandra mau tidak mau harus mengangkat nya.
shandra membuang muka nya kesamping terus menerus.
"lagi dimana kamu?" tanya Farel dengan nada ketus nya.
"shandra! aku sedang bicara dengan mu." ucap Farel penuh dengan penekanan.
"sudah ku bilang aku, sedang berada di Singapore" jawab shandra.
"kau bicara dengan siapa? aku sedang berbicara pada mu, tatap layar nya!" ucap Farel.
shandra langsung menoleh ke arah layar. "mengapa mata mu itu bengkak?" tanya Farel.
"kamu itu kenapa si rel? ini bukan urusan kamu, ingat perjanjian kita!" ucap shandra.
"aku akan menjadi calon suami mu! berhenti beteriak pada suami mu kelak!" ucap Farel
"apa kau tidak mendengar ku? mau menjadi istri durhaka nanti nya?" tambah Farel.
"tidak!" ucap shandra merendahkan nadanya.
"tidak apa??" tanya Farel.
"aku tidak mau menjadi istri durhaka." ucap shandra langsung membuka wajah nya ke samping.
Farel langsung tersenyum tipis, "lalu mengapa mata mu bengkak begitu? apa laki laki yang bersama mu meninggalkan mu di sana sendiri an?" tanya Farel
"tidak!" ucap shandra langsung menatap layar.
"lalu?" tanya kevin
"aku merindukan sahabat ku!" jawab shandra.
"aku akan ke Singapore sekarang, jika aku sudah sampai di airport Singapore, jemput aku, atau tidak serloc kau dimana" ucap Farel.
"untuk apa kau ke sini?" tanya shandra.
"menemui mu, dan membawa mu jauh dari laki laki itu" ucap Farel
"dia punya nama!" ucap shandra.
"mau nama nya, dono, dora, tejo, siapa aja aku tak peduli! aku akan membawa mu pulang!" ucap Farel.
"tidak mau!! jangan memaksa ku!" ucap shandra.
"kau ingin terus menerus dengan laki laki itu?" tanya Farel kesal.
shandra terdiam dan berniat mengerjai nya. "iya benar! aku sangat sangat ingin bersama nya terus menerus!" ucap shandra.
"benar benar berani ya kamu!!" ucap Farel marah.
"loh urusan nya sama kamu apa?" ucap shandra santai.
"aku akan menjadi suami mu!" ucap Farel.
"dan aku akan menjadi istri mu! ralat ya, hanya istri di atas kertas." ucap shandra.
"apa maksud mu!" ucap Farel.
"hey ingat perjanjian yang kamu tawarkan kepada ku?" ucap shandra.
"tidak usah menyusul! jika kamu ke sini aku tidak akan pernah mau pulang ke Indonesia!" ancam shandra.
"berani apa kamu mengancam ku? jika minggu ini kamu benar tidak pulang awas saja, bukan hanya kamu tapi laki laki itu yang akan aku hilangkan dari dunia ini!" ucap Farel penuh kekesalan.
shandra menelan ludah nya, "kamu cemburu?" tanya shandra.
"tidak!" ucap Farel cepat.
"baiklah! sampai nanti! " ucap shandra.
"tunggu!!! mau kemana kau?" tanya Farel
"jalan jalan sama dia lah" ucap shandra meledek Farel.
"berani kamu berbuat macam macam akan ku patahkan tulang laki laki itu!" ucap Farel
"haha tidak tidak, yasudah sampai jumpa!" ucap shandra.
"hem!"
*tut tut tut***
"hhaha Farel Farel lucu juga, semoga saja Tuhan membuka pintu hati mu perlahan!" doa shandra.
shandra meletakkan ponsel nya, lalu membuka jendela kamar nya, "ya ampun hujan badai seram juga ya!" ucap shandra.
DARRR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
suara petir, shandra langsung teriak karna listrik juga ikut padam. "kak evin!!!! rans!!!!!" ucap shandra langsung berjongkok dan menutup kedua kuping.
"ka evin!!!! rans!!!! hiks hiks hiks!" shandra berteriak dan menangis.
rans langsung berlari menuju kamar shandra, sedangkan kevin mencari lampu penerangan nya , jadi dia menyuruh rans melihat shandra.
"shandra!!!" ucap rans.
shandra menubruk rans, "rans!!!! hiks hiks hiks hiks hiks hiks!!" ucap shandra menangis memeluk rans.
"sudah sudah jangan menangis, ada aku di sini!" ucap rans. lalu mengajak duduk shandra di tepi ranjang.
shandra adalah salah satu orang yang saat takut dengan hujan besar dan petir.
"dimana ka evin?" tanya shandra dengan suara yang sesegukan menangis.
"lagi mencari penerangan, sudah kamu tidur saja di sini, aku akan tetap di sini menjaga mu!" ucap rans.
shandra menurut karna memang setiap habis nangis shandra selalu mengantuk, shandra pun tertidur, dan rans menggenggam tangan nya dan tiduran di samping shandra.
kevin masuk. "shandra tidur?" tanya kevin.
"iya bang! dia menangis begitu keras tadi" ucap rans.
"yasudah kau temani dia, aku di kamar ku!" ucap kevin
"iya bang" ucap rans.
kevin keluar, saat rans juga ingin memejamkan matanya tiba tiba terdengar suara ponsel berdering.
drttt drttt drttt
di lihatnya bernama Farel, rans sudah tau kalo yang bernama Farel itu adalah calon suami yang di jodohkan kepada shandra, rans membiarkan telfon nya berbunyi hingga berhenti.
dan tiba-tiba ponsel berbunyi untuk kedua kali nya, karna takut membangunkan tidur shandra, rans pun yang mengangkat telfon nya.
📱halo shandra kamu baik baik aja kan? tiba tiba perasaan ku tidak enak terhadap mu! ( Farel cemas)
📱halo? (rans mengeluarkan suara nya)
Farel terkejut karena yang menjawab suara laki laki.
📱shandra sedang tidur. (ucap rans)
tut tut tut***
"lah orang aneh, jawab dulu kek main di mati matiin aja!" gerutu rans langsung meletakkan kembali ponsel shandra.
rans pun ikut tertidur.
FAREL FOV
Farel membanting vas bunga yang ada di samping meja kerja nya.
*PRANGGG!!!!!!!!*
"berani sekali kamu, kamu benar benar bermain main dengan ucapan ku!!!" ucap Farel beteriak.
Farel membanting gelas yang berada di atas meja kerja nya. *prangg!!!!!**
"berani sekali kau sudah tertidur dngan laki laki itu, cihhhh lihat saja nanti!!!!" ucap Farel.
angga yang terkejut karna mendengar suara pecahan dan keributan di dalam ruang presdir nya langsung berlari dan masuk ke dalam ruangan Farel.
angga terkejut, "ohh my!!!!" ucap angga memegang kepala nya.
"rel lo kenapa? ada apa dengan lo?" ucap angga.
"keluar lo sekarang keluar!!!!!!!" ucap Farel berteriak.
"lo kenapa si rel? ada apa?" tanya angga.
"keluar dari ruangan gua sekarang!!!!!!" teriak Farel dengan mata nya yang merah tajam menakutkan karna marah.
"ok gw bakal keluar, tadi kendalikan diri lo!" ucap angga.
"jangan malu malu in rel, lo seorang presdir jangan seperti ini! ini perusahaan, jangan seperti ini!!! seharusnya lo contohin k-" ucap angga terpotong.
"gua bilang keluar!!!!" teriak Farel.
angga langsung keluar dari ruangan Farel.
Farel menjambak rambut nya, "argghhh!!! kamu benar benar sudah berani ya, cihhhh perempuan pela**r sudah tidur dengan laki laki lain yang bukan sah mu!!!" ucap Farel marah sangat marah.
••••••••••••••••••••
shandra terbangun pukul 8, lampu sudah menyalah hujan sudah berhenti.
"astaga aku tidur benar benar lama!" ucap shandra.
*kriuk kriuk**
shandra memegang perut nya lapar.
shandra menoleh ke arah rans, dan memegang baju rans. "rans rans bangun!!" ucap shandra menggoyang kn bahu rans.
rans membuka mata nya. "jam berapa?" tanya rans.
"8 malam!" jawab shandra
"apa?!!!!!" ucap rans terkejut
"iya benar, kita semua tertidur sangat lama!" ucap shandra.
"rans sekarang aku lapar!" ucap shandra.
"ayo kita ke kamar bang kevin! " ajak rans.
shandra dan rans keluar kamar dan menuju kamar kevin, tanpa mengetuk nya mereka masuk dan melihat kevin sedang duduk dan fokus di depan layar komputer nya.
"bang kevin ga tidur? kenapa ga bangunin kita sih!!!" ucap rans.
"eh kalian, bang kevin bangun tadi jam setengah 6 sore dan langsung kerja deh!" ucap kevin
"ka evin, candra lapar!" ucap shandra memegang perut nya
"rans juga lapar bang! " ucap rans juga memegang perut nya
"turun lah! di sana tadi sudah di masakin oleh chef kevin silahkan di santap tuan dan nyonya!" ucap kevin.
shandra dan rans langsung berlari turun kebawa menuju meja makan, shandra dan rans langsung menari kursi makan, lalu mereka duduk di sana dan mulai menyatap semua hidangan yang di siapkan oleh kevin
shandra dan rans sampai menambah 3 kali karna sangat lapar, karna jadwal makan siang ia tadi berada di dalam mimpi nya.
selesai makan, shandra dan rans mencuci semua nya berdua hingga bersih dan rapih. setelah itu mereka duduk di depan TV, "shan!" ucap rans.
"sutt diam rans aku lagi fokus sama film nya" ucap shandra.
"aku mau ngomong tentang tadi ada yang ne" ucap rans
"sutttt!!! rans diem ihhh berisik!!" ucap shandra.
rans langsung terdiam dan ikut menonton televisi nya, kevin turun ke bawah dan melihat kedua adik nya sedang menonton film tersebut, "kalian mau jus ga?" ucap kevin.
shandra tidak menjawab, "rans mau bang!" ucap rans.
"shandra, serius amat neng nonton nya, mau jus ga hey?" tanya kevin
"buatin aja udah!" ucap shandra tanpa menoleh ke arah kevin, karna benar benar serius dengan tontonan nya.
"okeoke!" ucap kevin menggeleng kan kepala nya melihat adik nya.
kevin membuat kan 3 juice jeruk, selesai bikin kevin menaruh nya di meja depan tv, shandra terhalang badan kevin dang sedang menaruh gelas berisi juice di meja.
"ka evin awas!!!" ucap shandra.
"sabar dong tuan putri! " ucap kevin.
shandra tak menghiraukan perkataan kaka nya karna benar benar sedang Mengyahati film nya.
kevin dan rans hanya berbincang hal hal tidak jelas sambil meminum juice.
__________________
.
.
.
.
HAY READERS YUK VOTE CERITA AKU.
JANGAN LUPA UNTUK LIKE SERTA KOMEN JUGA.
YANG PUNYA IG FOLLOW DONG IG AKU. @dela28id (akun pribadi)
@arry.ary (akun novel)
YANG MAU FOLLBACK LANGSUNG DM YA, KITA SEMUA KAN BISA MENJADI TEMAN🤗❤
see you!
buat dia nge jauhin farel