NovelToon NovelToon
Ranjang Pria Tua

Ranjang Pria Tua

Status: tamat
Genre:Patahhati / Tamat
Popularitas:422.1k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Kenzia seorang anak yang selalu memimpikan Daddy Ardhan. Ia sudah jatuh cinta pada sahabat sang ayah. Namun ia harus menerima kenyataan pahit, bahwa Daddy yang selalu dekat dengannya tiba-tiba menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#25 : Kebenaran Kehamilan

Kenzia tersenyum hambar, "Hanya perasaan Daddy saja, mana mungkin aku menjauh. Aku tidak bisa pergi dari Daddy."

"Hah," Ardhan mencium ceruk leher Kenzia. "Benar, kau tak bisa jauh dari ku."

Seusai memberikan obat pada Ardhan dan menyelesaikan sarapannya. Kenzia meminta ijin keluar untuk menemui kedua sahabatnya. Ia berniat akan mengundurkan diri dan kembali ke Indonesia.

Ardhan pun mengijinkannya dan mengantar Kenzia ke tempat tujuan. Sedangkan ia akan menemui Berlin.

Kenzia melihat mobil Ardhan yang telah menghilang, ia menoleh ke toko bunga. Sama sekali ia tidak berniat masuk, ia akan menemui kedua sahabatnya setelah pulang dari Apotek.

Kenzia menyetop sebuah taxi, dia masuk dan mengatakan pada taxi berhenti di jalan Xxx.

Dia meminta dua alat test pack. Dia menggenggam erat kedua alat itu. Setelah membeli alat tes kehamilan itu, dia kembali bergegas menuju toko bunga.

"Amel," sapa Kenzia di ambang pintu. Hari ini lumayan ramai, ia melihat beberapa pengunjung yang sedang mengantri.

"Zia, aku rindu kamu," ucap Amel. Sifatnya memang sedikit lebay dan mudah akrap.

"Zia, kau lagi sakit, sebaiknya istirahat dulu di ruangan ku," ucap Arkhan. Pria itu meminta waktu pada pelanggannya untuk menemui Zia.

"Aku sudah sembuh, ya aku ke toilet dulu. Nanti aku balik lagi."

Arkhan dan Amel mengangguk, Keduanya kembali melayani pelanggan yang sempat tertunda.

Kenzia menutup rapat pintu toilet itu, ia mengambil kedua alat itu di dalam tasnya. Antara takut, khawatir dan sedih. Perasaan itu selalu hadir, menemani hari-harinya. Ia sedih, karena sebentar lagi akan meninggalkan Ardhan. Ia takut, kalau ia tidak hamil. Sejujurnya, ia ingin memiliki anak dengan Ardhan, walaupun kehadirannya akan membuatnya berpisah.

Ia menghembuskan nafas kasarnya, ia menunggu hasilnya keluar. Jantungnya bagaikan gendrang yang di pukul tidak ada habis-habis.

Ia memejamkan kedua matanya dan menutup mulutnya yang menganga, ia tidak bisa mengungkapkan apa-apa melihat garis dua itu.

"Aku hamil."

Kenzia memegangi perutnya yang masih datar, rasa haru, senang dan sedih kini mengaduk-ngaduk hatinya.

"Mommy akan merawat mu, tapi sebelumnya, Mommy minta maaf, Mommy harus memisahkan mu dengan Daddy mu. Mommy, tidak bisa merusak bahtera rumah tangga Daddy mu."

Kenzia menangis pilu, dadanya terasa nyilu. Ia harus berpisah, tapi inilah yang ia inginkan dan harapkan.

tok

tok

tok

"Zi .... "

Amelie merasa khawatir, sahabatnya itu berlama-lama di dalam toilet. Ia takut terjadi sesuatu, apa lagi Kenzia kelihatannya baru sembuh.

"Zi .... kamu baik-baik saja kan di dalam?"

Kenzia menghapus air matanya. Ia beranjak, membuka pintu toilet itu dan langsung memeluk Amelia. Ia menangis dalam pelukan sahabat karibnya.

Meskipun bingung, Amelia membalas pelukan Kenzia dan mengelus punggungnya. "Zi, kamu kenapa? apa terjadi sesuatu?"

Kenzia melerai pelukannya, hatinya tak kuasa mengatakan semuanya. Ia kembali memeluk Amelia.

###

Kenzia menatap ke arah lantai, dia masih sesegukan sejak tadi. Amelia memberikannya segelas air dan Arkhan, pria itu menyandarkan pinggangnya ke sisi meja ruang kerjanya, sambil bersendekap melihat ke arah Zia.

Sejak tadi, pikirannya terus menebak-nebak. Ia memang curiga dengan Kenzia dan Ardhan, sebatas anak angkat dan Daddy, tapi ia merasa hubungannya jauh lebih dari itu.

"Ini,"

Amelia menyodorkan segelas air. Dia lalu duduk di samping Kenzia. Ia mengambil bantal di sampingnya, menaruhnya di atas pangkuannya. Tangan kanannya mengelus bahu Kenzia untuk menenangkannya.

"Katakan Zia, ada apa?"

Kenzia meneguk setengah air putih itu, ia menatap kedua orang itu satu per satu. Ia pun memulai pembicaraannya.

###

Arkhan, pria itu mengeluarkan semua kekesalan, kekecewaan di hatinya dengan minum di salah satu bar. Matanya memerah dan menerawang jauh, meneguk wine di gelas kecil yang berada di tangannya.

"Heh,"

Ia tertawa miris, ternyata cintanya dari dulu bertepuk sebelah tangan. Kenzia, wanita pertama yang membuat jantungnya berdebar-debar, tidak melihat senyumannya, ia merasa dunia akan runtuh. Wanita itu telah menghiasi hari-harinya.

"Kenapa sesakit ini?"

Arkhan mengambil botol di depannya, lalu menuangkan cairan itu ke gelas kecil.

"Ak .... "

Seorang wanita menepuk pundak Arkhan, dia Amelia. Beberapa menit yang lalu Arkhan meminta Amelia untuk menemaninya minum.

"Kenapa sesakit ini Mel?"

"Anggap aja ini cobaan buat kamu, aku yakin, kamu bisa menghadapinya. Kenzia, dari dalu memang selalu merindukan Daddynya, aku sempet curiga waktu Kenzia pertama kali menceritakan Daddy nya, dari itu aku mulai paham, tapi selama ini, aku gak yakin, jadi aku membuang pikiran itu jauh-jauh."

"Sebaiknya kamu ungkapkan saja perasaan mu."

Arkhan menggeleng, ini bukan waktu yang tepat untuknya mengatakan perasaannya.

"Atau begini saja, kamu pelan-pelan mendekati Kenzia. Dia berniat menjauh dari Daddy nya, ini kesempatan bagi mu untuk mendekatinya."

"Tiga hari lagi Kenzia akan balik ke Jakarta, kau harus tegar, jangan membuat Kenzia melihat air mata mu dan membuatnya bertambah sedih."

Segala nasehat dan ceramah, Amelia keluarkan untuk sahabat sekaligus bosnya. Ia tau sakitnya cinta bertepuk sebelah tangan, karena ia pernah mengalaminya. Bahkan lebih menyakitkan dari pada Kenzia.

1
Visencia Alingga
👍👍👍👍❤❤❤
Yani Cuhayanih
Fiona itu siapa yaah..aku kenal nya kenzia
Jamilatul Fauziah
thor padahal bagus ceritanya, tapi kok buru" di tamatin😤
Hully Gabriel
penulisnya salah nyebut nama paling
Desi deshiny
kenzia atau fiona thor
mama fia
bagus thor
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Taty Hartaty
itu bodyguard dimana sih
Melani Sunardi
ceritanya cukup menarik dan sebenarnya cukup singkat thor...... ending nya terlalu cepat.
tapi makasih ya thor.....
Melani Sunardi
walaupun sedih, tapi salut dengan mom Aira dan daddy..... the best 👍👍👍👍
Melani Sunardi
kenapa Zia tidak setuju Ardhan menceraikan istrinya..... bodohnya Zia
Melani Sunardi
kalo kamu tidak bisa bertindak tegas dalam hubungan, orang lain pasti tetap menyalahkan Zina sebagai pelakor lah Ardhan.... Buat kejelasan status dong
Melani Sunardi
salah pilih pasangan hidup Ardhan
Melani Sunardi
Ternyata banyak ya case yg seperti ini, dari mengagumi akhirnya jatuh hati.
Sandisalbiah
kok gantung banget end nya....btw thanks thor.. ceritanya keren.. sukses buat emosi turun naik ngikuti alur...
Sandisalbiah
percuma Ardhan.. mungkin berlian sudah mengirim video sir kalian pd zia...
Sandisalbiah
hah.. lucu sekali...
Sandisalbiah
nah loh... bertunangan dgn org lain.. apa lagi ini..?
Sandisalbiah
wes.. angel.. ambyar....
Sandisalbiah
nyatanya Ardhan plin plan kan... jika dia bisa bersikap tegas.. hanya di ancam berlin bunuh diri, dia langsung kicep.. gak banget...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!