NovelToon NovelToon
Wanita Bahu Laweyan

Wanita Bahu Laweyan

Status: tamat
Genre:Misteri / Supernatural / Indigo / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:281k
Nilai: 4.9
Nama Author: Haryani

Terlahir sebagai putri seorang Ningrat, terbiasa hidup dengan aturan yang begitu ketat. Membuatnya susah di dekati Kaum Adam.

Terpaksa menikah karena perjodohan, tetapi sebelum pernikahan terjadi, sang mempelai pria justru meninggal karena hal mistik. Hal itu terus berulang hingga pernikahan yang kedua, ketiga dan seterusnya.

Konon karena ia adalah perempuan spesial dengan "Bahu Laweyan" Akankah ia mampu bertahan di atas kutukan yang tidak pernah ia minta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. KE KAMPUS LAGI

Hari berganti hari, semakin lama kondisi Juna semakin memprihatinkan. Tidak ada yang bisa menyembuhkan kondisi Juna selain kedatangan Dita. Namun, kedua orang tua Juna masih enggan untuk menghubungi Keluarga Handoko.

Terlebih niatan untuk membatalkan rencana perjodohan antara Dita dan Juna sudah terdengar di sana. Rasa tidak enak dan takut bisnisnya hancur menghantui pikiran Ayah Juna.

"Bagaimana ini? Kenapa rasanya tidak mungkin kita menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan Juna?" ucap Nyonya Sinta semakin gusar.

"Entahlah, Bu. Aku masih sangsi jika kita harus kembali berhubungan dengan Keluarga Handoko atau memutuskan hal ini secara sepihak."

Ayah Juna berdiri dari kursi kebesarannya, ia menatap hamparan sawah di hadapannya itu dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi ia ingin putranya selamat, di sisi yang lain ia menginginkan bisnisnya semakin lancar.

Namun, jika hal tersebut harus dilakukan dengan menggadaikan nyawa putranya, ia tidak akan pernah menyetujuinya. Apalagi Juna merupakan anak tunggal mereka sekaligus calon penerus Keluarga Atmadja.

"Terlebih saat ini Keluarga Handoko sudah tau, jika kita akan membatalkan rencana perjodohan Dita dan Juna."

Nyonya Sinta menoleh memandang ke arah suaminya.

"Lalu apa Bapak mau dan tega melihat kondisi Juna yang seperti mayat hidup terus menerus?"

Nyonya Sinta sudah putus asa dengan keadaan putra semata wayangnya. Ia tidak mau lagi berdebat banyak dengan suaminya dan memilih untuk pergi ke kamar Juna.

"Terserah Bapak mau yang mana, tetapi Juna adalah anak kita satu-satunya, aku berharap tidak akan ada lagi kesakitan ataupun musibah setelah ini."

Setelah mengatakan semuanya, Nyonya Sinta segera meninggalkan suaminya dan memilih pergi ke kamar Juna. Matanya terlihat sendu ketika melihat keadaan Juna yang semakin memprihatinkan.

Di dalam kamar itu, terlihat seorang pemuda yang terbaring lemah di atas tempat tidur. Senyum dan canda tawa yang biasa ditunjukkan olehnya, kini terhapus sudah. Tubuh Juna yang semula kekar dan tampan kini tinggal tulang dan kulit.

Bahkan mirisnya, tubuhnya masih bertahan sampai saat ini hanya karena bantuan bantuan dari saripati makanan yang berasal dari selang infus yang mengalir ke tubuh Juna. Ternyata suaminya mengikutinya sampai ke kamar Juna. Kini tangannya memegang bahu Nyonya Sinta.

"Pak, lebih baik kita bicarakan baik-baik, lagi pula mereka yang meminta pada kita agar Juna mau menikah dengan putrinya."

"Apa yang kamu katakan benar Buk, sebaiknya kita yang datang ke sana, tetapi kita tunggu sampai kondisi Juna membaik."

"Sudahlah, Pak. Kalau memang Bapak tidak mau mengantar Ibu ke rumah Nak Dita, maka Ibu akan berangkat sendiri."

"Iya, iya Bu, biarkan Bapak menitipkan urusan bisnis pada Aji terlebih dahulu baru kita berangkat ke kota."

"Bapak nggak bohong, kan?"

"Enggak, Bu."

"Ya sudah kalau begitu."

.

.

Keesokan harinya Dita sudah bersiap untuk berangkat kuliah. Seperti biasa Dita akan menggunakan mobil pribadi untuk sampai di kampus. Selepas berpamitan pada ibunya, Dita segera melajukan mobilnya meninggalkan area pegunungan.

Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke kampus cukup lumayan. Kira-kira akan memakan waktu satu jam perjalanan. Itu pun harus Dita memakai kecepatan diatas 100 km/jam. Beruntung jalanan pagi itu masih sepi, sehingga mobil Dita bisa melaju dengan cepat.

Dita sama sekali tidak tau jika sedari keluar dari pegunungan tadi ada satu mobil yang mengikutinya hingga ke kampus. Setelah memastikan Dita sampai, pemuda tersebut memutar kembali arah lajunya.

"Sekarang aku sudah tahu tempat dimana kamu sekolah, maka setelah ini akan lebih memudahkan aku untuk melakukan semuanya."

Rani yang kebetulan sudah sampai di kampus segera mendekati mobil Dita yang sudah terparkir rapi tersebut. Sejak melihat mobil Dita sudah masuk area kampus, Rani sengaja datang untuk menyambutnya.

Tidak lupa ia menyambut Dita dengan sangat heboh. Satu ciri khas yang disukai dari Rani adalah sikap apa adanya dan cenderung lebih ceria dibanding dirinya.

"Selamat pagi Raden Ayu Anindita Puspa Ayu Batari, sugeng rawuh," ucapnya menirukan abdi dalem ketika menyambutnya.

Entah kenapa kali ini ia mengunakan logat Jawa.

"Elah, ngapain sih, Ran. Bikin bete aja, deh!"

Dita kebetulan baru sensitif sehingga tingkah laku Rani seolah salah di matanya.

"Nah, loh kenapa sih, apa ada yang salah dengan ucapan gue?"

"Gue tuh lagi latihan menyambut seorang gadis ningrat loh Dita."

"Terserah kamu, deh, yang penting kamu suka."

Rani menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, lalu berlari kecil mendekati Dita agar bisa menyamai langkahnya.

"Makanya cerita dong Ibuk, biar gue nggak penasaran gitu."

"Iya nanti gue cerita, tapi kita kuliah dulu, oke."

Belum sempat langkah Dita sampai di kelasnya terdengar keributan dari arah taman.

"Tolong ... tolong ...." teriak para mahasiswi.

"Ada apa ya?"

"Nggak tau Ran, kita ke sana aja yuk!"

"Ayok!"

Sebenarnya ada hal apa sehingga membuat para mahasiswi histeris?

.

.

Bersambung

1
Citoz
semangat kk
Triple.1
ceritanya bagus banget. penasaran sama kelanjutan Dita...
Astuty Nuraeni
semangat berkarya kak
Sarita
kebanyakan promo nih author
Sarita
knp yg menikah dengan Dita orang penting semua dan semuanya berakhir tragis .miris banget hidupnya
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lah kok gantung? kiraij udh selesai pdhl udh pjg bgt eps nya blm kelar2
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: iya. ada di part kedua kak, memang sebenarnya ceritanya panjang sampai akhirnya Dita bisa bahagia
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kok blk ksn lg
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ndablek pol ... g mkr kl bakal sama kejinae dita bs depresi/gila. lamaran y slhkn plg g nggu 2th lagi sprti peringatan yg dita dapat..ortune ncen g nduwe ati..egois tngkt tggi
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tito sdh mnggl? terus gmn mksde mlmar
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tau? tp sikapnya tdk mencerminkan ibu yg peduli dg anak nya. mntgkn dr sndiri. org nheyelan yg bkn prg celaka
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
setelah melewati hari ke 1 dan 2 aq pikir Bisma bnr2 jodoh trkhr namun naas ttp saja sprti suami2 lain nya😞 dan mgkn Danu adalah pelabuhan trkhr dan bisa menghilangkan pengaruh buruk pd diri Dita
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
apa ortu bisma g tau kl mantan2 suami Dita setelah mnkh g d 1 hr lgsg meninggal..lagian bapak nya heran egois e tinggi bgt g mkr psikologis Dita.. dan anggap sepele kematian suami Dita
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
yudis mending g knpa2 sama dg wisnu selesai akad baik2 saja tapi.... sdgkm Juna blm tunangana jaa sdh d buat mati perlahan
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kok orgtua dita egois y..mksd mlh suami buat dita sbnre apa? wong y udh tau kl bakalan mencelakai calon mantunya.
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
rangga
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
berarti mslhnya apa ada yg auka dita dr alam lain dan sllu akan mnghlgi siapapun laki2 yg deket dg dita krn mhluk itubhnya ingin ditabjd mlknya
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: iya Kak, emang makhluk itu yang membuat Dita nggak bisa mempunyai suami bisa hidup lama
total 1 replies
estycatwoman
nice
estycatwoman
oh tamat pntez lma gk updte ,lnjut ah mksih thor 😘🙏
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: sudah up di Bahu Laweyan (Bukan Kutukan) Kak
total 1 replies
Melia Mirzawati
keegoisan ortu ny dita suami2 dita jd korban
Melia Mirzawati
nanti lakinya meninggal dita tmbh dihina lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!