NovelToon NovelToon
Gadis Muda Untuk Pak Duda

Gadis Muda Untuk Pak Duda

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:186.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cacans Aya

Nata tak pernah menyangka hubungan yang mulanya tak lebih dari atasan dan bawahan justru berubah. Perasaan cinta itu hadir karena perhatian kecil yang terkadang Darren berikan. Mencintai seorang duda mayan dan kaya raya dengan Anak berusia tak jauh darinya, tentu membuat seorang Nata harus mundur perlahan. Lantas, bagaimana perasaan Darren untuknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cacans Aya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Laras Adriana

Cellyn membulatkan matanya saat dirinya tak sengaja melihat seorang wanita terkapar begitu saja di tengah jalan. Dengan tergesa dirinya keluar dari mobil dan berlari menuju tempat wanita itu berada. Setibanya di hadapan wanita itu, Cellyn segera memeriksa denyut nadi wanita itu. Matanya memandang sekeliling yang nampak sepi, mungkin karena ini masih terlalu pagi. Dirinya melihat jam tangan yang menghiasi pergelangan tangannya, pukul 05.30 wib pantas saja masih sepi.

Pingsan, hamil? batinnya.

Cellyn menghela nafasnya, dirinya harus membawa wanita itu ke rumah sakit. Untung saja Nisya sudah berada di rumah sakit sejak pukul 04.00 wib, karena perempuan itu akan ada operasi nanti. Cellyn bangkit dari jongkoknya, kakinya melangkah menuju rumah salah satu warga yang letaknya tak terlalu jauh. Perempuan itu mengetuk pintu rumah tersebut dengan pelan, dia berharap penghuni rumah tersebut bisa membantunya. Selang beberapa menit, seorang wanita yang sudah tak muda lagi membuka pintu rumahnya. Alisnya bertaut melihat keberadaan Cellyn di depan pintu rumahnya.

"Kenapa ya, Nak?" tanya Ibu tersebut heran.

Dia mengulas senyum. "Maaf jika saya menggangu waktu Ibu sepagi ini. Ekhm ... Jadi tadi saya nemu ada wanita hamil yang pingsan di depan sana, saya ingin meminta tolong untuk membantu saya membawa masuk wanita itu ke dalam mobil saya. Saya akan membawanya ke rekan kerja saya untuk diperiksa," jelas Cellyn dengan ramah.

"Ya Tuhan! Saya panggil Suami saya dulu ya. Nanti biar adeknya dibantu sama dia," ucap Ibu tersebut terkejut.

Cellyn tersenyum tipis saat Ibu tersebut berteriak memanggil suaminya. Perempuan itu menatap sekitarnya sembari menanti pemilik rumah tersebut keluar. Tak lama yang dirinya nanti akhirnya keluar juga, setelah berbincang ringan. Cellyn mengarahkan pasangan tersebut ke tempat wanita itu tergeletak. Setelah wanita itu dimasukkan ke dalam mobilnya, Cellyn tersenyum.

"Makasih, Pak, Bu sudah berkenan membantu saya."

"Sama-sama, Nak. Kami senang bisa membantu," sahut Bapak tersebut.

Cellyn mengendarai mobilnya menuju rumah sakit tempatnya bekerja. Setibanya di sana, perempuan itu meminta bantuan Suster untuk membawa wanita yang dirinya tolong ke UGD terlebih dahulu. Sedangkan, dirinya berjalan menuju ruangan Nisya. Dirinya akan membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan Nisya.

"Ya udah, aku periksa dia dulu." Nisya berjalan meninggalkan Cellyn menuju UGD. Sedangkan, Cellyn memilih menunggu di ruangan sahabatnya itu. Sembari menunggu perempuan itu memainkan ponsel miliknya.

Tak berselang lama, Nisya memasuki ruangannya. Cellyn segera meletakkan ponselnya dan menatap sang teman dengan serius. Perempuan itu mendudukkan dirinya di kursi kebanggaannya, dia juga menghela nafasnya kasar. Nisya menegakkan badannya lantas memandang Cellyn serius.

"Dia hamil, usia kandungannya baru dua bulan. Aku rasa dia ada masalah sama suaminya atau keluarganya, aku nemuin beberapa luka memar yang hampir sembuh. Kayaknya itu luka udah lama dia dapetin, cuman saat luka itu belum sembuh, dia dapat luka baru lagi. Dia juga setres, tertekan, banyak pikiran, mentalnya kacau. Itu bikin kandungannya jadi lemah. Ini masih trimester awal, rentan banget sama keguguran. Aku mutusin buat dia di rawat sampai kondisinya stabil," jelas Nisya membuat Cellyn terkejut.

"Aku udah minta Anak buah Papa buat cari tau identitas dia," kata Cellyn sembari mengecek ponselnya.

"Hasilnya?"

"Laras Andriana, seorang wanita yatim piatu yang harus menikahi seorang CEO perusahaan besar. Selama pernikahannya, dia sama sekali tak mendapatkan kebahagiaan. Dua tahun bertahan dengan hubungan tanpa rasa, akhirnya sang Suami menggugat cerainya. Pilunya saat dia hamil sang mantan Suami justru tak mengakui Anak tersebut," jelas Cellyn sembari menatap layar ponselnya.

"Miris banget. Kayaknya kita harus nolong dia."

...***...

Aya dan Ara memandang kedua orang tuanya yang baru selesai menghabiskan waktu berlibur mereka. Jika Ara nampak bahagia, berbeda dengan Aya yang hanya menampilkan raut datarnya. Memang tabiat Aya sudah dingin sejak lahir, berbeda dengan Ara yang memang ceria.

Orang tua mereka memandang anaknya dengan senyum, dipeluk dan diciumnya kedua anaknya. Selama tiga minggu berlibur membuat mereka merindukan sang kembar. Walau terkadang tingkah keduanya membuat mereka sebagai orang tua pusing, tetapi tetap saja mereka menyayangi Aya dan Ara.

Anissa Ryama, bukan seorang wanita karir. Dia hanya seorang Ibu rumah tangga yang mengurus segala kebutuhan keluarganya. Anissa sapaannya, wanita sederhana yang menikah dengan seorang pembisnis. Sejak saat itu, kehidupannya berubah drastis, tetapi tak menjadikan dirinya besar kepala.

Khrisnantara Putra, sosok pria yang beruntung mendapati Anissa. Krishna sapaannya, seorang pembisnis yang bergerak di bidang perhotelan. Hotel miliknya bahkan sudah terkenal, semua orang tahu siapa pemilik dari K'P Hotel. Hotel dengan kemewahan dan pelayanan terbaiknya.

"Dad, Mom! Hadiahna Ala mana?" celetuk Ara diiringi cengiran.

Dia tersenyum. "Ada nih. Ini boneka buat Aya sama Ara," ucap Khrisna.

Ara dengan cepat mengambil boneka tersebut lantas bersorak dengan senang. Sedangkan, Aya hanya menatapnya dengan datar. Dibanding boneka, gadis kecil itu lebih menyukai buku-buku tentang medis dan sejarah. Sangat berbeda dengan Ara yang memang menyukai mainan dan melakukan percobaan.

"Aya kenapa?" tanya Anissa.

Dia menggeleng. "Enggak papa. Makasih oleh-olehnya, Aya ke kamar." Gadis itu segera berlari menaiki tangga menuju kamarnya.

Sedangkan, Ara memandang sendu sang Saudari. Dirinya tahu betul Aya tak menyukai boneka, tetapi dirinya tetap menerimanya guna menghargai pemberian orang tuanya. Ara menatap kedua orang tuanya dengan raut kecewa.

"Kalian ndak tahu kalau Aya ndak suka boneka?"

...***...

Alika memperhatikan seorang wanita yang sudah tak berumur lagi tengah kesusahan membawa barang belanjanya. Dirinya segera menghampiri wanita tersebut, Alika berniat membantu wanita itu. Dirinya merasa iba sekaligus kesal karena Anak sang wanita justru tak membantu ibunya.

Sore ini, perempuan itu tengah berada di pedagang kaki lima. Dia berniat membeli makanan favoritnya yaitu siomay. Namun, tanpa sengaja dirinya melihat seorang wanita yang tengah kesusahan. Tanpa berpikir panjang dirinya berlari menghampiri wanita tersebut.

"Bu, mau saya bantu?" tawar Alika dengan senyum manisnya.

Wanita itu menoleh. "Eh? Enggak usah, Nak. Saya bisa sendiri kok," ujarnya.

Alika menggeleng pelan. Dirinya heran, apa semua orang tua akan menjadi keras kepala jika sudah menginjak usia lanjut? Alika sangat tahu bahwa sedari tadi wanita itu kesusahan untuk berjalan. Dirinya dalam hati mengutuk Anak sang wanita itu karena telah membiarkan ibunya pergi seorang diri.

Gua doain Anak ni Ibu gak dapat jodoh, batinnya.

"Enggak papa kok saya bantu. Ibu jangan merasa merepotkan saya, 'kan saya yang nawarin," ucap Alika lagi dengan ramah.

"Beneran enggak papa? Em ... Boleh deh, tolong bantu saya bawa belanjaan saya ke taxi itu ya."

1
Wy Ky
.
Denti Victawidanti
pusing ceritanya ga nyambung dri setiap bab ceritanya keputus gitu aja ga ada kejelasan
Rini
itu bukan mau nya celline lo yah. harus nya devan yg merasa bersalah
Eli Astuti
terlalu banyak pemainnya
aqshal
ohhh..
gitu ya😇
aqshal
blm siap ending...msh penasaran
apa iya...darren semudah itu berselingkuh
trus dialog terakhir....itu riana kah dgn pacarnya?
aqshal
tuh ren...istri sm anak, apalagi ibu...jgn dilawan😠
Viara Pink
Semangat lanjutiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnmnnmnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
aqshal
semangat ya nata
aqshal
happy utk devan dan cellyn
tp...msh bingung sm darren dan nata
ehhhh...kok sdh habis🤔hedehhh
Cacans Aya
Ngakak😭😭😭😭
aqshal: kalo aku ngikik mbak...🤪
total 1 replies
aqshal
tempo hr aku nanya devan cellyn...author blg...ini part darren
skrg aku nanya knp darren gitu...
autbor ksh teka teki trs😔
aqshal
😔tp knp hrs pd nata?
apa dareen gak mikir punya anak perempuan
punya istri hamil
punya calon anak yg mungkin jg perempuan
aqshal
sungguh...membaca karyamu yg ini spt menyusun mozaik...
yg plg aku gak ngerti...ttg darren
ada apa dgn darren...knp dia melupakan nata
aqshal
aku yakin devan lama2 akan bucin pd cellyn tapi.....

gak ngerti knp darren begitu
tidak cukupkah kehamilan nata?

kasih penjelasan dong thor
aqshal
msh penasaran saya🤔
aqshal
tokoh baru thor?
gmn kabar nata dan darren dulu dong...penasaran🤫
aqshal
kok darren begitu thor...knp dia bermain api pd riana, sedang nata tengah hamil
darren knp?
aqshal
tuh kan...nata aja curiga
ada apa sm darren kmrn thor🤔
aqshal
darren yg kmrn mana thor?
smg cellyn bs bersabar ya sayang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!