NovelToon NovelToon
Aku Di Antara Mereka

Aku Di Antara Mereka

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Patahhati / Tamat
Popularitas:345.6k
Nilai: 5
Nama Author: Asyfa

Reyhan rela menikah dengan istrinya yang kejam demi membayar hutang sang ayah. Namun, pernikahan Reyhan tidaklah seperti pernikahan pada umumnya. Belasan tahun menikah dikaruniai dua orang anak, tapi tak pernah sekalipun dia menyentuh istrinya. Sejak bertemu Hanna kehidupan Reyhan mulai berubah. Bagaimana nasib pernikahannya dengan istri kejam? Ataukah dia lebih memilih Hanna sebagian teman dalam hidupnya? Lalu anak siapakah keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asyfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADM 25

Tepat jam 04.30 pagi, dering alarm dari ponsel Reyhan berbunyi dengan nyaring, tangannya mencari keberadaan ponsel yang sejak semalam di taruhnya diatas nakas. Sejenak dia melihat jam yang tertera di layar ponsel itu.

"Ah, sudah setengah lima saja, aku harus segera bersiap." Walau mata masih enggan terbuka tapi Reyhan berusaha untuk bangun. Segera pulang ke rumah, dan melihat keadaan istri cantiknya itu membuat Reyhan bersemangat.

Setelah selesai bersiap Reyhan segera pergi ke lantai bawah. Sesampainya disana, dia melihat sudah ada sangat mertua duduk di meja makan. Dia lalu mendekati Bram yang sedang menyeruput kopi hitam di depannya.

"Pagi, Pa," Reyhan menyapa sang mertua.

"Pagi, kamu tidak ke kantor?" tanya Bram melihat Reyhan hanya memakai kaos dan celana jeans panjang.

"Bukannya sudah di urus Ria," ucap Reyhan.

"Apa maksud mu?" tanya Bram lagi.

"Ria tidak bilang sama Papa. Kalau dia akan memegang semua perusahaan Papa," terang Reyhan.

"Ria tidak bilang apapun," jawab Bram.

"Ria meminta Rey untuk pergi dari perusahaan Papa. Dia bilang sudah bisa mengurusnya sendiri. Makanya Rey memilih mengurus perusahaan Reyhan sendiri yang di Surabaya, karena disana sedang membutuhkan tenaga Rey, Pa," terang Reyhan.

"Rey pamit Pa, mau jemput anak-anak." Rey berdiri hendak pergi. Namun, Bram kembali memanggilnya.

"Rey,"

"Iya, Pa." Jawab Rey sambil berbalik.

"Jangan pernah pergi dari perusahaan Papa, Rey. Papa masih butuh kamu," pinta Bram.

"Sudah ada Ria, Pa. Dia sudah bisa mengatasinya.

Bram tidak menjawab, dia hanya menelaah di setiap ucapan yang keluar dari mulut Reyhan.

Merasa tidak mendapat pertanyaan lagi, Reyhan langsung berpamitan kepada Bram.

" Rey berangkat, Pa! Assalamu'alaikum." Reyhan sambil beranjak dari duduknya.

Dalam perjalanan Reyhan terus saja tersenyum, rasa bahagia yang selalu menyelimutinya sejak bertemu Hanna, membawa hawa positif dalam diri Reyhan. Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Reyhan sampai juga di rumahnya.

"Assalamualaikum," ucapnya saat memasuki rumah mewah miliknya itu.

"Waalaikumsalam," Jawab sang Papa sembari fokus pada ponselnya.

"Kok sepi, Pa! Pada kemana?" tanya Reyhan.

"Ada kok, di dalam.

Reyhan langsung saja beranjak mencari keberadaan sang Istri. Sementara yang Reyhan cari sedang asik menyiapkan keperluan kedua anaknya." Sudah selesai, tinggal sarapan lalu berangkat." Ucap Hanna sambil memasang tas ke punggung anak sambungnya itu.

Ketiganya berjalan menuju meja makan, Rita yang sejak pagi berkutat dengan dapur merasa senang melihat cucu dan menantunya itu sangat akrabdan saling menyayangi." Sudah sini sarapan dulu," ajak Rita.

"Rey, kapan pulang?" tanya Rita.

"Barusan, Ma." Reyhan mendekati Hanna dan mengecup singkat kening wanita cantik itu.

"Pasti uda kangen sama Nana." Rita sambil menyentong nasi, di taruhnya di atas piring Hafiz.

Nana tersipu mendengar ucapan sang mertua. Seketika membuat rona wajahnya memerah, membuat Reyhan semakin gemes melihat istrinya itu.

"Iya dong, Ma. Siapa sih yang tidak kangen sama istri cantik kayak gitu."

Hanna menoleh ke arah Reyhan, sementara Reyhan hanya tersenyum jahil, sehingga membuat Hanna semakin tersipu di buatnya.

Seusai sarapan, Reyhan berpamitan pergi ke perusahaan milik Bram, bukan dia ingin kembali kesana, akan tetapi dia mengambil beberapa barangnya yang masih tertinggal disana. Sementara Hanna bertugas mengantarkan kedua anak sambungnya itu.

"Sayang kamu hati-hati ya, aku kekantor dulu." Reyhan berpamitan kepada Hanna.

"Iya, kamu juga hati-hati ya." Hanna mencium tangan Reyhan.

"Dada, Pa. Kita masuk dulu." Aqila dan Hafiz bergantian mencium kedua tangan orang tua itu.

"Nggak boleh nakal, dengerin apa saja kata ini ibu guru." Pesan Nana sembari membenahi topi Hafiz yang miring.

"Sudah, aku nunggu taksi disini saja, sebentar lagi datang kok," ucap Hanna.

"Hati-hati, aku berangkat." Reyhan melambaikan tangan sembari melakukan mobilnya.

Sementara di seberang sana ada sosok perempuan sedang mengawasi Reyhan dan Hanna. Dia begitu penasaran dengan wanita yang baru saja mengantarkan anaknya kesekolah.

"Siapa dia? Kenapa begitu akrab dengan keluarga Mas Reyhan. Kenapa aku tidak pernah melihat dia sebelumnya." Selorohnya dalam hati.

Hampir setengah jam Hanna menunggu taksi online pesanannya, namun tidak kunjung datang. Membuat Hanna mulai merasa bosan duduk di halte depan sekolah tempat kedua anak sambungnya itu bersekolah.

Sementara Ria yang berada di seberang jalan memutuskan untuk mendatangi perempuan cantik berhijab itu. Rasa penasaran yang membuatnya tidak sabar lagi untuk mengetahui siapa wanita itu sebenarnya.

Belum juga Ria sampai di tempat Hanna duduk, taksi online yang Hanna pesan sudah datang, membuat Ria sedikit kesal. Hanna naik ke dalam mobil itu, sementara Ria mengumpat karena terlambat mendatangi Hanna.

"Brengsek, brengsek, sialan. Kenapa harus pergi sih, kan gue belum tanya siapa loe?" Ria sambil berjalan menuju mobilnya.

"Pokoknya gue harus bikin perhitungan sama itu perempuan, Ria menutup pintu mobilnya dengan kasar.

🍂🍂🍂

Terima kasih, masih setia dengan Reyhan Dan Hanna. Jangan lupa tap jempolnya ya 👍, komen juga, biar syfa tau dimana kurang karya ini.

Selamat menunaikan ibadah puasa, jaga kesehatan jangan lupa bahagia😘.

1
Sri Puryani
kok udah tamat thor...
Queenzee🕊
menginspirasi sekali
Mizra May
kenapa panik bukan itu yang kau mau Reyhan munafik sekali anda
Mizra May
minta maaf tiada guna kalau tidak di bukti kan
Mizra May
tapi kenyataan nya MMG Reyhan suami orang kan
Mirfa Linda
gak jadi cerai dong. Rayhan pasti lemah lagi
Mirfa Linda
kok malah LDR an Thor jadi muter2 ceritanya.
Mirfa Linda
buat Hanna hamil Thor, kasian cuma ngurusin anak orang ehh Mak bapaknya gak tau terimakasih
Mirfa Linda
Hanna Hanna gak usah mikirin bahagianya orang pikirin bahagianya kamu sendiri aja
Mirfa Linda
kok kaburnya malah ada Leo tambah runyam masalahnya na.
Mirfa Linda
ria nya gak tau terimakasih udah mau Hanna ngurusnya dg ikhlas malah dituduh yg gak2
Mirfa Linda
bapak Ama anak sama2 egois. gak mikir apa Ama perasaan Rayhan. jgn mau Rayhan mereka cuma mikirin diri mereka sendiri
Erna Ningsih
hrs rey beresin dl sm ria perceraian nya kasian nana jd di cap pelokor dong
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
stuju rey tinggalin aja ria bila perlu talak 6 biar tau rasa
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ: ya biar kapok tuh s ria🤣
total 2 replies
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
rey ceritain aja smuanya biar ria tau diri
aku dkung kmu rey sma hanna
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
ceritanya bagus aku suka tetp smangat nel dn sukses slalu
Sri Wahyuni
s hana cwe yg pling oon
Sri Wahyuni
hukumulloh ria mka nya jngn terlalu sombong hnya krn bnyk harta
Sri Wahyuni
s hana knp oon bgtu ya lbih suka jd istri kdua siri lgi msa dpan suram
Nenie desu
jangan lupa mampir di novel aku kak 🤗🤗🙏😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!