NovelToon NovelToon
Love You Brother

Love You Brother

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:8M
Nilai: 4.9
Nama Author: cahaya_bintang

Sequel Wanita Simpanan CEO


"Aku menyayangimu, aku mencintaimu tapi bukan sebagai kakak melainkan perasaan seorang gadis yang mencintai lelaki, aku ingin menjadi kekasihmu, aku ingin menjadi pendampingmu, aku ingin jadi istrimu kak, tidak bisakah kau mencintaiku". - Abel


"Maaf selama iini aku hanya menganggapmu sebagai adikku".-Excel


Saat kecil Abel dan Excel mereka tumbuh bersama seperti kakak dan adik namun karena suatu hal Excel harus pergi karena ikut orang tua kandungnya dan meninggalkan Abel, saat mereka dewasa dan Excel kembali apakah perasaan mereka sebagai adik kakak masih sama ataukah berubah, dan apakah mereka masih ingat janji masa kecil mereka ?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya_bintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Butik

"Jangan sentuh gaun pengantinku".

Abel terkesiap lalu menarik tangannya kembali, ia berbalik untuk melihat siapa yang sudah berteriak kepadanya, begitu juga wanita itu yang menghampiri Abel dengan tatapan tajam layaknya hendak menghampiri musuh.

"Maaf aku hanya terkagum saja dengan gaun cantikmu". Tuturnya namun seolah tak ingin mendengar penjelasan ataupun permohonan maaf dari Abel, wanita itu langsung mendorong Abel agar menjauh dari gaunnya.

"Kalau sampai tanganmu itu mengotori gaunku awas saja ya". Ancam wanita itu dan meneliti setiap inci dari gaunnya untuk mengecek apakah ada yang kotor atau tidak, ia tak bisa menerima satu debu pun menempel pada gaunnya.

Dan saat dilihatnya gaun itu masih bersih ia sedikit merasa lega, hanya sedikit karena wanita itu masih menatap tajam Abel lalu beralih menatap penjaga butik tersebut, "bungkus gaunku aku akan mengambilnya hari ini". Ketusnya.

Wanita itu lalu pergi namun sebelumnya melihat Abel dengan tatapan sinis, dan mengeluarkan cek untuk membayar gaun yang sudah ia pesan. Abel hanya melihat saja dan tak berani bicara apapun karena tau jika wanita seperti itu hanya akan semakin marah jika di ladeni.

"Abel ada apa ?". Tanya mama Dina yang kini sudah berada di samping Abel, mama Dina tadi memperhatikan Abel dan seorang wanita dari kejauhan yang nampak ribut.

"Nggak apa-apa ma cuma kesalah fahaman sedikit". Jawabnya lalu mereka berdua kembali melihat kebaya yang berjejer rapi disana. "Kamu lupain yang tadi ya fokus aja milih kebaya, pilih juga baju yang kamu sukai ntar mama yang bayar".

Mama Dina berusaha mengembalikan mood Abel, ia tadi melihat begaimana wanita itu memarahi Abel dan memang sengaja tak mendekat guna melihat apa yang akan terjadi, ia cukup senang Abel tak ikut terbawa emosi. "Iya ma". Jawabnya singkat.

Ada seorang wanita paruh baya yang mendekat ke arah mama Dina dan Abel, "Jeng Dina apa kabar ?". Tanyanya saat sudah ada di depan mama Dina dan keduanya cipika cipiki, Abel langsung bisa mengira jika keduanya sudah saling kenal dan dekat.

"Baik jeng". Jawab mama Dina dan menoleh ke Abel, "kenalin ini putri bungsu saya namanya Abel kita kesini mau cari kebaya buat wisuda, Abel kenalin ini jeng Puji temen arisan mama sekaligus yang punya tempat ini".

"Wah cantik banget jeng anaknya jadi pengin di jadiin mantu sayang anakku sudah nikah semua". Tuturnya seraya menjabat tangan Abel untuk berkenalan dan tak sungkan tangan jeng puji memegang pipi Abel.

"Silahkan lo jeng dipilih ini semua karya terbaruku jeng atau mau cutom juga bisa sekalian kembaran gitu jeng kebayanya". Tawarnya membuat mama Dina dan Abel jadi saling melihat, "gimana kamu maunya beli jadi atau custom?". Tanya mama Dina.

Abel melihat ke deretan baju yang ada di sebelahnya, bagus namun bukan seleranya mungkin lebih baik Abel custom, "aku cutom aja tante biar sesuai sama badan aku".

Jeng puji lalu memberikan beberapa majalah sebagai referensi untuk kebaya yang Abel inginkan, Abel mencari model yang cocok dengannya dan ia rubah sedikit dari yang ada di majalah sesuai keinginannya, tak lupa bahan, warna dan model yang ia inginkan. "Kapan jeng bisa fitting ?".

"Nanti ya jeng aku kabarin kalau udah siap fitting soalnya pesenan lagi banyak, tadi aja aku repot ngedepin anaknya mentri kehutanan sampai pusing kutinggal deh minum obat sakit kepala.

Abel jadi ingat wanita yang tadi memarahinya mungkinkah ia yang di maksud anaknya mentri kehutanan itu. "Pantas anaknya menteri kehutanan suaranya aja kayak tarzan". Batin Abel.

Setelah memesan kebaya yang ia inginkan Abel di tawari mama Dina untuk membeli pakain di sana namun rasa capek sudah menggelayuti tubuhnya dan ia ingin berbaring apalagi tadi saat pulang Abel langsung diajak mama Dina keluar lagi hingga tak jadi istirahat.

******

"Bagaimana tadi ?". Tanya papa Rey, kini mereka semua berada di meja makan untuk makan malam, di saat seperti inilah mereka berkumpul setelah seharian sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

"Lancar pa, ntar papa dateng ya pas wisuda". Papa Rey tersenyum, bagaimana bisa ia tak hadir mengingat tinggal Abel yang belum lulus. "pasti dong, putri papa wisuda pasti papa dateng".

"Undangannya ada berapa bel ?". Tanya Alvin yang duduk di sebelah papa Rey, "3 kak emang kenapa ?". Tanyanya balik.

"Gue boleh ikut dong, mayan bisa ngingetin gue dulu pas wisuda sekalian nyari yang pinter buat jadi gebetan". Abel menimbang, andaikan saja Excel bersamanya pastilah Excel yang akan Abel ajak namun Abel harus menerima kenyataan kalau tidak bisa, "yaudah deh". Jawabnya seolah terpaksa.

"Jangan kayak orang terpaksa gitu dong". Abel memutar bola matanya, ia malas menanggapi Alvin walau begitu juga Alvin tetap akan ikut.

"Kak Alvin kalau mau ikut ingat ya harus tampil ganteng, jangan lupa sisir rambut, pakai baju yang rapi sama satu lagi.... jangan lupa mandi". Pesannya serius.

"Ngeselin lo, emang lo pikir gua apaan ? ya pasti mandilah". Sautnya tak terima, sedangkan mama dan papa yang melihat hanya bisa menggelengkan kepala merasa heran dengan kedua anaknya yang tak pernah terlihat akur, padahal tanpa mereka ketahui mereka akan akur saat Abel sedang terpuruk.

"Udah deh mulai kayak kucing ketemu tikus". Keduanya kini diam menyelesaikan makananya dengan tenang.

******

Hari ini Abel ke butik tempatnya memesan kebaya wisuda, namun ia hanya pergi sendiri karena mama Dina ada keperluan yang lebih penting. Abel juga kesana hanya untuk fitting dan menyesuaikan dengan yang ia pesan.

"Selamat siang ada yang bisa saya bantu". Sapa penjaga butik tersebut.

"Siang mbak, aku mau fitting kebaya custom atas nama Abel".

"Sebentar ya mbak saya panggilkan bu puji dulu, silahkan duduk dulu mbak". Penjaga butik itupun pergi dan Abel duduk di sofa yang di sediakan di tempat itu, namun banyaknya pakaian yang ada di sana membuatnya ingin melihat-lihat seraya mengisi kebosanan.

"***Ini yang mau nikah temen kamu yang mana ?"

"Itu lho si karina artis sinetron itu masak nggak tau sih yank***".

Abel merasa mendengar suara yang tak asing di telinganya hingga ingin menajamkan kembali telinganya untuk memastikan, siapa tau ia salah dengar. Mungkinkah selalu memikirkannya membuat ia selalu merasa mendengar suara orang yang ia ingin hindari dan tak ingin ia lihat saat ini.

"***Kita couplean aja ya biar kalau kita disana kelihatan paling romantis".

"Iya aku ngikut aja***".

Abel merasa jika telinganya tak salah dengar, ia kemudian menoleh dan mencari sumber suara itu, ia berharap kalau ia salah dengar namun rupanya ia tak salah dengar dan ternyata benar kalau suara itu adalah suara 'Excel dan Jennie'.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

1
Indri Lestari
tolak ja
Indri Lestari
ketipu.. hahaha
Indri Lestari
GK rela Excel nikah sama Abel krna terpaksa GK ada cinta. takut nya GK bhgia, mlh Abel di sia sia in Excel. trs keburukan jenny blum terbongkar Dimata Excel
Indri Lestari
kasihan abel.. q baca sampai ikut nangis, terbawa
Hana
masih gantengan Jungkook.
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
kado yang istimewa cuma dari mamih,semua kado ga ada yang bener😂😂😂
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
kasian Abel sama Excel punya kakak ga ada akhlak,matrenya minta ampun 😂😂😂
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
alvin dapat mobil mehong😂😂
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
good Alvin harusnya seperti itu Excel pergi dulu baru Abel akan mengejar😁
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
udah bel jangan lama" ngasih pelajarannya,kasian juga kalo kelamaan di judesin terus
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
good Abel balaskan sakit hatimu sampai puas,tindas terus si Excel sampai dia bertekuk lutut😂
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
bagus bel pertahankan sikapmu biar si Excel menderita dulu 👍
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
korban cinta si Excel mudik😂😂😂
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
aku baru komen setelah sekian banyak baca banyak yng minta Abel harus inilah harus itulah,aku sih ikut alurnya saja karna di sini kan peran utamanya Abel dan Exel yang pasti mereka berdua harus bahagia.karyamu sangat bagus Thor,karna ga mudah membuat cerita seperti ini smoga sukses selalu ya Thor🤲
Diah Kirana
bagus
J Arsyl Chr
pasti itu mantan pacar abel sama grace ya thor klo jenni ga mungkin krn dia lagi dipenjara
Rini Haryati
keren
sukses
semangat
mksh
Awhas Kasidatul Wahdina
cowok yg begini gue demennn... 😘😘
Awhas Kasidatul Wahdina
mereka yang bercinta, aku yg nahan nafas bacanya.. 😙😙
Awhas Kasidatul Wahdina
langsung down...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!