21+ Harap Bijak yaaa
Kalau kalian mencari perempuan yang lemah dan menangis nangis mengemis cinta bukan disini tempatnya ya..
Tentang Seorang perempuan bernama nana.. dikhianati oleh pacar sekaligus sahabatnya tepat di hari pernikahannya.
Bagaimana kelanjutan kisah cinta nana?
Lalu dicky hadir setelah dengan bodohnya dion menyinyiakan nana. Bagaimana cara nana menyelesaikan para pengganggu ke depan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itsmebet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tuan muda Cuek
Setelah pertemuan di malam hari di kediaman saka, nana dan kiki sudah kembali ke rutinitas dan pekerjaan masing masing. Kak saka juga sebagai orang yang dipercayakan memegang kendali di anak perusahaan santoso yang ada di bandung, tadi pagi sudah berangkat ke Bandung. Sedangkan kak dicky, pewaris tunggal, tuan muda itu sepertinya harinya memang selalu datar, dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Sesekali dicky akan menjumpai kekasihnya. Masalahnya kak dicky bahkan tidak melakukan itu pada adik kandungnya yaitu kiki. huft...
Kiki sebenarnya tau bahwa kakaknya menjaga dan menyayanginya. Tapi bagaimanapun juga kiki rasanya ingin di beri perhatian layaknya perlakuan manis yang dilakukan kak saka pada nana. Ahh tapi melihat sifat kak dicky, itu adalah hal yang mustahil. Kak **** sangat datar dan cuek.. Kiki jadi penasaran apakah kak dicky juga melakukan hal yang sama pada nana?
ahh aku akan menanyakannya batin kiki sambil menggambar pola pola desain baju di butiknya.
***
Tidak terasa waktu berjalan di tengah kesibukan orang orang dewasa yang menggeluti karir yang berbeda. Namun hubungan mereka masih terjaga, empat pribadi itu masih sering saling bertukar sapa dan cerita. Terlebih nana dan kak dicky, mereka yang menikmati masa masa pacaran yang bisa dikatakan cukup terlambat. Mereka seperti abg saja.
Kiki juga turut andil dalam hubungan kakak dan sahabatnya. Tentu saja, kiki bahkan menceritakan hal yang disukai dan yang tidak disukai oleh kakaknya. Bahkan kiki sempat ingin mengajak nana ke kantor kak dicky, tapi nana belum siap lagipula laporan toko yang belum di selesaikan saat itu. Nana rasanya di perlakukan bak ratu oleh perlakuan manis dari kak dicky.
Seperti hari ini, di kantor setelah menyelesaikan rapat dan meeting. Masih ada beberapa laporan yang harus dikerjakan kak dicky, namun sepertinya dia butuh refreshing dengan gadisnya. Sudah lama semenjak mereka keluar berdua.
"Ron? jadwalku hari ini kosongkan. Setelah semua beres kamu boleh pulang" ucapkak dicky pada Roni asisten pilihan papanya.
"Baik pak" ucap roni sopan
Kak dicky bergerak dan menyambar kunci mobilny, sebelumnya dia sudah memberitahukan nana untuk bersiap di toko kue miliknya. Kak dicky ingin mengajak nana menonton, kata kiki sedang ada film yang lagi viral saat ini. Mungkin nana akan suka batinnya.
"Kak.." sapa nana dengan senyum saat masuk dan duduk di samping dicky. Seperti sudah terbiasa, setelah memasang seatbelt.. dicky meraih satu jemari nana lalu sebelah tangannya mengemudi dengan tenang. Nana juga sudah terbiasa, tidak lagi canggung seperti awal awal pacaran. Walau sampai sejauh ini mereka berpacaran sekedar berpegangan tangan dan berpelukan.
"Kak.. emang kakak suka nonton film rekomendasi kiki itu? bukannya kakak lebih suka film action?" tanya nana.. Nana kaget saat diajak nonton kak dicky, ini filmnya adalah film romantis yang lagi viral, dan ini jelas bukan tipe kak dicky.
"Kakak suka semuanya asal sama kamu dek" jawab dicky melirik kearah gadisnya sebentar.
Ahh.. nana lagi lagi dibuat hilang kata kata, kak dicky selalu bisa membuat nana melayang dengan satu ucapan saja.
Sesampainya di mall, nana dan dicky berjalan bergandengan tangan.. Nana yang kelihatan kecil di sebelah kak dicky, terlihat seperti adiknya. Kak dicky saat ini memakai kemeja yang lengan tangannya di lipat sedikit supaya tidak terlalu formal. Beberapa perempuan melirik lirik genit ke arah kak dicky.
Nana tidak suka melihat pandangan lapar perempuan yang mereka lewati. Kak dicky tidak perduli, dia cuek dan hanya memperhatikan arah tujuan mereka ke depan. Nana merasa harus menjaga miliknya supaya tidak hilang seperti kisahnya yang lalu.
Nana melepaskan tautan tangannya dari jemari kak dicky, hal itu sukses membuat kak dicky heran. Lalu sedetik kemudian nana melingkarkan tangannya manja ke lengan kekar kak dicky, nana melirik tajam perempuan itu seakan menunjukkan bahwa kak dicky hanya miliknya. Nana saat ini terlihat manja, dan dicky sangat suka.
Dicky tau apa yang dilakukan gadisnya, dan dia biarkan saja.. Tuan muda cuek ini memang, ah sudahlah.. untung tampan.
Setelah mereka memesan tiket dan popcorn serta minuman, nana dan kak saka duduk di tempat sesuai pesanan mereka. nana masih bergelayut di lengan milik kak dicky. Sesekali kak dicky mengelus pucuk kepala dan mengecup pelipis nana.. Mereka romantis sekali.
Film di putar, lalu lampu ruangan sudah benar benar meremang. Nana memandang ke depan dan tak lupa memakan popcornnya bergantian. Jika dilihat dari samping, gadis cantik itu terlihat menarik dan menggemaskan.
Kak dicky tidak terlalu peduli dengan film yang di tampilkan di depan, dia hanya memperhatikan gadisnya yang asik menyesap minuman soda mereka. Mata nana menatap kedepan.. lalu menyeruput minuman pakai sedotan, ahh.. dicky bisa gila. Nana terlihat sexy dengan pencahayaan seperti ini. Bibirnya mengunyah lalu kadang ikut tersenyum dan tertawa saat menatap layar besar di depan.
Dicky mengalihkan pandangannya, supaya dia tidak hilang kendali. Dia ingin melakukan kontak fisik sejauh nana merasa nyaman. Tapi laki laki normal itu tidak bisa menghiraukan kecantikan gadisnya malam ini. Semua orang sedang fokus ke depan, Dicky memberanikan diri.. di kecupnya singkat pipi nana.. Nana kaget lalu menoleh ke arah kak dicky.
melihat nana saat ini menatapnya dengan wajah kaget dan merona, dicky mengecup sebentar bibir tipis milik nana. Nana langsung mengalihkan wajahnya ke depan, dia malu.. apa itu tadi? ahhhh..
Dicky melihat nana salah tingkah, dia berinisiatif meminta maaf lalu menggenggam hangat jemari gadisnya.
"Maaf sayang, kakak tidak izin dulu" bisik kak dicky tepat di telinga nana, membuat nana semakin malu dan menunduk.
"Kenapa wajah pacar kakak merah begini" ucap dicky menggoda nana..
"kakak..." rengek nana manja, dan dibalas kekehan pelan dari kak dicky. Lalu dicky menarik jemari nana lalu menciumnya.. menyalurkan rasa sayang dan kehangatan malam ini.
Sampai film habis, mereka tidak fokus lagi pada layar besar. Mereka berdua menikmati waktu dengan pikiran masing masing. Kak dicky bersyukur menjadikan nana sebagai kekasihnya. dia akan menjaga gadisnya apapun yang terjadi.
Nana juga larut dalam pikirannya, dulu saat berpacaran bertahun tahun dengan dion, mereka sangat jarang melakukan kontak fisik.. sepertinya hal itu yang membuat dion mencari pelarian atau menyalurkan keinginannya.
Nana merasa nyaman saat kak dicky memeluk bahkan menciumnya walaupun hanya sebentar.
***
Sebelum malam semakin larut, nana dan dicky sudah di perjalanan menuju rumah nana. tautan tangan mereka tidak pernah lepas.
"Dek.. maaf yang tadi" ucap dicky memulai percakapan, dia tidak mau nana merasa tidak nyaman. Tapi ucapannya hanya di balas senyuman oleh nana.
"Kamu boleh menolak kakak, kalau kamu gak nyaman dek, kakak tidak akan memaksa" ucap dicky lagi..
"Gak papa kak.. selama tidak melewati batas kita, nana nyaman sama kakak" cicit nana pelan. Nana malu jika membahas hal ini dengan kak dicky
Dicky senang dengan ungkapan nana, walaupun nana tidak pernah secara langsung menyatakan cintanya pada dicky. Setiap kak dicky menyatakan I love you, selalu dibalas 'aku juga kak" oleh nana. Tapi melihat nana menunjukkan rasa cemburu rasa posesif dan mengungkapkan rasa nyaman untuknya sudah cukup.
Setelah setengah jam, mereka sampai di rumah nana.. sebelum turun nana berterimakasih seperti biasa. Nana ingin menarik handle pintu, tapi tangannya ditarik kak dicky. kak dicky memeluk mesra gadisnya seakan tidak rela lepas dengan kekasihnya.
"Kakak minggu ini benar benar sibuk, mungkin akan jarang ketemu. kakak harus menemani client yang berkunjung ke kantor" kak dicky menjelaskan kesibukannya dan keresahannya.
Nana melepaskan pelukan dicky dengan pelan, lalu menatap wajah teduh milik kak dicky. Diusapnya wajah lelah milik kak dicky, kelihatan sangat letih dan banyak beban.. apakah pekerjaan kantor memang sebanyak itu? kasihan sekali tuan muda ini..
Dicky menatap mata nana, lalu matanya turun ke bibir nana. Nana yangvsadar dengan pandangan kak dicky jadi salah tingkah..
"Sayang bolehkah?" ucap kak dicky pelan. Tidak ada paksaan dari ucapan kak dicky. Nana yang juga terbawa suasana mengangguk.
Melihat nana memberikan lampu hijau, dicky mendekatkan bibirnya lalu
Cup
satu kecupan tepat di bibir nana, mata nana masih terbuka belum terbiasa
Cup
Dikecupnya lagi bibir tipis yang manis itu, tapi kali ini tidak sebentar. Nana memejamkan matanya, lalu dicky menekan tengkuk nana pelan. Kak dicky mel*umat pelan bibir bawah nana.. disapunya bibir manis kekasihnya. Nana yang tidak tau apa apa hanya diam menikmati rasa geli di bibirnya.
Kak dicky kembali memberikan luma*an pelan di bibir nana, di cecapnya hangat, sesekali dihis*apnya bibir manis nana.. lalu menghentikan ciumannya. Kak dicky mengusap bibir nana degan ibu jarinya karena basah dikarenakan ulahnya barusan.
Nana malu, lalu menelusupkan kepalanya ke dada kak dicky. melihat itu kak dicky terkekeh.. ini memang yang pertama juga bagi kak dicky, tapi insting laki lakinya mengajarinya sedemikian pro.
"Makasih sayang" bisik dicky pelan.. mereka berpelukan sejenak, sampai akhirnya nana turun dan masuk ke dalam rumah.. Lalu kak dicky memutar kemudi ke arah rumahnya.
Nana sampai di kamar, masuk ke dalam kaamr mandi untuk membersihkan diri. Nana menyentuh bibirnya yang sudah tida suci lagi..
Kenapa kak dicky sangat pintar berciuman? batinnya
aaaahhh...
nana rasanya ingin berteriak, ciuman yang benar benar ciuman seperti yang pernah di tontonnya di drama korea bersama kiki. Ternyata seperti itu rasanya pikirnya.
Tuan muda yang cuek itu ternyata ahli dalam banyak hal...
BERSAMBUNG....
smg konfliknya g berat ya🤭