Remaja bernama Adzli, ia seorang yatim piatu dan belum pernah merasakan bagaimana hangatnya sebuah keluarga setidaknya sebelum dia pulang ke dunia asalnya...
Dia berada di tempat yang tak di ketahui dengan ingatan masa lalunya, harapan untuk memiliki keluarga sudah ada di tangan. Hanya saja... kebahagiaan hingga kesenangan, bahkan cintanya pada seseorang lenyap ketika hanya benang dan beberapa jarum membuat tubuhnya.
Dia hanya sebuah boneka, boneka hidup yang seakan manusia.. dan sesampainya dia mempunyai kerajaan, tak pernah dia melihat bagaimana rasanya hidup tanpa beban.
Istana yang dia miliki saat ini hanya sebuah mainan semata, tak di sangka kalau sebenarnya dia adalah sesosok monster dari perwujudan sebuah setan boneka.
Sampainya mendirikan kerajaan sekalipun, tetap saja dia selalu di datangi masalah dan pada akhirnya sampai hembusan nafas terakhirnya... dia tetap memegang tangan orang yang dia cintai.. sampai akhir...
-
pembuat masih pemula dan membutuhkan kritik saran yang membangun... :)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadly Abdul f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
The dearcurt sword
Sesampainya di depan pintu kamar aku membukanya melihat ada sesuatu yang sangat mencurigakan, sebuah tulisan yang aneh bertuliskan "Aku cinta kamu!" di jendela dan membuat bayangan yang aneh, apa itu hantu ?
"Sylvia, apa ada yang menyukai kamu ?"
"Mungkin orang itu lagi," kata Sylvia dengan nada kecil.
Orang itu lagi.. Mungkin apa yang dia maksud adalah orang yang suka padanya tapi malu-malu mengungkapkan perasaan yang dia miliki, kedengarannya itu bagus untuk cerita atau sesuatu tapi lupakan akan hal itu sekarang.
Tapi ya setidaknya jangan menyimpan hal beginian di kamar kami, ah aku hanya merasa tidak nyaman saja dan bisakah kita cepat pisah kamar ?
"Kamu duduk aja," kataku menyuruhnya duduk.
Dia segera melangkah pelan menuju sofa dan duduk di atasnya, kepalanya menyandar pada sofa dan kelihatan sekali kalau pikirkan yang ada dalam kepalanya itu memikirkan soal sesuatu yang memalukan. Kenapa kau begitu membuatku heran ?
Namun entah kenapa wajahnya memerah sekali, tapi seakan berharap kalau ada sesuatu yang terjadi...
Melihat tulisan di jendela aku mengambil pedangku dan menebasnya dari jauh memakai sihir angin, segera robek tulisan yang terbuat dari kertas itu. Orang yang melakukan ini tak ingin di ketahui karena tulisan itu bukan tulisan tangan, kurasa dia sosiopat tampaknya.
Yah aku juga begitu saat pertama kali pacaran tapi tidak sampai begini, bagaimana kalau di rumah ada orang tuanya dan habis sudah kalau tidak akan di restui oleh pihak keluarga.
"Sylvia, apa kamu tak tidur saja ?"
"Gak, aku gak mau."
"Kenapa kamu gak mau dan apa kamu mau di gendong sampai kasur ?"
"Mana mungkin! Aku bukan anak kecil, bodoh!" bentak sylvia dengan cemberut.
Pipinya mengembung dan wajahnya memerah, tatapan yang dia berikan padaku itu membuatku nyaman...
Menghela nafas aku berjalan menuju ke sampingnya dan duduk, menatap wajahnya dia tak lama memalingkan wajah dariku dan kenapa kamu melakukannya ? Ah, kurasa aku salah sesuatu atau dia malu di tatap, memang perempuan itu susah di pahami.
Inilah alasan aku tak ingin menikah di usia muda, kupikir jika sudah berusia 30 akan menikah dan apa itu tidak terlalu tua ?
"Aku sebenarnya kabur karena tak ingin di jodohkan dan orang itu ingin membunuhku, atau Azrak maksudku."
"Apa maksudmu.. Coba jelaskan lebih banyak."
"Aku di jodohkan, tapi menerimanya sebagai suami namun dia mencoba membunuhku dan melecehkan aku, jadi aku meminta agar tidak di jodohkan."
"Namun orang tuamu tak setuju," meneruskan perkataannya.
Tak lama setelahnya dia mengangguk sambil tersenyum masam padaku, setidaknya jangan sok kuat di hadapanku karena wajahnya mengatakan ingin menangis aku melingkarkan tanganku ke badannya dan memeluknya.
Dia membalas pelukanku dan sambil berpelukan aku berpikir sesuatu, kalau Azrak ini bukan ingin mendapatkan Sylvia namun ingin nyawanya dan entah kenapa ini agak aneh. Kalau dia hanya lelaki gila akan perempuan, harusnya dia bisa dapat banyak perempuan karena pangeran.
Ini sangat aneh, kurasa sebaiknya aku harus segera menyelesaikan masalah ini dan tidak usah terburu-buru karena aku harus beradaptasi dengan lingkungan terlebih dahulu...
Aku belum tahu apapun soal dunia ini, maksudku masih sedikit ilmu pengetahuan yang aku miliki saat ini jadi terlalu beresiko jika ingin keluar dari kota ini dan sebaiknya aku membaca buku saja tentang sejarah atau sesuatu.
"Hey Sylvia, apa di kota ini ada perpustakaan ?"
"Tak ada."
"Hah ?!"
Segera melepaskan pelukanku aku kaget dengan apa yang dia katakan barusan, kau tidak bercanda, 'kan ?
"Kamu kaget sekali, perpustakaan itu hanya ada di ibu kota kerajaan saja."
"Ahhh.. Aku benci kota ini!"
"Kenapa kamu tiba-tiba benci karena di kota ini tak ada perpustakaan ?"
"Soalnya itu adalah ilmu! Benar, ilmu itu harus ada di manapun dan... Lupakan itu dulu, apa ada toko buku atau sesuatu ?"
"Tak ada."
"..."
Terdiam dengan perkataan yang membuatku sangat berpikir untuk membuat perpustakaan dulu sebelum kerajaanku, karena itu terlalu banyak yang harus di lakukan dan sebaiknya aku membuat perpustakaan saja dulu. Kerajaan bisa menanti kedatanganku!
Tapi jika di pikir-pikir kalau dengan uang yang aku miliki saat ini takkan cukup jika membeli tanah, kalau soal bahan-bahan untuk membuat bangunan cukup dengan kayu saja dan kapan aku bisa membuat negara ?! Hey kakek! Apa kau bohong padaku ?!
"Ah, hancur sudah impianku membuat kerajaan sendiri."
"Itu impianmu ?"
"Lupakan saja, itu tak penting karena mana bisa aku melakukannya."
"Jangan pesimis gitu dan sebaiknya kamu berusaha dulu, aku akan mendukung kamu karena bisa saja nanti aku bisa jadi ratunya," kata Sylvia dengan senyum manisnya.
Aku hanya tertawa masam menjawab perkataan yang dia lontarkan padaku, tapi ya sudahlah jangan terlalu banyak membahas tentang kerajaan dulu. Sekarang saatnya untuk menikmati keindahan alam dulu, sebaiknya aku mencari buku sajalah.
Mungkin Fiana punya satu buku atau apapun itu untukku, harus aku katakan kalau sebaiknya mencari informasi itu di dunia ini sangatlah susah...
"Memang kamu ingin tahu soal apa ?"
"Semuanya, semua yang dunia ini sembunyikan dan perlihatkan..."
"Entah kenapa permintaanmu terlalu banyak dan memang mudah tapi aku akan kelelahan bicara."
"Singkat saja karena aku bisa mencernanya dengan mudah!"
"Baiklah akan aku jelaskan beberapa soal dunia ini," kata Sylvia seakan mengeluh.
Kamu tak perlu mengeluh juga bukan ? Tapi ya setidaknya dia mau menjelaskan sesuatu tentang dunia ini dan sebaiknya aku dengarkan saja...
Dunia ini terbagi dua wilayah antara iblis dan manusia, mereka saling bertempur menumpahkan darah dan perang terakhir antara mereka adalah sepuluh tahun yang lalu. Namun ada juga penyerangan yang di lakukan oleh iblis dua tahun yang lalu, itu adalah sebuah tragedi yang sangat mengerikan.
Di mana tempat tinggal Sylvia di hancurkan dan hanya tersisa debu saja, namun karena seseorang pangeran negara itu kembali seperti semula hanya saja pangeran itu meminta balasan dan menginginkan Sylvia sebagai imbalannya. Tetapi bukan karena cinta melainkan, dia ingin nyawanya.
Apa yang sedang dia bicarakan adalah seseorang yang sangatlah aku benci, kurasa Azrak itu sangat ingin mati di tanganku...
"Tenang saja! Aku akan melindungi kamu!" kataku dengan nada tinggi.
Tak lama dia mendekap padaku kembali, aku menerimanya dan mengelus rambutnya yang wangi ini... Kupikir sebaiknya aku melihat sekolah atau sesuatu saja, agar dapat sesuatu hal yang bagus.
Namun sekarang Adzli, kamu harus lupakan sesuatu soal sekolah dulu dan lihat siapa yang sedang ada dalam dekapan hangatmu. Entah kenapa ini sangat begitu berlebihan dan di sisi lain sangat mengecewakan, kami ini hanya berteman dan tidak lebih satu sekalipun.
Namun kupikir terlalu berani jika terus melakukan ini, ah aku baru sadar kalau Sylvia ini terlalu berlebihan ataupun agresif tampaknya. Kumohon jangan seperti ini... Sadar Adzli!
Ah, tunggu.. Kenapa kami dari tadi pelukan terus padahal cuman temenan ?!
CEWEK CULUN BERUBAH MENJADI CEWEK CANTIK.
15 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
Izin promote thor,novel aku
Judulnya :
- Abnormal Boy
- Pendekar Rawa Belut
Terima Kasih