NovelToon NovelToon
Sistem Supir Angkot

Sistem Supir Angkot

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Sistem / Action / Tamat
Popularitas:82k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Di sudut kota Bogor yang basah oleh hujan, Farrel (22 tahun) hanyalah seorang supir angkot jurusan Baranangsiang–Bubulak yang hidupnya di ujung tanduk.

Setiap hari ia harus menahan lapar, dicaci maki oleh kernet lain, difitnah mencuri uang setoran oleh mandor pangkalan, dan puncaknya: diputuskan oleh kekasihnya karena tidak mampu membelikan kuota internet. Modal hidupnya setiap hari setelah setoran hanyalah sebungkus nasi rames karet dua dan sebatang rokok eceran.

Namun, sebuah insiden pengeroyokan oleh oknum ormas di Terminal Baranangsiang mengubah takdirnya. Saat sekarat, sebuah suara mekanis bergema di otaknya: [Sistem Afeksi Kekayaan Berhasil Diaktifkan].
Sistem ini memberikan Farrel saldo tak terbatas, namun dengan syarat gila: uang tersebut hanya bisa digunakan untuk membiayai atau membelikan barang untuk wanita yang memiliki potensi afeksi (rasa suka) terhadapnya. Setiap kali persentase Favorability (tingkat kesukaan) wanita tersebut naik, saldo pribadi Farrel akan berlipat g

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode: 24

Gerimis di luar berubah menjadi hujan lebat yang menghantam atap baja Land Cruiser hitam dengan suara berisik.

Di dalam kabin baris kedua yang kedap suara, suasananya justru terasa begitu sunyi dan sarat akan ketegangan yang intim.

Farrel duduk bersandar dengan santai, satu kakinya disilangkan dengan angkuh.

Kemeja taktis hitamnya yang sedikit terbuka di bagian dada memancarkan hawa panas maskulin yang pekat.

Di sampingnya, Amelia Putri duduk dengan tubuh yang amat kaku. Jari-jemari lentiknya saling bertautan di atas pangkuan, meremas ujung jas putih dokternya yang kontras di dalam kegelapan kabin.

Setiap kali mobil berguncang melewati jalanan Bogor Utara yang berlubang, lengan mereka bergesekan.

Kulit lengan Amelia yang halus terasa seperti tersengat listrik setiap kali menyentuh kulit lengan Farrel yang kokoh dan berotot.

Farrel melirik profil samping wajah Amelia. Di bawah pencahayaan minim dari lampu dasbor, garis wajah mahasiswi kedokteran itu tampak begitu sempurna.

Kulitnya seputih porselen, dan beberapa anak rambutnya yang lolos dari ikatan menempel di leher jenjangnya karena keringat dingin.

"Masih takut, Nona Dokter?" bisik Farrel tiba-tiba.

Suara berat dan rendahnya menggema di sudut kabin, memecah keheningan.

Amelia sedikit tersentak. Ia mendongak, mencoba mengumpulkan sisa-sisa keberaniannya sebagai anak mantan walikota.

"S-Saya tidak takut. Saya hanya memikirkan nasib klinik saya yang hancur. Dan... saya tidak terbiasa pergi dengan pria asing yang baru saja membunuh orang di depan mata saya."

Farrel tersenyum dingin.

Bukannya menjauh, ia justru menggeser tubuh pribadinya mendekat, memangkas jarak di antara mereka hingga tidak ada ruang tersisa.

Tangan kanan Farrel merayap naik, mendarat di sandaran kursi tepat di belakang kepala Amelia, mengurung gadis suci itu dalam dominasi fisiknya yang mutlak.

"Gua bukan orang asing, Amelia. Gua adalah orang yang megang kendali atas hidup lu mulai malam ini,"

kata Farrel, wajah tampannya mendekat hingga Amelia bisa menghirup aroma tembakau mahal yang seksi dari napas Farrel.

【 Ting! Pengaruh Karisma Tingkat Monster berhasil menembus pertahanan logika Target Ketiga! 】

【 Detak jantung Amelia Putri: 148 detak per menit! 】

【 Tingkat Kesukaan Amelia Putri merangkak naik: 45% -> 55% (Mulai Jinak & Mengagumi Dominasi Anda)! 】

Amelia menahan napasnya.

Tatapan mata Farrel yang sedingin es namun menghanyutkan membuatnya kehilangan kata-kata.

Sebagai mahasiswi kedokteran yang selalu dikelilingi buku dan pria-pria akademis yang sopan, ia belum pernah dihadapkan pada sosok alpha male yang begitu murni dan berbahaya seperti Farrel.

Tubuhnya menolak untuk menjauh, seolah insting wanitanya tahu bahwa pria inilah pelindung tertinggi yang ia butuhkan.

Farrel mengulurkan tangan kirinya, dengan lembut namun tegas menyelipkan jemarinya ke bawah dagu Amelia, mendongakkan wajah gadis itu hingga bibir mereka hanya berjarak hitungan milimeter.

"Kamu punya mata yang indah, Mel. Sangat suci untuk kota yang kotor ini. Tapi mulai sekarang, kesucian mu... cuma gua yang boleh nikmati."

Wajah Amelia merona merah padam di dalam kegelapan.

Bibirnya yang ranum sedikit terbuka, hendak memprotes, namun yang keluar hanyalah desahan halus yang tertahan di tenggorokan saat ibu jari Farrel mengusap bibir bawahnya dengan posesif.

"Tuan Besar, kita sudah sampai di perbatasan markas besar Cakar Bumi," suara Tiger dari kursi kemudi seketika memecah kabut gairah di kursi belakang.

Farrel menarik kembali tangannya dengan santai, membiarkan Amelia mengembuskan napasnya yang sedari tadi tertahan dengan dada yang naik-turun dengan cepat. Farrel melirik ke luar jendela kaca yang gelap.

Di depan mereka, sebuah kompleks gudang kontainer dan depo pasir di daerah jembatan hitam Bogor Utara tampak dijaga ketat.

Lebih dari seratus pria berwajah sangar dengan ikat kepala merah atribut khas Ormas Cakar Bumi berdiri bersiaga dengan senjata tajam, balok kayu, dan sebagian memegang senapan angin yang sudah dimodifikasi.

Di tengah-tengah kerumunan itu, duduk seorang pria paruh baya bertubuh raksasa dengan tato macan besar di dadanya.

Dialah Bramantyo, sang gembong tertinggi Cakar Bumi yang terkenal kejam dan tidak kenal ampun.

Di sampingnya, sembilan preman yang ditawan dari klinik tadi sudah berlutut dengan tubuh penuh lebam.

"Jadi, Suro mati di hajar sama supir angkot?!" raung Bramantyo, suaranya menggelegar membelah suara hujan.

Ia meludahi salah satu tawanan.

"Siapa pun bajingan bernama Farrel itu, malam ini gua bakal bikin dia jadi makanan lele di empang gua! Kerahkan semua anak-anak pangkalan!"

Brak!

Pintu Land Cruiser utama terbuka kasar. Farrel melangkah turun ke bawah guyuran hujan deras tanpa menggunakan payung.

Kemeja taktis hitamnya langsung basah, melekat ketat memperlihatkan setiap jengkal otot tubuhnya yang sempurna karena peningkatan stat sistem.

Tiger dan dua puluh personel elit Garuda Hitam langsung menyebar membentuk formasi lingkaran, moncong HK416 mereka mengunci seluruh area terbuka depo pasir tersebut.

Farrel berjalan santai ke depan, membiarkan air hujan membasahi wajah tampannya.

Matanya berkilat menembus kegelapan malam saat Mata Sang Penguasa mendeteksi struktur pertahanan musuh.

"Bramantyo,"

panggil Farrel, suaranya yang dingin bergaung memotong gemuruh petir di langit Bogor.

"Gua datang buat ambil cakar lu."

1
Bakulgeblek
bedebest....
gwacorrrr parah nih sistemmmm....
aku suka...aku suka...😍😍😍😍
Bakulgeblek
175....
gw kn yg dapet? 🤣
Edi kurnaedi Kurnaedi
aku suka walaupun singkat cerita bisa berubah ubah kekuatannya💪💪💪💪💪💪💪
Edi kurnaedi Kurnaedi
lanjut baru buka cerita novel toon🙏🙏🙏🙏
Edi kurnaedi Kurnaedi
💪💪💪💪💪💪💪🙏🙏🙏🙏🙏
Tosari Agung
oknum jenderal sampah dan gak guna 🤣🤣🤣🤣
Tosari Agung
mabuk terus dasar gak guna ini si oknum jenderal
Tosari Agung
oknum jenderal sampah dasar serakah banget sampai haus sama jabatan🤣🤣🤣🤣
Tosari Agung
ya elah oknum jenderalnya cuma sampah
Edi kurnaedi Kurnaedi
lanjutkan jangan diatas ranjang, pertempuran segera di mulaii💪💪💪💪💪💪💪💪
dhani satria
jon obi mikel nih
casanova
gua bingung sama jalan cerita nya kan diawal dapet sistem kekayn buat naklukin cwe pake duit , sekaang GK perlu duit lagi kalau mau cinta 100% sekarang pakenya aura mendominasi dan aura maskulin
Edi kurnaedi Kurnaedi
lanjutkan boss🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Edi kurnaedi Kurnaedi
wahhhh gagal maning baru permulaan bikin penasaran aja lanjut, hidup kota hujan🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Edi kurnaedi Kurnaedi
mulai panas cinta kilat, lanjut ke adegan panas dong, 👍👍👍👍👍
Edi kurnaedi Kurnaedi
lanjutkan🙏🙏🙏🙏🙏
GEMBONG SAKTI
adegan dewasanya di bikin detail dong😍
Edi kurnaedi Kurnaedi
lanjut, bogorrrr👍
neng ade
halalin dulu lah itu Nisa..
Skay Skayzz
woyy farel lu Lom nikah udh ngajuin si nisa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!