Menjadi miskin bukanlah suatu aib. Namun, Angelita terpaksa merelakan dirinya menjadi istri siri dari pria kaya raya karena dendamnya terhadap keluarga Dinda, istri sah dari Tuan Rizal.
Dendam yang membuat Angelita harus merelakan kesuciannya direnggut oleh pria yang sama sekali tidak ia cintai.
Hinaan, cacian, fitnah yang dialami orang tua Angelita tentu saja akan Angelita balas satu-persatu dengan cara merebut suami dari Dinda Larasati.
Bagaimana kisahnya? Simak langsung yuk!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon muliyana setia reza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24 : Kedatangan Angel Atas Undangan Mayang
Kedekatan Mayang dengan Angel rupanya terus berlanjut dengan sangat baik, sampai akhirnya Mayang berinisiatif untuk mengajak Angel main ke rumah sekaligus ingin memperkenalkan Angel dengan orang rumah.
Merasa kesempatan datang dengan sangat baik, Angel langsung mengiyakan dan akan datang berkunjung pukul 7 malam.
Angel tersenyum penuh kemenangan karena untuk masuk ke dalam keluarga Rizal ternyata tak sesulit dugaannya. Justru, semuanya berjalan dengan sangat baik seperti air yang mengalir begitu saja.
Sore itu, cuaca cukup mendung dan sepertinya akan turun hujan. Angel yang hendak pulang ke apartemen, pada akhirnya memesan jasa taksi online untuk bisa sampai ke apartemen miliknya.
Sesampainya di apartemen, Angel dengan semangat memilih pakaian apa yang akan ia pakai untuk berkunjung ke rumah keluarga Rizal.
Angel ingin memberikannya kesan pertama yang baik di dalam keluarga tersebut.
Disaat yang bersamaan, Rizal yang baru saja tiba di rumah orang tuanya karena ingin mengambil beberapa barang miliknya di kamar.
“Rizal, kamu dari mana saja selama ini? Kenapa kamu akhir-akhir ini tidak pernah berkunjung?” tanya Mayang menghentikan langkah Rizal yang hendak masuk ke dalam kamar.
“Maafkan aku, Kak. Saat ini aku sudah cukup sibuk dan belum bisa membagi waktu dengan baik,” jawab Rizal meminta maaf.
“Malam ini menginaplah disini! Malam ini akan ada teman aku yang berkunjung ke rumah dan aku ingin memperkenalkan kamu dengan teman baruku,” ujar Mayang yang ingin memperkenalkan Angel kepada adik kandungnya itu.
“Aku sama sekali tidak tertarik untuk berkenalan dengan teman mu,” sahut Rizal apa adanya.
“Ayolah, Rizal! Aku jamin kamu akan langsung tertarik padanya dan langsung meninggalkan istrimu yang kurang ajar itu,” ujar Mayang yang dari awal memang tak menyukai Dinda.
Rizal tetap dengan pendiriannya dan Mayang pun tak kalah dari Rizal, sampai akhirnya Mayang meminta bantuan dari Mami Ika untuk membujuk Rizal agar mau menginap di rumah sekaligus ingin mempertemukan Rizal dengan Angel.
Mami Ika dengan suara lemahnya meminta Rizal untuk menginap di rumah dan pada akhirnya Rizal tak bisa menolak permintaan dari Maminya itu.
“Karena aku sudah setuju, bolehkah aku masuk ke dalam kamar?” tanya Rizal yang ingin segera masuk ke dalam kamar.
“Silakan!” seru Mayang penuh semangat.
Mayang mengucapkan terima kasihnya kepada Mami Ika yang sudah membantunya membujuk adiknya itu agar mau menginap.
“Mayang, melihat dari respon kamu. Sepertinya kamu sangat senang dengan gadis itu, memangnya seperti apa dia? Mami penasaran ingin cepat-cepat bertemu dengan gadis itu,” ujar Mami Ika penasaran.
“Bagaimana ya Mi? Aku juga bingung mau menjelaskannya yang bagaimana. Dia baik, cantik, pendengar yang baik, dia juga dewasa meskipun umurnya terbilang sangat muda. Masih 20 tahun,” pungkas Mayang yang bingung menjelaskan sosok teman barunya yang sudah seperti saudari sendiri.
“Begini saja! Kalau memang gadis itu seperti yang kamu ceritakan, Mami akan berusaha membuat adikmu tertarik padanya dan kalau perlu menjadikan dia sebagai menantu Mami,” tegas Mami Ika.
“Benarkah?” tanya Mayang memastikan dan tak sabar ingin menjadikan Angel sebagai adik iparnya agar Dinda terhempas jauh dari kehidupan mereka.
Mami Ika dengan kesadaran penuh berjanji atas ucapannya dan saat itu juga Mayang tersenyum puas karena Mami Ika sudah mengucapkan janji yang tentu saja tidak akan bisa diingkari oleh wanita berusia 60 tahun itu.
Papi Sammy pulang ke rumah setelah melakukan perjalanan dinas selama 2 minggu lamanya. Melihat Papi Sammy pulang secara tiba-tiba tanpa memberi kabar, membuat Mami Ika terkejut sekaligus menangis terharu.
“Papi, sudah Mami bilang kalau mau pulang itu beritahu dulu. Pokoknya ini perjalanan dinas terakhir Papi, mengingat usia Papi yang sudah tua. Ingat! Kita sudah ada Rizal yang meneruskan perusahaan kita,” ujar Mami Ika sambil terus memeluk suaminya.
Mayang tidak heran lagi dengan kemesraan orang tuanya, meskipun sudah tua keduanya tak segan untuk menunjukkan kemesraan mereka itu.
“Nasib yang berstatus janda seperti aku ini,” celetuk Mayang yang sudah menjanda lebih dari 3 tahun karena suaminya lebih dulu dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Papi dan Mami dengan kompak menyarankan Mayang untuk menikah lagi, namun Mayang langsung menolak saran tersebut dikarenakan ia masih harus fokus membesarkan Gea sekaligus mencari calon suaminya yang tidak hanya mencintai dirinya dengan tulus, namun juga mencintai serta menyanyangi Gea dengan tulus juga.
Malam Hari
Rizal masih berada di kamarnya dan sedang berusaha untuk menghubungi istri sirinya yang sejak sore tidak bisa dihubungi.
Pria 30 tahun itu ingin segera mendapat kabar dari Angel dan jika Angel belum juga membalas pesan singkat tersebut, Rizal akan langsung pergi ke apartemen untuk menemui istri kesayangannya itu.
“Rizal! Rizal!” Mayang berulang kali memanggil adiknya agar segera keluar karena sebentar lagi Angel akan tiba.
Rizal mendengus kesal dan dengan terpaksa membuka pintu kamarnya.
“Kenapa belum bersiap juga? Cepat ganti pakaian, temanku akan segera sampai dan Aku tidak ingin kamu menyesal karena telah melewatkan kesempatan yang ada,” pungkas Mayang.
Tak berselang lama, Angel datang dan seketika itu juga mereka menatap kagum kecantikan wanita muda berusia 20 tahun itu.
“Mayang, bagaimana bisa kamu memiliki teman secantik ini?” tanya Mami Ika dengan berbisik.
Mayang mengabaikan pertanyaan Mami Ika karena ia harus segera mempersilakan Angel untuk segera masuk ke dalam rumah.
Rizal yang baru datang terkejut melihat Angel yang tiba-tiba saja ada di depan matanya.
Rizal bahkan tertegun cukup lama sampai Papi Sammy menepuk pundak putra bungsunya agar segera sadar.
“Selamat malam, Om dan Tante!” Angel dengan senyum ramahnya menyapa orang tua dari Rizal sekaligus mertuanya.
Mayang terkekeh kecil melihat Rizal yang sepertinya terpikat dengan kecantikan dari Angel.
“Angel, perkenalkan ini adikku, Rizal!”
Angel mengulurkan tangannya seraya memperkenalkan dirinya kepada Rizal.
Rizal dengan tangan gemetar menjabat tangan Angel yang tak lain adalah istri sirinya.
“Rizal,” ucap Rizal memperkenalkannya dirinya.
Rizal tidak mungkin memberitahu keluarga bahwa wanita cantik didepannya adalah istri sirinya yang baru beberapa minggu dinikahinya secara siri.
Selayaknya jatuh cinta pandangan pertama, Mami Ika tiba-tiba saja menggandeng tangan Angel dan menuntun Angel untuk duduk dekat bersamanya.
“Ya Allah, cantiknya kamu. Sudah ada pacar belum? Kalau belum, kamu mau tidak menikah dengan putra Tante?” tanya Mami Ika yang langsung menembak Angel agar mau menjadi istri dari Rizal.
“Mami...” Mayang menepuk paha Mami Ika karena terlalu agresif menanyakan hal yang tentu saja tidak bisa langsung dijawab oleh Angel.
Rizal hanya diam mematung, pria 30 tahun itu tak menyangka dengan apa yang ada dihadapannya.
Hai, aku author penulis Istri Siri Tuan Rizal. Sebelumnya aku mau mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran kalian disetiap episode yang author up.. Author harap kalian menyukai kisah yang author bagikan ini.. hehehe..
Salam hangat dari Author untuk Kalian semua.. Saranghaeyo 🙏🥰😍
Jangan lupa untuk terus memberikan Like & komentar.. tonton juga iklan sebanyak-banyaknya ya... 📌❤
semangat