Warning: Hiatus
Alana anastaya, gadis malang yang memiliki kisah tragis, setelah kepergian ayahnya Alana menjadi sebatang kara, sang bibi dan kedua anaknya yang jahat dengan tega mengusirnya dari rumahnya sendiri.
Takdir mempertemukannya dengan mafia paling kejam Alexander jaiden yang memiliki penyakit aneh dan penyakit itu justru sembuh saat dirinya dan Alex saling bersentuhan.
Bagaimana kisah mereka berdua?
Ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeju Oranye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps: 24
Malam di hiasi ribuan bintang yang bersinar terang, persis seperti penampilan Alana saat ini, gadis itu mengenakan dress sebatas lutut berwarna burgundy yang mengekspos bagian bahu jenjang nya, di lengkapi pita bagian depan sebagai pemanis nya. Rambut Alana yang ikal panjang tergerai dengan indah, di tambah riasan makeup flawless di wajah cantiknya membuat penampilan gadis ber gingsul manis itu semakin memukau.
Alana masih belum tahu kenapa Alex memintanya mempersiapkan diri dengan penampilan se glamour ini, namun ia menebak-nebak mereka akan menghadiri sebuah acara besar.
Di walk in closet miliknya, Alex memandang pantulan nya di kaca, pria itu memakai setelan jas yang senada dengan dress yang di pakai Alana, rambut hitam lebatnya di tata rapi, Alex memakai koleksi jam tangan mahalnya yang memang di buat khusus untuk nya. Setelah memastikan penampilan nya, Alex pun berjalan menuju ke luar.
Hans sudah menunggu di depan mobil, setelah mendapatkan panggilan dari alex, dia buru- buru kembali ke mansion begitu juga dengan sellyn yang harus menyelesaikan waktu cuti liburan mereka.
"Hans."
Alex memanggil membuat pria itu menoleh.
"Ya tuan. "
"Siapkan sepuluh orang pengawal dari anggota terbaik kita, untuk melindungi isteriku. Bilang pada mereka apapun yang terjadi harus tetap di samping Alana, selama kita ada di sana nanti. "
"Baik tuan. Sesuai perintah anda. "
Alana keluar bersama sellyn yang menuntunnya, saat Alex menoleh dan menatap nya dengan begitu lekat, membuat Alana jadi sedikit gugup.
Saat mereka berhadapan, sellyn langsung menepi untuk memberikan keduanya ruang.
"Cantik." seru Alex, baru kali ini memuji. Gadis itu yang mendengar nya pun tersipu dengan pipi memerah.
Alex membuka telapak tangannya lalu dengan matanya ia memberikan isyarat.
"Berikan tangan mu. "
Meski ragu, Alana mengulurkan tangannya di saat itulah tangan besar Alex langsung merengkuh nya dengan lembut.
Lalu laki-laki itu menunjukkan sebuah gelang yang ia ambil dari saku jasnya.
Alana tertegun. Gelang bertali emas itu sangat cantik, ada permata ruby di tengah nya yang berwarna merah.
Alex kemudian memakaikan nya di pergelangan tangan Alana.
Gadis bersurai hitam sepinggang itu nampak berbinar kagum melihat tangannya yang kini di hiasi dengan gelang cantik tersebut.
"Indah sekali. "
Diam- diam Alex tersenyum melihat reaksi yang di berikan Alana.
"Ini bukan gelang biasa. " sahut Alex. "Jika kau perhatikan lagi, permata ruby yang menghiasi gelang ini berwarna merah redup, tapi saat kau menekan tombol yang ada di sampingnya seperti ini.. "
Tak!
Alex menjelaskan pada Alana sambil mencontohkan nya.
"Maka ruby itu akan langsung menyala dengan terang seperti sebuah sensor yang akan langsung terhubung dengan jam di tangan ku ini, " lanjut Alex sambil menunjukkan jam di pergelangan tangannya.
"Menakjubkan! " seru Alana. "Tapi apa fungsi nya ini? "
"Itu adalah pertanda jika kau sedang dalam bahaya. gelang dan jam ini di rancang sepaket khusus untuk menghubungkan kita berdua. Gunanya adalah jika kau merasa terancam, kau bisa menyala kan sensor di gelang ini seperti yang ku bilang tadi, maka aku bisa langsung menemukan keberadaan mu dan menyelamatkan mu. "
Alana terperangah takjub mendengar penjelasan Alex.
"Tapi kenapa kamu memberikannya padaku? "
Alex terdiam sebelum akhirnya menjawab. "karena kau sudah melewati banyak bahaya selama ini, jadi ini upaya ku untuk melindungi mu. "
Perkataan nya yang terdengar begitu perhatian, membuat hati Alana menghangat.
"Ayo." Alex mengulurkan tangannya, alana menerimanya dengan senyum terpatri manis. Mereka pun pergi untuk menghadiri pesta ulang tahun kakek alex.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Di kediaman megah Andersson, yang halamannya sudah di sulap sebagai acara outdoor pesta perayaan ulang tahun tuan jared Andersson ke- 80,kini sudah nampak ramai tamu yang datang.
Rata-rata berasal dari kalangan atas, bahkan ada beberapa publik figur dan pengacara kawakan yang turut hadir.
Semua anggota keluarga Andersson berkumpul di atas panggung, di tengah mereka tuan jared nampak sumringah di kursi duduknya yang di depan nya kini terdapat kue ulang tahun super mahal yang di rancang khusus oleh seniman terbaik.
Jared menatap satu persatu semua anak, cucunya yang datang kecuali alex. Baguslah, ada ataupun tidak ada cucu pembangkangnya itu, jared tidak mempersalahkan.
Justru memang lebih baik alex tidak usah datang jadi tidak mengacaukan rencananya.
Monica hadir di tengah-tengah keluarga yang sedang berbahagia itu, dia bagai cucu kesayangan yang sangat di perlakukan baik oleh Jared, meskipun sebenarnya hanyalah orang asing di situ.
Jared sangat membutuhkan dukungan dan sokongan adventure grup untuk memperkuat aliansinya di dunia bisnis selain itu juga Jared berniat menghancurkan kesombongan alex yang lebih memilih untuk membangun perusahaan sendiri daripada meneruskannya sebagai pemimpin di Andersson group.
Monica adalah jalannya. Sejak dulu semua orang yang mengenal nya sudah tahu betapa Monica sangat menggilai alex, namun pria dingin itu sama sekali tak pernah melirik nya.
Jared pun sekali tidak mengerti, padahal Monica sudah ia pilihkan sebagai jodoh terbaik untuk alex, tapi cucu bodohnya itu justru memilih gadis sembarangan yang bahkan tidak tahu asal- usulnya.
Benar- benar memalukan. Jared menggeleng pelan, ia jadi sakit kepala jika mengingat nya.
Suara MC acara kemudian menarik atensi mereka. pesta perayaan ulang tahun tuan jared Andersson.
Alex dan alana datang, kemudian hans dan Sellyn mengikuti di belakang.
Acara sudah di mulai, di depan sana terlihat Monica yang sedang menyanyikan lagu ulang tahun untuk tuan Jared lalu sesi tiup lilin pun terlaksana dengan meriah.
Alex berdecih saat melihat nya, sementara alana melirik pria itu lalu mulai berfikir, apakah alex cemburu pada kakeknya sendiri tersebab kedekatan tuan Jared dan Monica?
Mungkinkah selama ini keretakan hubungan kekeluargaan antara alex dan tuan Jared di karenakan Monica? Haish, alana menggeleng membuang fikiran buruknya itu.
"Hadirin semua saya minta waktu nya sebentar. " Suara tuan Jared terdengar dari mic yang menyala, para paparazi mulai berdatangan untuk mengambil video dan gambar nya, wartawan turut hadir persis seperti yang di kata-kata noah pada Alex.
"Di kesempatan yang berbahagia ini, bukan hanya merayakan ulang tahun saya, saya sendiri ingin menyampaikan sebuah kabar bahagia yang ingin di bagikan kepada kalian semua. "
Para tamu nampak saling pandang berbisik- bisik penasaran.
"Ayo nak kemarilah, " ujar Jared mengajak Monica untuk mendekat.
"Di sini saya ingin memperkenalkan secara resmi, calon menantu keluarga Andersson, calon istri alexander jaiden Andersson, Monica. "
"Tunggu! " suara berat alex menginterupsi, pria itu kemudian datang mendekat bersama alana dalam gandengan nya.
Mata Jared membelalak, kerutan di dahinya terlihat jelas, pertanda kemarahan yang akan meluap.
"Bagaimana bisa kau mengumumkan secara sepihak tentang seorang warga yang ingin kau jadikan sebagai calon istri ku, sementara aku telah membawa menantumu yang asli. "
Alex berucap dengan tegas, sementara kini ia saling versi tatap tegang dengan kakeknya.
Semua orang terperangah, mereka hampir melupakan jika alex sudah menikah dan kini membawa istri nya kemari.
Sementara Monica saat ini hanya bisa diam, menahan semua gejolak emosi, kesal, amarah dan malu menjadi satu, ia memandang Alana dengan tatapan tajam seolah ingin membunnuh.
***
Bersambung...